May 30, 2017

Bebas Anyang-anyangan dengan Prive uri-cran Plus

May 30, 2017 18 Comments

Pernah kena Anyang-anyangan? saya pernah kena dua kali. Pada bulan November 2013 dan baru-baru ini pada awal bulan Mei. Rasanya, hmm ... jangan ditanya, sakit! Bahkan serangan anyang-anyangan yang pertama hingga membuat badan saya demam tinggi dan sulit melaksanakan shalat. 

Pengalaman anyang-anyangan pertama, saya kena waktu saya tinggal di Johor, Malaysia. Waktu itu kegiatan saya lumayan banyak juga. Setiap minggu malam, saya mengisi taklim pekerja wanita di hostel tempat tinggal mereka. Kemudian saya juga menjadi Kepala Sekolah di Sekolah Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak Al Quran khusus untuk pekerja wanita dan merangkap gurunya juga (Perkuliahannya setiap dua minggu sekali, kuliahnya di Masjid). Setiap hari Minggu pagi, saya mengisi pengajian adik-adik pekerja wanita di rumah. Belum lagi urusan domestik dan mengurus anak-anak hingga saya kadang lupa untuk mengurus diri sendiri.

Nah, suatu Senin pagi di bulan November tahun 2013,  tiba-tiba saya dikagetkan dengan rasa sakit saat hendak buang air kecil. Rasanya panas dan menyakitkan. Saya sampai menangis sebab sakit buang air kecil. Sempat termenung waktu itu, apa saya kena infeksi saluran kemih? Karena apa? Apakah karena kurang minum atau hal lain? Mengapa sakit sekali? asli deg-degan banget. Takut kenapa-napa gitu.

Saya pun mengingat-ingat penyebab sakit saat buang air kecil. Kemungkinan disebabkan karena saya menahan buang air kecil. Ya gitu deh. Meski di Masjid saya kadang tidak begitu suka buang air kecil di kamar mandi umum. Jadi saya tahan. Tapi ternyata saya tidak bisa menahannya. Akhirnya saya buang air di kamar mandi itu. Sempat ada firasat juga sih waktu itu, takut kena penyakit infeksi saluran kemih. Tapi, saya positif thinking. Kalau kena infeksi kan ga secepat itu kan? Ih kok mikirnya begitu sih hahha pokoknya saya enggak berharap dapet penyakit begituan sih, takut!

Eh ternyata besoknya saya memang kena sakit infeksi saluran kemih. Mungkin juga kondisi tubuh saya sedang tidak fit jadi mudah kena infeksi. Apalagi waktu itu saya memang sedang sibuk sekali. Sampai sarapan dan minum pun terburu-buru. Mana malamnya saya menyiapkan bahan-bahan UTS mahasiswa PGTQ. Mungkin karena itu daya tahan tubuh saya menurun.  Selain itu juga ditambah dasarnya saya kurang disiplin dalam urusan minum.  Terkadang waktu normal saja paling banyak saya minum 2-4 gelas saja. Kalau sedang sibuk paling ingat 2 gelas! Cerita lengkap saya kena infeksi saluran kemih ada di salah satu cerita saya di dalam blog ini.

Singkat cerita, saat itu saya hanya bisa beristighfar terus, semoga sakit yang saya alami menjadi penggugur dosa-dosa kecil saya dan berharap anyang-anyangan segera pergi. Anyang-anyangan itu membuat saya tidak bisa ibadah dengan khusyu dan membuat badan saya sakit semuanya. Mata berkunang-kunang. Kepala pusing. Pekerjaan terbengkalai dan saya tidak bisa menjalankan aktivitas saya dengan baik. Belum lagi anak-anak yang terabaikan karena ibunya sakit.

Alhamdulillah anyang-anyangan bisa diatasi dengan terapi sendiri, yaitu dengan minum air perasan buah jeruk kasturi dan rutin minum air putih. Malah setelah itu sempat juga saya bikin jus cranberry (sebab di Malaysia pas ada cranberry). Gak praktis banget, sebab kan ada bijinya. Jadi akhirnya setelah dipisahkan air dengan ampasnya, airnya diminum kemudian ampasnya saya buat selai olesan roti. Rasanya jusnya asem-asem gitu deh. Enak kalau pakai gula. Kalau enggak pake gula, asem banget!

