July 31, 2018

Asyiknya Merakit Sendiri Gundam 00 Divers dan Haropla Diva Red

July 31, 2018 13 Comments

Jadi anak-anak itu menyenangkan ya. Tanpa beban dan tanpa keluh kesah, yang ada adalah bahagiaa terus. Ingat banget dulu, masa kanak-kanak, duduk di bangku TK suka menonton acaranya Ibu Kasur, ada lagu yang sampai detik ini saya ingat.

Taman yang paling indah, hanya taman kami. Taman yang paling indah, hanya taman kami. Tempat bermain, berteman banyak. Itulah taman kami, taman kanak-kanak.

Iya, dunia anak-anak itu dunia bermain. Alhamdulillah masa kecil saya puas banget main. Sebab dulu tahun 80-90 anak-anak belum terpapar gadget ya. Mainnya, ya main masak-masakan pake sayuran pohon-pohon di sekitar rumah, bumbu pecelnya dari tanah hihihi baca buku di rumah pohon, sambil makan jambu hahha akhirnya dimarahin sama Aki, sebab takut jatoh katanya. Mandi di kali sambil nyari tutut sawah. Dan jualan ((beneran jualan lho)) saya dan geng rumah saya, jualan empek-empek dan rujak buah, demi untuk bisa berenang heuheu ah .. seneng banget deh, apalagi waktu kecil banyak banget permainan yang bisa dimainkan kolosal, bersama-sama barengan gitu. Seperti main karet, main cing benteng, dampu, gala-asin, main ular naga dan main layang-layang. Puassss .. banget!

Saya pernah mendengar, dari seorang konselor tumbuh kembang anak, bahwa dunia anak-anak adalah dunia kreatifitas, dunia yang membutuhkan ruang gerak, ruang berfikir dan ruang emosional. Jika ketiga hal ini tercukupi sejak dini, maka insyaAllah dia akan sehat lahir dan batinnya. Sebab apa? Anak-anak itu fitrahnya suka bertanya, keinginan tahunya tinggi dan kreatif. Jika dia tidak mendapatkan jawaban dari orangtuanya, maka dia akan mencari tahu sendiri, beresperimen sendiri. 

Oleh karena itu, sebagai orang tua kita harus senantiasa memberikan keluasan dalam kreatifitas mereka, memberi ruang gerak untuk bermain dan menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan yang tentu saja, pasti ada aja dan kadang mengezutkan heuheu yah gitu deh, everyday saya juga menghadapi pertanyaan dari 5 orang anak (saki belum diitung) tapi kalau nungguin dia main, yah jadi genap 6 orang. Baby Saki juga sekarang kalau pintu dibuka, dia mah langsung kabur aja keluar gak pake alas kaki dan nunjuk-nunjuk kolam ikan, udah kuatir kecebur. Kata kakak-kakaknya, Saki mah lucu, kucing ingin masuk ke rumah, dede Saki malah pengen keluar hahha

Bicara soal kreatifitas, menurut referensi yang saya baca, kreatifitas anak-anak bisa digali dengan cara mendengarkan dongeng, tebak kata, tebak hurup, menggambar, memainkan alat musik, permainan balok atau brick, olahraga, permainan tradisional, permainan game di komputer, anak sekarang mungkin main game di gadget ya (tetap boleh asalkan didampingi oleh anak-anak, kuatir kan terpapar permainan yang menjurus ke kekerasan dan pornografi .. amit-amit naudzubillah).

Setiap anak, tentu memiliki gaya sendiri dalam menuangkan kreatifitasnya. Begitu juga dengan anak-anak saya. Pada dasarnya 3 anak perempuan saya suka menggambar. Saya biarkan mereka menggambar sesuai dengan potensi mereka. Ada yang menceritakan diri sendiri dan keluarga (berupa komik), ada yang menghayal membuat cerita sendiri (insyaAllah mau saya kirim ke penerbit kalau sudah banyak) dan ada yang sekadar iseng-iseng saja, menggambar karakter anime atau doodle. Kalau Syauqi, anak saya yang nomor tiga, dia lebih suka merakit. Sejak kecil, entah sudah berapa mainan motor-motoran, mobil-mobilan, jam dinding, jam tangan yang dia pereteli dan dirakit ulang, main bricks dengan tenaga surya bisa membuat robot-robotan sendiri dan segala macam permainan yang membutuhkan ketelitian.

