August 31, 2018

# gaya hidup # kesehatan

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?


Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.

"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.

Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.

"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."

Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!

"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?" 
"Aku? Aku bantu doa, aja weis! Sebab, aku sudah habis-habisan membantu dia. Bahkan utangnya yang dulu juga belum dibayar. Aku sengaja enggak bilang sama suamiku. Biarlah aku enggak bisa jajan, yang penting duit di dompet cukup untuk kebutuhan keluargaku, yah meski kudu diirit-irit."
"Lama-lama aku bisa stress, ketemu dia. Jadi aku diemin aja kalau dia mulai nyapa-nyapa lewat whatsapp." katanya dengan wajah kesal.

Temanku menutup pembicaraan dengan  masygul. Setelah itu dia pamit meninggalkan saya yang terus memikirkannya. Dari gelagatnya, teman saya pun stress! Jangan-jangan saya sekarang sedang stress juga gara-gara mendengar curhatannya. Duh ...

Benarkah stres pada ibu rumah tangga lebih tinggi dari ibu bekerja?

Dari curhatan teman saya itu, saya jadi bisa memahami, mengapa ibu rumah tangga gampang terhinggapi stress, atau bahkan jika dibiarkan stres tambah parah, malah bisa jadi berujung depresi. 

Hal ini bisa jadi disebabkan oleh, pertama: kemarahan yang tak tersalurkan atau ditahan.

Contohnya, kawan saya ingin marah, tapi mau marah kepada siapa? ke temannya yang butuh pertolongannya? Sementara dia ingin menolong kawannya keluar dari kesulitan tapi ternyata dia tidak mampu, sebab kawannya tidak merespon dengan baik apa yang menjadi harapan kawan saya itu. Jadi akhirnya kemarahan hanya bisa ditahan dan ditelan. Sakit di hati. Tidak bisa dikeluarkan, kecuali dengan -ya mungkin- curhat sore itu. Wallahu'alam ...

kesal, mau marah, sama siapa? (cewekbanget.id)
Belum lagi dia sendiri tentu punya masalah pribadi. Perasaan bersalah ketika dia membantu temannya dan menutupinya dari pandangan suaminya. Dengan cara mengirit pengeluaran sehingga dia harus berusaha memaksimalkan apa yang ada di dalam dompetnya untuk kebutuhan sehari-harinya.

Belum lagi mikirin pekerjaan rumahnya yang paling tidak, samalah dengan apa yang dikerjakan oleh seluruh ibu di dunia. 

Faktor kedua, bosan pada rutinitas pekerjaan rumah tangga. Tahu sendiri, kan, pekerjaan rumah tangga ini kelihatannya sepele, tapi sebenarnya butuh effort yang besar. Apalagi misalnya seperti saya, punya anak 6 orang.  Kagak ada berentinye!

Contoh: Membereskan ruang tamu. Anak-anak diminta bermain di kamar belakang. Beres ruang tamu. Ibu bahagia, home sweet home!

credit.hipwee.com
Pindah membereskan kamar depan. tak terasa 5 menit berjalan. Pekerjaan di kamar depan selesai. Ibu melewati ruang tamu, dan mendapati ruang tamu penuh dengan mainan yang dibawa dari kamar belakang. Ohh ... home sweet home hanya berlangsung 5 menit saja. Ibu pun keluar tanduk. Suaranya yang merdu mendyu-dayu berubah menjadi monster garang! Kepala pun bertanduk!

Itu baru satu kejadian unik yang bikin sesak nafas. Belum lagi cucian piring, cucian pakaian yang menggunung, setrikaan yang menggunung. Rak buku yang tidak pernah rapi. huawawhhh ....

Begitulah, jika punya anak banyak. Mau masih balita atau sudah remaja, punya rumah bersih dan rapi itu hanya  impian heuheu

Kalau dituruti kehendak rumah rapi, wangi dan bersih, siap-siap stress!

sikecil sedang merajuk,  kesabaran harus terus on (doc.pri)
Dulu saya sempat tidak enak dengan kondisi rumah yang mirip kapal pecah. Apalagi kalau saudara atau tetangga mengomentari keadaan rumah yang pabaliut. Jujur, saya merasa jadi tidak pede dan lebih suka menarik diri. Saya sering sekali sakit kepala memikirkan rumah.