Nah pengalaman anyangan-anyangan yang kedua, saya kena anyang-anyangan awal bulan Mei yang lalu. Gara-garanya ya itu lah ... saya menahan buang air kecil (Ih si Emak, tidak belajar dari pengalaman yang dulu, kena anyang-anyangan loh). Saya memang sudah ada firasat sih, pasti nih si anyang-anyangan datang! Bukan berdoa, tapi memang begitulah kalau buang air kecil ditahan pasti si anyang-anyangan datang. Saking pengalamannya dulu hehhe

Ceritanya, waktu itu tidak ada yang bisa menjaga adik Saki (bayi saya berusia 3 bulan). Si Kakak (Salma berusia 16 tahun) sedang menjemput adiknya (Sarah berusia 5 tahun) yang sekolah di TK. Sementara dede bayi enggak mau tidur dan tidak ada yang jaga. Pas lagi rewel juga, enggak mau diturunin barang sebentar. Nangis kejer dia. Ya sudah, akhirnya saya bersabar menunggu si Kakak pulang. Eh, ternyata si Kakak enggak pulang-pulang, hampir 30 menit saya menahan buang air kecil. Sabar ... sabar ... saya terus menggendong dede bayi sambil berjalan hilir mudik. Dan alhamdulillah, tak lama kemudian si Kakak datang. Alesan si Kakak, Sarah enggak mau pulang! Emang itu anak kalau udah di sekolahan maunya main terus, sebab di rumah engga ada kawan. Setelah menerima laporan, saya segera menitipkan adik bayi kepadanya dan bergegas ke kamar mandi. Lega?! O..oww ... ternyata tidak! Setelah itu benar saja, saya kena anyang-anyangan. Ringan sih. Tidak sesakit tahun 2013 itu. Tapi membuat saya tidak nyaman, sebab sebentar-sebentar buang air ... sebentar sebentar buang air ...huhuhu ... capek!

Alhamdulillah, karena anyang-anyangannya ringan, tak lama kemudian hilang juga anyang-anyangannya. Kuncinya adalah tidak menahan buang air kecil. Jika ingin buang air, segera saya lakukan. Enggak pake ditunda lagi. Kapok! Dan saya akhirnya tobat, minum air sebanyak yang dikeluarkan. Ah.. anyang-anyangan bikin saya mati gaya!

Nah, beberapa waktu setelah saya anyang-anyangan, saya dikasih tahu salah satu teman saya ada suplemen yang bisa mencegah infeksi saluran kemih, namanya Previ uri-cran Plus, ekstrak cranberry dari Chombipar. Ekstrak cranberrynya bekerja aktif menjaga kesehatan saluran kemih sekaligus membebaskan dari anyang-anyangan.

Saya penasaran dong, setelah kena anyang-anyangan sebanyak dua kali, saya enggak mau kena lagi untuk kesekian kalinyanya. Apalagi saya sudah punya Prive uri-cran Plus yang bentuknya bubuk. Apa boleh diminum selagi tidak anyang-anyangan? ada efek sampingnya enggak ya kalau diminum?

doc.pribadi

Akhirnya daripada bingung sendiri, saya segera menghubungi Combi Care Center di nomor whatshapp 0818-0680-0088. Alhamdulillah responsif dan tidak menunggu lama langsung dibalas. 

doc.pribadi
Alhamdulillah, setelah menghubungi Combi Care Center saya jadi tenang. Prive uri-cran Plus ini karena suplemen makanan bisa dikonsumsi secara aman meskipun kita tidak sedang terkena anyang-anyangan. Prive uri-cran Plus berguna untuk pencegahan karena mengandung vitamin C yang baik bagi tubuh dan tidak menimbulkan efek samping. Untuk pencegahan diminum 1x sehari. Sedangkan jika sudah terkena anyang-anyangan, minum sesuai dosis harian yaitu 2x sehari. 

