Skip to main content

Resep Buka Puasa: Gado-gado Ala Skippy Peanut Butter


Salah satu penyemangat anak-anak dalam berpuasa adalah menu berbuka puasa yang bervariasi. Hari ketiga, saya mulai kebingungan, menu apa yang kira-kira anak-anak suka. Apalagi di dalam kulkas hanya ada kacang panjang, wortel dan tahu tuna. Sebagai ibu yang gak tiap hari ke pasar, bingung juga ketika tukang sayur masih belum beredar karena pulang kampung.
Alhamdulillah selama ini anak-anak gak rewel, apa yang saya sajikan sebagai menu berbuka puasa mereka santap dengan bersemangat. 

Akhirnya saya putuskan membuat gado-gado saja, lebih simple dan sehat. Apalagi dengan kombinasi tahu tuna, anak-anak suka sekali makan tahu tuna diguyur sambal pecel. Wuihhh .. menetes air liur .. upss .. puasaaaa ^_^

Resep gado-gado ini simple banget, karena semua bahan direbus. Bumbu pecelnya saya beli yang instan dan kurang pedas. Untuk menambah lezat saya tambahkan pasta Skippy Peanut Butter di dalam bumbu sambel pecelnya. Hmm ... yummy banget, karena sambel pecelnya jadi lebih kental dan gurih. Sementara itu, tahu tunanya saya belanja di temen saya, memang nyetok banyak gak hanya bulan Ramadan aja sih, hari-hari biasa pun saya nyetok, karena anak-anak suka. 

Ini dia resep  Gado-gado Ala Skippy Peanut Butter

Gado-gado ala Skippy Peanut Butter (www.sriwidiyastuti.com) 
Bahan:

1 ikat (250 gr) kacang panjang, potong seukuran jari kelingking.
1 bungkus (isi 5 buah) wortel, potong sama dengan kacang panjang.
7 butir telur ayam
1 buah kentang, rebus
2 bungkus tahu tuna isi 8 
1 bungkus bawang goreng
2 sendok makan munjung Skippy Peanut Butter
1 bungkus sambal pecel

Cara membuatnya:
1. Kukus kacang panjang, wortel dan tahu tuna.
2. Rebus telur hingga matang, kupas kulitnya, sisihkan.
3. Cairkan sambal pecel dengan air panas, tambahkan Skippy Peanut Butter satu sendok munjung.

Satu sendok munjung itu sebanyak itu ya :-)
4. Aduk hingga rata dan kekentalan yang diinginkan bisa disesuaikan dengan selera ya.

aduk tata agar sambal pecel mencapai kekentalan yang diinginkan

4. Sajikan gado-gado dengan taburan goreng bawang merah.

Gado-gado ala Skippy Peanut Butter

Nah, simple banget, kan. Persiapannya juga amat sangat cepat dan gak ribeut. Bisa sambil ngajakin anak-anak ngabuburit juga, lho, di rumah maksudnya hehhe menunggu waktu berbuka dengan mengupas wortel dan memotong-motongnya sampai seukuran korek api, ada yang motongin kacang panjang, ada yang kupasin telur. Ah, indahnya kebersamaan.

Tahu tuna dengan guyuran sambel pecel Skippy pun enak 

Jadi, kalau Moms bingung mau bikin menu buka puasa apa, waktu yang terbatas, kenapa enggak membuat gado-gado ala Skippy Peanut Butter saja. Simple dan praktis!

Salam hangat dan selamat menjalankan ibadah puasa.

Comments

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…