October 05, 2019

Milna Nature Delight

Hai, Moms, menjadi seorang ibu muda tentu saja tidak mudah, ya. Banyak hal baru yang harus dipelajari setelah menikah. Selain harus beradaptasi lagi dengan pasangan yang akan hidup semati dalam satu rumah dengan segala permasalahannya yang ada, kita juga dituntut untuk beradaptasi dalam kehidupan pasca menikah, yaitu hamil dan melahirkan. Lalu lahirlah anak-anak. Mulai lagi episode berikutnya memberikan makanan terbaik untuk anak-anak dan mendampingi tumbuh kembangnya hingga mereka tumbuh sehat dan sesuai dengan perkembangannya.

Menjadi Parent di Era Milenial

Milna Nature Delight
Milna Nature delight: Cara Mudah Makan Buah Zaman Now (foto milna)

Menjadi ibu disegala zaman memang sama saja suka dukanya. Tapi,  menjadi ibu di zaman now, tentu saja tantangannya pun berbeda karena disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dari data demografi di Indonesia dari  267.000.000 penduduk Indonesia 31,2% dari jumlah penduduk Indonesia terdapat 84.000.000 orang generasi milenial. Kebanyakan dari generasi milenial saat ini cenderung memiliki bisnis sendiri. Yap, bisnis yang bisa dilakukan di kantor atau pun di rumah. Apalagi milenial dekat sekali dengan teknologi sehingga pekerjaan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. 

Menurut Clarissa Gunawan - Brand Manager Milna hal ini adalah efek dari harapan-harapan yang ingin dicapainya oleh generasi milenial.
  • Menjadi orang tua yang baik
  • Memiliki rumah
  • Membuat orang tua bahagia dan bangga
Dengan kondisi seperti ini, tantangan menjadi orang tua di zaman now benar-benar  terasa sekali terutama kepada ibu bekerja. Yah, saya ngerasa banget, meskipun saya tidak bekerja di kantoran, saya bekerja di rumah yaiut menulis untuk membuat buku cerita anak atau menulis untuk blog, urusan memasak menu MPASI dan menyediakan makanan sehat untuk keluarga itu membutuhkan effort yang besar sekali.

Kebayang dong gimana ibu-ibu bekerja menyiapkan bekal untuk suami, untuk dirinya sendiri dan membuatkan MPASI dan snack/makanan selingan untuk si kecil. Lalu siap-siap dandan untuk ke kantor, mengantar si kecil ke penitipan/day care. Dia juga harus memastikan makanan yang dibuatnya diberikan oleh pengasuh dan sebagainya dan sebagainya. Dan itu dilakukan setiap hari.

 Kalau saya jadi ibu bekerja kantoran, kayaknya, saya gak sanggup deh, sungguh saya salut sekali dengan kalian. Bekerja di rumah aja, banyak banget keteterannya.

Terkadang, kepikiran untuk membeli makanan instan saja. yah, jujur saja, saya kalau udah kepepet ya beli juga dan memberikan makanan instan juga. Tapi tetep ya, saya tetap berpedoman pada panduan ini, apakah bahan-bahannya halal dan aman untuk si kecil? 

Apalagi sekarang telah banyak isu obesitas pada anak dan penyakit-penyakit degeneratif kepada anak-anak karena pola makan instan. Pemberian makanan instant yang tidak sehat akan memberikan efek jangka pendek dan jangka panjang, bahkan kematian kepada si kecil.


parent worry about instant food
Milna Nature Delight: Cara Mudah Makan Buah Zaman Now

By The Way, Baswey, kasus-kasus seperti inilah yang menjadi pendorong bagi Kalbe Nutritionals mengembangkan produk nutrisi untuk mendukung kecukupan gizi bagi si kecil dengan menghadirkan produk-produk makanan pendamping ASI terbaik bagi si kecil dan tentu saja ini akan meringankan tugas seorang ibu setiap harinya. 

Nah, milenial Moms, alhamdulillah, zaman sekarang mungkin tidak akan terjadi lagi drama-drama MPASI seperti saya, ya. Informasi pemberian MPASI sudah bisa diakses di mana saja, tidak hanya bisa diakses lewat buku, tapi bisa secara online. 