Cara menyajikannya sangat mudah. Tuang isi sachet ke dalam air hangat atau air dingin. Aduk hingga larut. Minum dengan sekali teguk. Jangan lupa membaca basmallah ya.

Penulis sedang minum uri-cran Plus. Segarrr ... (doc.pribadi)

Prive uri-cran Plus ini rasanya manis asam segar. Tentu saja, karena berisi ekstrak buah cranberry plus vitamin C dan Probiotik.  

Komposisi setiap sachetnya terdiri dari 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg vitamin C, 0,1 mg Lactobacillus achidopillus dan 0,1 mg Bifidobacterium bifidum, 0,1 mg  Fructo Oligo Saccharides dan 1 mg Calcium Lactate Glukonate.

Cara penyimpanannya simpan di bawah suhu 30 derajat celcius. Jauhkan dari suhu tinggi dan sinar matahari langsung, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. 

Saya agak heran juga sih, kenapa uri-cran ada probiotiknya juga? Setelah saya baca beberapa referensi, ooh ... ternyata banyak juga manfaat probiotik untuk tubuh kita, salah satunya menyeimbangkan bakteri baik dan bakteri buruk. Selain itu juga memicu pertumbuhan bakteri baik di dalam tubuh untuk menekan pertumbuhan bakteri buruk. Saya sudah konfirmasi mengenai efek samping uri-cran ke Combi Care Center. Alhamdulillah Uri-cran aman dan tidak ada efek sampingnya dan saya saya sudah membuktikannya. Meski demikian, bagi yang punya riwayat alergi, sebaiknya konsultasi dengan dokter ya sebelum mengonsumsi suplemen. Agar tidak timbul masalah baru.


Ada dua jenis prive uri-cran, bentuk kapsul dan serbuk. Saya minum yang serbuk. 

Rasa uri-cran ini lebih enak dari buatan sendiri dan lebih praktis. Belum lagi harus nyari-nyari cranberry  yang belum tentu ketemu. Mencari cranberry di Bogor, seperti mencari jarum di padang rumput. Biasanya yang belum ada dipasaran kan harganya mahal, ya. Saya bersyukur ada ekstrak cranberry yang mudah dibawa ke mana-mana. Alhamdulillah ada Prive uri-cran Plus jadi saya enggak perlu was-was lagi dengan kesehatan saluran kemih saya.

ini dia penampakan buah cranberry. lumayan susah juga cari cranberry di sini. Seperti mencari jarum di rumput.

Buah cranberry di negara Amerika telah lama diteliti dan digunakan sebagai buah yang efektif mencegah infeksi saluran kemih karena buah cranberry kaya akan proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E.Coli pada dinding saluran kemih. Alhamdulillah, akhirnya ekstrak buah cranberry ini sekarang tersedia di Indonesia. InsyaAllah saya tidak akan was-was lagi terkena infeksi ssaluran kemih. Sebab meski sepertinya ringan, infeksi saluran kemih tidak bisa diabaikan begitu saja. Infeksi ini akan berkembang dan menyebabkan kematian. Terutama bagi ibu hamil dan janin yang dikandung. 

cara kerja cranberry mencegah bakteri e.coli menempel di dinding sel epitel saluran kemih.



Dari referensi yang saya baca, Anyang-anyangan adalah rasa ingin buang air kecil terus-menerus disertai nyeri dan tidak lancar. Ini adalah gejala awal dari infeksi saluran kemih. Nah dibandingkan pria, wanita yang lebih rentan terkena infeksi saluran kemih. Perbandingannya 5 dari 10 wanita pernah mengalami Anyang-anyangan. Kebayang kan ngerinya. Dan 1 diantara 5 orang wanita itu adalah saya. Duh, jangan lagi deh!

credit www.dokterdinidotcom


Terus Penyebab Anyang-anyangan apa sih?


