November 26, 2018

Wisata Edukasi di Kebun Raya Bogor

November 26, 2018 2 Comments

Hai, Moms, jumpa lagi dong dengan saya. Apa kabar, Moms? Alhamdulillah kabar saya dan anak-anak sehat semuanya.

Hari ini anak-anak kelas 1 SMP, kelas 5  SD dan kelas 2 SD, ujian akhir semester pertama, Moms. Susyah banget ya meminta anak-anak belajar untuk ujian di sekolah. Kalau anak saya alasannya sudah belajar di sekolah, kenapa belajar lagi di rumah. hihii .. bener juga ya, moms.

Akhirnya, saya tanya jawab aja, kayak lagi ngobrol gitu. Daripada mereka gak persiapan sama sekali. Paling enggak sudah berusaha, tinggal tawakal menunggu hasilnya. Betul, gak, moms? 

Ih, moms, gak kerasa ya, setengah tahun ajaran itu sebentar lagi akan berakhir. Siap-siap bagi raport dan liburan deh. Apalagi liburan semester satu ini pas banget dengan libur akhir tahun ya dan lumayan panjang. Kalau moms, mau berlibur kemana?

Ke Bogor aja sih, moms! Ke kota kelahiran saya.Sekarang makin banyak lho tempat wisata keluarganya. InsyaAllah liburan bersama keluarga akan menyenangkan!

Sekilas Tentang Kota Bogor

Dikutip dari Wikipedia, Kota Bogor adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 59 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor. Dahulu luasnya 21,56 km², namun kini telah berkembang menjadi 118,50 km² dan jumlah penduduknya 1.030.720 jiwa.

Kisaran suhu udara di Kota Bogor adalah 23 derajat celcius. Curah hujan lumayan tinggi di Bogor, oleh karena itu Bogor dikenal sebagai The Rain City atau Kota Hujan. Selain itu kota ini juga mendapat julukan Kota Petir, karena  berpotensi petir terbesar di Indonesia bahkan di dunia (versi The Guiness of Book).

Moms, saya lahir dan besar di kota Bogor (Bouitenzorg kata orang Belanda hehe). Dahulu, kota ini terkenal dengan lagu, "Bogor kota indah sejuk nyaman", airnya dingin dan jernih, udaranya sejuk dan bersih. Tapi sayangnya sekarang, dampak pemanasan global menyebabkan suhu kota Bogor meningkat agak panas dari sebelumnya, meskipun airnya tetap dingin tapi agak keruh, mungkin sebab pemakaian air sudah melewati ambang batas, sementara pemeliharaan air tanah kurang diperhatikan. Biasanya sih ini terjadi sesudah hujan deras, dan keruhnya itu pada pagi hari.

Saya mencintai kota Bogor sebagaimana saya mencintai diri saya sendiri. Kadang, saya sedih banget dengan pembangunan kota yang tidak diimbangi dengan memerhatikan dampak pembangunan pada lingkungan sekitar. 

Tapi moms, jangan kuatir, sekarang kota Bogor sudah sangat cantik dan tertata dengan baik. Sekarang ada trotoar yang lebar banget di sepanjang jalan Haji Djuanda Kebun Raya Bogor, melingkar ke arah jalan Jalak Harupat (Sempur)  seputar istana Bogor dan terus ke jalan Oto Iskandar Dinata (Kebun Raya pintu Pasar Bogor) sebagai trek pejalan kaki, orang yang joging dan para pesepeda. 

Jadi, mau berlibur di mana kita? Saya ingin merekomendasikan moms sekeluarga untuk berwisata edukasi di Kebun Raya Bogor. Pokoknya seru banget menjelajahi Kebun Raya Bogor bersama keluarga.

KEBUN RAYA BOGOR

Kebun Raya Bogor (credit: Travelnezia)
Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor adalah sebuah kebun botani besar yang terletak di pusat Kota Bogor, Indonesia. Luasnya mencapai 87 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. 

Kebun Raya Bogor ini tidak pernah sepi dari pengunjung, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Paling  banyak pengunjung adalah di hari Sabtu dan Minggu. Setiap hari Kebun Raya Bogor buka dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 petang.

Untuk masuk ke Kebun Raya Bogor, ada 3 pintu yang bisa dilewati. 

Pintu 1 atau pintu utama.

Kebun Raya Bogor - Pintu 1 (credit: treveltodayindonesia)
Pintu ini terdapat di depan Pasar Bogor. Moms, kalau mau ke sini dari Jakarta atau daerah lain, keluar dari pintu TOL Bogor, dari lampu merah dari arah keluar TOL Pajajaran belok ke kiri menuju arah Bogor Botani Square. Setelah itu, di Tugu Kujang atau depan Botani Square belok kiri lagi menuju arah jalan Otista (Pasar Bogor). Nanti setelah ini ambil posisi mobil di kanan ya, karena Kebun Raya Bogor terletak di kanan jalan. Setelah itu belok kanan ke pintu gerbang Kebun Raya Bogor.  

Jika naik kereta, turun di Stasiun Bogor, kemudian lanjut naik angkot (angkutan umum) nomor 02. Angkot ini berwarna hijau dan banyak lalu lalang di depan stasiun. Moms minta turunlah di Pasar Bogor depan klenteng. Kemudian moms menyebrang jalan ke arah Kebun Raya Bogor. Naik angkot kisarannya Rp3.500,- hingga Rp5.000,-

Kalau moms naik taxi online sekitar Rp35.000,- atau ojek online Rp16.000,-.

Pintu 2


saya dan S4 di depan pintu 2 anatar Istana Bogor dan Kantor Pos (Doc.pri: Sri Widiyastuti)


Pintu 2 ini terletak di sebelah Kantor Pos jalan Haji Djuanda. 

Biasanya kalau ada rombongan anak-anak sekolah dengan naik bis lewat pintu 3 ini. Karena anak anak wisata edukasi juga ke LIPI di depan istana Bogor.

Kalau moms naik kereta, turun di stasiun Bogor, jalan dulu ke arah PLN. Nah, dari situ, moms bisa naik angkot 02, turun di depan Kimia Farma atau BCA. Menyebaranglah moms ke Kebun Raya pintu 3. Jarak tempuh hanya 5-10 menit dari stasiun Bogor (kalau gak macet dan gak ngetem angkotnya ya hihihi)

Jalan kaki juga bisa sih moms dari stasiun, tapi gempor hihii ...


Naik taxi online kisarannya Rp16.000,- kalau ojek online Rp7000,-

Pintu 3

Pintu 3 terletak di depan Lippo Mall Pajajaran atau Rumah Sakit Siloam Bogor (eks. Internusa Pajajaran).

Jika naik kereta, turun di Stasiun Bogor, kemudian lanjut naik angkot (angkutan umum) nomor 02. Angkot ini berwarna hijau dan banyak lalu lalang di depan stasiun. Moms minta turunlah di depan Lippo Mall Pajajaran atau RS Siloam Pajajaran. Kemudian moms menyebrang jalan ke arah Kebun Raya Bogor. Naik angkot kisarannya Rp3.500,- hingga Rp5.000,-

Kalau moms naik taxi online sekitar Rp19.000,- atau ojek online Rp9.000,-.

Kalau sudah di depan pintu masuk. Beli tiket sesuai jumlah keluarga. Anak usia 1 tahun - 5 tahun sepertinya sih tidak dikenakan biaya alias gratis. Tapi coba di cross check ya, moms.

Tiket masuk ke Kebun Raya Bogor setiap hari sama.
Wisatawan lokal Rp14.500,-/orang
Wisatawan asing Rp26.000,-/orang
Mobil masuk Rp30.000,-
Parkir kendaraan roda 2 Rp5.000,-

Peraturan di dalam Kebun Raya Bogor tidak boleh membawa sepeda dari luar, karena pihak Kebun Raya menyediakan penyewaan sepeda dengan biaya Rp5.000 sahaja. Tiket masuk ini sudah termasuk masuk ke Museum Zoologi.

Apa saja yang bisa dilakukan di Kebun Raya Bogor?