Tapi akhir-akhir ini saya mencoba meluaskan hati saja. Menutup telinga saya dari komentar negatif dan berusaha semampu saya untuk memberikan kenyaman untuk anak-anak di rumah. Rumah saya pun minimalis, tidak banyak pajangan yang membuat sport jantung, karena  saya ingin menjaga fitrah anak-anak saya, bahwa dimana pun anak saya bermain, mereka aman.

Faktor ketiga: Merasa Minder. Salah satu faktor yang membuat ibu stres adalah perasaan minder. Apalagi jika mendengar suara suara sumbang terutama dalam hal pola pendidikan pada anak. 

Ada saja kekurangan ibu rumah tangga yang dikomentari, anak kuruslah, anak sakit-sakitan, anak rewel, anak tidak terurus dan komentar komentar lain yang membuat hati ibu gundah gulana.

Strong mom tentu pernah ngalamin anak ngambek  (doc.pri)
Saya pernah berada di situasi seperti itu, dan jujur saja, saya tidak ingin menangis, tapi saya menangis. Terbayang terus komentar orang yang dekat dengan saya, soal anak saya yang katanya kurang gizi, asupan ASI saya sudah mengalami defisit lah sehingga berdampak buruk pada kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak. 

Eh ujung ujungnya minta saya ngasih Sufor anak saya yang baru sebulan lahir. Apa gak nyesek!

Bukannya disupport ibu baru melahirkan dan sedang berusaha memberikan ASI untuk si kecil, malah dibuat merana.

Keempat, Merasa Tidak Menarik dan  Merasa Buruk Rupa. Tekanan yang dihadapi dapat memengaruhi kondisi psikis. Perasaan merasa tidak menarik atau merasa buruk rupa kerap terjadi kepada ibu rumah tangga. Hal ini akan memicu aging atau penuaan dini. Yap, selain paparan sinar matahari dan polusi udara, stress juga memicu percepatan penuaan dini pada kulit wajah dan tubuh secara keseluruhan.

Ih, gak mau, kan, Moms, gara-gara stress kita jadi cepet tua!

Apa Saja sih Tanda Orang Stress?

Ada beberapa tanda yang bisa diketahui seseorang sedang stress, ini pernah juga saya rasakan:

Sering marah-marah, emosi tidak terkontrol, tidak bisa tidur,  malas makan, malas melakukan segala aktifitas, ingin kabur dari kenyataan, menangis secara tiba tiba.

Moms, stres jika ditangani dengan baik insyaAllah akan segera berlalu. Stress jika ditanggapi dengan positif dan perasaan bahagia akan menjadi motivasi agar berubah menjadi baik.

Tapi, sebaliknya, jika stres dibiarkan hingga berlarut-larut dan tidak tertangani dengan baik akan berakhir pada depresi.

Depresi adalah penyakit mental yang akan berpengaruh pada suasana hati, perasaan, selera makan, pola tidur dan tingkat konsentrasi yang menurun. Depresi bisa menjadi sangat berbahaya ketika pengidap mengendarai motor atau mobil, karena dia tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan tidak dapat mengontrol emosinya. 

Tahukah Moms, Fakta Menyebutkan 28% Ibu Rumah Tangga Mengalami Depresi!

Dari referensi yang saya baca, ternyata telah dilakukan sebuah survey oleh sebuah lembaga penelitian di Amerika, seperti dilansir dari portal Merdeka, 28% ibu rumah tangga rentan terkena depresi, sementara 17% juga mengenai ibu bekerja.

Ngeri ya, Moms! Makanya Moms, yuk ah, tepis stress dari kehidupan kita dengan cara mengubah gaya hidup tidak sehat menjadi gaya hidup sehat. Terutama gaya hidup yang dapat menopang kesehatan psikis ya. Dan jika ada tanda tanda depresi sebaiknya segera hubungi dokter atau psikiater.

Nah, Moms, saya punya kiat sendiri dalam menepis stress dalam kehidupan saya. Apa saja kiatnya? Silakan disimak ya.

