October 27, 2012

# Anak Perempuan # once upon in japan

Doushitano umi wa shiroi no?

Putri sulungku, Salma Nabila namanya. Usianya menjelang 5 tahun bulan Oktober ini. Karena dia anak pertama, kami sekeluarga memanggilnya "kakak". Sekarang dia sedang tumbuh menjadi gadis kecil yang kritis. Setiap saat selalu adaaaa saja pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari bibir mungilnya. Dan akupun harus selalu siap dengan jawaban yang benar-benar memberikan kepuasan padanya. Kalau tidak...bersiaplah mendengar perkataannya...."doshitano umi wa wakaranai no", "yappari, umi wa shiranai deshyou..." dengan bahasa jepang khas anak-anak...

Satu hari, Salma pernah bertanya begini :"Umi, doshitano umi wa shiroi no?" (umi kenapa umi putih?). Entahlah, akupun kaget juga menerima pertanyaannya yang tiba-tiba. Memang saat ini di Jepang sedang mulai musim panas. Dan anak saya setiap hari, di hoikuennya berenang.
Walhasil kulitnya, yang memang kulit Indonesia asli, sawo matang, menjadi tambah matang. Sebenernya anak-anak orang jepang pun pas musim panas cepat sekali berubah warnanya menjadi agak coklat, karena setiap hari memakai lengan pendek atau juga karena berenang setiap hari, termasuk kedua anak saya.

Aku pun akhirnya coba balik bertanya padanya : "kakak, siapa yang bilang kalau kakak hitam?" selidik-ku, khawatir ada yang "ijime" (mengejek) salma karena berkulit hitam. Dia menggeleng keras dan mengulangi pertanyaannya yang tadi...

Akhirnya aku jawab.."Kakak,  merasa hitam yah? kenapa? kata siapa kakak hitam?  kakak itu adalah anak umi yang cantik dan cerdas. Kalau kakak lihat umi putih, karena umi setiap hari pakai jilbab dan baju panjang. Coba kakak juga pake jilbab dan baju panjang, insyaAllah kakak juga akan tambah bersih. Dan mungkin juga jadi putih seperti umi..." kataku sambil mengelus2 kepalanya dan membawanya dipelukan. Ada airmata yang mengalir dari matanya. Tanda dia kesal sekali kulitnya berbeda dengan umi dan adiknya......

Tiba-tiba adiknya, Shafa, nyeletuk....: " Dede wa shiroi..." hehehe..memang dibandingkan kakaknya, shafa lebih putih. Tambah kesal aja tuh si Kakak. Dan mulai menghentak-hentakan kakinya. Kakak gak mau kuroi....kakak mau shiroi....shiroi ga ii....(maksudnya kulitnya..red....)

Akupun coba menenangkannya...ini bagian yang paling susah nih...soale kan anak-anak kalo dah ada maunya..susah banget.....

Akhirnya, akupun mencoba berbicara dengan bahasa yang mudah2an bisa dimengertinya.... hm..hm..bismillah...

"Kakak, dengerin umi yah. Umi mo cerita dikit nih. Kita kan diciptakan sama Allah, kakak tahu kan?...Nah, umi, Abi, Kakak, Dede...semuanya Allah yang menciptakan. Mau hitam, mau putih...semua ciptaan Allah. Kita harus bersyukur, Yang (sayang..red)...
Dan Allah gak pernah melihat rupa kita, yang penting kita taat sama Allah, sholat, sayang sama umi, sayang sama Abi, sayang sama Dede, gak bujung-bujung Dede (cubit...red), suka baca do'a pas mau bobo, makan. Kakak kan dah bisa yah berdo'a....
Nah..Allah pasti sayang sama Kakak, umi dan Abi juga sayang sama kakak. Sekarang kakak gak usah tanya lagi, kenapa kakak hitam atau kenapa umi putih..karena kita kan sama, ciptaan Allah....Kakak wakatta?" aku akhiri penjelasan ku dengan menghela nafas panjang. Ku perhatikan raut wajahnya yang lonjong, dengan matanya yang besar memperhatikanku penuh takjub.

"Jadi kalau kakak pakai jilbab to watashi to (watashi te...baju panjang, bahasanya salma dan adiknya) shiroi kunata ne Umi....." sahutnya girang.

"InsyaAllah Sayang...." sahutku senang melihat kegembiraan dalam ucapannya. Sambil berdo'a semoga anak-anakku menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah.

"Demo, ima wa yadaaaa...kore ga ii..kakak kan mada-mada chiicai deshyou...atsui kara" dia melanjutkan kata-katanya. Hihihi..dasar anak-anak....katanya gak mau pake baju panjang kayak saya, soalnya musim panas........atsui datte...

Alhamdulillah pembicaraan kami bertiga, umi, kakak, dede..berakhir dengan riang. Tidak ada airmata lagi. Dan yang penting, saya sudah menanamkan satu cerita yang mudah2an menambah pengetahuan Kakak tentang hubungan dirinya dengan Allah sang Pencipta....bahwa semua yang hidup di ciptakan oleh Allah. Allah yang menentukan semua ciptaannya dan patut di syukuri. Alhamdulillah...

*********

Sore..ketemu suami, aku ceritakan kisah diatas...suami cuman bilang...Alhamdulillah, yang pengen punya kulit item kan dulu  Abi...Alhamdulillah ada salah satu anak Abi yang memenuhi do'a Abi.....eit...si Abi....(ternyata belakangan suami cerita ...Abinya salma pas kecil, sering dikatain "Anak China" karena bermata sipit dan berkulit putih..jadi si Abi berdo'a mudah2an bisa jadi item....ih..apa coba hubungannya...).

Utsunomiya-Juli '06


2 comments:

  1. Wahh ...pernah tinggaldi jepang ya Mbak. Baca ini jadi bernostalgia dg bahasa jepang. Dulu aku ngebet bgt pengen sekolah ke jepun, dan sudah belajar bahas jepang juga. Tp rupanya belum diijinkan ALlah. Dan sekarang udah banyak lupanya ...

    ReplyDelete
  2. Iya mbak saya 6 tahun di jepang ��

    ReplyDelete

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @ceritaummi

Follow Us @tutiarien