1. Hanami atau piknik seperti orang Jepang. 

Hanamian ala Bogorians hehe (doc.pri: sri widiyastuti)
Sebelum menjelahi Kebun Raya Bogor, saya sarankan moms gelar tikar dulu di bawah pohon dan nikmati makan siang yang dibawa dari rumah. Kalau kelupaan tidak membawa tikar, jangan kuatir moms, di Kebun Raya ada ibu atau bapak tukang asongan yang menyewakan tikar.

Karena moms, untuk menjelajahi Kebun Raya Bogor dibutuhkan stamina yang kuat dan perut yang kenyang hihihi agar semangat eksplorasinya.

2. Menjelajahi taman bunga Anggrek


Saya dan dua sahabat saya, mbak Linda dan mbak Tridi (doc. pri)
Kalau moms pecinta tanaman Anggrek, Kebun Raya Bogor bisa jadi surga moms, lho. Ada area khusus taman Anggrek ini. Moms bisa melihat betapa banyak spesies tanaman Anggrek di Indonesia dan dikumpulkan di taman ini. 

Di dalam museum Anggrek ini juga terdapat foto-foto ilmuwan botani yang mengembangkan tanaman Anggrek di Kebun Raya Bogor dan kronologinya. Bisa menjadi wisata edukasi keluarga juga lho.

Kalau moms, mau langsung ke Taman Anggrek ini, moms masuk ke pintu 3, di depan Lippo Mall jalan Pajajaran atau Rumah Sakit Siloam Jala Pajajaran Bogor.

3. Menjelajahi Museum Zoologi


Museum Zoologi (doc. Sri WIdiyastuti)
Menjelajahi Museum Zoologi juga merupakan wisata edukasi untuk anak-anak. Ada replika hewan-hewan di seluruh Indonesia seperti, Kelelawar, Harimau, Kerbau, Monyet, spesies ikan, spesies serangga, spesies binatang melata dan yang paling spektakuler adalah melihat tulang ikan Paus.

rangka paus biru (doc.pri: sri widiyastuti)

ada keterangannya kenapa paus biru terdampat di pulau jawa (doc.pri)

4. Menjelajahi Herbarium


Herbarium KRB (credit. brilio.net)
Museum Herbarium buka dari jam 08.00 - 16.00, moms bisa melihat koleksi herbarium di dalam Kebun Raya Bogor dalam sebuah tempat yang berbentuk kubah kaca setengah lingkaran raksasa. Ini adalah wisata edukasi paling menyenangkan bagi anak-anak.

5. Berfoto di spot foto instagramable


Tugu baru di KRB (doc.pri: Sri Widiyastuti)
Moms dan keluarga bisa berfoto di area ini sekitar lapangan rumput. Ada tugu baru yang dibangun. Ada air mancur yang memancar. Buat piknik juga asyik di sini. Masuk ke sini lewat pintu 3.

Selain itu, ada spot lainnya di dekat pintu 1.  Terdapat pigura besar yang menghadap ke danau yang indah berhiaskan tanaman teratai. Berjalan sebentar saja ke depan, moms bisa melihat istana Bogor dari dekat. Istana Bogor dengan Kebun Raya hanya terpisahkan oleh danau saja.

Ini yang namanya foto di Pigura raksasa hehhe (doc. Sri Widiyastuti(
Kalau moms terlupa membawa kamera, moms bisa minta difoto oleh para penjaja jasa fotografi di sekitar itu. Cuma saya lupa harganya berapa satu lembar foto ya.

Ada jembatan merah yang fenomenal. Moms bisa berfoto di sini bersama keluarga.

6. Melihat situs makam keluarga ilmuwan Belanda.


makam Belanda (doc: Sri Widiyastuti)
Tak jauh dari istana Bogor, di dalam Kebun Raya juga ada makam keluarga ilmuwan Belanda. Sering juga di sebut Makan Belanda. Makan ini terawat rapi dan bersih. Tertulis nama-nama ilmuwan di nisan. 

7. Bermain di lapangan rumput yang luas


Saya , mbak Tridi sekeluarga dan mbak Linda di lapangan rumput KRB (doc. Sri Widiyastuti)
Anak-anak moms juga akan puas banget berlari dan bergulingan di atas karpet alami ini. Moms bisa duduk duduk santai sambil memerhatikan anak-anak bermain. Di dekat lapangan itu ada danau yang bersih dan indah. Terkadang air mancurnya hidup, menambah semarak suasana.

Fasilitas Kebun Raya Bogor

Toilet

Paling kesal kalau toilet di tempat umum sudahlah bau, kotor eh bayar juga.

Di Kebun Raya Bogor sudah tidak ada yang seperti itu. Sekarang ke toilet gratis! Selain gratis, toilet pun dipelihara sehingga keadaannya bersih dan wangi. Yah, meskipun tetep saja sih becek mah, iya hehhe tapi jauh lebih baik dari sebelumnya.

Masjid

Di Kebun Raya Bogor juga ada masjid yang terletak di dekat Taman bunga Anggrek. Di dekat masjid ada toilet juga. Mukena disediakan, tapi alangkah bijaknya jika membawa mukena sendiri.

Kafe dan Restoran

Di dalam Kebun Raya ada Kafe Daun. Moms kalau tidak membawa makanan dari rumah, silakan mencicipi kuliner Bogor di Kafe Daun. Letaknya tak jauh dari tempat anak anak bergulingan di lapangan rumput yang luas. 

Kalau tidak mau makan di kafe, di sekitar lapangan rumput pun ada penjual es krim dan mobil kafe. Moms bisa berbelanja minuman dan makanan ringan di kafe mobile ini. Cuma, ya gitu deh, perlu merogoh kocek lebih dalam hihihi

Mobil Keliling

Moms kalau lelah berjalan, karena area Kebun Raya ini luas banget. Bisa naik mobil keliling. Biayanya sekitar Rp30.000,-/orang. Lumayan menghemat energi dan menghemat waktu hehe

Sepeda Sewa

Anak-anak ingin bersepeda, moms bisa menyewa sepeda Rp5.000/unit. Anak-anak akan happy banget bisa mengeksplorasi Kebun Raya Bogor dengan bersepeda. 

Oiya tempat persewaan sepeda dan mobil keliling ada di dekat Pintu 1 ya moms. Di dekat Grand Garden Cafe ke arah Museum Zoologi. 

Wah .. seru banget ya, moms berwisata edukasi di Kebun Raya Bogor.

Tapi, apa mungkin satu hari kelar berkeliling Kebun Raya? 

Kayaknya enggak deh, moms.

Moms kudu menginap di Bogor. Rencanakan tak hanya berwisata edukasi di Kebun Raya Bogor tapi ke tempat wisata lainnya di Kota Bogor. 

Wisata murah meriah banyak kok moms di dalam kota Bogor. Seperti Lapangan Sempur, memberi makan Rusa di depan istana Bogor atau ke Taman Ade Irma Suryani atau Taman Topi.

Di kota Bogor sekarang sudah banyak pilihan hotel untuk menginap, terutama di dalam kota Bogor. Sekarang zamannya online moms. Jadi moms bisa booking hotel saat merencanakan liburan akhir tahun nanti sambil melihat dan membandingkan harga. Biasa kan moms, liburan kudu sesuai budget hhehe

Untuk mencari Hotel di Bogor, kalau saya sih rekomendasikan www.pegipegi.com. Moms bisa mendapatkan sesuai dengan keinginan moms, seperti  hotel murah, hotel unik, hotel dengan kolam renang pribadi atau hotel terbaik di kota Bogor.

Hotel di dekat Kebun Raya ada Amaris Hotel. Lokasinya dekat banget dengan Kebun Raya Bogor, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor Botani Square dan Lippo Mall. Dekat juga ke jalan tol.

Klik di situs www.pegipegi.com cari hotel di Bogor
Tadi saya intip Hotel Amaris sedang ada offer lho, moms. Semalam cuma Rp368, 928,- asyik ya. Deket banget ke Kebun Raya, tinggal loncat aja kalau mau hihihi

Caranya mudah banget moms. Moms tinggal klik saja www.pegipegi.com/hotel/bogor. Nanti keluar deh seperti gambar seperti di bawah ini. 