Kiat Saya Dalam Menepis Stress dalam Kehidupan Saya:

1. Bersihkan Hari Aktifmu!

Stres bisa jadi berawal dari baper ... bawa perasaan. Apa-apa dipikirin, apa-apa menjadi beban mental. Itu berat, biar Dilan saja yang berat-berat mah. Jadi bersihkan saja hari aktif kita dengan cara BAPER juga, yaitu BAWA PERUBAHAN!

Sama-sama Baper, kan, Moms, tapi baper yang positif dong. Baper yang membawa kita kepada perubahan. Ketika ada tekanan dari luar, saya bisikan ke dalam hati saya, saya bisa, saya mampu, saya bisa mematahkan semua tantangan!

Jangan mau stress, Moms, sebab stress bikin kita cepet tua.

Ketahuilah, Moms, segala penyakit itu awalnya dari hati. Oleh karena itu mari kita buang toxic atau racun-racun yang bersarang dalam tubuh kita, terutama yang bersarang dalam hati. Jika hati  bersih, ringan dan selalu membisikan kata-kata motivasi positif, insyaAllah penyakit pun tidak akan mampir, kabur semuanya.

Yap ... jadikan hari-hari kita Asik Tanpa Toxic!

Jadi, kalau sudah lemes, letih, lesu, saya mencoba mengistirahatkan pikiran dengan cara melakukan hal yang membuat mood booster saya naik lagi. Seperti misalnya membaca buku sambil ngemil kue cokelat dan minum Natsbee Honey Lemon.


Tepis stress dengan minum Natsbee Honey Lemon, #AsikTanpaToxic (doc.pri)

Natsbee ini minuman segar dari Pokka yang mengandung  Madu dan Lemon, yang cepat sekali mengembalikan mood saya dan mengembalikan kesegaran tubuh hingga saya menjadi bersemangat kembali!

Natsbee Honey Lemon #AsikTanpaToxic (doc.pri)
Natsbee adalah minuman rasa madu dan lemon pertama di Indonesia. Ada banyak kebaikan yang saya rasakan dari minum Natsbee honey lemon ini:

1. Natsbee mengandung madu asli. Madu dipercayai dapat meningkatkan mood, meredakan rasa cemas dan  meningkatkan sistem imun tubuh.

2. Natsbee mengandung jus buah lemon asli. Lemon dipercayai dapat memperbaiki sistem pencernaan tubuh sehingga dapat menjaga dan menyeimbangkan kesegaran tubuh. Selain itu juga lemon dapat menyerap elektrolit dan air yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

3. Natsbee juga mengandung Vitamin C yang dipercayai kaya akan zat antioksidan dan menjaga tekanan darah dalam tubuh.

4. Natsbee dibuat tanpa bahan pengawet dan tanpa pewarna buatan. Natsbee juga sudah halal lho!

Jadi, saya selalu sedia Natsbee di rumah. Diminum dingin sungguh menyegarkan dan mengembalikan mood dengan cepat!

2. Bahagia menjadi ibu rumah tangga.

Yap, yang kedua, saya harus merasa bahagia menjadi ibu rumah tangga. Sesuatu yang pekerjaan yang kita bahagia karenanya akan menimbulkan perasaan puas dan lapang dada. Apapun situasi dan kondisinya. Oleh karena itu, saya harus memastikan dengan sadar, bahwa setiap hari di rumah saya akan melahirkan kebahagiaan pada diri saya pribadi. Saya sudah mencobanya, dan apa pun yang dikerjakan dengan perasaan bahagia melahirkan rasa syukur yang sangat besar.

Ketika saya capek dengan pekerjaan rumah, hati saya berbisik, pekerjaan ini hanya sementara, kehidupan setiap manusia akan berakhir, entah kapan, oleh karena itu do the best!

sekali sekala makan diluar dengan anak-anak, refresing (docpri)
Ketika kesal dengan ulah anak-anak yang memberantakan rumah dengan mainannya, hati saya akan berbisik, masa masa seperti ini tuh hanya sekejap saja. Karena  anak-anak pun akan beranjak dewasa.

Ketika capek mengurus anak yang berjumlah 6 orang, hati saya berbisik, banyak orang yang berharap memiliki seorang anak saja, tetapi Allah belum mengaruniakan kepada mereka, ini sudah ada 6, tak patut rasanya saya mengeluh terus tentang pekerjaan mengasuh dan membersamai mereka.

