May 31, 2013

[Lomba Resensi] Monster Kawai (Monster Lucu)

May 31, 2013 6 Comments
Monster Merah Jambu By Dian Kristiani

Judul : Monster Merah Jambu
Penulis: Dian Kristiani
Ilustrator: Riska Puspita Sari
Penerbit: Anak Kita
Terbit: Mei 2012
Tebal: 96 Halaman
Harga:
Ukuran: 280x210 mm









Huuuu ... huuu ... haaaa .... 
siapa tuh siapa tuh? 
makhluk berbulu, 
bulu warna merah jambu, 
dia menggeram, 
dia menyeringai, 
siapa tuh siapa tuh? 
Dia monster merah jambu

Itulah penggalan asyik lagu Monster Merah Jambu (MMJ) yang saya dengarkan sambil meresensi buku dongengnya Dian Kristiani. Sementara balita saya, Sarah (2 tahun) menggoyangkan badannya ke kiri dan kanan sambil membawa buku favoritnya ini. Kakaknya Sofi menunjuk-nunjuk, "Ini lagu buku ini. Bang-bang dengerin deh!" hahhaa semua heboh.

Ketika berniat membeli buku Monster merah jambunya, saya menunjukan cover yang cute ini kepada anak-anak saya. Reaksi pertama yang sudah saya duga sebelumnya adalah, "KAWAI!" seru anak-anak. Kawai dalam bahasa Jepang, lucu. Yup, cover dongeng MMJ ini memang menarik, eye catching dan kawai.

Buku ini memang istimewa banget. Baru saja keluar dari sampul cokelat, langsung jadi pusat perhatian Shofi. Dibolak-balik melihat gambarnya, terus dia coret-coret sesuai bentuk gambar yang ada di cover. 


gambar monster pinku shofi dibalik cover

Buku dongeng MMJ memang telah mencuri hati anak-anak saya, dari usia 2 tahun sampai 12 tahun. Kisah yang menjadi favorit anak-anak saya adalah Monster Merah Jambu (hal 45). Monster berbulu merah jambu, lucu. Anak-anak tidak ada yang takut pada monster ini Justru sebaliknya malah ingin mengusap bulunya, menimang-nimangnya seperti boneka dan menjadikan peliharaan! Malah ada salah satu anak saya yang bilang ingin dibuatkan bonekanya!

Selain MMJ, ada 29 dongeng lainnya yang seru. Sesuai blurb pada bagian belakang buku, semua dongeng menarik dan asyik!

Buku ini sudah dibaca berkali-kali.  Sampai saya kesulitan sekali meski sekadar memotret buku ini. Karena si tengah sering menyembunyikannya di bawah selimutnya. Atau protes Sarah saat melihat buku ini ada di tangan saya. Saking seringnya dibaca, anak-anak saya juga hafal mana ilustrasi yang dirasa aneh.

Misalnya, di kisah Raksasa Kentut (hal. 48) diceritakan raksasa itu kentut dan menimbulkan angin puting beliung, sapi, kambing dan ayam pun ikut terbang. Mana binatang-binatang itu? tanya anak-anak.  Kemudian dikisah Tas Nyonya Prita (hal.62) dikisahkan tas itu lusuh, tetapi di gambar malah cantik dan bersih. Akhirnya saya terangkan pada mereka, tas itu lusuh tetapi karena tidak sedih jadi cantik.

Selain itu, dibeberapa cerita, teks menabrak gambar. Meski tidak mengganggu saat membacanya, tetapi membuat gambar tidak terlihat sempurna (hal 31). Mungkin karena cerita itu sudah mau habis, sayang untuk menambah halaman lagi. Dan di perutnya monster merah jambu (hal 48). Sebenarnya bisa saja monsternya digambar kecil dan disampingnya teks. Dengan demikian malah lebih nyaman membacanya dan mungkin bisa mengurangi protes dari mulut-mulut kecil.

Saya mencoba memahami, memang tidak mudah menyatukan sebuah ide. Dan jika ada kesalahan-kesalahan tersebut, bisa dikatakan wajar karena dikerjakan oleh dua orang yang tidak berada di satu meja.