Abang merakit robot dengan tenaga surya (doc pri)

Robot tenaga surya rakitan si abang (docpri)
Nah, beberapa waktu lalu, saya membawa sebuah permainan dari Jepang. Bukan ... bukan sebab saya pergi ke Jepang lagi, tapi saya datang ke MOI dalam rangka launching sebuah acara yang keren banget, Gunpla Expo 2018 di Mall of Indonesia Jakarta.  Gunpla Expo ini dibuka sejak tanggal 20 Juli hingga 5 Agustus 2018. Di sana selain dipamerkan ratusan karakter Gundam dan Haropla made in Japan (aseliii), juga pengunjung bisa membelinya langsung. Menyesal saya tidak mengajak putra saya itu, padahal dia hari Sabtu libur. Kuatir kecapekan sih sebab ternyata jalan ke MOI itu jauh banget heuheu 

Anak saya pernah memiliki gundam, tapi yang sudah dirakit sama orang yang ngasihnya. Besar juga ukurannya sekitar 25 cm-an. Nah, kalau gundam yang saya oleh-olehi ini ukurannya lebih lecil, sekitar 15 cm, Gundam 00 Divers. Meskipun kecil tapi si abang antusias, karena dia bisa merakitnya sendiri. Asyik banget keliatannya dia. Dalam waktu 3 jam dia bisa menyelesaikan sebuah gundam untuk pertama kalinya. Dan .. minta dibelikan lagi yang lain hahhaa waduhh ... siap-siap dompet kempes!

Abang dan Gundam oo divers

Adiknya juga mendapat Haropla Diva Red, dia merakit dalam waktu 30 menit saja, sebab haropla lebih sederhana dan lebih sedikit elemennya.

Haropla Diva Red

Bahagia banget ketika melihat anak-anak bahagia dengan hasil karya kreastifitas mereka. Event Gunpla Expo ini memang diperuntukan bagi penggemar Gundam dan Haropla juga sebagai ajang mengasah kreatifitas anak-anak. 

Si abang Syauqi juga mengakui sendiri bahwa ketika dia merakit Gundam, dia berusaha memecahkan problem solving sendiri. Mencuatkan kreatifitas dan pantang menyerah. "Hebat, kan, Umi. Abang bisa merakit sendiri. Abang jadi kreatif!" katanya sambil memperlihatkan hasil karyanya. "Boleh beli lagi?" dia mengambil katalog Gundam hihihii ((umi rolling eyes hihihi)

Gundam oo Divers (doc.pri)

Gunpla Expo 2018

Apa sih Gunpla Expo itu? Gunpla Expo itu adalah event tahunan berskala internasional. Selain Indonesia, Gunpla Expo pernah diselenggarakan juga di negara asia lainnya seperti Malaysia, Thailand, Philipina, Singapura, Malaysia dan Taiwan. 

Di Indonesia event ini diselenggarakan oleh Multi Toys & Games dengan tujuan mengakomodasi peminat Gundam di Indonesia yang semakin banyak dan mengenalkan permainan Gundam kepada masyarakat Indonesia. Gundam ini karakter dilm anime buatan Jepang yang diproduksi oleh Bandai Jepang.

Hayoo .. saya yang mana ya? (dokumen dari mbak Kiki)
Keberhasilan acara ini tentu saja atas dukungan masyarakat Indonesia dan kerjasama yang apik antara Multi Toys, Bapak Yohanes, Bandai Jepang, hadir bapak Tomizawa dari Bandai Jepang langsung dan Mall of Indonesia, diwakili oleh Ibu Refina. Dalam launching Gunpla Expo 2018, pada tanggal 21 Juli 2018, hadir artis yang sekarang sudah menjadi seorang bapak, Marcellino dan Derby Romero, bapak Tomizawa dari Gundam, bapak Yohanes dari Multi Toys dan mbak Refina dari MOI. Acara ini juga didukung oleh Tokopedia, sebagai reatail online. Jadi kalau Mam mau membeli sebuah karakter Gundam atau Haropla bisa melihat-lihat dulu di Tokopedia. Harganya sama kok dengan yang di MOI.