3. Berdaya dari rumah

Berdaya dari rumah menjadi salah satu hal yang meningkatkan kepercayaan diri saya, Moms. Kalau sebelumnya suka membandingkan diri dengan moms lainnya yang bekerja, saya pernah mencoba memosisikan diri saya menjadi ibu yang bekerja juga. Tapi bekerja di rumah tentunya ya. Saya mandi lebih pagi dan memakai pakaian bepergian. Bukan pakai daster ya, moms. catet hehhe

Bersiap meraih impian tanpa stres melanda (doc.pri)
Hal ini akan memberikan dampak pada diri kita siap menjadi ibu pada hari itu sebagai sebuah profesi yang mulia. Niat kita sudah dilakukan dari awal pagi hari. Dan alhamdulillah sampai sore dapat mempertahankan kesadaran saya sebagai ibu rumah tangga jauh lebih baik dan lebih bahagia.

Sebagai ibu dan sekaligus Mom Blogger membuat saya merasa berdaya dari rumah dan everyday will be oke.

4. Menulis sebagai Katarsis Diri

menulis sebagai katarsis diri (doc.pri)
Saya selalu menyempatkan diri menulis untuk membuang resah saya. Setelah saya menulis, hati saya menjadi plong dan hati menjadi lebih ringan. Saya menulis dimanapun dan kapan pun yang saya mau. Baik itu ditulis dibuku catatan kecil atau di dalam hape. Terkadang apa yang saya rasakan dan saya tulis di dalam hape atau di dalam buku catatan, memberikan ide untuk membuat sebuah cerita pendek. Yah, lumayan, jadi semacam bank ide jadinya hehehe

Salah satu tujuan saya menjadi momblogger juga ini, menulis sebagai katarsis diri. Jika sudah menulis, ada kepuasaan tersendiri. Dan alhamdulillah, sekarang malah menambah penghasilan dari menulis. Inilah yang namanya berkah ya, hobi yang dibayar. Dan ini menyenangkan!

5. Bahagia Menjadi Motivator bagi Orang Lain

Dulu, waktu saya tinggal di Malaysia, saya membina adik-adik TKI. Alhamdulillah dengan dekat dengan mereka. Memberikan motivasi agar mereka menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, justru motivasi itu nempel ke diri saya. Sesungguhnya ketika kita melakukan kebaikan kepada orang, sesungguhnya, saat itu kita sedang berbuat baik juga kepada diri sendiri.

saat idul qurban bersama adik-adik tki (doc.pri)
Inilah yang membahagiakan saya. Ketika saya terlalu banyak mengeluh dengan masalah saya. Ketika bertemu dengan adik-adik dan mereka curhat dengan segala permasalahan mereka. Saya jadi bersyukur, ternyata lewat mereka, masalah saya itu kecil. Kadang kita saja yang membesar-besarkan karena tidak ada perbandingan.

Sekarang saya kembali ke tanah air, saya tetap berinteraksi dengan mereka, karena dekat dengan mereka memberi kesadaran bahwa, manusia itu ada saatnya harus selalu diingatkan. Dan saat saya mengingat mereka, betapa banyak kebaikan yang telah kami lakukan bersama dan membuat hidup saya menjadi lebih bahagia.

6. Konsumsi makanan dan minuman yang berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh.


ini minuman saya, #AsikTanpaToxic  Natsbee (doc.pri)
Imunitas tubuh yang kuat akan menjadi benteng bagi kualitas kesehatan diri kita. Agar tubuh sehat, kita harus senantiasa menyediakan bahan makanan dan minuman yang dapat meningkatkan daya  tahan imunitas tubuh. Tubuh yang ringkih dan gampang sakit, akan mudah stress. Sakit flu batuk pilek, karena tidak melakukan apa-apa, stress. Sakit kepala, stress juga karena banyak pekerjaan yang terbengkalai.

diagram makanan seimbang (credit herbalramping.blogspot.com)

7. Mengikuti Kegiatan Positif .

Agar saya bertemu dengan orang lain, saya menjadwalkan diri untuk menghadiri undangan gathering, pengajian dan berbagai kegiatan positif lainnya. Kami duduk-duduk melingkar membicarakan hal baik dan beberapa percepatan diri.