Hotel Amaris Bogor di www.pwgipwgi.com
Selanjutnya, intip deh kamarnya. Sesuai enggak dengan keinginan moms. Kamarnya nyaman banget. Ada spesial promo lho di Hotel Amaris.

kamar di hotel amaris

Jika kamar sudah sesuai, klik lagi fasilitas. Fasilitasnya oke juga yang ini, moms!

Ini dia fasilitasnya. Oke juga, kan!
Selain itu ada hotel lainnya di sekitar Kebun Raya Bogor, seperti Hotel Permata Bogor, Hotel Asana Grand Pangrango, Hotel Royal Bogor, Malabar Park, Mirah Sartika Hotel, Whiz Hotel Pajajaran dan Zest Hotel Bogor.

Jadi, moms, tunggu apalagi? Yuk booking hotelnya sekarang juga di pegipegi.com dan selamat berlibur!

Jangan lupa kontak saya ya, moms, siap deh jadi tour guide ^_^


November 23, 2018

5 Alasan Kenapa Bergabung dengan Blogger Perempuan Network

November 23, 2018 0 Comments

Hai, Moms, jumpa lagi nih sama saya hehe jangan aneh ya Moms, kalau saya posting tiap hari, sebab lagi ikutan #BPN30dayblogchallenge. Doain aja ya moms, semoga saya istiqomah menulisnya, gak cuma sebab kewajiban memenuhi kebutuhan tulisan berhari sebab ada tema perhari dari challenge ini.

Tema pada hari ke-4 ini adalah, kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network?

Seneng banget membaca alasan dari momblogger yang telah bergabung dengan Blogger Perempuan Network (BPN). Setiap kali saya membacanya, tak terasa, kepala saya mengangguk tanda setuju, atau terssenyum-senyum simpul, karena ...kok alasannya kok hampir sama sih hehe

Sekilas tentang Blogger Perempuan Network

Blogger Perempuan Network atau bisa disingkat BPN, berdiri sejak tahun 2015. BPN adalah jaringan Blogger Perempuan terbesar di Indonesia. Dari data yang saya ambil dari website BPN, ada lebih 4000+ member blogger perempuan yang telah bergabung. 

Blogger Perempuan Network dibentuk oleh 3 orang wanita cantik yang sama-sama jatuh cinta pada dunia online dengan keahlian masing-masing di dunia online. Akhirnya lahirlah BPN sebagai wadah bersilaturahim dalam jejaring, berbagi dan saling menginspirasi.

Blogger perempuan merupakan buah ide dari tiga perempuan dengan keahlian masing-masing di dunia online. Ketiganya disatukan oleh tiga persamaan yaitu perempuan, jatuh cinta dengan dunia online, dan memiliki keinginan memajukan kedudukan Blogger Perempuan asal Indonesia. (dikutip dari website Blogger Perempuan Network)

Sejak awal saya memutuskan untuk menjadi bagian dari momblogger, saya sudah mengikuti sepak terjang dari founder dan tim BPN ini. Alhamdulillah mereka adalah orang-orang yang berdedikasi tinggi, ramah, humble dan fast respon.

Tentu penilaian ini subyektif ya, masing-masing momblogger pasti punya pengalaman berbeda satu sama lainnya. 

Nah, Moms, di bawah ini saya coba menjabarkan alasan saya kenapa saya bergabung di Blogger Perempuan Network. Ada 5 alasan bergabung dengan Blogger Perempuan Network. Sebenernya banyak sih, hanya saja, lima ini menurut saya sudah mewakili sekali bisikan hati saya hehhe

RAMAH

Setelah sekian lama mengikuti grup whatsapp dan grup facebook BPN, akhirnya saya bertemu juga dengan Mbak Shintaries (founder) dan Mbak Almazia (co-founder), dua founder kece BPNdi event Friso. Mereka ramah dan friendly. Sayangnya foto pertemuan dengan mereka saya cari-cari tidak ada euy huhuhu entah keselip di mana hiks ..

Kemudian pertemuan kedua dengan mbak Alma di Singapore Intercultural School Bona Vista. Waktu itu saya sedang berkeliling edutour di sekolah itu, kemudian Saki main di ruang bermain anak, eh tetiba dia nangis nyari saya dan mbak Alma tidak segan-segan menggendong Saki. Dan lagi-lagi, sayangnya saya tidak mengabadikan moment ini hikss ... saking udah keburu panik lihat Saki nangis.

Begitu juga dengan mbak Desy Yusnita (Brand Partnership) saya beberapa kali bertemu mbak Desy di acara parenting. Dengan Kak Timo juga sudah pernah bertemu di acara blogger gathering di Singapore Intercultural School Bona Vista. Lucu banget waktu itu, saya bener-bener gak tahu kalau itu kak Timo, kirain dari medianya sekolah Bona Vista, eh ternyata cowok yang baik hati motret cantik mommy-mommy blogger itu kak Timo hihihi

Dengan mbak Apri, mbak Rani, mbak Mia, mbak Alaika Abdullah dan mbak Nunik (mbak Nunik cikgu di FPBA ^_^) alhamdulillah, bersyukur banget bertemu dengan perempuan-perempuan yang hebat dan inspiratif.

saya dan mba Nuniek, jumpa di Go! Wet Grand Wisata ... kangen banget ^_^

RESPONSIF

Saya mengenal founder dan tim BPN responsif. Saya mengikuti grup FB, telegram dan WA. Belum lagi kalau ada job lewat BPN, jika ada pertanyaan dari blogger, mereka juga tidak pernah lama membalas pertanyaan kita. Saya yakin, mereka bukanlah orang-orang yang kurang kerjaan.  Tapi namanya komitmen dalam bekerja secara networking, mereka dengan senang hati membalas curhat mommy-mommy blogger yang kesulitan dalam maintance blog, ada email-email gak jelas dari calon klien dan email spam, mengelola blog yang tetiba adsensenya mogok atau kena blokir. Semua emak pada curhat di grup dan itu gak pernah gak dibalas. 

SHARING IS CARING

BPN tujuannya memajukan perempuan blogger Indonesia dan menjadi wadah berbagi, bersilaturahim, berjejaring yang aman dan selamat dan saling menginspirasi.

Ini bukan hanya sekadar slogan saja, karena saya sudah merasakannya sendiri. BPN sering banget memberikan pelatihan pelatihan gratis untuk blogger perempuan untuk meningkatkan performa blog dan menaikan skill menulis. Memberikan pelatihan cara mereview produk agar disukai klien san lain-lain. Semuanya dilakukan untuk blogger perempuan. Kadang ada yang gratis ada juga yang berbayar, tapi keduanya worth it banget kalau enggak ikutan.

Saya pernah mengikuti sharing sesion yang diisi oleh mbak Apri di event Festuval Lapak Perpuseru. Ya ampun, mbak Apri ini, bikin saya tersepona banget, sudahlah cantik, humble dan smart! Jadi saya selalu bilang sama diri sendiri, di atas langit ada langit. Orang-orang pintar itu karakternya mengikuti ilmu padi, down to earth!

Jadi sore itu, meskipun saya lumayan juga kudu berlari-lari mengejar kereta dan pulang berdesak-desakan naik kereta ke Bogor, bawa Saki pula, saya tetap tersenyum manis, karena saya sudah berhasil mengumpulkan ilmu dari mbak Apri plus foto cantik dong hehehe

Saya dan mbak Apri setelah acara Festival Lapak Perpuseru di Kokas
AMANAH 

Saya kerap mengikuti champaign yang ditawarkan oleh BPN. Alhamdulillah sejauh ini kerjasama kami sangat manis. Seperti yang saya ceritakan di atas, bahwa pertanyaan-pertanyaan seputar kerjasama direspon dengan baik dan tak perlu menunggu lama langsung dijawab.

Tidak pernah PHP dan tidak pernah membuat kesal terutama dalam hal fee. BPN sangat membantu momblogger untuk benar-benar berdaya dari rumah dengan insentif yang sangat manusiawi dan realistis.