Segala macam karakter tersedia
Acara ini dimeriahkan dengan display ribuan karakter anime Gundam dan Haropla, Cosplay, press conference, caravan sesion dengan mengundang 3 sekolah dasar di Jakarta (anak anak merakit gundam di tempat), GBD Haropla competion dann ada lucky wheel dengan grand price jalan-jalan ke Jepang. Wuih .. asyik banget ya, sayangnya saya harus segera pulang waktu itu, jadi enggak dipoto bareng sama cosplay atau ikutan haropla competion. Tapi saya dipoto juga dong dengan Gundam yang besuar banget, ukurannya 3 Meter. Asyik!

Saya di depan Gundam 3 Meter
Buat yang mau ke MOI bisa naik KRL naik arah Stasiun Senen turun di Sentiong. Lalu lanjut naik ojol ke MOI. Pulangnya bisa naik Transjakarta ke arah stasiun Kota. Untuk akses TJ, dari MOI lobby 1, jalan keluar, lalu jalan ke arah kanan MOI ke arah sungai di dekat MOI, menyebrang di jembatan dan naik tangga menuju TJ yang ke arah stasiun Kota. Selamat berpetualang!

July 21, 2018

Film 22 Menit Raih 150 Ribu Penonton di Hari Pertama

July 21, 2018 17 Comments

Hai Mam, jumpa lagi dong dengan saya. Alhamdulillah saya sehat wal afiat, anak aaak juga sudah mulai sibuk sekolah, emaknya tinggal merayakan hari hari me time (((me time))) setelah heboh persiapan masuk sekolah. Gimana Mam cerita hari pertama anak anak? Penuh drama? Sama dong. Tosss!

Ngomongin me time, hari Senin, tanggal 16 Juli lalu, pas hari pertama anak anak sekolah, saya malah hadir dalam screening film dan ikutan press Conference Film 22 Menit. Anak anakku juga ridlo sih emaknya jalan ke Jakarta, gitu juga sama ayahnya anak anak. Saki malah dijagain sama kakak kakaknya yang masuk sekolah hari Selasa. Jadi aman. Alhamdulillah, anak anak ngertiin emaknya banget hehehe

It's me!

Film 22 Menit ini film fiksi yang terinspirasi dari kejadian teror bom Thamrin pada tanggal 14 Januari 2016. Pas kejadian, waktu itu saya masih tinggal di Malaysia. Lumayan tegang juga mengikuti berita lewat berita online. Dan alhamdulilah, polisi saat itu bersama tim anti huru haranya bisa mengatasi dengan baik. 

Nah, dibuatlah film fiksi ini bukan sebagai film dokumenter sih, tapi film fiksi laga atau eksyen yang mempertontonkan kehebatan aparat keamanan Indonesia, dalam hal ini polri dalam.menumpas kejahatan teroris. Film ini mengangkat sisi humanisme dari segala sisi, baik anggota kepolisian dan juga korban. Tidak ada unsur politis, tidak ada simbol agama tertentu ataupun ideologi tertentu. Murni mengangkat sisi humanisme. Seperti Ardi, polisi pemeran utama yang juga sebagai ayah, firman seorang polisi pengatur lalu lintas yang sebentar lagi menikah, Anas seorang adik yang sayang keluarga terpaksa menjadi korban dan lain lain. Sedih, sesak, kesel kenapa harus terjadi teror semacam itu jadi satu saat nonton pertama kali. Ya, saya jadi penonton pertama film ini bersama teman teman media dan blogger yang lainnya.

Foto bareng Crew film, sutradara, pemain film dan produser (doc.pri)

Dan Film 22 Menit yang memasang Ario Bayu sebagai pemeran utama ini nampaknya menarik perhatian masyarakat. Pasalnya di hari pertama tayang, pada 19 Juli kemarin, film ini sudah ditonton oleh lebih dari 150 ribu penonton di seluruh Indonesia. 

Karya terbaru sutradara Eugene Panji dan Myrna Paramita dari Buttonijo Films dan Bank Rakyat Indonesia ini mengangkat tentang keberanian warga ibukota dan kesigapan aparat kepolisian dalam mengatasi serangan teroris yang terjadi di kawasan Thamrin, Jakarta, pada bulan Januari 2016 silam.

