Desember 10, 2015

# Bolu Kukus Tanpa Ovalet # Bolu Kukus Tanpa Sprite

Bolu Kukus Cokelat TiTOS

Beberapa waktu lalu, saya dan beberapa ibu-ibu geng pengajian di dekat rumah berguru membuat bolu kukus ke tetangga saya yang cantik dan baik hati, Bu Ary Nur Azizah. Bu Ary ini selain berbakat menulis juga pintar membuat segala rupa kue jajanan pasar. Sebut saja risoles, kue sus, lemper, bolu kukus, brownies dan lain-lain. Risoles dan kawan-kawannya itu baru ditulis aja bikin saya ngeces, apalagi kalau beneran disuguhin ... enyakk banget! Bikin kita-kita ketagihan pokoknya mah!

Nah, setelah sukses belajar bolu kukus dari bu Ary, saya pun mempraktekannya di rumah. Alhamdulillah cara membuatnya mudah dan gak ribeut. Anak-anak juga bolak-balik bikin sendiri ga kesulitan.

ini hasil praktek pertama, belum mekar semua 

Hasil praktek kedua kali, sudah mekar sempurna :-)


Nah, belakangan saya kepikiran, kalau bikin bolkus enggak pake telur, ga pake ovalet dan gak pake sprite bisa gak ya? akhirnya saya browsinglah beberapa resep yang banyak bertebaran di dunia maya. Alhamdulillah ada resep yang sesuai dengan kebutuhan saya. Tapi enggak mudah juga menerjemahkan resepnya itu. ga jelas gitu lho. Yah, daripada mikir kelamaan, saya coba modifikasi saja sesuai dengan pengalaman saya membuat bolkus selama ini.

Eksperimen pertama ini lumayan bikin deg-degan juga, karena kuatir enggak jadi juga. Saya coba positif thinking, kalau enggak jadi juga, misalnya enggak seperti bolu kukus, ya minimal ada kue buat ganjel perut :-) Bismillah ...

Saya dan anak-anak pun berjibaku di dapur. Ada yang nuang terigu, soda kue, susu, gula, minyak dan air. Saya bagian yang ngaduk, karena ini mungkin titik kritisnya. Tak puas dengan adukan dengan tangan, saya mixer selama 5 menit agar semua bahan tercampur dengan rata.

Saat mempersiapkan semua bahan hingga menjadi cairan adonan, kita panaskan dandang kukusan hingga saat kita mengukus, kukusan sudah siap untuk mengukus kue. Masukan adonan dalam cetakan bolkus  yang dilapisi kertas kue. Kukus selama 15 menit. Mungkin saat mengukus ketiga kali (saya cuman punya cetakan 11 biji, jadi 3 kali mengukus), kain untuk menutupi tutup pengukus basah, ganti kainnya agar air tidak menetes membasahi kue.

Saat mengangkat kue pun tiba. Alhamdulillah, ternyata berhasil!  Ini dia penampakannya yang mekar sempurna meski enggak pake sprite dan ovalet. Memang enggak begitu empuk sih, karena kan enggak pake telur dan ovalet. Tapi enggak keras kok. Pas kalau menurut saya sih. Anak saya semua suka bolu kukus, apalagi bolkus cokelat. Alhamdulillah, laris manis :-)

Hasil praktek bolkus tanpa ovalet, telur dan sprite. Mekar!



Agar tidak penasaran, ini saya share sekalian resepnya ya. Bolu Kukus Cokelat TiTOS (Tanpa telur, tanpa ovalet dan  tanpa sprite). Keren ya namanya heuheu :-)

Bolu Kukus Cokelat TiTOS

Bahan:
2 gelas tepung terigu
1 gelas air hangat
200 gr  susu kental manis cokelat
1 gelas gula pasir
8 sendok makan minyak sayur
2 sdt soda kue

Cara Membuatnya:
1. Panaskan dandang untuk mengukus dengan air yang cukup.
2. Campurkan tepung terigu, gula, susu kental manis, soda kue, air dan minyak dalam wadah.
3. Mixer hingga tercampur dengan rata kurang lebih 5 menit.
4. Masukan adonan dalam plastik dan ikat. Gunting sedikit ujung plastik sehingga menjadi corong kecil.
5. Masukan adonan dalam cetakan bolu kukus hingga hampir penuh.
6. Kukus lebih kurang 15 menit.

#untuk 26 buah 

Selamat mencoba!



7 komentar:

  1. Wah boleh dicoba nih. Kebetulan stok telur lg habis. Makasih mbak...

    BalasHapus
  2. Sukses nih kue nya. Berkembang sempurna. Tantik-tantik...

    Pasti enak rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, alhamdulillah hihihi maklum pemula nih hehehe makasih mbak sudah mampir :-)

      Hapus
  3. sepertinya mudah nih untuk pemula seperti saya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sukses engga mbak eksperimen buat kue bolkusnya mbak? Kirim dong ke sini hehe

      Hapus
  4. Bolu kukusnya lucu, imut-imut :D

    Salam,
    Senya

    BalasHapus

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @ceritaummi

Follow Us @tutiarien