Menurut M.Grabe, dalam sebuah makalahnya yang berjudul "Guidelines on Urological Infections" (2015) mengatakan, bahwa 80% kasus Anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri E-Coli yang menempel pada dinding saluran kemih atau saluran kencing.


Bakteri E-Coli itu adalah bakteri yang biasanya hidup di usus manusia dan hewan. Bakteri E.Coli bisa menyebabkan diare ringan, dan bakteri tertentu bisa menyebabkan infeksi usus serius, yang mengakibatkan sakit perut, diare hingga demam. Dalam perjalanannya, bakteri E.Coli ini akan terbawa hingga ke anus sehingga ketika daya tahan tubuh sedang menurun akan mudah terkena infeksi saluran kemih. Ditambah lagi dengan membersihkan organ vital yang salah. Tentu bakteri E.Coli ini dengan mudah menginfeksi saluran kemih.

Selain itu, penyebab infeksi saluran kemih bisa dilihat di info grafis di bawah ini:

Penyebab infeksi saluran kemih (doc.pribadi)

Penyebab infeksi saluran kemih yang lain adalah:
  1. Arah proses pembasuhan setelah BAB yang tidak benar
  2. Toilet yang tidak bersih
  3. Sering menahan buang air kecil
  4. air untuk membasuh selepas BAB dan BAK tidak bersih


Siapa saja sih yang bisa terkena resiko Anyang-anyangan?

Kamu ... ya kamu lah hehhee, orang dewasa, anak-anak dan ibu hamil.

Orang-orang yang berisiko terkena infeksi saluran kemih 

Bagaimana Cara Mengatasi Anyang-anyangan?

Setelah mengetahui bahwa tidak hanya orang dewasa saja yang terkana anyang-anyangan dan  infeksi saluran kemih, saya segera memberikan edukasi kepada anak-anak saya. Kebetulan, waktu itu sedang ngumpul bareng cucurak jelang Ramadhan di rumah kakak saya, jadi sekalian kumpul bareng-bareng saya presentasi tentang mencegah infeksi saluran kemih dan memberikan gambaran sederhana gejala terkena anyang-anyangan dan cara pencegahannya.

Ternyata mencegah anyang-anyangan tidak cukup hanya dengan minum air putih 8 gelas sehari, Minum air putih tidak mencegah anyang-anyangan tidak terjadi lagi. Harus diikuti dengan rutin minum ekstrak buah cranberry yang telah terbukti efektif mencegah infeksi saluran kemih. 

Prive uri-cran berisi ekstrak buah cranberry yang dapat mengatasi anyang-anyangan yang merupakan gejala awal dari infeksi saluran kemih. Dengan minum Prive uri-cran Plus, dapat mencegah anyang-anyangan datang berulang. Uri-cran juga mengatasi susah buang air kecil. Buang air kecil jadi lancar.

Anak-anak saya membaca brosur uri-cran yang berisi edukasi tentang pencegahan infeksi saluran kemih.
Dari sharing tentang pencegahan infeksi saluran kemih itu, ternyata salah satu keponakan saya pernah mengalami anyang-anyangan. Dia mahasiswa UGM semester pertama. Mungkin juga namanya anak kost, memakai kamar mandi bersama, akhirnya terinfeksi saluran kemihnya.

"Sakit, tahu, Bi anyang-anyangan. Engga mau lagi deh anyang-anyangan!" 
"Minum Prive uri-cran, untuk mencegah anyang-anyangan muncul lagi. Kemasannya juga praktis lho, bisa dibawa kemana-mana. Uri-cran mengatasi susah buang air kecil, Ul!" saya mengacungkan Prive uri-cran Plus sachet yang kemudian disambut keponakan saya. 

Keponakan saya dan mamanya sedang membaca brosur berisi edukasi pencegahan infeksi saluran kemih
Sekarang saya pun kemana-mana tidak lupa membawa Prive uri-cran Plus. Kadang saya lupa minum di rumah, bisa diminum saat sampai di tempat tujuan.

Ini isi tas gembolan saya sekarang. Prive uri-cran nyempil di antara barang bawaan saya.