Ario Bayu, berperan sebagai Ardi, anggota pasukan anti terorisme kepolisian yang mempertaruhkan nyawanya demi mengamankan ibukota dari ledakan bom tersebut. Berkat kesigapan tim dan juga bantuan dari seorang polisi lalu lintas bernama Firman (Ade Firman Hakim), pelaku serangan bom bisa diamankan dalam waktu 22 menit. Peristiwa berakhir dengan singkat, tapi insiden mematikan tersebut mengubah hidup orang banyak untuk selamanya. Selain cerita tentang Ardi dan Firman, “22 Menit” juga menghadirkan sudut pandang mereka yang ikut terjebak di dalam situasi mencekam.

Beberapa di antaranya adalah office boy bernama Anas (Ence Bagus), dua karyawati bernama Dessy (Ardina Rasti) dan Mitha (Hana Malasan), serta Shinta (Taskya Namya) yang merupakan kekasih Firman. “Kami berharap film ini bisa menjadi pembelajaran soal anti terorisme di Indonesia. Kita sebagai warga sipil juga bisa punya andil untuk membantu tugas mereka dengan cara waspada dan senantiasa berani melapor,” ungkap Lexy Mere selaku Produser dari film ini.

“Bank Rakyat Indonesia turut senang dan bangga dapat menjadi bagian dari film 22 Menit yang tidak hanya menghadirkan kualitas hiburan yang menjanjikan dan
bertutur secara jujur, tetapi juga menunjukkan secara nyata kualitas teknologi dan pasukan yang dimiliki Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan bangsa ini. 

Hal tersebut secara psikologis mampu memberikan ketenangan tersendiri kepada masyarakat, sehingga dapat dikatakan bahwa film ’22 Menit’ memiliki pesan positif terhadap persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Film 22 Menit, masih tayang dan dapat ditonton di seluruh jaringan bioskop di Indonesia, Mam. Meskipun Film 22 Menit ini di cek list bisa ditonton dari usia 13+ tapi menurut saya sih, baiknya anak anak menonton sambil didampingi orang dewasa, ayah bundanya atau gurunya. Agar tidak terjadi salah persepsi dan tentu saja tidak menimbulkan ketakutan atau trauma atas kejadian di film itu. Lumayan juga ada scene yang didramatisir, berdarah darah, kaki tinggal sepotong dan darah bercucuran. Malah ada yang ditembak di kepala segala. Jadi be wise Mom. 

Oke, Mam, kalau jadi nonton, kabari saya ya, boleh kok cerita di kolom komentar biar kita bisa ngobrolin film ini. 

July 11, 2018

Kenali Cabang Olahraga Terbaru dan Harga Merchandise Asian Games Bukalapak

July 11, 2018 8 Comments


Hai, Mam! Apa kabar? 

Ngikutin berita enggak Mam? Tau dong Asean Games?! Itu, lo, Mam, ajang olahraga regional Asia, tahun 2018 ini Asian Games akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Selain itu didukung tuan rumah Jawa Barat dan Banten. 

Nantinya,  dalam perhelatan olahraga regional Asia yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2018 ini akan  menampilkan sebanyak 40 cabang olahraga,  dengan rincian 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade. 

Dulu, saya juga paling semangat banget nonton Asian Games lewat televisi. Dan sekarang juga mulai banyak yang menjual merchandise Asean Games. 

Semaraknya Asian Games membuat terjalinnya kerjasama antar situs online untuk merchandise. Salah satu yang saya temukan adalah di situs Bukalapak. Merchandise Asian Games Bukalapak merupakan salah satu situs yang turut menyediakan dan memfasilitasi kebutuhan supporter Indonesia.

Bukalapak juga merupakan salah satu situs belanja online terpercaya di Indonesia dengan penjualan terbanyak dan terpercaya. Bukalapak hadir dengan berbagai voucher, promo dan diskon menarik untuk menarik pembelinya. 

Terlepas dari itu semua, kenali dulu, yuk, beberapa cabang olahraga Asian Games 2018 terbaru,  di antaranya:

  • Rollersport, merupakan cabang yang terdiri dari skateboarding dan roller skate. Olahraga tergolon dinamis karena kebanyakan penggemarnya adalah anak muda.
  • Bridge, cabang olahraga yang mirip catur dan dimainkan berpasangan dan media yang digunakan adalah kartu remi.
  • Basket 3x3, berbeda dengan basket reguler, olahraga ini memiliki total 6 pemain dan lapangan yang digunakan tidak full dan hanya setengah lapangan saja.
  • Jet ski, salah satu cabang olahraga yang paling familiar dan venue yang ditunjuk adalah Pantai Indah Ancol.
  • Pencak silat, merupakan salah satu seni bela diri dari Indonesia dengan kepandaian menangkis, menyerang dan membela diri tanpa senjata.

