Desember 22, 2013

# Cerpen # hari ibu

Ibu, Cinta Tanpa Akhir: Mom is home

Mom is home

Mommy's home. 
Now you can open the door. 
Don't be afaid now, not anymore. 
Mom is home. 
She's brought for each one of you strawberry, coated with honeydew.
Only you and I can sing this song that no one knows. 
Listen to each word carefully. 
And before you all come running quickly to the door. 
Be sure the only one you open for is me.
(dari sini )

Mom is Home. Mungkin jika diterjemahkan perkata akan terdengar aneh. Tapi sebenarnya makna yang terkandung di dalam kata kata di atas memiliki makna yang sangat dalam. Sebagaimana home atau tempat perhentian, maka Mama adalah tempat teraman dan ternyaman di dunia ini.

Seperti tadi siang. Saat saya dan suami keluar rumah sebentar untuk mengantarkan sebuah bingkisan kepada seorang kawan. Anak-anak sedang asyik bermain, karena saat itu kami sedang berlibur di rumah orang tua. Saya pun pergi tanpa pamit kepada semua anak-anak, karena saya kira mereka sedang asyik bermain.

TAk disangka, anak keempat saya menangis karena kehilangan saya. Saat saya pulang dari rumah kawan, anak saya langsung memeluk saya dengan erat sambil menangis.

"Umi kemana? Jangan pergi lagi, ya!" katanya.

Ya Allah, saya hanya pergi sebentar dan tak lama. Tapi, anak keempat saya sudah panik takut saya tidak kembali. Padahal saat saya akan pergi, dia sedang asyik bermain dan tidak kelihatan peduli dengan saya :-p

Begitulah anak-anak. Saya pun pernah mengalami hal itu ketika masih kecil kecil dulu.  Saya anak keempat dari tujuh bersaudara. Saya ingat sekali, kebiasaan saya dan saudara-saudara saya sepulang sekolah pasti mencari mama saya jika beliau tidak ada dirumah. Kami tinggal dengan nenek, kalau pulang sekolah mama tidak ada di rumah, pasti kami akan langsung mencarinya. Meski sebenarnya nenek sudah memberitahu ke mana mama saya pergi. Yah, meski sekadar pergi ke rumah tetangga yang hanya terpaut dua rumah, pasti akan kami datangi rumah itu dan memintanya pulang ke rumah. Padahal habis itu, mama kami cuekin hihihi

Ya, saya hanya ingin mama ada di dekat saya. Ada di rumah di mana kami kembali bermain dan berkumpul di dalamnya.

Sekarang, saat kami sudah besar, tidak ada Mama yang bisa kami ajak pulang ke rumah saat kami kembali ke rumah. Karena mama telah tiada. Meski demikian, setiap sudut dalam rumah ini, ada kenangan bersamanya yang selalu menarik kami untuk kembali. Rumah yang membuat kami ingin selalu hadir di dalamnya, menikmati kehangatan dan kebahagiaan di setiap pertemuan.

Sudah empat hari saya berada di rumah orang tua saya. Meski mereka telah tiada, tetapi saya selalu merindukan mama dan papa saya. DI rumah ini penuh dengan kenangan bersama Mama. Rumah yang penuh kenangan bersama mama. Setiap sudut kadang membuatku tertawa, menangis dan tersenyum dalam waktu bersamaan.

I miss you mom. I miss you dad.

Ada dan tiada kalian, kan tetap abadi di dalam hati kami.

Mama is Home. Karena engkau adalah tempat di mana anak anak akan merasa tenang berada di dekatmu.  Merasa aman,  nyaman,  rindu, dan selalu ingin kembali.

Miss you mom ... I really miss you
ini mama dan papa saat mereka menikah :-)

mama dan papa (alm)




2 komentar:

  1. Selamat Hari Ibu ^^

    Salam kenal dan kunjungan perdana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak Titis, salam kenal kembali :-) selamat hari ibu ^_^

      Hapus

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @ceritaummi

Follow Us @tutiarien