Yep, mom milenial sekarang lebih mudah mengakses informasi, salah satunya dengan hadir dalam kelas parenting. Iya, kalau ada waktu, datanglah bersama si kecil dan ayahnya. Seperti yang saya lakukan, hadir dalam sebuah acara parenting sekaligus lauching kampanye Cara Mudah Makan Buah Zaman Now yang diselenggarakan oleh Milna Nature Delight, salah satu produk dari Kalbe Nutritionals di Parc 19, Taman Kemang Jakarta pada tanggal 28 September 2019 lalu.

logo Milna Nature Delight


Hadir sebagai narasumber dr. Atilla Dewanti, Sp.A (K) - selaku dokter spesialis anak, Christoper Samuel Lesmana - selaku Bussines Unit Head for Baby and Kids Food Nutrition Kalbe Nutritionals, Clarissa Gunawan - selaku Brand Manager Milna, dan Tya Ariesta - konsumen setia Milna, artis juga ibu dari Kanaka.

Narasumber: Clarisa - Tya Ariesta - dr Attila (doc: Milna)
Kampanye Milna Nature Delight: Cara Mudah Makan Buah Zaman Now ini kelanjutan dari program kampanye yang dipelopori oleh Milna menyebarkan kebaikan buah untuk anak Indonesia. Tahun 2018 lalu Milna mengkampanyekan Milna Nature Delight: Cara Asyik Makan Buah Si Kecil

Alhamdulillah, beruntung banget, waktu saya lagi merasa rempong lagi menyiapkan MPASI untuk si kecil anak ke-6, saya mendapat undangan untuk mengikuti launching Milna Nature Delight Cara Asyik Makan Buah si Kecil pada tahun 2018 sekaligus mengkampanyekan kebaikan buah pada anak Indonesia. Saya yang tadinya repot banget jadi tercerahkan. Alhamdulillah.

Nah, Moms, Kampanye tahun 2018 ini melahirkan antusias yang tinggi dari para ibu milenial sehingga lahirlah GEN BAPUR, yaitu singkatan dari GENerasi BAwa PUre.


Logo Gen Bapur
"Meningkatnya antusiasme konsumen Milna Nature Delight telah melahirkan GEN BAPUR atau Generasi Bawa Pure. Tahun 2019 Milna Nature Delight mengalami kenaikan penjualan sebanyak 2 kali lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Respon positif yang meningkatnya minat konsumen menjadikan produksi MIlna Nature Delight lebih efisien dan memungkinkan Milna melakukan penyesuaian harga dari harga Rp15.000,- menjadi Rp9.950,-. Penyesuaian ini merupakan wujud konkrit dari dukungan Milna dalam mendukung kebiasaan anak makan buah sejak dini." demikian penuturan ibu Clarissa Gunawan - selaku Brand Manager Milna.

Tuh, kan, Moms, jadi murah banget kan, Milna Nature Deligt. Saki juga suka banget makan buah pure dari Milna Nature Delight ini, karena rasanya alami 100% buah asli, tanpa penambahan zat adictif dan tidak ditambah gula, jadinya sehat dan pas dilidah Saki. Hayuklah, jadi Gen Bapur, yuk!

Moms, kembali ke kerempongan menyiapkan MPASI bagi si kecil, dr. Atilla Dewanti, Sp.A (K) - selaku dokter spesialis anak memberikan penjelasan bagaimana pentingnya MPASI untuk si kecil. Apa saja penjelasannya, yuk kita simak saja rangkuman yang telah saya buat untuk moms semua yang butuh pencerahan juga seperti saya. Semoga tidak ada drama-drama lagi setelah ini, ya.

Pentingnya Pemberian MPASI kepada si Kecil

dr. Attila sedang presentasi MPASI
Periode pengenalan MPASI, adalah periode yang penting bagi tahapan perkembangan si kecil. Pada periode ini menu makanan harus memerhatikan tekstur, rasa, frekuensi dan porsi yang sesuai dengan tahapan usia di kecil. Rasa dan tekstur menu MPASI membantu melatih kepekaan indera perasa si kecil dan mensukung stimulasi indera lainnya.

Tak hanya menu makanan utama, tetapi juga harus diperhatikan pada menu makanan selingan atau snack agar si kecil dapat mengenal semakin banyak rasa dan variasi zat gizi yang masuk ke dalam tubuh.

Goals dari pemaparan yang disampaikan oleh ibu dr Attila adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan parent dalam memilih MPASI dan juga bagaimana dan kapan memperkenalkan buah pada si kecil, memberikan pedoman cara pemberian MPASI sekaligus menyadarkan orang tua untuk memberikan pola asuh yang baik bagi si kecil.