Selain cabang olahraga di atas, ada juga cabang olahraga semacam bela diri, seperti;

1. Jiu Jitsu, yaitu cabang olahraga yang merupakan seni bela diri yang cukup ekstrim seperti gulat, serangan keras, gigit, mengunci sendi dan berfokus menjatuhkan musuh. 

2. Sambo, yaitu cabang olahraga yang merupakan perpaduan antara berbagai macam gaya seni bela diri yang ada di dunia. 

3. Kurash dari Uzbekistan juga akan turut dipertandingkan dalam Asian Games 2018. 

Cabang olahraga lainnya adalah Paralayang yang membuat peserta terjun bebas dan turun pada satu titik yang sudah ditentukan dengan modal parasut. Dan cabang terakhir adalah panjat tebing yang identik dengan alam bebas dengan memanjat hingga mencapai puncak.

Merchandise Asian Games Bukalapak tersedia dalam berbagai bentuk baik itu baju, aksesoris, pajangan dan lainnya yang bermanfaat. Perlu diketahui beberapa cabang olahraga yang menjadi andalan Indonesia di antaranya:

  • Bulu tangkis, semenjak tahun 1962 cabang ini selalu menjadi langganan menyumbang banyak medali. Pada Asian Games 2014 meraih dua medali emas dan tahun 2018 Indonesia menargetkan bulu tangkis untuk 4 medali emas.
  • Akuatik, cabang ini tercacat juga banyak menyumbang medali. Perolehan terbanyak mencapai 25 buah medali dan membuat akuatik dijuluki penyumbang medali terbanyak.
  • Karate, pada track record prestasi terakhir di SEA Games 2017 cabang ini meraih 3 emas, 3 perak dan 7 perunggu.
  • Tenis lapangan, pada era tahun 90-an cabang ini merengkuh berbagai gelar dalam beberapa tahun setelahnya dan menjadi cabang yang selalu menyumbang medali.

Nah, Mam, saya bisikin ya, Merchandise yang dijual di Bukalapak memiliki kualitas yang baik dan harga yang terjangkau, sebab konon Bukalapak adalah situs belanja online termurah. 

Merchandise Asian Games Bukalapak sudah resmi dan tidak hanya menjual produk merchandisenya saja, tetapi pengguna Bukalapak juga akan mendapatkan informasi-informasi terkait profil lengkap atlet Indonesia yang akan berlaga di Asean Games 2018.

Merchandise yang tersedia di Bukalapak seperti maskot, jersey timnas, balon tepuk, terompet, kaos Asian Games, dan bendera Indonesia akan menyemarakkan lapangan GBK Jakarta dan Palembang. Lengkap banget ya. Kisaran harganya juga terjangkau, Mam. Harga T-shirtnya sekitar 70 ribu rupiah saja.

Jadi, gimana, Mam? siap berburu merchandise di Bukalapak untuk menyemarakkan Asean Games 2018? Hayuklah, saya temani, hehehe.

July 05, 2018

Masakan Rumah Ala So Good: Chicken Kare Rice

July 05, 2018 28 Comments

Hai Mam, I'm back!

Duh, beberapa hari ini, perhatian saya banyak tersita banget dengan PPDB anak. Iya, alhamdulilah si Abang kemarin lulus SD dengan nilai ujian di luar prediksi saya, dan sekarang bersiap daftar ke SMP. 

Beberapa hari ini bolak balik ke sekolah untuk mengurus kelengkapan surat surat  pendaftaran  agar pas waktunya daftar sudah siap semua. Fiuhh .. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. Moga pas PPDB juga lancar. Aamiin.

Oiya Mam, selamat ya untuk putra putrinya yang sudah diterima di SD, SMP, SMA dan PTN yang diidamkan. Semoga sukses dan berkah ya. Tolong doakan anak saya juga. Aamiin. 

