October 27, 2012

# curhat bunda # once upon in japan

Romantis to wa?

Romantis to wa?* sebuah judul yang saya berikan untuk artikel yang ingin saya share. Sebenernya ini hanya sebuah tulisan dari obrolan ringan saya dengan suami disela-sela masak barengan disuatu minggu yang indah. Kesannya? banyak sekali...

Siang itu kami menyiapkan makanan untuk kami makan bersama. Disela-sela memasak yang penuh canda, tiba-tiba saya tanya ke suami :

"Abi, kok gak pernah kirim bunga sih ke Umi? tuh..temen2 umi, suaminya ngasih bunga ke istrinya." tanya saya penasaran.

"kenapa mi? pengen dikasih bunga...? suamiku balik tanya sambil nyengir...

"iya dong, Abi gak romantis sih..." sungut saya sambil pura-pura marah.

"apa iya Abi gak romantis? romantis itu gak cuman ngasih bunga loh Mi, itu klise...semua orang pasti ngasih bunga kalo pengen di sebut romantis..., apa Abi keliatan gak romantis, begitu yah..." dia menggodaku.

"heeh..." sahutku pendek. sambil berusaha menyelami kata-kata yang barusan dikatakannya.



"umi sayang...pernah denger gak cerita ini nih..." suamiku mulai bercerita.
Ada seorang laki-laki, dia tertarik pada seorang wanita. kebetulan mereka adalah dua orang temen bisnis. Pada suatu ketika, mereka bertemu untuk pertemuan bisnis. Karena ada misi yang lain, laki-laki ini menggunakan waktunya tidak hanya untuk urusan bisnis saja tetapi juga untuk menarik perhatian si wanita. Yaitu dengan sengaja menjatuhkan kancing bajunya dihadapan wanita itu. sekali berhasil. Wanita itu mengambilkan kancing itu untuk diberikan kepada laki-laki tersebut.
Pertemuan kedua pun berlanjut, kejadiannya sama persis dengan kejadian yang pertama, kemudian berikutnya, berikutnya, berikutnya, sampai pertemuan yang kesekian.Suatu saat si laki-laki tidak menjatuhkan kancing lagi di hadapan wanita itu, dan ini membuat si wanita penasaran. AKhirnya menanyakannya. Dengan pertanyaan itu akhirnya terbuka pintu untuk berintim-intim, dengan segala kelucuan yang dirasakan berdua, akhirnya wanita itu tahu bahwa si laki-laki jatuh hati padanya. Dan si wanita itu merasakan kehilangan sesuatu (mengambilkan kancing yang jatuh) ketika si laki-laki tidak melakukannya lagi untuknya."
Kesimpulannya : si wanita jatuh hati hanya gara-gara si laki-laki bersiasat untuk diambilkan kancing bajunya!

Nah...artinya setiap orang itu berbeda dalam hal romantis-romantisan, bisa jadi kata seorang wanita, laki-laki itu gak romantis karena gak ngasih bunga, gak ngasih hadiah, gak ngasih coklat....atau apa saja simbol2 romantis yang klise itu...padahal banyak yang bisa dikatagorikan romantis loh....." suamiku mengakhiri ceritanya, sementara....ngebolak-balik masakan..:)

"ngerti gak mi..? tanyanya lagi...

sekali kagak ngerti, akhirnya cerita diulang lagi....sampai saya ngerti banget..ngeh dengan cerita itu...dan tertawa-tawa, menertawakan diri ini yang kurang "ngerti" bahasa2 romantisme...:D

"Nah..jadi..yang namanya romantis itu, "bisa jadi sesuatu yang sering diterima dari pasangan kita, tetapi tiba-tiba hilang". Misalnya aja, kayak Abi sekarang kan masak nih...kalo tiba-tiba abi gak masak ......dikangenin kannnnnn..." tawanya melebar....

hhhhmmmm..bener juga sih...kadang kalo suami sedang sibuk jiken atau sedang gak sempet masak (bareng loh...:D) kangen juga...soalnya masakan suamiku saiko banget deh...TOP. Ohhh...Ya Allah... aku akhirnya di ingatkan akan satu hal...begitu berartinya suamiku, gak perlu romantis berbunga-bunga atau berkado-kado, tetapi perhatiannya memasak yang enak untuk keluarganya, menyuapi anak2  dan menjaganya ketika aku tidak bisa, membuang sampah, membantu mencuci piring kotor, ngejemur baju, kadang juga memberikan kado yang tidak saya inginkan..(kadang marah juga, kok belinya yang ini sih....hehehe..gak bersyukur amat neng....hiks...maafkan aku yah suamiku), dan banyak lagi yang dia lakukan untuk aku, terutama kalo lagi cape....gantian pijit-pijitan...wuah..kangen.....

Nah..itu romantis bagi kami berdua, kayak sekarang nih, dia kan lagi di Indonesia nih...lagi jauh kerasa banget......saya sedang mengenang betapa romantisnya suamiku ketika berada dirumah....(stttt...stop press...hanya untuk konsumsi berdua...)

Jadi kesimpulannya : Romantis itu : hal yang biasanya dilakukan oleh pasangan kita, tiba-tiba menghilang (pasti dikenang terus tuh), maka saat itu romantisme kita pasti muncul....ngerajuk deh................
"mas..kok biasanya...bla..bla" ..hehehehe.....romantis euy....

Yang paling penting...ingat surat Ar Rahman ayat 16 :" Maka nikmat Allah yang manakah yang kamu dustakan" semoga kita termasuk orang-orang yang gemar bersyukur...

Utsunomiya, 28 Desember 2006
*Dipersembahkan buat kekasih yang baru pulang dari Indonesia*

*Romantis to wa : romantis adalah?

No comments:

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @ceritaummi

Follow Us @tutiarien