Hal ini akan mengurangi stress karena bertemu dengan orag lain, bisa say hallo, bisa bercakap-cakap, mengobrol dan bisa curhat!

menjadi panitia workshop menulis bersama golagong di Johor (doc.pri)
Meskipun hanya seminggu sekali misalnya atau hanya beberapa jam bertemu dengan kawan dan relasi, ini akan membantu sekali dalam menghindari stress pada ibu rumah tangga.

Nah, itu tips saya dalam menghindari stress sebagai ibu rumah tangga. Kalau Moms, sendiri punya tip yang lebih seru? Bagi dong di kolom komen. Biar kita bisa saling belajar.

Jadi bagaimana, Moms? Kita Asik Tanpa Toxic, aja, yuk! Agar kita jauh dari stress. Have nice day, Moms!

76 comments:

  1. Keren banget tulisannya, emang betul terkadang pemicu stress karena minder.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah terima kasih mom. Iya, kalau kita terlanjur minder, kadang ini yang memicu stres juga. Oleh karena itu, kita harus tau, apa hal yang membuat kita minder. Nah itu yang kita coba perbaiki. InsyaAllah minder bisa jadi percaya diri kalau kita sudah tau cara mematahkannya. Yuk semangat mam 😉

      Delete
  2. Keren mba tulisannya. Bener banget. Ibu Rumah Tangga seringnya jadi kurang percaya diri, maka dengan dia berdaya, semoga kepercayaan dirinya kembali.

    Sehat semangat terus mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap mbak .. ayo kita berdaya dari rumah bersama sama 😍

      Delete
  3. Berlibur dan banyakin piknik agar terhindar dari stres yang selalu hinggap pada siapa saja, dan jangan lupa konsumsi Honey Lemon Natsbee untuk tubuh agar bugar dan sehat sepanjang hari.

    ReplyDelete
  4. Yaaaa ibu rumah tangga masalahnya suka kompleks yaaa, jd rawan setres. Emang kudu atur pola makan dan detoks2 gtu deh. Trus yg paling penting lakukan jg kegiatan2 positif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup ... detok hati terutama, biar ga jadi baperan

      Delete
  5. Siapapun bisa rentan stress karena stress kan personal bamget. Makanya IRT yang tugasnya kompleks banget ya harus kenal juga dengan diri sendiri selain mengenal keluarganya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, dimana pun posisi kita, kalau tidak kuat dalam menghadapi kenyaataan ujung ujungnya stres. moga kita terhindar dari stres berkepanjangan ya mbak

      Delete
  6. Storytellingnya bagus sangat mbk, :). Ibu hebat untuk keenam putra-putrinya. Sehat selalu ya mbk :)

    ReplyDelete
  7. Bukan hanya ibu rumah tangga, siapapun yang rutinitas sehari-harinya monoton, menurut saya juga rawan stres, Mbak. . Tipsnya keren, siap diterapkan untuk mencegah stres hehehe.. Thanks udah berbagi..

    ReplyDelete
  8. Natsbee kalau dingin segar banget, mba. Bisa hilang stres nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbakk ... sebelum diminum, tempelkan dulu botol dinginnya ke pipi .. duh .. jadi hilang deh stres hehe

      Delete
  9. Bnageeet. Emak-emak mah waran stres. Tiap hari ada aja yang bisa jadi pemicunya. Dan untuk menyikapinya, kudu selalu positif thinking plus makan dan minum yang baik2. Kayak minuman ini. Bisa ngilangin racun tubuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, intinya positif thinking dan selalu bahagia diimbangi dengan asupan nutrisi yang cukup. sehat lahir batin deh.

      Delete
  10. Stress memang bisa dihinggapi siapa aja, tinggal bagaimana pola pikir yang positif menghadapinya

    ReplyDelete
  11. Selalu suka baca tulisan ibu yang satu ini... Ngalirrrr banget...

