May 24, 2017

# Kehamilan # Puasa Ramadhan

Tips Sehat Berpuasa Ramadhan Bagi Ibu Hamil

Bulan Ramadhan adalah bulan yang special bagi ummat Islam. Bulan di mana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup rapat-rapat. Bulan yang penuh dengan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Semua berlomba-lomba dalam menjalankan kewajiban berpuasa ini. Karena ingin memberikan amal yang terbaik bagi Allah SWT. Karena puasa Ramadhan, adalah puasa untuk Allah. 
Seperti sabda Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu: Saya mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : “Setiap amal anak Adam baginya selain puasa, puasa itu bagiKu dan Aku membalasnya”.
Setelah membaca hadits di atas tentu semua ingin berlomba lomba dalam menjalankan kewajiban berpuasa Ramadhan kan? 
Inilah yang menjadi motivasi seluruh ummat Islam di dunia ini menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan adalah puasa untuk Allah. Dan balasan yang akan diberikan pun amatlah besar. Yaitu, diampuninya dosa saat ini dan yang telah lalu.
Tak terkecuali, tentu ibu hamil pun ingin berlomba-lomba dalam memenuhi kewajibannya berpuasa di bulan suci Ramadhan, kan. 
Tapi, apakah mungkin? Dalam keadaan hamil kuat menunaikan kewajiban berpuasa Ramadhan?
Alhamdulillah, pengalaman saya tahun lalu saya bisa berpuasa Ramadhan sebulan full dalam keadaan hamil muda. Waktu awal puasa, saya memang tidak tahu saya sedang hamil (lagi). Lha usia sudah kepala 4, sudah merasa tidak subur lagi. Saat itu saya merasa engga enak badan. Mual terus terusan. Bukan hanya morning tapi siang dan malam terus saja saya merasa mual. Saya fikir mungkin saya magh atau asam lambung naik sebab puasa. Tapi kepala kleyengan dll dll deh.
Saya coba istirahat dan memperbanyak istighfar. Kan sakitnya kita bisa menggugurkan dosa jika bersabar. Mungkin juga efek mau haidh. Eh ditunggu, kok engga haidh juga ... Jangan-jangan. Meski takut kuciwa, saya akhirnya tes urine. Eh lhah ... Alhamdulillah hamil lagi. Berkah di bulan Ramadhan ❤