PROFESIONAL

Kalau tidak salah sejak tahun 2018 (tolong koreksi yaa) BPN membuat sebuah platform agensi yang memudahkan member untuk mendapatkan pekerjaan dari klien yang bekerjasama dengan BPN. Jadi platform ini sudah terintegrasi dengan blog dan sosmed member dari mulai blog, twitter, instagram dan youtube. Alhamudlillah sejauh ini sangat menguntungkan blogger dan saya sangat bahagia bisa bekerjasama dengan BPN. Sejahtera pokoknya mah kalau kerjasama dengan BPN.

Rasanya, rugi banget kalau tidak bergabung dalam BPN, yang sudah bergabung pasti tahu alasannya. Karena sebagai momblogger yang everyday as always newbie, ada aja ilmu baru yang saya dapatkan dari BPN ini. Setelah bergabung di Blogger Perempuan Network saya jadi mengetahui bahwa ternyata menjadi blogger itu tak sekadar menulis ala-ala, tetapi jika blog dirawat dengan baik, akan menghasilkan berupa pasive income. Di BPN juga saya belajar menjadi pengguna media secara bijak dan sedikit demi sedikit kemampuan saya dalam dunia online semakin meningkat.

Terima kasih Blogger Perempuan Network, semoga sukses selalu dan teruslah menginspirasi ^_^

Nah, moms, demikian 5 alasan saya kenapa say bergabung dengan Blogger Perempuan Network. Kalau moms sendiri, sudah bergabung dengan BPN? Apa alasan moms bergabung dengan BPN?

November 22, 2018

Hello, My Name is Sri Widiyastuti

November 22, 2018 0 Comments

Hai, Moms, percaya, kan, bahwa nama itu doa. Betul tidak? Mama dan Papa saya pasti juga memilih nama saya dengan penuh pertimbangan yang matang tentunya ya. 

Saya pernah bertanya kepada Papa saya mengenai penamaan nama saya sekarang. Dulu pernah juga kesel, kenapa sih saya dinamai Sri. Terus dipanggilnya Tuti. Beneran kesel, moms. Maklum anak anak ya hihihi

Abis gimana gak kesel. Temen-temen suka ngeledekin saya dan suka manggil-manggil dengan panggilan yang bikin sebel. "Serriiii ... seriiii ... hihihihi ... " sambil cekikikan dan lari menjauh dari saya. Belum lagi temen temen di rumah, suka ngeledek saya begini,

Tuti ... Tukang Tipu.

Hih! dobel nyesek ... 

Perilaku semacam itu namanya membully. Jaman dulu belum tahu kosa kata bullying atau perundungan itu ya. Tapi dari dulu emang ada dan nyata. Saya salah satu korbannya. Makanya saya nanya sama Papa, kenapa kok saya dinamain demikian.

"Sri itu dari Dewi Sri. Dewi Kemakmuran, Dewi Kesuburan, Dewi Padi." jelas Papa. "Widi dari Hyang Widhi, Allah SWT, kalau orang Jawa kuno bilangnya hyang Widhi. Tuti, itu nama bidan yang membantu persalinan Mama waktu melahirkan kamu." 

Papa saya meskipun lahir dan besar di Betawi, tapi memiliki darah Jawa. Jadi apa-apa dikaitkan dengan Jawa. Kata Papa, dinamai dengan nama demikian, Papa dan Mama mengharapkan saya menjadi anak yang baik, sholihat, memberikan kebaikan kepada seluruh manusia sebagaimana dewi sri yang menjadi simbol kemakmuran dan kesuburan, cantik sholihat seperti bidan Tuti dan bertakwa kepada Allah SWT. Begitu katanya.

Baca juga yuk; Tentang Saya

Sejarah penamaan nama saya pastilah tak mudah, seprti halnya saya dan suami ketika memutuskan memberi nama anak anak ada pertimbangan-pertimbangan yang insyaAllah membawa doa dan kebaikan untuk anak yang diberi nama. 

Terus, kenapa saya memilih nama blog yang sekarang digunakan dengan nama Sri Widiyastuti?

Hmm .. prosesnya panjaanggg banget, Moms.

Dulu, waktu pertama kali ngeblog. Saya kan lagi nomaden nih, tinggal di Malaysia. Blog saya, beri nama "Ikhlas Menanti". Ih .. kayak nama bis yaaa hihihi iya, pertama blog saya namanya www.ikhlasmenanti.blogspot.com.

Iya, dulu itu saya terus menanamkan kepada diri saya. Nomaden itu bukan hal yang tidak menyenangkan. Nomaden itu pasti banyak hikmah dibalik semua itu. Oleh karenanya saya harus ikhlas. InsyaAllah semua akan berakhir dengan manis. Jadilah, saya beri nama blog saya Ikhlas Menanti.

Setelah itu saya ganti lagi menjadi www.rahasianya bunda.blogspot.com. Eleuhh si bunda meuni pake rahasia rahasiaan segala sih hihi ..

Bukan mau main rahasia-rahasiaan sih, justru saya kebingungan nyari nama blog yang keren dan mudah diingat. Kali dengan memberi nama rahasia bunda, banyak pengunjung ke blog saya. Gitu tadinya sih hahha

Dan ternyata bukan hanya faktor nama saja yang membuat orang tertarik membaca isi blog kita. Tetapi, content is the king itu koentji!

Kalau namanya bagus tapi kontennya gak menarik, gak bakalan ada yang mau baca karena mungkin orang sudah menemukan di blog yang lain. Jadi saya pun tak ingin GR dan memperpanjang rahasia bunda, yang saya lakukan adalah berusaha menulis .. menulis dan menulis. Mengisi isi blog dengan tulisan yang menarik dan bermanfaat.

Nama blogku dulu dan kini 
Akhir tahun 2015 saya monetize blog. Ganti domain menjadi dotcom (TLD = Top Level Domain). Kata mentor, cari nama yang cantik dan mudah diingat oleh pembaca blog. Juga cari nama yang mencirikan diri kita. Khasnya kita. Akhirnya saya pakailah nama pribadi, yaitu www.sriwidiyastuti.com. sinkron sama nama email juga. Ganti TLD lebih kepada agar blog saya lebih terlihat profesional, terukur dan tentu saja dilirik oleh agensi .. ehemm...

Tujuan yang lain monetize blog adalah agar lebih berusaha memaksimalkan blog juga dan makin rajin mengisi dengan konten tulisan yang bagus dan bermanfaat. Sebab kan blog yang sudah TLD berbayar, enggak gratisan lagi. Yah, minimal balik modal lah, bisa membayar uang tahunan nyewa penyedia layanan domain dan biaya kuota data hehe


Tampilan blog saya by mobile

Dan pada tahun 2018, saya ubah judul blog saya dengan SRI WIDIYASTUTI, disinkronkan dengan nama domain yang saya pilih, www.sriwidiyastuti.com. Simpel dan pas banget dengan nama saya yang diberi oleh Mama dan Papa. 

Selain untuk memudahkan anak-anak saya menemukan blog emaknya, saya juga berharap ini menjadi SELF BRANDING bagi saya. Saya jadi mudah ditemukan di media sosial atau ketika di cari di plaform pencarian, search engine seperti google.

Kalau moms, kenapa memilih nama blog yang sekarang digunakan?

November 21, 2018

5 Tema Blog Paling Favorit

November 21, 2018 2 Comments

Hai, Moms, setiap momblogger tentu saja memiliki kekhasannya masing-masing dalam menuangkan isi hati dan pikirannya dalam bentuk tulisan ketika ngeblog. Saya yakin, 100% pasti beda! Karena setiap orang itu uniq dan memiliki karakteristiknya masing-masing. Itulah yang membedakan momblogger yang satu dengan momblogger yang lain.

Tema-tema blog pun demikian.