Saya salut dengan karya-karya cerita anak Dian Kristiani, menganak  dan mengerti  keinginan anak-anak. Sehingga bisa menghasilkan karya yang sarat pesan-pesan moral tanpa menggurui dan lebih banyak menghibur.

Setelah lagu MMJ, saya akan tetap setia menunggu boneka MMJ. Who knows?

Gambar shofi: Monster Merah Jambu



*Resensi ini diikutkan dalam "Lomba Resensi Buky Anak" yang diselenggarakan dalam rangka meramaikan ulang tahu ke-3:


Forum Penulis Bacaan Anak

May 27, 2013

[Penerbitan] PUSPA SWARA

May 27, 2013 0 Comments
PUNYA NASKAH ANAK DAN REMAJA
DAN INGIN JADI PENULIS TERKENAL?

Kami menantang kamu menghasilkan naskah anak dan remaja yang orisinal, keren, dan unik serta wujudkan mimpimu menjadi penulis top dengan tema-tema berikut.

KATEGORI ANAK
Kategori Fiksi:
• Akidah Islam
• Akhlak Islam
• Petualangan
• Persahabatan
• Keluarga
• Hobi/kesenangan


Proses Kreatif Buku Berdoa

May 27, 2013 0 Comments
Cover Buku Berdoa by Sri Widiyastuti dan Ida Fauziah

Spesifikasi:


Judul: (Seri Akhlak Mulia) Berdoa
Penulis: Sri Widiyastuti dan Ida Fauziah
Tahun Terbit: Mei 2013
Penerbit: Grafika Utama

Alhamdulillah, syukur pada Allah atas segala nikmatnya kepada saya sebagai penulis pemula yang terus belajar. Ini adalah buku duet saya yang kedua dengan Mbak Ida Fauziah, tetangga sekaligus soulmate  saya yang sholihat di Johor dan penulis buku best seller Puzzle Jodoh terbitan Gramedia tahun 2012.

Buku ini adalah buku pengadaan yang super duper cepat deadlinenya, seminggu! Bayangkan cuma seminggu! Subhanallah. Tapi saya tertantang untuk mengikuti proyek ini dan menyelesaikannya tepat waktu. Sebenarnya saya malu juga menuliskannya di sini, tapi mudah-mudahan apa yang saya share di sini berguna bagi teman-teman semua yang punya mimpi yang sama seperti saya,  Mom writer wanna be hehhe

Yuk, Jadi Cantik!

May 27, 2013 2 Comments
Mungkin judul diatas terkesan narsis atau kepedean, tapi, bukankah setiap wanita itu cantik? Anak-anakku saja tahu kok mana cantik, mana ganteng. Menurut mereka wanita itu cantik dan laki-laki ganteng. Nah, siapa sih yang tidak ingin cantik? Di puji cantik dan diperlakukan bak putri cantik?

Barusan saya membaca postingan seorang bapak, mengapa wanita  cantik jodohnya orang jelek?  Sungguh, saya tertawa dalam hati. Jangan-jangan postingan itu merupakan pengalaman pribadinya. heuheu. Ya, apa benar begitu? sepertinya analisanya salah deh.

Saya (merasa) cantik….hihihi geer amat yak…:-) Suami saya pun ganteng loh. Enggapercaya? boleh berkunjung ke laman FB saya  untuk melihat foto keluarga. Saya tidak ingin sombong atau takabur, tetapi ingatlah bahwa manusia diciptakan oleh Allah dengan sebaik-baik penciptaan.