ASI Makanan Terbaik Bayi

rekomendasi WHO pada bayi baru lahir
Dari sejak awal hamil, saya sudah bertekad akan memberikan ASI eksklusif kepada anak-anakku. Alhamdulillah dari sejak anak pertama lahir, dokter juga tidak lupa menginiasi dini dan membiarkan bayiku menyusui di awal kehidupannya di dunia dengan mencari-cari puting susu sendiri. Dia anak yang pintar karena lulus dalam tahapan ini. Terharu banget setelah perjuangan melahirkan dan saya berhasil memberikan ASI kepada si kecil. 

Menurut dr Attila, ASI atau Air Susu Ibu adalah makanan terbaik bagi bayi yang dapat menambah kekebalan tubuh dengan baik. ASI selain memberikan nutrisi juga memberikan imunitas alami bagi tubuh bayi. Berbagai telaah ilmiah telah dilakukan oleh para ahli terhadap komposisi ASI dan pengaruhnya terhadap kesehatan bayi. Asi mengandung esensial yang cukup untuk bayi walaupun ibu dalam kondisi kurang gizi sekalipun dan mampu mengatasi infeksi melalui komponen sel fagosit (pemusnah) dan imunoglobulin (antibodi). Komponen ASI lainnya juga memberi perlindungan bagi bayi antara lain Sitokin, laktoferin, lisozim dan musin. 

Menurut rekomendasi WHO (2003), ASI eksklusif diberikan selama 6 bulan dan setelah bayi berusia 6 bulan, diberikan MPASI, makanan pendamping ASI. 

Alhamdulillah anak-anakku semuanya lulus ASI eksklusif semua, dan saya telah membuktikan bahwa ASI adalah makanan yang terbaik untuk si kecil dan anak-anakku tidak gampang sakit, mereka selalu sehat dan ceria.

Idealnya MPASI sebaiknya diberikan pada  usia berapa bulan?

Alasan kenapa MPASI dimulai pada usia 6 bulan

Menurut dr Attila, MPASI idealnya diberikan pada anak pada usia 6 bulan, tidak boleh kurang tidak boleh lebih, harus tepat waktu.

Mengapa demikian?

MPASI atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu, diberikan kepada bayi ketika ia berusia 6 bulan,  kebutuhan gizi bayi pada usia 6 bulan meningkat sehingga ia membutuhkan asupan selain ASI. Hal ini mengacu pada Angka Kebutuhan Gizi (AKG) 2013, bahwa usia 6 bulan bayi memerlukan makanan lain agar angka kecukupan gizinya terpenuhi.

Selain itu juga, alasan lainnya karena sistem pencernaan bayi termasuk pankreas, sudah berkembang dengan baik sehingga perut bayi sudah mampu mengolah, mencerna, serta menyerap protein, lemak dan karbohidrat dari bahan makanan selain ASI.

Biasanya anak usia 6 bulan sudah bisa duduk, kepalanya tegak dan bisa memegang benda tanpa bantuan. Sstem persarafan dan oromotor bayi semakin berkembang dari mulai mengisap dan menggigit. Kemampuan mengontrol lidahnya pun sudah meningkat seiring dengan mulai tumbuhnya gigi susu pertamanya. Usia 6 bulan bayi sudah pandai mengunyah dan menelan sehingga tidak akan khawatir tersedak.

Pemenuhan nutrisi awal pendamping ASI ini akan mempengaruhi tumbuh kembang si kecil baik jangka pendek dan jangka panjang. Stimulasi saat pemberian MPASI ini akan berpengaruh pada pembentukan sirkuit otak awal untuk membangkitkan fungsi 5 panca indera.

Makanan Padat Pertama yang Diberikan pada Awal MPASI?

Pemberian MPASI pada setiap jenjang usia
Duh saya jadi inget sama drama memberi MPASI pada anak pertama, waktu itu aku baca buku, MPASI boleh diberikan pada anak di bulan ke-4. Makanan pertama pisang ambon. Atuh, drama pun terjadilah, anakku sembelit. Kasihan banget. Dari kejadian itu, saya benar- benar memerhatikan asupan MPASI si kecil agar tidak terjadi lagi sembelit.

Dulu saya kira, justru yang harus dipending itu nasi/beras. karena takut sembelit itu, lho.Ternyata pemikiranku salah tentang ini. Menurut ibu dr Attila, justru makanan pertama yang bisa diberikan kepada si kecil adalah makanan dari bahan dasar beras. 