Sekarang tak hanya baju ganti dede bayi, popok, kacamata, buku notes, buku KIA dan perlengkapan bayi lainnya berada di tas yang selalu saya bawa. Prive uri-cran Plus juga menemani hari-hari saya setiap hari. Maklum usia sudah tidak muda lagi, sudah kepala 4 plus, keinginan untuk buang air kecil terkadang sudah tidak bisa ditahan.  Kesehatan kewanitaan harus senantiasa dijaga.

Ah, senangnya bebas Anyang-anyangan dengan Prive uri-cran Plus ini. Selain mencegah terkena infeksi saluran kemih, uri-cran juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit karena mengandung vitamin C.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, kan? Ini pengalamanku, bagaimana dengan pengalamanmu?










May 28, 2017

[RESEP] Fettuccini with Tomato Sauce

May 28, 2017 4 Comments
Fettuccine with Tomato Sauce atau Fettuccini goreng kata orang sunda mah, jadi menu sahur hari kedua di rumah saya. Alhamdulillah anak-anak semangat banget bangun untuk sahur. Sebab ada makanan kesukaannya ^_^

doc. pribadi

Memang sih ... sudah sejak seminggu yang lalu anak-anak saya request spagheti dengan tumisan saus tomat. Katanya enak spagheti buatan Ummi (ihirr ... hidung Ummi pun terbanglah hihihi). Ceritanya, hari senin yang lalu sebelum libur awal puasa, dua anak saya, S3 (kelas 5) dan S4 (kelas 3) cucurak di sekolahnya. Karena Ummi engga mau bawa makanan yang ribeut, ya sudah, bawa spagheti aja. Alhamdulillah ada spagheti setengah bungkus, terus ada saus tomat, ada italian herb tinggal melengkapi kornet dan bawang bombay saja. Dan sreng-sreng-sreng ... pagi di hari senin itu saya berjibaku di dapur. Tak sampai 30 menit, spagheti pun sudah siap. Bisa untuk sarapan pagi dan dibawa ke sekolah. Alhamdulillah. S3 dan S4 senang sekali membawa bekal spagheti itu, hingga saya pun tak sabar, ada cerita apa sepulang sekolah nanti? Dua anak itu seru sih kalau sudah cerita pengalaman di sekolah hehhee 

Fettuccini tabur keju (doc.pri)

Nah, sebab pengalaman itulah untuk sahur hari kedua saya sudah bilang sama anak-anak, "Ummi nak buat spagheti!" Mereka pun jingkrak-jingkrak kesenangan. 

Demi untuk menyenangkan mereka dan demi menyukseskan puasa Ramadhan mereka, saya dan suami pergi ke supermarket terdekat. Kebetulan stok susu pun sudah habis. Sekalian belanja kebutuhan mingguan. Sampai di tempat tujuan, saya langsung ke rak pasta. Dan ternyata...pasta spaghetinya enggak ada. Hanya ada makaroni dan pasta jenis fettuccini aja. Hmm ... agak mikir juga sih, takut anak-anak enggak suka. Tapi kalau enggak beli, anak-anak nanti kecewa. Akhirnya, saya beli juga. Belum pernah sih masak pasta pakai fettuccini. Tapi katanya justru orang Italia, kalau bikin spagheti ya pakai pasta yang jenis ini. 

Fettuccine ini salah satu jenis pasta, yang dalam bahasa Italia artinya pita kecil. Penampilannya memang mirip dengan pita kecil, pipih. Kalau pernah lihat kwetiauw atau mie telur yang pipih, nah begitulah si Fettuccini ini. Biasanya di Italia sana dihidangkan dengan carbonara. Nah, anak-anak saya itu unik dari 6 orang anak, hanya dua orang yang suka saus carbonara, yaitu anak pertama (S1) dan anak kedua (S2), sementara yang lainnya suka pasta dengan saus tomat. Jadi akhirnya saya buatlah fettucinni itu dengan resep yang sama dengan spagheti yang pernah mereka makan beberapa waktu lalu.