Cantik sebenarnya kata yang relatif. Ada yang bilang, cantik itu banyak anak. Cantik itu dekat dengan anak-anak. Cantik itu bersih. Cantik itu ramah. Cantik itu …isi sendiri ya. Yang pasti, menurut saya cantik itu tidak hanya kelihatan di zohirnya saja, tetapi yang paling penting adalah batinnya. Inner beauty kalau bahasa kerennya…:-) .
Suami saya sering sekali memuji saya cantik, dan ini bernilai positif sekali pada saya. Saya menjadi orang yang percaya diri dan percaya bahwa dia mencintai saya apa adanya. Tidak perlu memoles diri secara berlebihan dan tidak membuat kantong bolong. be positive saja lah…:-)

Tips cantik dari saya, boleh dicoba boleh tidak ya. Just sharing for you.
1. Positif thinking. Selalu berfikir positif, apapun masalah yang kita hadapi tetap tersenyumlahhh.
2. Bermain dengan anak-anak. Ketika kita bermain dengan anak kita, anak tetangga, pasti ada perasaan ringan seperti halnya anak-anak. Mereka tertawa, menangis tanpa beban. Mendengarkan celotehnya yang riang pasti membawa kebahagiaan bagi yang mendengarkannya.
3. Jangan gonta ganti make up, sayangi wajah cantik anda…:-) kalau memang di perlukan, pakai saja perawatan tradisional buatan sendiri. Murmer dan hasilnya memuaskan.
4. Banyak anak! bagi yang tidak setuju jangan marah disini ya…:-) Konon, dengan hamil dan melahirkan, merangsang pertumbuhan hormon-hormon kecantikan baru bagi wanita. Tidak percaya? buktikan saja sendiri :-)
5. Perbanyak minuman, buah-buahan dan sayur-sayuran.
6. Menulis.
7. Lapangkan hati. Hati adalah raja dari tubuh kita, maka perhatikan kesehatannya. Kalau hati sakit, maka sakit seluruh badan. Obatnya hanya satu, perbanyak mengingat Allah dan bersyukur.


Selamat mencoba^_^

Tulisan ini adalah murni tulisan saya, pernah dimuat di Kompasiana. Dilarang mengutip atau mengambil isi, sebagian maupun semua isi tulisan kecuali ijin admin.

May 22, 2013

[ Lomba Resensi PBA]: Hilangnya Berlian Pink

May 22, 2013 21 Comments

Judul: Hilangnya Berlian Pink
Genre: Novel Anak (Kecil-kecil Jadi Detektif)
Penulis: Haya 
Penerbit: Dar!Mizan
Terbit: April 2012
Tebal: 156 halaman
ISBN: 978-979-066-908-6
Harga: Rp. 35.000


Sinopsis

Ceritanya, Vina murid kelas 6 SD yang hobinya merancang busana diberi kejutan oleh Mama dan Papanya. Liburannya juga tidak tanggung-tanggung ke Singapura selama empat hari tiga malam. Vina berlibur bersama dengan dua sepupunya, Kay dan Shofie juga tante kesayangannya Tante Lulu.
Rencana awalnya, Vina ke Singapura untuk melihat rancangan busana di butik-butik sepanjang Orchard Road. Ternyata,  mereka malah mengalami petualangan seru di Singapura. Petualangan yang bermula dari pertemuan mereka dengan Tante Rosa. 
               
Ulasan Novel

Novel ini tidak hanya bercerita tentang liburan sambil dikejar-kejar penjahat dan memecahkan misteri hilangnya berlian pink. Tetapi juga kita akan disuguhkan tentang persaingan antara dua anak kelas 6 SD untuk memenangkan sebuah pengakuan sebagai perancang busana. Di bab awal, pembaca ditunjukan siapa Vina dan mimpinya menjadi seorang perancang busana terkenal. Vina begitu terobsesi ingin merancang busana untuk Emma Watson, pemeran Hermione dalam film Harry Potter. Kemudian, mimpinya ingin berlibur ke Paris yang berakhir dengan kejutan manis. Mamanya memberi hadiah berlibur ke Singapura. Setelah itu dimulailah petualangan seru bersama dengan kedua sepupunya Kay dan Shofi dan juga tante Lulu. 

Di bab awal juga sudah disinggung, betapa Ziya, tetangga Vina sangat terobsesi ingin mengalahkan Vina dalam semua hal, baik akademik sampai urusan merancang busana. Ziya pun menantang Vina untuk merancang busana.