Nah, saat rempong begini, kadang saya jadi lupa makan, akibatnya kepala keleyengan, lemes, alhamdulilah gak sampai sakit maag sih. Untuk menaikan nafsu makan, saya coba dengan memanjakan diri saya dengan memasak makanan yang udah lama banget saya inginkan. Anak anak juga sudah request dari sejak lama sih. Pengen makan Chicken Kare Raisu (Chicken Kare Rice).

Saya pernah cerita ya, saya dan anak anak saya ini rada rada Japanese Minded gitu heuheu ya, gara gara pernah tinggal di Jepang, kayaknya memori Jepang itu termasuk kulinernya masih terus menempel indah diingatan. Chicken Kare Raisu ini makanan favorit banget orang orang Jepang. Mereka itu kan ga suka pedas ya, maksudnya masakan yang spicy itu kurang suka deh. Tapi kekecualian untuk chicken kare Raisu ini. 

Chicken Kare Rice, oishii desu!

Tentu saja, masakan yang berasal dari India ini dimodifikasi ya oleh mereka, sesuai lidah mereka. Malah di supermarket sana sudah ada block block bumbu chicken kare Raisu yang instan. Tinggal Cemplung. Cuma ya gitu deh, harus hati hati banget baca ingridient nya. Kuatir ada buta nikunya, daging babi. Alhamdulillah, waktu di sana saya pernah juga buat produk yang aman dan emang enak!

Akhirnya, demi untuk makan Chicken Kare Raisu, sepulang dari perpisahan si Abang, yang kebetulan diadakan di dekat pusat perbelanjaan di Bogor, saya dan anak anak belanja. 

Anak anak bersemangat sekali ketika saya bilang mau buat Chicken Kare Raisu. Mereka mengambilkan wortel, kentang. Saya mencari bumbu kare yang sudah digiling, pass banget ada yang sudah dibungkusin untuk memasak setengah kilo daging. Bumbu campur kare yang dari penampakannya dah warna warni. Ada kemiri, kunyit, bumbu kare dll. Wanginya juga hmm .. bikin terbit air liur. Padahal belum dimasak. Itulah bumbu kare, emang spesial. Lalu saya pilih Chicken Cuts Spicy So Good.

Kenapa saya memilih Chicken Cuts So Good bukannya ayam potong sekiloan gitu. Saya memilih Chicken Cuts So Good sebab ayamnya sudah dimarinet atau sudah direndam bumbu. Jadi saya gak susah lagi membumbui sebelum dimasak. Karena bumbunya sudah meresap banget ke dalam daging. Daging ayam siap dimasak apa saja. Bisa digoreng atau diolah lagi menjadi masakan yang lain. Praktis! Untuk mengetahui produk lain So Good, Mam bisa klik ke website So Good.

Chicken Cuts So Good Spicy

Memasak Chicken Kare Raisu ini mudah banget Mam. Saya juga heran, anak anak ini suka banget makan Chicken kare Raisu. Sekali masak langsung laris manis hihihi

Dan saya pun bahagia dong, akhirnya tercapai juga makan Chicken kare Raisu. Warning ya Mam, saya tidak bertanggungjawab jika Mam Tidak bisa berhenti makan hihihi abaikan timbangan sementara.

Mam, chicken kare Raisu ini meski terinspirasi dari Jepang, saya masak dengan menyatukan dua kebudayaan. Jepang dan Indonesia. Ya, sebenernya di Indonesia juga kan ada ya kari ayam. Nah, kare ayam yang saya masak ini adalah perpaduan antara masakan Jepang dan masakan Indonesia.

Sok atuh mangga, ini dia resepnya.

Bahan:
1 bungkus Chicken Cuts So Good 400 gr
Bumbu kare satu bungkus (saya sisihkan cabe merahnya, gak dipake)
Wortel 
Kentang
2 sendok makan tepung terigu (cairkan dengan air)
1 liter air 
2 lembar daun jeruk

Bahan bahan chicken kare rice 
Cara mengolah:
1. Tumis bumbu dengan sedikit minyak. Tumis hingga harum. 
2. Masukan chicken cuts So Good, potongan kentang dan potongan wortel. Aduk rata.