Setiap orang memiliki kesukaan yang berbeda, tapi pasti tidak menutup kemungkinan punya kecenderungan yang sama juga.  tapiiii tentu saja, cara menuangkannya dalam bahasa tulisan akan berbeda satu dengan yang lainnya. Dari cara penyampaiannya, diksinya dan segala aksesories di dalamnya, seperti foto pendukung, infografis dan lain lain.

Kalau berbicara tentang tema blog. Saya itu termasuk dalam kategori emak-emak suka tema blog yang gado-gado kali ya. atau palu gada, apa yang lu mau ada hihihi

Jadi gitu deh, akhirnya kebawa sendiri ke blog sendiri. Blog saya niche Lifestyle dan parenting. Tapi suka juga menulis di luar itu hehhee terutama kalau ada tawaran placement job  ^_^

Dari sekian banyak niche atau tema blog yang hilir mudik di dunia blogging. Ada 5 tema yang paling favorit.

KESEHATAN

Sejak dulu, saya suka banget membaca artikel atau buku-buku mengenai kesehatan. Karena sehat itu penting dan mahal harganya. Oleh karena itu, menjaganya dengan baik menjadi kewajiban kita kini dan nanti.

Dulu, ayah saya suka bawa majalah intisari. Gak langganan sih, tapi papa dulu kantornya sebelahan sama gudang Gramed di Jakarta Kota. Jadilah setiap pekan suka bawa majalah intisari, buku cerita Tintin, Nina dll. Saya suka membawa majalah itu. Dan salah satu favorit saya adalah membaca tips kesehatannya.

Sekarang malah lebih mudah lagi kalau mencari info tentang kesehatan gak perlu nyari-nyari di buku lagi. Teman-teman blogger banyak yang mumpuni dalam menginfromasikan kembali tips kesehatan. Kadang saya juga suka sharing sedikit tentang penanganan penyakit yang kebetulan saya pernah mengalaminya. Cuman belum konsisten sih, sekali-sekala aja. Tapi pengen juga sih .. coba ditekuni ya. Jadi kan gak perlu lagi googling gitu kalau pas kena penyakit yang sama, iya gak sihh .. hehe

Berbagi sekaligus berguna bagi diri sendiri.

Oiya, saya pernah merangkum pertanyaan-pertanyaan anak saya seputar penyakit yang sering banget mereka derita. Akhirnya saya tuangkan jadi buku deh. Buku untuk anak-anak sih. Tapi menurutku, pengetahuannya baik diketahui orang dewasa juga, lho.

Baca Referensinya di Syifa dan Stetoskop Ajaib

Syifa dan Stevi, Stetoskop Ajaib, Buku Cerita Anak tentang Kesehatan by Sri Widiyastuti

KULINER

Tema yang kedua, kuliner. Ini tema yang menurut saya, cocok untuk emak-emak kayak saya yang baru bisa masak ketika sudah menikah hihihi. 

Ada pengalaman yang paling memalukan saat saya baru saja menikah. Jadi, saya kan tinggal sama keluarga suami. Terus kan gak mungkin dong saya duduk manis aja bak putri ketika ibu masak di dapur. Saya pun ikut serta nimbrung deh ke dapur. Ibu waktu itu mau bikin sup. Bapak membeli ayam utuh sama isi perut, kepala dan kaki, lengkap. Saya bingung ngolah itu isi perut digimanain. Sok tahunya saya, gak nanya dulu lagi hihi. Kirain disuruh dicuci, cuci aja itu ampela dan hati. Setelah itu saya rebus.

masakan favorit saya ini, lho. Pesmol ikan Siakap. Dulu banyak ikan siakap di Malaysia

Dan jeng .. jeng, suami saya ketawa ngakak mengetahui ampela isinya belum dikeluarkan. Lalu, suami saya matikan kompor dan membantu saya mengeluarkan isi ampela. Dan hueekk .. saya langsung pening ... gak usah disebutin ya isinya.

Terus suami saya cuci bersih, lalu direbus lagi. Terpisah sih dengan yang lain. cuma saya emang ga doyan dalaman. Mau katanya enak, empuk legit dll .. TIDAAKKK ,... terima kasih.


Nah, kembali lagi ke tema kuliner. Saya suka karena saya bisa eksplor resep-resep, tempat makan yang murah meriah. Tempat makan yang enak, resep yang simpel dan kayaknya suka aja lihat masakan yang sudah jadi dan tinggal makan gitu hihihi

Saya menulis tema kuliner juga di blog saya. Tapi gitu deh, belum ada jadwal tertentu. Emang baiknya sih dijadwal ya. Duh, jadi akhirnya dapet ide deh untuk membereskan isi blog yang gado-gado ini hehhe

PARENTING

Setelah memiliki anak, kesadaran saya untuk mengetahui lebih dalam tentang ilmu tumbuh kembang anak semakin meningkat. Ketika berbicara anak-anak, tentu saja saya harus bisa menjadi tak sekadar ibu yang melahirkannya saja, tetapi lebih dari itu, harus memastikan anak-anak tumbuh sehat baik kecerdasan spiritualnya, kesehatan jasmaninya, kecerdasan inteletualnya, kecerdasan emosionalnya dan kecerdasan sosialnya.

Dan semua hal di atas tentu saja membutuhkan ilmu parenting dan itu saya dapatkan dari mengikuti seminar dan konsultasi ke dokter ahlinya. Membaca buku-buku referensi tumbuh kembang anak dan membaca blog dengan tema parenting.

Salah satu melatih motorik anak dengan cara mengajari si kecil mengupas wortel.
Setelah mengikuti kajian parenting, saya berusaha menuliskannya lagi di blog agar bisa dibagikan kembali kepada moms yang tidak berkesempatan mengikuti seminar tersebut. Sharing is caring, bukan? jadi sambil berbagi saya juga bisa mendapatkan manfaatnya kembali, misalnya dengan membaca cerita saya ketika menangani anak-anak saya di rumah.

Sungguh membaca kembali tulisan kita diblog ketika anak anak kecil dan kita ikhlas menemani tumbuh kembang mereka, tentu saja ini menajdi healing atau terapi juga untuk saya agar terus menjaga keikhlasan itu dengan baik sehingga akan berdampak pada kebaikan pada semua, diri saya, anak saya dan keluarga saya.

TRAVELING

Saya adalah keluarga nomaden. Banyak foto-foto ketika saya bermukim di suatu negara di Asia, seperti Jepang dan Malaysia. Ingin sekali menuliskan kembali pengalaman saya A-Z agar bisa berbagi dengan moms yang mungkin suatu saat pergi ke kedua negara tersebut, untuk travelling atau seperti saya mukim sementara.

Cumaaa .. gitu deh. kurang azam yang kuat nih .. Jadi sementara ini menulis pengalaman waktu tinggal di Jepang dan Malaysia itu masih satu dua gitu deh ... dan masih berupa placement job hihihi

waktu main di Shinrin Koen, si kakak baru usia 5 tahun, main pecah semangka. Seru!
InsyaAllah saya akan menjadwalkan menuliskan pengalaman itu diblog ini. Eh ..  bentar moms ... menurut Moms baiknya saya buat aja blog yang nichenya khusus traveling atau bagaimana?


LIFESTYLE

Blog saya nichenya lifestyle atau gaya hidup. Menurut saya gaya hidup ini bisa diterapkan di keempat tema di atas sih, ya. Betul, gak Moms?

Karena gaya hidup kan memengaruhi kesehatan, gaya hidup memengaruhi gaya traveling, gaya hidup memengaruhi pola makan dan gaya hidup juga memengaruhi pola parenting juga.

undokai di TK anak saya di Mine Machi, Ustunomiya. Gurunya pentas seni menghibur anak TK. Seru banget ^_^

Lifestyle bisa mencakup segala aspek kehidupan kita, tergantung dari sudut pandang mana yang akan dibidik ketika menuliskannya dalam sebuah artikel.

Nah, Moms, itulah 5 tema yang paling saya sukai. Kalau moms, sukanya tema yang mana?

November 20, 2018

Indahnya Silaturahim Lewat Ngeblog

November 20, 2018 44 Comments

Hai, Moms, apakah Moms seorang moms blogger baru? Samaa dong .. 

