Skip to main content

Tempat Favorit Berbuka Puasa di Bogor

Setiap keluarga, tentu memiliki tempat-tempat favorit berbuka bersama. Mungkin ada yang favorit berbuka puasa di rumah, di Masjid atau di restoran siap saji.
Nah, oleh karena itu, saya akan coba merekomendasikan beberapa tempat favorit yang menjadi tempat favorit warga kota Bogor, ya. Gak semua saya tulis di sini, karena tentu saja, hanya tempat-tempat yang biasa saya mampiri untuk makan atau saya ketahui betapa nyamannya makan atau berbuka puasa di tempat ini.

1. Masjid Raya Bogor

Masjid Raya Bogor (Bimas Islam)


Masjid Raya Bogor adalah masjd raya yang terletak di Jalan Pajajaran No. 10  Bogor. Aksesnya sangat dekat sekali dengan Terminal Bis Baranangsiang Bogor, pintu keluar/masuk jalan Tol Pajajaran dan Pool bis Damri. 

Masjid ini setiap harinya selalu penuh oleh jamaah masjid yang datang untuk shalat atau mengikuti pengajian yang diadakan di Masjid Raya Bogor. Letaknya yang berhampiran dengan terminal bis, pool bis damri dan pintu keluar tol menjadi tempat yang sangat tenang untuk para musafir dari luar kota Bogor untuk shalat dan beristirahat sejenak.

anak-anak menunggu berbuka puasa
Di bulan Ramadhan Masjid Raya Bogor menjadi tempat yang nyaman untuk ngabuburit warga Bogor karena ada sajian Tausiyah dari ustaz, lalu menjelang berbuka puasa, Masjid Raya juga menyediakan sajian ifthar (berbuka puasa) untuk para jama'ah. Uniknya di Masjid Raya Bogor ini, selain menyediakan sajian ifthar untuk jamaah juga Masjid Raya menerima sedekah sajian ifthar dari jama'ah.

Setelah berbuka puasa, dilakukan shalat maghrib berjamaah lalu dilanjutkan makan bersama. Setelah shalat Isya, dilanjutkan dengan shalat Tarawih. Nanti di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan pun Masjid Raya Bogor mengadakan i'tikaf, yaitu berdiam di diri di Masjid selama 10 hari hingga jelang Idul Fitri.

2. Marugame Udon

Marugame Udon (sriwidiyastuti.com)
Marugame Udon ini terletak di lantai 2 Botani Square Bogor.  Tempatnya nyaman dan menunya enak-enak, sesuai lah dengan yang suka dengan makanan khas Jepang. Marugame Udon ini sudah bersertifikat Halal, ya, jadi tidak usah khawatir.


menu di Marugame Udon

Banyak menu yang bisa dipilih di Marugame Udon, kisarannya dari 38.000 satu bowl sampai dengan 48.000 an. Air minum bisa memilih ocha atau teh manis (lipton), dan bisa minum sekenyangnya hehhe cukup bayar 1 gelas bisa minum bergelas-gelas.

3. Korea Mujigae Botani

itadakimasuuu ^-^
Mujigae Resto ini adalah restoran yang menyajikan menu masakan khas Korea. Mujigae Resto ini juga sudah memiliki sertifikat Halal. InsyaAllah aman dan menenangkan makan di sini.

dosirak mujigae korean food

Waktu saya makan di Mujigae Resto, saya memilih menu Dosirak. Enak banget, dagingnya lembut dan satu porsinya itu pas dengan kantung perut hehehe

Nah, ini beberapa tempat favorit saya berbuka puasa selain di rumah, kalau Moms, tempat favoritnya dimana?

Comments

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…