Ya Allah, rejeki tak disangka. Pengen hamil, ga hamil hamil. Dah pasrah, alhamdulillah Allah kasih amanah lagi bayi yang keenam. Dan alhamdulillah Baby Sakina (sekarang sudah 3 bulan usianya) dibawa puasa lahir dengan sehat. InsyaAllah kalau yakin pasti bisa melewati puasa Ramadhan. Lihat kondisi ya Mommies. Kalau merasa kuat puasa, kalau tidak juga Allah memberikan ruksyah atau keringanan untuk bumil dan busui.
Nah, kembali lagi ke masalah boleh tidaknya bumil dan busui berpuasa, menurut dr. Siti Esah Bahari, tidak perlu risau. Selama ibu dan janin yang dikandungan sehat, bumil boleh berpuasa. Menurutnya, untuk mengetahui kesehatan diri dan janin sehat atau tidak, disarankan ibu hamil memeriksakan diri ke dokter. Agar yakin, bahwa tidak ada masalah kesehatan yang dapat mengganggu kesehatan pribadi dan tentu saja janin yang sedang dikandung.
Jika bumil  mengalami morning sickness atau muntah yang berlebihan, disarankan tidak berpuasa.  Apalagi jika diketahui mengalami pendarahan ketika berpuasa, bayi dalam kandungan tidak bergerak, penglihatan kabur, kekurangan zat gula (hyperglacemia), ibu hamil harus segera berbuka puasa. InsyaAllah puasanya bisa diganti nanti setelah melahirkan atau saat kondisi kesehatan telah stabil.
Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama menjalankan ibadah puasa, harus lebih ketat lagi menjadi makanan yang dikonsumsi. Agar tubuh ibu bugar dan janin sehat. Ibu hamil selama berpuasa juga jangan terlalu banyak aktifitas apalagi melakukan pekerjaan berat. Istirahatlah yang cukup agar tubuh rileks.
Berikut ini saran makanan yang akan memberikan tenaga bagi ibu hamil selama berpuasa.
1.Makanlah sebanyak tiga kali selama bulan puasa, saat sahur, berbuka dan waktu di antara berbuka dan sahur.
2.Makan makanan yang mengandung serat tinggi seperti beras merah, roti whole grain, buah-buahan seperti kurma dan pisang.
3.Hindari minum teh ketika sahur, karena akan membuat tubuh kekurangan cairan (dehidrasi).
4.Ketika berbuka, makan tiga buah kurma atau minum jus kurma. Kurma mengandung gula alami. Ini akan membuat kadar gula di dalam darah menjadi normal.
5.Setelah itu bumil minum susu atau yogurt rendah lemak dan makan sup.
6. Jika dilanjutkan makan, makanlah makanan dengan gizi seimbang. Misalnya menu yang terdiri dari daging ayam, nasi dan sayuran.
7.Hindari makanan yang berlemak tinggi agar tidak terjadi penambahan berat badan yang berlebihan.
8.Hindari penambahan garam dan gula yang berlebihan.
9.Minumlah banyak air putih dan hindari minum kopi, teh, minuman isotonic dan air soda.
10. Minum suplemen jika diperlukan. 
Nah bumil, demikianlah sekelumit saran sehat dari seorang dokter yang artikelnya saya baca di sebuah majalah parenting Malaysia. Luruskan niat, hanya untuk mencari ridlo Allah, dan berdoalah semoga Allah menjaga dan melindungi ibu dan janin yang sedang dikandung agar sehat selalu dan bisa beribadah puasa dengan baik. Semoga anak yang sedang dikandung menjadi seorang mujahidah sholihat yang taat kepada Allah SWT. Happy fasting!

Artikel ini pernah dimuat di http://www.ummi-online.com/inilah-beberapa-makanan-untuk-memperlancar-puasa-ibu-hamil.html ditulis ulang dengan penambahan. 

16 comments:

  1. Mantap nih tipsnya cocok banget.

    ReplyDelete
  2. Wah makasih bgt tipsnya teh. InsyaAllah dipraktekkan:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama ... moga dimudahkan kehamilannya saat Ramadhan ya neng :-)

      Delete
  3. Jadi ingat waktu hamil eh lahiran pas puasa. Gak kuat full puasanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya malah sekarang lagi haidh nih, kirain bisa puasa full lagi, ternyata bocor heheh padahal bulan kemarin aku ga haidh lho .. heuheu

      Delete
  4. Sehat selalu dan lancar puasanya ya Bu, kalo saya gak puasa dulu soalnya masih nifas dan menyusui^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, terimakasih mbak Sandra. Selamat atas kelahiran babynya ya mbak. semoga mbak juga sehat selalu :)

      Delete
  5. Noted.. nyimpen buat saya kalau hamil nanti.. mksh Mb Sri...😉

    ReplyDelete
  6. waktu aku hamil mas ghazy juga diajak puasa, alhamdulillah kuat, mba.
    noted banget buat next hamil, hihihi...
    thanks infonya, mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Intinya sih berserah diri. InsyaAllah pasti dikuatkan.

      Sama sama bunda ghazi ;)

      Delete
    2. Alhamdulillah. Intinya sih berserah diri. InsyaAllah pasti dikuatkan.

      Sama sama bunda ghazi ;)

      Delete
  7. Makasih tipsnya, mbak. Saya tahun kemarin juga alhamdulillah tetap puasa walau sedang hamil

    ReplyDelete

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @ceritaummi

Follow Us @tutiarien