Fettuccine (credit Lala Vanilla)


Alhamdulillah ... anak-anak bangun sahurnya semangat sekali. Makannya juga lahap ^_^

Ini dia resep sederhana ala dapur saya.

Fettuccini With Tomato Sauce 

Bahan:
500 gr Fettuccini (rebus dengan air yang diberi minyak sedikit sekitar 10-15 menit, setelah itu saring)
5-7 sendok makan saus tomat
minyak goreng secukupnya
Bawang bombay satu buah (iris kecil-kecil)
Italiano Herb 
1 buah Kornet Beef ukuran kecil
Keju Cheddar secukupnya. 

Cara membuat:
1. Tumis bawang bombay sampai wangi.
2. Masukan kornet, aduk hingga rata. Kemudian masukan saus tomat aduk lagi hingga rata.
3. Masukan fettuccini aduk rata.
4. Matikan kompor, taburi dengan italiano herb.
5. Sajikan selagi hangat. Bisa diberi parutan keju cheddar secukupnya jika suka.

Italiano Herb (doc.pribadi)

Oiya tips dari saya, untuk sahur, jika kuatir kesiangan, lebih baik pasta sudah dimasak sebelum tidur. Masukan dalam wadah bertutup, masukan ke dalam lemari pendingin. Besok pagi tinggal tumis sausnya. Lebih menghemat waktu. 

Selamat mencoba ^_^


May 24, 2017

Tips Sehat Berpuasa Ramadhan Bagi Ibu Hamil

May 24, 2017 16 Comments
Bulan Ramadhan adalah bulan yang special bagi ummat Islam. Bulan di mana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup rapat-rapat. Bulan yang penuh dengan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Semua berlomba-lomba dalam menjalankan kewajiban berpuasa ini. Karena ingin memberikan amal yang terbaik bagi Allah SWT. Karena puasa Ramadhan, adalah puasa untuk Allah. 
Seperti sabda Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu: Saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : “Setiap amal anak Adam baginya selain puasa, puasa itu bagiKu dan Aku membalasnya”.
Setelah membaca hadits di atas tentu semua ingin berlomba lomba dalam menjalankan kewajiban berpuasa Ramadhan kan? 
Inilah yang menjadi motivasi seluruh ummat Islam di dunia ini menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan adalah puasa untuk Allah. Dan balasan yang akan diberikan pun amatlah besar. Yaitu, diampuninya dosa saat ini dan yang telah lalu.
Tak terkecuali, tentu ibu hamil pun ingin berlomba-lomba dalam memenuhi kewajibannya berpuasa di bulan suci Ramadhan, kan. 
Tapi, apakah mungkin? Dalam keadaan hamil kuat menunaikan kewajiban berpuasa Ramadhan?
Alhamdulillah, pengalaman saya tahun lalu saya bisa berpuasa Ramadhan sebulan full dalam keadaan hamil muda. Waktu awal puasa, saya memang tidak tahu saya sedang hamil (lagi). Lha usia sudah kepala 4, sudah merasa tidak subur lagi. Saat itu saya merasa engga enak badan. Mual terus terusan. Bukan hanya morning tapi siang dan malam terus saja saya merasa mual. Saya fikir mungkin saya magh atau asam lambung naik sebab puasa. Tapi kepala kleyengan dll dll deh.
Saya coba istirahat dan memperbanyak istighfar. Kan sakitnya kita bisa menggugurkan dosa jika bersabar. Mungkin juga efek mau haidh. Eh ditunggu, kok engga haidh juga ... Jangan-jangan. Meski takut kuciwa, saya akhirnya tes urine. Eh lhah ... Alhamdulillah hamil lagi. Berkah di bulan Ramadhan ❤