"Makanan yang terbuat dari beras," demikian rekomendasi dr. Attila mengenai makanan padat pertama MPASI.  Pemberiannya juga cair dulu dan sedikit, sebagai pengenalan kepada si kecil.

WHO menganjurkan untuk memberikan menu MPASI pertama adalah menu tunggal. Beras adalah makanan padat pertama terbaik. Mengapa demikian? karena beras dipercayai sebagai bahan makanan paling hipoalergenik, kemungkinan terjadinya reaksi simpang paling minim.

Do and Don't  Memberikan MPASI Pertama Kali

do and dont MPASI
  1. Memberikan MPASI pada bayi untuk pertama kali berikan hanya 1/2 sendok saja atau kurang. Jangan kebanyakan ya, Moms, karena ini kan bayi baru belajar makan. Jangan dikasih nasi sepiring haha.
  2. Ajak bayi berkomunikasi. Ini penting sekali karena bayi ketika diajak bicara akan paham, makan itu aktifitas yang menyenangkan.
  3. Berikan makanan padat yang dicampur dengan ASI. Makan pertama tentu saja harus sesuai dengan makanan pertama si kecil, karena awalnya cair, maka berikan dulu makanan yang cair dan sedikit aja, asalkan dia tahu ada tekstur lain selain ASI.
  4. Jangan memaksakan pemberian makanan padat saat bayi menangis. Yup, dengan memaksakan bayi makan, ketika dia menangis, ini akan berdampak buruk pengalaman makan anak dan mungkin juga anak akan tersedak.


Cara pemberian MPASI ada beberapa cara ada yang Konvesional vs Baby Led Weaning (BWL).

cara pemberian MPASI

Dari beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, terdapat tiga perbedaan pendapat.

1. Morison BJ mengatakan bahwa kelompok BLW memiliki risiko lebih tinggi tersedak. Walupun kecukupan energi bayi BWL terpenuhi namun mengalami defisiensi zat besi dan vitamin B-12.

2. Fangupo LJ mengatakan tidak ada perbedaan antara pemberikan MPASI secara konvesional maupun BWL.

2. Towsend E, mengatakan bahwa Kelompok BWL lebih menyukai karbohidrat sedangkan kelompok konvesional menyukai makanan yang manis. Kelompok BWL lebih banyak underweight semnetara kelompok konvesional lebih banyak overweight.

Mana yang lebih baik? maka dikembalikan lagi kepada orang tua. 

MPASI Baby-Led Weaning (BLW) menggunakan waktu terbaik untuk memulai Baby-Led Weaning adalah ketika keluarga berkumpul di meja makan. Baby-led weaning (BLW) artinya men-skip pemberian MPASI berbentuk puree yang disuapkan pada si kecil, serta memberi kesempatan padanya untuk memegang dan menyuap makanannya sendiri. Sementara itu Metode Konvesional metode makan anak disuapi.
Saki termasuk anak yang awalnya susah banget makan, saya sempat cemas juga, kenapa dia gak mau makan (GTM), ternyata cara saya dalam mengenalkan makanan kepadanya mungkin yang salah. Saya perhatikan gaya makan Saki, kalau dia makan saya suapin, dia menolak. Tetapi ketika saya biarkan dia makan sendiri, meski berantakan dan lap sana lap sini, mulut, baju, rambut semua kena dilap sama dia, Saki beneran makan. Meskipun awalnya gak sampai habis sih.

Lalu saya beri makan begitu saja, malah saya jadinya kan bisa makan juga selama dia makan. Pernah juga ada yang ngeritik cara Saki makan, gak bereslah, berantakan dan sebagainya.

Waktu sesi pertanyaan saya tanyakan kepada dr Attila masalah ini, ternyata anak dengan gaya makan seperti Saki masih terbilang normal. Semakin anak merasa jam makan menyenangkan, maka dia tidak akan menolak makanan yang disodorkan. Anak dari usia 1-3 tahun masanya eksplorasi, sehingga dia ingin melakukan apa yang dia inginkan/ketahui. Dengan makan sendiri, sensori kelima panca indera anak akan terstimulasi.

Jadi Moms tidak perlu cemas dengan keadaan makan yang berantakan, yang penting, tetap distimulasi juga bagaimana makan yang rapi, makan dengan tangan kanan, membaca doa dulu, makan dihabiskan, karena dengan komunikasi anak akan bertambah pengetahuannya dan kemampuan bahasanya.

Alhamdulillah, akhirnya saya tidak perlu lagi cemas dengan apa kata orang. Karena masing-masing anak itu unik, begitu juga dengan Saki.