Potongan wortel dan kentang
3. Masukan air hingga ayam dan sayuran tenggelam. Masak hingga ayam, wortel dan kentang empuk.
4. Sebelum diangkat, kecilkan api dan masukan terigu yang diencerkan dengan air, aduk hingga rata.
5. Tes rasa, kalau saya tidak ditambah gula dan garam lagi, sebab sudah cukup rasanya dari Chicken Cuts So Good yang sudah berbumbu. 
6. Matikan kompor, angkat Chicken Kare Raisu. Sajikan dengan nasi hangat. 

Chicken Kare Raisu (rice) pun dekiagari!

Tips dari saya:
1. Sebelum dimasak, keluarkan Chicken Cuts So Good dari dalam freezer dan diamkan hingga cair. Dengan cara ini bumbu rendaman dari chicken cuts ini akan semakin kuat tercium dan kita bisa merasakan keharuman bumbu rendaman chicken cuts ini.
2. Untuk membuat kare Raisu, pergunakan wortel yang ukuran besar dan berwarna merah. Sebab rasanya lebih manis dan akan menambah cita rasa kare raisu yang kita masak.
3. Untuk terigu yang dicairkan, sesuaikan dengan ukuran air dalam masakan. Jadi masukan sedikit sedikit sambil diaduk rata, kalau sudah dirasa kekentalannya sudah cukup jangan dituang semua.

Selamat makan!
Oke Mam, itu dia resep Chicken Kare Raisu ala rumah saya. Alhamdulillah makan Chicken kare Raisu ini terobati sudah kekangenan kami pada masakan Jepang. Alhamdulillah bisa memotong budget makan di luar. Kebayang banget makan rombongan dengan anak anak yang banyak gini hahaha abis lebaran emak kekeup dompet! Dananya buat biaya anak anak ntar masuk sekolah aja. 

Baik Mam, selamat mencoba, ya! (Pede banget ada yang bakal mencoba bikin di rumah hihi). Mam kalau ada yang pernah buat chicken kare Raisu juga boleh dong share pengalamannya. Makasih, ya, Mam!






July 01, 2018

Suka Suka Mengantarkan Anak Menjadi Hafidzah

July 01, 2018 34 Comments

Alhamdulillah, syukurku pada Allah atas pencapaian kakak (putri sulungku) dalam menyelesaikan masa belajarnya di Akademi Huffadz GEMMA Bogor.  Alhamdulillah kemarin, Sabtu 30 Juni 2018, putriku di Wisuda bersama 15 santri Ikhwan dan 23 santriwati akhwat menerima ijazah sebagai penghafal Al Qur'an. Sebuah ijazah yang diperjuangkannya selama satu tahun. Suka suka dalam pengorbanannya, jauh dari orangtuanya dan adik adiknya. Alhamdulillah ini adalah hadiah terindah untuk ummi dan Abinya.

Saya dan kakak. 
Adalah Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim. Bacalah dengan hatimu “Siapa yang membaca Al-Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Quran.”

Sungguh ini adalah karunia terbesar yang Allah berikan kepada saya dan keluarga. Setelah di awali dengan hal hal yang mencemaskan terutama pendidikan si kakak. Allah tunjukan kepada saya dan kakak jalan yang harus ditempuh. Inilah jalan kakak, rejeki yang tak disangka sangka. Ini adalah takdir yang dipilih oleh Allah untuk kakak dan Alhamdulillah Kakak mau bersabar dalam penatnya menghafal Al Qur'an.

Saya jadi teringat, dulu, waktu kami baru kembali dari Malaysia. Tahun 2016 saya dan kakak mencari sekolah yang mau menerima kakak. Mencoba daftar ke Ummul Quro karena saya tahu, NEM kakak tidak cukup untuk masuk ke SMA negeri. Tapi sayang, kami kembali bulan Mei, saat itu pendaftaran sekolah swasta sudah ditutup dan tidak kursi untuk kakak. Saya tawarkan ke SMK, dia tidak suka jurusannya. Akhirnya saya mengalah dan bersepakat dengan kakak, tahun itu kakak tidak sekolah. Dan saya masukan kakak kursus bahasa Inggris di EF dekat rumah.