Ya Allah, rejeki tak disangka. Pengen hamil, ga hamil hamil. Dah pasrah, alhamdulillah Allah kasih amanah lagi bayi yang keenam. Dan alhamdulillah Baby Sakina (sekarang sudah 3 bulan usianya) dibawa puasa lahir dengan sehat. InsyaAllah kalau yakin pasti bisa melewati puasa Ramadhan. Lihat kondisi ya Mommies. Kalau merasa kuat puasa, kalau tidak juga Allah memberikan ruksyah atau keringanan untuk bumil dan busui.
Nah, kembali lagi ke masalah boleh tidaknya bumil dan busui berpuasa, menurut dr. Siti Esah Bahari, tidak perlu risau. Selama ibu dan janin yang dikandungan sehat, bumil boleh berpuasa. Menurutnya, untuk mengetahui kesehatan diri dan janin sehat atau tidak, disarankan ibu hamil memeriksakan diri ke dokter. Agar yakin, bahwa tidak ada masalah kesehatan yang dapat mengganggu kesehatan pribadi dan tentu saja janin yang sedang dikandung.
Jika bumil  mengalami morning sickness atau muntah yang berlebihan, disarankan tidak berpuasa.  Apalagi jika diketahui mengalami pendarahan ketika berpuasa, bayi dalam kandungan tidak bergerak, penglihatan kabur, kekurangan zat gula (hyperglacemia), ibu hamil harus segera berbuka puasa. InsyaAllah puasanya bisa diganti nanti setelah melahirkan atau saat kondisi kesehatan telah stabil.
Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama menjalankan ibadah puasa, harus lebih ketat lagi menjadi makanan yang dikonsumsi. Agar tubuh ibu bugar dan janin sehat. Ibu hamil selama berpuasa juga jangan terlalu banyak aktifitas apalagi melakukan pekerjaan berat. Istirahatlah yang cukup agar tubuh rileks.
Berikut ini saran makanan yang akan memberikan tenaga bagi ibu hamil selama berpuasa.
1.Makanlah sebanyak tiga kali selama bulan puasa, saat sahur, berbuka dan waktu di antara berbuka dan sahur.
2.Makan makanan yang mengandung serat tinggi seperti beras merah, roti whole grain, buah-buahan seperti kurma dan pisang.
3.Hindari minum teh ketika sahur, karena akan membuat tubuh kekurangan cairan (dehidrasi).
4.Ketika berbuka, makan tiga buah kurma atau minum jus kurma. Kurma mengandung gula alami. Ini akan membuat kadar gula di dalam darah menjadi normal.
5.Setelah itu bumil minum susu atau yogurt rendah lemak dan makan sup.
6. Jika dilanjutkan makan, makanlah makanan dengan gizi seimbang. Misalnya menu yang terdiri dari daging ayam, nasi dan sayuran.
7.Hindari makanan yang berlemak tinggi agar tidak terjadi penambahan berat badan yang berlebihan.
8.Hindari penambahan garam dan gula yang berlebihan.
9.Minumlah banyak air putih dan hindari minum kopi, teh, minuman isotonic dan air soda.
10. Minum suplemen jika diperlukan. 
Nah bumil, demikianlah sekelumit saran sehat dari seorang dokter yang artikelnya saya baca di sebuah majalah parenting Malaysia. Luruskan niat, hanya untuk mencari ridlo Allah, dan berdoalah semoga Allah menjaga dan melindungi ibu dan janin yang sedang dikandung agar sehat selalu dan bisa beribadah puasa dengan baik. Semoga anak yang sedang dikandung menjadi seorang mujahidah sholihat yang taat kepada Allah SWT. Happy fasting!

Artikel ini pernah dimuat di http://www.ummi-online.com/inilah-beberapa-makanan-untuk-memperlancar-puasa-ibu-hamil.html ditulis ulang dengan penambahan. 

May 17, 2017

Hamil Sehat di Usia Pertengahan

May 17, 2017 14 Comments
Hamil dan melahirkan di usia pertengahan, sudah barang tentu sama bahagianya dengan hamil dan melahirkan di usia muda. Ya kan? Siapa yang tak berbahagia karena akan hadir seorang bayi mungil lucu di tengah keluarga.

Saya saat hamil 5 bulan dan setelah dede S6 lahir

Hanya saja, tentu ada kekuatiran di dalam hati mengetahui hamil lagi di usia 40 tahun. Usia yang memiliki resiko tinggi. 