    Btw bener mbak, kalo ga ada pelampiasan, irt tuh rentan depresi

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup .. alhamdulillah sekarang banyak kegiatan positif untuk ibu ibu ya, salah satunya menjadi momblogger, jadi tersalurkan hobi menulisnya

      Delete
  12. Mungkin bisa dikatakan relatif ya, tergantung cara menghadapinya juga.. tapi saya sebagai irt sering juga kug ngalami stress apalagi saat masih ikut sama mertua. Ya seperti yg dibilang tadi emosi yg tertahankan, hahaa...
    Natsbee cocok nih setiap aku pergi2 keluar bawa minuman ini memang sedikit relax karena segar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, jadinya relatif ya, tergantung sudut pandang kita juga. Siap mbakkk .. yuk relax barengan :-)

      Delete
  13. mak , ini udah halalkah, ku belum minumnya, kayaknya segar ya dan enak disedot di siang hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah mak, sudah bersertifikat halal MUI, alhamdulillah. Bisa dicek di Halal MUI.

      Delete
  14. Suka aku minuman ini ringan dan seger. Kalau dingin apalagi ya mantaps

    ReplyDelete
  15. Wah benerrrr juga nih mb Sri...emang deh di mata org Ibu Rumah Tangga itu kayak kucel jelek ga pinter. Makanya aku ingin memberikan yg sesungguhnya ga begitu. Aku bertekad anak2ku selain pintar jg hrs menguasai keterampilan seperti piano maupun olahraga renang, badminton, futsal dll sesuai minat anak. Buat menenangkan diri ada baiknya mamah2 mimi syabtik Natsbee Honey Lemon ya. Menghilangkan stres dan toxic juga biar makin sehat kece dan percaya diri 😘😘😆

    ReplyDelete
  16. Enak ya minun natsbee yang dingin di siang hari, tubuh jadi lebih fresh bebas stres juga.

    ReplyDelete
  17. Hati-hati lho mba stress bisa menular, itu kata teman saya yang psikolog, dia seorang psikolog dan sering jadi 'tempat sampah' (istilah dia) orang-orang, dan dia pun jadinya stress dan susah turunin berat badan, untungnya sekarang dia punya cara buat release, btw ibu rumah tangga rentan stress, pernah dengar khan kasus2 penganiayaan anak yang melibatkan ibu yang diduga stres. Semoga kita semua bisa bebas stress dan keluarga pun happy,tulisannya bagus, mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul teh, makanya saya juga kalau ada yang curhat, suka takut juga, takut kebawa stres hihihi .. aamiinn ,hatur nuhun teteh

      Delete
  18. Karena banyak pekerjaan rumah yang beruntun kadang yang membuat stress ya mba.. untuk mengatasinya butuh asupan makanan atau minuman yang bisa mengembalikan mood, salah satunya natsbee honey lemon ini.. aku setuju banget mba

    ReplyDelete
  19. Nggak bisa dipungkiri..kalau dirumah itu memang bikin stres. Misal waktu saya pas libur, duh, rasa rasanya penat terus seharian

    ReplyDelete
  20. Stress emang jika tidak ditangani dengan benar bisa berujung pada masalah yang serius dan bisa membuat orang putus asa dan ingin bunuh diri. Tipsnya keren Mba, semoga membantu siapa saja untuk semakin hidup sehat dan jauh dari stress.

    ReplyDelete

  21. Berbicara soal natsbee, memang paling pas kalau diminum saat pikiran jenuh. Apalagi saat panas mba, seger banget.
    Aku aja selalu menyediakan natsbee utk bekal perjalanan, kalau mau mudik ke kampung

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudik jadi lebih menyenangkan ya, ditengah macet gitu hehe

      Delete
  22. Jadi emak setrong, pantang minder lah ya. Pandai-pandai mensiasati situasi aja ua, agar yeejindte dari stress

    ReplyDelete
  23. Emang bener, rutinitas itu bikin stres, apalagi di rumah terus. Sebagai ibu rumah tangga harus punya cara ngerelease energi negatif, biar ga stres dan bad mood terus di rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak .. kudu pinter mnegelola stres, biar ga stres berkelanjutan

      Delete
  24. Umi jangan stress ya kan aku aku hihi.. memang ya para Ibu rumah tangga itu harus bahagia.. bahagia bisa dari mana saja, salah satunya dari makanan dan minuman, natsbee honey lemon ini sangat cocok buat kita para irt agar lebih segar dan jauh dari stress