Mitos seputar MPASI

Banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar Mitos MPASI dan terkadang menjadi perdebatan di antara kaum ibu. Mitos-mitos itu sebagai berikut:

mitos MPASI
dr Attila mencontohkan beberapa mitos yang beredar di masyarakat seperti misalnya kenalkan sayuran dulu sebelum buah, padahal sayur dan buah bisa diberikan secara bersama sama.

Atau mitos jangan memberikan gula dan garam pada makanan si kecil. Menurut dokter Attila, apa yang dimasak ibu pada hari itu, berikan kepada anak, asalkan porsinya sedikit. Dan bertahap. Perhatikan juga, apakah ada alergi setelah memakan sebuah makanan, sehingga bisa dikenali apa bahan makanan yang menyebabkan si kecil alergi. 

Anak membutuhkan rangsangan pada indera pengecapnya sehingga ia terbiasa dengan bahan makanan manis, asin, asam, pahit dan getir.

Lalu adala lagi hati tidak boleh diberikan karena racun di dalam tubuh. Faktanya hati boleh diberikan pada bayi karena hati mengadung zat besi yang diperlukan oleh tubuh si kecil.

Panduan MPASI

Menurut dr Attila, pemberian MPASI idealnya terdiri dari 3 porsi makanan utama dan 2 porsi makanan selingan atau snack. Pada menu utama, bisa diutamakan daging dan sayuran sementara untuk menu selingan, buah menjadi salah satu pilihan.


Pentingnya pemberian makanan selingan atau snack untuk memastikan agar jumlah asupan dan nutrisi si kecil terpenuhi dengan baik. Menu snack juga harus dipastikan agar kaya rasa dan menarik supaya si kecil tidak bosan. 

"Salah satu contohnya dengan memperkenalkan buah-buahan karena buah memiliki nutrisi tinggi, ragam variasi tekstur, rasa dan terdiri dari berbagai macam warna dan bentuk yang menarim hati si kecil," demikian penjelasan dr Attila.

Di bawah ini adalah beberapa panduan MPASI:


Panduan MPASI
  1. Makanan haruslah beranekaragam. Setiap jenis makanan melengkapi makanan yang lain. Zat gizi yang lengkap memenuhi karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral
  2. Jumlah yang proposional. Makanan pokok (nasi, kentang, mie). Lauk  hewani (daging, ayam, telur) dan lauk nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan).
  3. Dengan jumlah yang lengkap. maksudnya lengkap dengan buah buahan (alpukat, pisang melon, jeruk dll). Air (1 liter setiap hari), lemak secukupnya.
  4. Diberikan pada waktu yang tepat. Dimulai usia 6 bulan. 3x makan utama, dan 2 kali makanan selingan.

Panduan MPASI

 Tanda si Kecil siap Makan

tanda bayi siap makan
Ada beberapa tanda si kecil mulai siap makan. Tanda-tanda ini bisa dilihat secara kasat mata. Orang tua harus bisa melihat tanda-tanda ini agar orang tua menjadi siap saat memberikan MPASI pada si kecil.

Tanda-tandanya bayi siap makan adalah sebagai berikut:

  1. Kepala sudah mulai tegak saat duduk
  2. membuka mulut dan tertarik saat melihat makanan
  3. tumbuh gigi dan keluar air liur (drooling)
  4. lebih sering menyusu karena lapar 
  5. Berat badan stagnan. 

 Nah, mungkin ini akan menjadi ujian juga kepada orang tua, terkadang orang tua ketika anaknya sudah menunjukan kecenderungan di atas, tapi masih di bawah usia MPASI, jadi kebingungan, apakah diberi MPASI atau tidak. Jika berat badan anak tetap normal, MPASI diberikan pada usia 6 bulan. tetapi jika berat badan tetap tidak naik di bawah usia itu, maka konsultasikan kepada dokter, agar diberi rekomendasi sesuai dengan rekomendasi dokter.

Karena ada beberapa risiko ketika anak diberi MPASI lebih dini:
  1. produksi asi menjadi berkurang
  2. Risiko terkena penyakit infeksi dan penyakit saluran pencernaan karena pencernaannya belum siap
  3. meningkatkan risiko kehamilan pada ibu
  4. menghambat penyerapan zat besi
Pentingnya Mengatur Jadwal Makan untuk si Kecil

Jadwal makan ini penting sekali, karena akan berpengaruh pada kebiasaan si kecil kelak ketika dia dewasa. Oleh karena itu orangtua harus menjadwalkan makan, agar dia tahu jam-jam makan.