Demikian juga dengan saya. Ketika saya mengetahui hamil lagi, seneng juga takut! Seneng, Alhamdulillah Allah masih memberikan kepercayaan kepada saya hamil di usia 43 tahun. Deg degan mengetahui fakta, ibu meninggal di Indonesia masih tergolong tinggi. Jadilah, Perasaan nano nano banget deh.

Yah ga nyangka banget emak emak tuwir eh hamil lagi. Jadi ceritany suami saya yang memang kekeuh pengen punya anak banyak. Anak saya udah banyak sih. Ada 5 orang anak yang lucu dan menggemaskan melengkapi keluarga kecil saya. Perempuan 4 dan lelaki 1 orang. Nah suamiku kekeuh pengen punya anak laki laki satu lagi aja.
"Buat temen si Abang" begitu katanya.

Demi menyenangkan hatinya, saya sih sebagai istri manut aja. Lagi pula memang saya ga pake KB apa apa. Cuma disiplin aja suami yang pakai "sarung". Setelah anak kelima selesai masa penyapihan saya dan suami benar benar terjun bebas. Demi promil anak ke enam hehhe

Ditunggu hingga si bungsu berusia 5 tahun, ga juga hamil. Saya sudah menyerah. Pasrah. Apalagi pas tahun 2016 kami harus kembali ke Indonesia setelah masa kerja suami di Malaysia selesai. Saya sudah tidak memikirkan promil lagi. Sudah sibuk dengan packing pindahan dari Malaysia ke Indonesia. Capek banget! Kebayang kan. Dari dua koper jadi 10 koper hahaha belum buangin barang yang ga ada yang mau. Jualin barang, kayak kulkas, meja makan, tempat tidur dll barang barang yang ga mungkin dibawa ke Indonesia. Dan akhirnya tanggal 2 Mei 2016 saya dan keluarga pulang ke Indonesia. Senang dan sedih campur jadi satu. Ya gitu deh. Pasti kan ada perjumpaan pasti ada perpisahan. Heuheu 

Pulang ke Bogor, mulai kerasa capeknya. Puncaknya saat puasa bulan Ramadhan tahun lalu. Kok saya mual dan cepat capek. Padahal biasanya enggak. Saya curiga magh. Tapi saya kan ga punya penyakit magh. Saya mencoba bersabar. Semoga mualnya hanya adaptasi puasa di Bogor saja hehehe lebay banget mak ...

Ditunggu .. Lho kok tidak sembuh juga. Masih mual dan puyeng. Lho kok haidh ga kunjunh datang. Akhirnya saya coba cek urin sendiri. Penasaran juga sih. Ini kenapa? Eh ternyata garis dua. Oalahh ... Ga ditunggu malah hamil. Inilah mungkin yang namanya pasrah. Berserah diri atas segala kehendak Allah. Siapa yang paling bahagia mendengar kabar kehamilan saya? Suami hehhe anak anak yang nomor 3 sampai yang bungsu sih welcome banget. Yang nomor 1 dan 2, komentarnya. NO! 

Alhamdulillah ala kulli hal. Saya menikmati proses hamil di usia pertengahan ini. Iya usia pertengahan. Kan maksimal usia orang indonesia sekarang katanya 80 tahun ya. Nah usia pertengahannya tentu usia 40 tahun. Eh sstt ... Kalau pernah kaka saya bilang, dia udah dimasukin dalam daftar lansia sebab berusia 45 tahun. Lha saya berarti masuk lansia dong ya xixixi

Alhamdulillah juga dalam keadaan hamil suami masih memperbolehkan saya beraktifitas. Yang paling berkesan itu boleh hadir dalam acaranya kemenag. Acara workshop jurnalistik dan potografi. Terus juga acara yang diadakan di jakarta. Acara mamypoko dan gathering penulis BIP. Alhamdulillah. Allah mudahkan kehamilan dan persalinanku saat itu. 
Aktifitasku selama hamil

Follow Us @tutiarien