Saya memulai ngeblog lebih dari 7 tahun yang lalu, dan saya selalu merasa masih berada di fase newbie terus hihi (kapan naik kelasnya sih hihi). Saya masih terus belajar, terus tumbuh dan tak bosan mencari tahu seluruh hal tentang dunia blogging ini.

Mungkin, saya, Moms dan momblogger yang lain punya 1000 alasan yang tentu saja berbeda satu sama lain, mengapa menulis blog. Saya sendiri merangkum semuanya dari perjalanan saya sebagai emak nomaden. Tak mudah menjadi keluarga nomaden. Kudu ikhlas dan percaya bahwa saya tidak sendirian di dunia ini yang menghadapi situasi demikian. 

Jadi ... jangan bosan ya membaca tulisan saya yang ini. Karena tulisan ini setengah curhat gitu. Jadi kayaknya akan panjang juga nih hihi 

Oke Moms, here I am ..

Saya lahir dari keluarga besar. Kakak saya ada tiga, adik saya tiga. Saya anak ke-4 dari 7 bersaudara. Sehari hari rame banget. Selain itu, sepupu saya juga rame banget, 9 bersaudara.

Kami tinggal di rumah nenek. Sementara sepupu saya ada yang tinggal di Kalimantan, di Depok, di Bandung, di Jakarta. Tiap lebaran rumah nenek rame banget karena semua sepupu pada datang ke rumah nenek. Ibu saya juga keluarga besar, dari 5 bersaudara. Masing masing anaknya, mama saya 7 orang, uwa dan bibi ada yang punya anak 9 orang, 4 orang, yang paling sedikit 2 orang.

Kecilnya kami selalu ramai. Meskipun saya dulu termasuk introvert, tapi bermain bersama kakak adik dan sepupu yang banyak begitu membuat saya jadi ekstrover juga.

Semakin besar, di SMA saya aktif dalam organisasi Pramuka. Punya gank juga hihihi pokoknya selalu rame deh. Saya benci sendirian. Kayaknya kasihan gitu diri ini gak ada temennya hihi jadi berusahalah saya berteman dan mengikuti organisasi yang bisa bekerja bersama.

Tahun 2001, saya menikah. Inilah titik dimana saya merasa kesepian. Saya menikah bulan Januari, bulan Februari langsung tokcer hamil. Siap melahirkan pada akhir bulan Oktober. 

Saya tinggal bersama keluarga suami. Setiap hari saya di rumah. Keluarga suami tinggal di komplek dan sepi. Koneksi saya terbatas banget. Saya merasa setelah menikah saya menjadi kurang produktif dan menjadi sendirian. Iya, meskipun saya sudah berdua. Tapi saya tidak sebebas dulu. Banyak tita Titi yang harus saya taati.

Pada bulan Oktober, saya siap melahirkan, tapi qodarullah, suami harus meneruskan studinya ke Jepang. Saya sempat merengek, tunggu sampai akhir bulan Oktober, karena debay siap dilahirkan. Jujur saya cemas banget. Tapi apa mau dikata. Suami harus sudah ada di Jepang tanggal 2 Oktober, jadi saya harus merelakan LDR. Saya meminta ijin untuk kembali ke rumah orang tua dan dikabulkan. Alhamdulillah di rumah ortu saya bebasss hihihi

Kembali ke rumah orang tua, kembali saya terhubung dengan dunia saya dulu. Teman teman sering saya undang untuk silaturahim. Atau saya yang ke rumah teman saya. Tetangga di rumah juga mengenal saya dengan baik. Rumah orang tua saya itu di dalam gang. Tidak seperti rumah mertua di dalam komplek. Jadi rame terus hihi saya sukaa.

Sebagai newmom, ibu baru, saya memang belajar sendiri secara otodidak. Saya membaca buku buku persiapan melahirkan, membaca buku tentang dokter di rumah kita. Sebagai upaya mempersiapkan diri. Dulu belum kepikiran buat nyari secara online ya. Hape aja punya cuma buat nelepon doang. Itu udah Nokia lho. Jadi untuk menambah pengetahuan saya membeli buku buku yang diperlukan. Kakak saya yang perempuan waktu itu  belum menikah, jadi saya ditemaninya kemana mana. Ibu saya sudah tiada. Jadi yang mensupport saya ibu mertua dan kakak saat melahirkan si sulung. Alhamdulillah ala Kulli hal saya melahirkan normal.

Silakan baca: pengalaman hamil anak pertama 

Tahun 2002, bulan Juni, akhirnya saya dan si sulung dijemput ayahnya ikut ke Jepang. Seneng? Pasti! Tapi sempat ada gamang juga sih, ntar di sana gimana? Apa ada orang Indonesia juga? Dan saya belum kepikiran untuk browsing, lihat dan baca blog orang. Kenal ngeblog aja setelah tinggal di Malaysia hihihi 

Alhamdulillah, saya tinggal di sebuah apartemen yang berisi student dari berbagai negara. Ada yang dari Korea, Malaysia, Pakistan, ada yang asli Jepang dan tentu saja orang Indonesia. Semuanya baik sekali. Kami menjadi tetangga yang baik meskipun bahasa Jepang saya seadanya, bahasa Inggris juga agak payah hihihi yang penting kan masih bisa berkomunikasi ya.

Meskipun punya tetangga yang baik dan ramah, tapi jujur saya tetap merasa kesepian. Hidup saya monoton banget. Dari pagi hingga malam. Fiuhh ..

Alhamdulillah setelah itu, saya tetap melanjutkan rutin mengaji dalam halaqah. Setiap bulan saya ke daerah Tokyo dan sekitarnya. Awalnya grogi juga melakukan perjalanan ke Tokyo hanya berdua dengan si sulung. Tapi Alhamdulillah lama lama terbiasa juga. 

Saya akhirnya bisa melakukan aktifitas yang rutin saya lakukan. Masuk organisasi Fahima juga. Waktu itu ada FLP, tapi saya minder, gak bisa menulis sastra gitu hehe

Di sela sela aktifitas saya, saya kerap menulis diary. Tadinya sih untuk curhat atau menulis flashback kegiatan yang saya lakukan hari itu. Setelah punya anak, saya lebih banyak cerita tentang tumbuh kembangnya anak anak. Catatan kecil, kecil banget wkwkwk

Tadinya catatan itu saya tulis di buku. Setelah aktifitas saya banyak dilakukan di rumah, saya akhirnya menulis di word. Taro di laptop. Kemudian berkembang menulis di diary online. Belakangan gak bisa bukanya sebab lupa password ya hihi saking lama gak nulis di situ.

Akhirnya di tahun 2006, teman saya rekomendasikan multiply. Saya pun buka akun di situ. Menulis cerita ala ala saya tentang keseharian saya dan tumbuh kembang anak anak.

Seneng banget. Saya waktu itu gak tau kalau aktifitas itu namanya ngeblog. Saya menyebutnya -ngeMPi hihi

Melalui MP, akhirnya saya tidak merasa kesepian lagi. Karena teman teman saya jadi banyak. Baik yang tinggal di Jepang, maupun di negara lain, seperti Belanda, Kanada, Malaysia, Singapura dan Indonesia. Seneng banget, tulisan sederhana saya direspon oleh teman teman saya. Diberi komentar yang positif dan akhirnya kami jadi ngobrol gitu di MP. Mungkin sekarang kayak FB kali ya. Setiap kita posting, teman teman berdatangan. Duh seneng banget. NgeMP jadi bisa silaturahim dengan teman teman lintas negara. Teman teman yang di Jepang pun jadi bertambah banyak. Kalau pas ada acara yang kita kumpul bareng di SRIT Tokyo, jadi ajang kangen kangenan.

Saat ngempi eh ngeblog di MP banyak cerita saya waktu tinggal di Jepang. Salah satunya saat suami saya memberikan sepeda tak bertuan pada brother dari mauritania. Pokonya mengenang itu semua kadang pengen nangis karena terharu. Betapa teman teman mensupport saya meski jauh. Menenangkan saya yang lagi galau. Melayangkan doa ketika keluarga saya sedang dalam musibah.