Selama 2 periode kakak mengikuti kelas bahasa Inggris di EF. Lalu tahun 2017, kami.mencoba lagi mengikuti PPDB. Sekarang tidak mengambil SMA tapi SMK, karena kakak suka banget pelajaran merias wajah. Dia otodidak melakukan perawatan diri dan merias. Karena saya pikir sekolah harus mengikuti bakat dan keinginan anak, saya pun mencoba mengikuti PPDB di SMK. Dan alhamduAlhamd, gak diterima. Ya itulah masalahnya di NuN. Nilainya kecil. Yah, kakak waktu di Malaysia sekolah di sekolah Malaysia, jadi beneran gak tau sama sekali pelajaran dengan bahasa Indonesia. Gagal paham dengan pertanyaan dalam bahasa Indonesia dan perbedaan bahasa yang membuat Nun kecil. Bahasa Inggris lumayan tapi kan gak termasuk dalam pelajaran yang menentukan besaran NuN. 


Sambil bermunajat pada Allah, saya mohon kepada Allah petunjuk dan minta dimudahkan dalam mendampingi kakak. Keputusan kami homeschooling. Kakak belajar di rumah sesuai bakat dan minat kakak. Meski saat itu uwanya sangat menghawatirkan kakak. Karena tidak sekolah di sekolah umum. Yah .. seperti halnya ibu ibu deh .. kasian katanya ga punya teman dan ga bisa sosialisasi. Dan menurut saya itu tidak benar. Jadi tantangan terberat banget saat itu dan kalau bertemu selalu menanyakan progres kakak terus heuheu

Saat itulah, saya membaca pengumuman dibukanya Akademi Huffaz Gemma (AHG). AHG ini baru berdiri tahun 2017. program akselerasi menghafal Al Qur'an 30 juz selama 1 tahun. Tadinya kakak menolak, meski dia sudah memiliki bekal 4 juz hafalan Al Qur'an (bawaan dari sekolah di Malaysia) ternyata dia tak pede. Takut tidak bisa selesai selama satu tahun. Pokoknya intinya si kakak menolak. 

Saya yakinkan dia, bahwa dia bisa. Dan insyaAllah Allah pasti mudahkan para penghafal Al Qur'an.

Seminggu sudah lewat kakak belum juga mengisi borang pendaftaran yang diprint sendiri. Belum merekam suara mengajinya juga. Jadi ada syarat calon santri mengaji surah yang ditentukan lalu direkam. Dan dikirimkan ke email panitia pendaftaran. Sampai jelang tenggat batas pengiriman baru dia membuat. Saya juga mengantar kakak pada sesi wawancara dan tes kecepatan menghafal Al Qur'an. 

Lumayan degdegan juga, sebab calon santriwati yang lain bisa menghafal satu halaman, kakak cuma setengah halaman. 
Sudah berusaha maksimal. Tinggal tawakal pada Allah. saya berdoa pada Allah, pasrah. Kalau rejeki kakak masuk akademi Huffaz pasti diterima.

Alhamdulillah akhirnya kakak diterima juga. Ini adalah pengalaman pertamanya mondok di pesantren Putri. Sebenernya si kakak sih sudah mulai tenang. Saya yang tidak tenang, sebab si kakak masih medok aja bahasa malaysia nya kuatir tidak bisa mengobrol dan beradaptasi dengan kawan kawannya. Alhamdulillah, ternyata yang saya khawatirkan tidak terjadi. Malahan kawan kawannya yang terbawa bahasa Malaysia hahaha sampai sekarang.

Kakak saat menerima ijazah
Ala Kulli hall. Saya sangat bahagia sekali. Semoga Allah mudahkan putri saya dalam.menjaga hafalannya karena menghafal itu mudah bagi yang sudah terbiasa menghafal Al Qur'an. Yang sulit itu adalah menjaganya agar tidak hilang. Kemudian hal yang tak mudah juga adalah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari. Mohon doanya ya mam semua untuk putri saya.

Semoga hafiz Hafizah dapat menjaga hafalan Al Qur'an dan Istiqomah dalam menjalankan mengaplikasikannya Al Qur'an dalam kehidupan sehari hari. Barakallahulakum. Selamat menjadi keluarga Allah 😍

Terima kasih kakak karena bersabar dalam menghafal Al Qur'an. Ini adalah hadiah untuk ummi dan Abi yang terindah. Jazakillah Khairan katsira kesayangan ummi 😍😍😍😭

InsyaAllah saya akan bercerita tentang pondok Akademi Huffaz Gemma ya. Nanti saya lanjutkan lagi. Terima kasih atas doa doanya. 

Follow Us @tutiarien