    ReplyDelete
  25. Punya anak satu aja rumah susah rapi. Penginnya sih gak terlalu dipikirin ya tapi aku tinggal di rumah ortu. Dan mamaku suka bete kalau rumah berantakan. Tapi ya gimana, aku seneng sih anakku mainnya seru meski harus ngacak-ngacak isi rumah. Dah kalau mulai stress minum Natsbee Honey Lemon aja laaah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehhe iya, rempongnya sama aja sih, anak satu atau anak enam, jadi gimana mbak? nambah dedek dong hehe

      Delete
  26. Wah memiliki 6 anak, lumayan juga ya Mba dalam mengatur waktunya. Benar, pekerjaan ruamh kelihatannya sepele, padahal itu berat.

    ReplyDelete
  27. Iya apalagi kalau ga ada kegiatan ya teh, suka rungsing. Dulu sebelum nemu passion sebagai Blogger, aku pun suka rentan banget kena syndrom, ini berakibat banget buat anak2. Dan beruntung juga ada minuman segeeer yang bikin otak jadi fresh kembali

    ReplyDelete
    Replies
    1. hu um .. IRT kudu punya kegiatan lain di luar rumah, yang positif ya, biar tetep waras menghadapi tugas dirumah hehe

      Delete
  28. Ngalami jadi pure wanita kantoran
    Kantoran&IRT
    Pure ibu rumah tangga
    Double job IRT&Freelancer
    Semua ada stresnya, mak. Cuma rasanya bersyukur yang bikin kita kalem

    ReplyDelete
  29. Kalau stress seh sebenarnya tidak hanya saja terlalu banyak yang dikerjakan dan dipikirkan. Beda dengan suami-suami yang pikiran let it flow.

    ReplyDelete
    Replies
    1. suami juga ada stresnya kali mbak, cuma ga dicurhatin hehe

      Delete
  30. Aku mah kalau liat mba Sri emang kliatan kayak emak emak nggak stres deh :p. Tapi mungkin kalau ibu rumah tangga stres, kadang kemarahannya tak bisa tersalurkan ya mba jadinya ya berujung stres. Makasih sudah mengingatkan ya mba

    ReplyDelete
  31. Hauahaha ini aku banget, menghadapi anak-anak itu luar biasa kudu sabar, suka bikin beteee kalo rumah gak rapi-rapi. Tipsnya oke banget nih bun, mau nyoba ahh minum Natsbee

    ReplyDelete
  32. Hahaha ini tulisan curcol banget yaaaaa... ibuk2 emang rentan setres, oleh krn itu butuh rileks barang sejenak.
    Minum natsbee bisa bikin ngilangin toxic dan bantu rileksin pikiran dan fisik yaaaa

    ReplyDelete
  33. Memang ya, seorang Ibu kudu dibuat happy, karena happy mom bisa bikin suasana rumah jadi menyenangkan... Jadi pingin cobain Natsbee yaaa

    ReplyDelete
  34. Kudu belajar dari emak 6 anak ini. Aku aja 3 anak udah stres, apalagi 6.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama aja mbak, anak 6 atau anak 3, sama rempongnya hehhe

      Delete
  35. Itu faktor penyebab stressnya sedikitnya pernah aku rasain juga, emang ya ibu-ibuitu harus sering-sering refreshing biar tetap warassss.....heheh

    ReplyDelete
  36. Klo menurutku mah yg rentan stress itu bkn hnya ibu rumah tangga aja, ibu pekerja juga memiliki kecenderungan yg sama untuk stress. Tergantung kemampuan masing masing orang ngelola stress sih

    ReplyDelete
  37. Kayanya aku ada tanda2 stress yaitu kurang tidur. Tapi aku malah tambah banyak makannya. Emak dimana-mana kalau lihat rumah berantakan tanduknya langsung keluar ya mbak. Kalau aku biasanya utk menghindari stress ya dengan kerja, nulis, dan dandan. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aih . pantesan setiap hati cantik dan tambah pinter dandan heheh .. alhamdulillah ealing stresnya dengan hal positif ya jadi tambah keterampilan dan penghasilan :-)

      Delete
  38. jangan baper bawa perasaan tapi baper bawa perubahan ya mba!

    ReplyDelete

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Follow Us @tutiarien