Cerita di Jepang: Nihon no Keisatsu wa Kibishi datta

Tahun 2007 saya back for good. Duh sedihnya banget. Karena setelah itu, saya beneran ga pernah ngempi lagi. Kembali ke alam nyata. Tahun itu kan internet belum sebooming sekarang ya. Saya pun terputus dengan teman teman di MP.

Tahun 2009 saya direkomendasikan teman untuk membuka akun di Fesbuk. Semlat ragu juga sih hehe manfaatnya apa? 

Tapi lama kelamaan bikin akun fesbuk juga. Dan tarrrra teman teman di MP ternyata juga pasang fesbuk hihi akhirnya terjalin lagi silaturahim. Alhamdulillah... Setelah itu saya bisa buka lagi MP .. yeayy .. 

Tahun 2010, saya merantau lagi ke Malaysia mengikuti suami yang diterima bekerja sebagai dosen di UTM. Kembali rasa senang dan sedih jadi satu. 

Tahun 2011, saya bergabung dengan FLP Malaysia. Waktu itu saya didaulat menjadi ketua cabang di Johor. Alamak .. ketua harus pinter nulis atuh dan menghasilkan karya. Nah, tahun inilah menjadi tahun saya mulai menseriusi dunia menulis. Berbekal akun di Fesbuk, saya mencoba belajar kepada para suhunya. Saya belajar online kelas menulis bacaan anak. Alhamdulillah dari kelas itu, buku buku saya bermunculan. 

Selain belajar menulis buku, saya juga belajar membuat blog bersama komunitas Emak Blogger. Komunitas blogger pertama yang saya ikuti. Seneng banget dapat ilmu banyak dari emak emak blogger yang humble banget. 

Tahun 2012, MP ditutup, alhamdulillah saya sudah bergabung dalam komunitas emak blogger, jadi gak pusyingg sendiri ketika menghadapi kenyataan, harus import postingan di MP ke blogspot. Alhamdulillah 80% postingan bisa terangkut, kecuali Poto Poto dan kenangan manis di MP .. hiks... Sedih banget, deh. Hayo, di sini siapa anak MP juga, cungg .. mari berpelukan hihi

Setelah tidak ada MP, saya meneruskan hobi menulis saya di blogspot. Di FB itu banyak komunitas ya. Senang banget. Saya ikut IIDN dan grup Food Combining Raw Food. Jadi saya menulis kegiatan saya di dua grup itu. Gak begitu ramai seperti di MP sih, postingan saya palingan yang komen cuma satu dua. Bahkan gak.pernah ada yang komen hihihi karena pada ramenya di grup.

Setelah itu saya belajar memonetisasi blog. Mengubah domain blog saya berbekal dari silaturahim ke blog teman teman blogger juga silaturahim di grup blogger. Selama saya ngeblog, Alhamdulillah ketemu sama senior senior yang humble dan gak.pelit ilmu gitu. 



Apalagi setelah masuk menjadi anggota Blogger Perempuan, saya benar benar merasakan namanya silaturahim, di salah satu grup BPN yang saya ikuti juga banyak ilmu untuk mengupgrade blog kita. Juga kalau ada masalah dengan blog langsung bisa ditangani. Saya belajar monetize blog di grup Blogger Perempuan dan blogger FLP. Saya monetize blog pada akhir tahun 2015.

Tahun 2016 saya back for good ke Indonesia. Saya tetap melanjutkan silaturahim dengan teman teman blogger. Awal balik lagi ke Indonesia, saya diajak oleh Uci (Risalah Husna) dalam sebuah event Mamy Poko. Itulah event pertama saya sebagai blogger. Ya ampun, seneng banget. Saat pertama ketemu sama temen temen yang hanya ketemu di blognya masing masing atau di grup. Akhirnya jumpa darat. 

Alhamdulillah, dari awalnya niat ngeblog untuk bersilaturahmi, akhirnya malah berbuah rejeki. Banyak rejeki yang telah saya dapatkan dari silaturahim ngeblog ini.

1. Sahabat blogger yang pintar dan rendah hati.

2. Ilmu yang bermanfaat dan

3. Rejeki yang halal

yeeyy .. dari semua itu .. rejeki memiliki teman yang baik adalah rejeki terbesar dalam hidup saya.

Saling menginspirasi sehingga hidup saya lebih baik dan terisi rongga rongga yang bolongnya.

Jadi emak nomaden kudu kuat, kudu ikhlas dan itu saya dapatkan dari ngeblog! Yess ..

Setelah saya ngeblog banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan. Ketika saya butuh penanganan masalah penyakit anak saya, saya dapatkan dari blog teman yang share tentang penyakit serupa dan penangananya. Ketika saya butuh tausiyah, ada teman yang menulis tentang tausiyah dan mengisi ruh saya. Ada yang menulis tentang homeschooling, menjadi inspirasi saya, belajar itu gak perlu formal. Dan sebagainya dan sebagainya.

Saya tidak takut lagi menghadapi kehidupan nomaden. Malahan saya berharap bisa tinggal lagi di negeri orang. Jadi ada alasan jadi emak blogger Traveller gitu hehehe

Itulah alasan saya ngeblog. 

Kalau Moms, alasan ngeblognya apa? 

November 16, 2018

Cetak Online Kalender Tahun Baru di Uprint.id

November 16, 2018 2 Comments
Hai, Moms, apa kabar? Lagi ngapain nih siang-siang begini? Kalau saya sedang iseng mandangin foto waktu anak-anak masih kecil dulu. Ya ampun .. kok gak kerasa, mereka sekarang sudah besar aja ya. Hiks ...

Cerita dikit ya Moms, ini foto yang saya pandangin ini foto waktu anak saya yang sulung dan yang nomor dua usia sekitaran 4,5 tahun dan 1,5 tahun gitu. Ya Allah, anak-anak ini lucu-lucu banget. Udah gitu pada fotogenik gitu, hihihi ini sih emaknya aja yang ngalem anaknya sendiri. Gapapa dong ah ...

Sudah begitu, didukung sama pemandangan alam yang, masyaAllah, indah banget. cantik. pure alami. Kayaknya cakep kalau dibuat kalender.

me and my family waktu main di shinrin koen jepang
Kalau lihat di label foto, album foto itu dikumpulkan pada bulan Mei 2005. Waktu saya dan keluarga diundang sama perkumpulan Indonesia Jepang Tochigi di Shinrin Koen, sebuah koen atau taman wisata di wilayah Tochigi Ken, Utsunomiya Shi. 

Indah banget tempatnya. Adem. Bulan Mei memang waktu yang tepat untuk barbeque-an. Hawanya masih adem gitu, kalau bulan juni ke sanaan dikit, udah mulai tuh, musim panas, jadi gak disarankan untuk terlalu lama di bawah sinar matahari.

anak anak ini sudah berusia 14-18 tahun

Di acara gathering ini, hadir keluarga Indonesia yang merantau di kota Utsunomiya (atau sekitar Tochigi-Ken). Tadinya mereka (Perkumpulan Indonesia Jepang Tochigi ini menaungi mahasiswa asal Indonesia, lama-kelamaan berkembang menjadi lebih luas lagi, menaungi semua keluarga asal Indonesia yang tinggal di Tochigi-Ken). 

Waktu saya tinggal di Utsunomiya, mahasiswa yang belajar di Utsunomiya Daigaku cuma ada dua. Suami saya dan Pak Anas (Dosen Unpad), kami tinggal bertetangga. Kemudian datang Pak Nono dan Pa Arif, membawa keluarga juga. setelah itu, waktu kita jalan-jalan, ketemu sama temen-temen Indonesia yang menikah dengan orang Jepang. Jadilah silaturahim kita meluas. Tidak hanya mahasiswa tapi keluarga pernikahan Indonesia Jepang. Ramai dan alhamdulillah kami seperti saudara di sana. Anak-anak juga akur banget, udah seperti saudara yang ketemu gede gitu hehehe

danau di shinrin koen tochigi ken

Alhamdulillah ala kulli hal .. nanti pengalaman saya tinggal di Jepang, saya share dicerita terpisah yaa .. hihi itu juga kalau pas rajin yaa .. enggak tau kenapa pengen nulis .. tapi bingung memulainya darimana. Ada masukan atau saran?