Kelebihan

Awalnya saya sempat terkecoh juga, sebagai lulusan tata busana, sempat berpikir kenapa Vina tidak diberikan hadiah jalan-jalan ke Jogja saja? Apakah karena dia anak blasteran sehingga jalan-jalannya ke negeri eropa (Paris) atau singapura? karena menurut saya, kalau untuk urusan fashion, Jogja juga tidak kalah keren dibandingkan singapura dengan batiknya atau ke daerah toraja atau sumatera  yang masih menyimpan aneka ragam budaya dan busana yang bisa menjadi ide briliyan merancang busana. 

Ternyata di bab 12, Vina merancang busana dengan bahan dasar batik! Ada pesan tertulis di sana, siapa lagi yang akan membanggakan budaya sendiri jika bukan kita sendiri (hal 139). Patut diacungi jempol!

Selain itu ada hal yang menarik di dalam novel ini. Banyak bertaburan pengetahuan umum yang terselip di dalam novel ini. Misalnya, lama revolusi bumi 365 hari 6 jam 9 menit dan 10 detik (hal 84). Berlian adalah mineral terkeras di muka bumi. Saking kerasnya hanya bisa tergores oleh berlian yang lain (hal 56) dan pengetahuan tentang busana beserta asesoriesnya yang dikuasai Vina. Misalnya Vina bisa mengenali berlian di jari Tante Rosa itu palsu atau asli. Bagi saya, ini sangat luar biasa untuk anak usia 12 tahun. 

Selain itu, Haya, penulis novel ini sepertinya sangat mengenal jalan-jalan di sekitar hotel tempat Vina dan sepupu-sepupunya menginap. Sehingga bisa menceritakan detil apa saja yang bisa mereka lihat di sepanjang Orchad Road, tempat makan di Merlion Park dan  jalan tembus ke Merlion park dari stasiun MRT City Hall. Sepertinya asyik sekali berlibur sambil membawa buku novel detektif ini. Siapa tahu liburan ke Singapura, bisa jadi guide sekaligus! 

Kekurangan

Sebagai pembaca, saya merasa kurang sreg aja dengan karakter Vina yang mirip dengan Cinta Laura. Sebenarnya mungkin Haya bisa membuat karakter yang lebih kuat dari Cinta Laura itu sendiri. Jadi kesannya, hanya anak blasteran yang bisa jago merancang busana dibandingkan anak asli Indonesia. Ini dibuktikan dengan kalahnya Ziya. Yah, namanya pemeran utama, pasti engga akan kalah kan :-)

Meskipun begitu, novel detektif ini recommended, karena tidak hanya menyuguhkan cerita seru, tetapi juga pendidikan (educative) dan hiburan (entertainment). 

Resensi ini diikutkan dalam "Lomba Resensi Buku Anak" yang diselenggarakan dalam rangka meramaikan ulang tahun ke-3:


Forum Penulis Bacaan Anak

May 02, 2013

Persyaratan Naskah Cerpen & Cerber ke Majalah Kartini

May 02, 2013 4 Comments
Dear teman-teman penulis yang ingin mengirimkan naskah cerpen & cerber untuk dimuat di Kartini, berikut ini adalah syarat lengkap untuk naskahnya beserta cara pengirimannya:

Tema cerita inspiratif, sesuai untuk pembaca kartini, berpendidikan, tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan kekerasan.

Naskah diketik 1 spasi, font times new roman ukuran 12, panjang tulisan: 5-6 hal A4 atau sekitar 14.000 karakter untuk cerpen, 20-25 hal A4 atau sekitar 60-80 ribu karakter untuk cerber. Khusus cerber sertakan sinopsis cerita sepanjang 1/2 hal.

Pengirim Naskah Cerpen & Cerber diminta tidak mengirimkan karya yang sama ke media lain agar tidak terjadi pemuatan ganda. Bila akan mengirim ke media lain harus memberitahu Redaksi untuk penarikan naskah.

Pengiriman Naskah ke email: redaksi_kartini@yahoo.com
Sertakan alamat lengkap, no telp dan no rek lengkap (nama bank, no rek dan nama pemilik rek).

Demikian. Selamat menulis!

*Info ini saya copas dari fanpagenya Majalah Kartini

Follow Us @tutiarien