Bay the way .. bas way ...

Nah, melihat foto foto anak-anak yang cute abis ini, saya jadi kepingin banget mengabadikannya dalam sebuah kalender. Iya, kan akhir tahun sudah hampir dekat. Bentar lagi, ucapan akimashite omedetou gozaimasu akan mulai rame. Iya, tahun baru semakin mendekat. Dulu waktu saya tinggal di Jepang, belajar bahasanya ya dengan ikut menulis kartu ucapan dan mengirimkannya by pos ... seneng banget. kartu kartu itu masih saya simpan dengan rapi. Nanti deh ya .. kalau lagi rajin ngaduk ngaduk harta karun .. saya ceritain satu per satu.

anak anak dipinggir danau shinrin koen
Aduh balik lagi ke rencana membuat kalender dengan gambar fotonya anak-anak waktu kecil, nampaknya akan menarik ya. Apalagi dengan dibumbui pemandangan alam di tempat anak-anak pernah bermain di sana. Bisa jadi itu jadi doa ya buat anak-anakku, siapa tahu, magnet dari foto foto itu akan membawa anak anak ke jepang lagi .. belive it, mestakung, semesta mendukung, aamiinn ...

Dari kemarin-kemarin, sempet kepo sama postingan temen temen yang bersseliweran di timeline, Photobook uprint.id aja .. gitu isinya. Diam sejenak dan membacanya pelan-pelan, akhirnya browsing deh, layanan print online ini. 

Daann ... wow banget layanan Uprint.id. Tuh, lihat deh, bisa cetak album photobook, cetak buku, cetak kalender, cetak kartu nama, cetak kartu e-money, cetak kardus kemasan dll.

Ini yang saya cari-cari dari dulu. Tempat print online yang bisa diakses lewat internet. Maklum deh, saya orang Bogor, gak tau kota sendiri hihihi bingung kalau mau cetak mencetak. Satu-satunya cara mudah, ya browsing tempat yang bisa mencetak apa saja.

Jadi inget, waktu mau berpartisipasi di acara FLS 2018 kemarin itu, temenku, mbak Yusi nyari tempat ngeprint banner yang bisa ngeprint cepet gitu. Karena waktu udah mepet, saya bukan orang jakarta jadi gak bisa rekomendasikan dong. Alhamdulillah akhirnya ada. Eh pas sehari sebelum acara, tempatnya membatalkan, ga bisa katanya. Waduh .. akhirnya mbak Yusi nyari nyari tempat buat nyetak backdrop. Alhamdulillah ada dan bisa dikirim keesokan harinya. Alhamdulillah.

Kalau sudah tau ada Uprint.id dari dulu kan, bisa menghemat waktu karena bisa order jarak jauh. Iya, yang saya baca di webnya UPrint.id sih begitu. 

Jadi sebenernya Uprint.id itu apa sih? Dari tadi si emak udah ngomong melulu, tapi gak sampe sampe kenalannya hihihi

SEKILAS INFO TENTANG UPRINT.ID


uprint.id

Kalau tak kenal, maka tak sayang, kan, Moms. Jadi yuk, kita kenalan dulu saya yang namanya Uprint.id, biar Moms makin sayang hehe

Uprint.id adalah sebuah perusahaan percetakan yang melakukan perubahan citra dari yang sebelumnya bernama Pusatpercetakan.com. Dari sejak Pusatpercetakan.com pertama kali didirikan, mereka telah berkiprah di dunia percetakan Indonesia selama kurang lebih lima tahun. 

Uprint.id memiliki tujuan untuk menjadi perusahaan percetakan yang pelanggan pilih sebagai solusi untuk berbagai kebutuhan dan kesulitan pelanggan yang mungkin timbul yang berhubungan dengan dunia percetakan.

Dengan menjadi solusi pilihan pelanggan, Uprint.id berkeinginan untuk memberikan kepuasan utama kepada para pelanggan. Uprint.id memiliki keyakinan bahwa kepuasan pelanggan dapat diraih dengan menyediakan layanan pelanggan yang unggul dan menawarkan produk serta jasa berkualitas tinggi. Kualitas percetakan Uprint.id memenuhi standar internasional yang telah diciptakan melalui dedikasi tinggi selama bertahun-tahun di dalam industri percetakan.

Tuh, sudah paham ya, Moms, apa itu Uprint.id

Secara sederhana, Uprint.id itu adalah percetakan online. Kita bisa mengakses uprint.id dan bertransaksi pemesanan kalender misalnya atau album photobook dari jarak jauh. Kita tidak perlu ke tempat percetakannya gitu. Jadi, kalau kita lagi sibuk mempersiapkan sebuah acara, misalnya mau menikah nih dan harus melakukan hal lain dan dalam waktu yang sama juga harus segera membuat kartu undangan, kita bisa memesannya dari rumah atau tempat kita berada tanpa perlu ke kantor Uprint.id.

Ada 3 kelebihan Uprint.id

1. UPRINT.ID adalah produsen.



 Uprint.id memiliki fasilitas produksi yang lengkap di satu area. 

2. HEMAT WAKTU



Ada Pricelist yang bisa diakses secara langsung

3. DESIGN ON WEB



Desain bisa langsung dilakukan dari website. Sehingga pelayanan cepat dan mudah. Bisa sambil gogoleran di rumah hihihi

PRODUK-PRODUKNYA

BOOK

book credit: uprint.id

Book ini banyak ragamnya ya, ada majalah, E-book print, buku annual report, buku agenda, buku biografi, buku company profile, buku materi presentasi, prospectus, buku novel, photo book. Kita bisa memilih sesuai dengan yang kita inginkan. Cakep-cakep ya, bukunya :-)

STATIONERY

stationeries credit uprint.id
Ini juga sama, banyak macamnya Moms. Moms bisi memilih yang Moms inginkan, seperti Agenda, map, map folder, ID Card, kartu nama, kartu akses proximity, note book, kop surat dll

PROMOSI

marketing material
 Bentuknya ada kalender, katalog, brosur atau e-flyer, stiker, spanduk, newsletter, poster dan lain-lain. Tergantung kebutuhan kita.

PACKAGINGS atau KEMASAN

ih cakep banget ya kemasannya . credit uprint.id
Nih, kalau Moms punya bisnis di rumah dan memerlukan kemasan yang cakep, bisa pesan di Uprint.id kemasannnya. cakep banget kaann ...mupeng banget!


CARDS

kartu kartunya cantik banget. credit uprint.id

Kartu lebaran atau kartu undangan pernikahan bisa lho pesan di Uprint.id. Lihat tuh modelnya, cakep cakep ya, Moms. Sok atuh dipilih-dipilih hihihi...

CELEBRATIONS

kartu undangannya cakep banget yaaa

kalau mau menikah atau mau ngundang-ngundang pake kartu undangan, cus aja pesan di sini. Dijamin, puassa ...


SOUVENIR

souvenir credit uprint,id

Tuh, Moms, macem-macem ya jenisnya souvenir. Jadi kita bisa pesan sesuai dengan budget dan keinginan kita. Tentu saja ada harga ada rupaa yaa ...

Nah, Moms gimana? mupeng kann? hihihi Untuk pemesanan dan ngobrol soal desain yang kita mau, bisa ke sini ya Moms;

Website Uprint.id : https://uprint.id/
Instagram : https://www.instagram.com/uprint.id/
Twitter: https://twitter.com/uprint_id
Facebook : https://www.facebook.com/uprint.id


Alamat :
Jl. Swadaya Raya no 1762, Jelambar
Jakarta Barat 11460

Telepon :
(021) 569-56789

Simpati / Whatsapp :
0812 12345 290

Email:
Order@uprint.id

Hari dan jam kerja :
Senin - Jumat / 09:00 - 17:00
Sabtu / 09:00 - 14:00

Follow Us @tutiarien