Food rules 

Mengapa penting mengatur jadwal makan?

1. karena regulasi rasa lapar dan kenyang itu ada masanya.dan dipengaruhi oleh faktor ekternal dan internal.
2. pada anak ini penting sekali membangun regulasi internal: anak merasa lapar, dan merasa kenyang yang timbul dalam dirinya.
3. pada anak normal, pengosongan perut normalnya pada makanan padata 100 menit dan makanan cair 75 menit.
4. Pengosongan akan bertambah cepat, seiring dengan bertambahnya usia anak.

Memperkenalkan Buah Pada si Kecil

Snack atau makanan selingan kedudukannya sama penting dengan makanan utama. Meskipun porsinya lebih sedikit dari makanan utama, yaitu 2x sehari di antara waku makan utama.

Makanan selingan bisa berupa pure buah, buah-buahan, biskuit, yogurt dan cemilan lainnya yang sehat dan mendukung gizi si kecil.


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengenalkan buah kepada bayi:

1. Timing harus tepat


  • waktu yang tepat dalam memberikan buah kepada si kecil adalah pada bayi usia 4-6 bulan buah lumat. 
  • Lalu, pada usia 6 bulan mulai dikenalkan pure buah. 
  • Usia 1 tahun ke atas, pure buah dan buah utuh.
manfaat buah


2. Teksture
  • Bayi usia 4-6 bulan  teksture cair yang manis
  • setelah 6 bulan mix pure buah dan variasikan dengan buah lainnya
  • 1 tahun ke atas: potongan buah dan pure buah.
manfaat buah


3. Manfaat buah untuk si kecil

  • sumber vitamin C
  • sumber asam folat
  • sumber serat
  • anti oksidan : pektin dan betakaroten
  • sumber mineral, zat besi, kalium dan kalsium

4. Buah yang diperkenalkan pertama kali

  • Buah apa saja boleh, asalkan aman untuk sikecil, misalnya apel, pisang, aprikot, alpukat dll
Milna Nature Delight Edisi Eksklusif ada gambar umi dan saki

Milna Nature Delight: Cara Praktis Bawa Pure ala Gen Bapur

Tya Ariesta sharing  pengalamannya sebagai konsumen setia Milna. "Sebagai ibu, saya sudah hampir 4 tahun lamanya menjadi konsumen berbagai produk Milna. Tapi Milna Nature Delight memang menjadi salah satu favorit putra sulung saya, Kanaka yang sampai saat ini tidak pernah bosan karena ada 3 varian rasa berbeda dan bentuk serta warna pada kemasannya yang praktis dan menarik."

Kata Tya, pada sadarnya kesukaannya anaknya makan buah diturunkan dari dirinya. Tya suka sekali makan buah, sehingga ketika dia hamil. Tya seringkali makan buah, dan ini berpengaruh juga kepada kesukaannya anak-anaknya makan buah. Jadi gak susah banget dia mengenalkan buah kepada anaknya.

Cuma, karena kesibukannya lah dia akhirnya mencari cara bagaimana anaknya bisa makan buah, tapi tetap terjaga keaslian buahnya. Akhirnya dia menemukan pilihannya, pas banget dengan prinsipnya, yaitu menjaga kualitas makanan agar nutrisi tetap terlindungi.

Saki main sepeda bawa bekal Milna Nature Delight
Milna Nature Delight baginya menjadi produk makanan selingan yang menolong sekali. Karena dia punya baby tentu saja kemana mana kudu bawa pure buah, kan. Lalu dia pun sekarang menyetok Milna Nature Delight, karena kemasannya praktis, mudah dipegang oleh si kecil, tanpa penambahan zat addictif, dibuat dari 100% buah segar dan tanpa penambahan gula. Ini penting banget, karena gula menjadi sumber penyakit jika dikonsumsi terlalu banyak.

"Saya juga termasuk Gen Bapur, dong, sebab saya membawa Milna Nature Delight saat membawa anak anak menemani aktifitas saya dan saat traveling," katanya dengan mantap.

Toss dong mbak Tya, saya juga Gen Bapur nih hehhee

Oiya, saya juga pernah bertemu dengan mom Tya saat event Merayakan Makan  Pertama si Kecil. Ada lho foto saya dan Saki bersama mom Tya (pamerr hehe)

Kata dr Attila, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Mom dalam memberikan pure buah kepada si kecil:

1. Pure tidak diberikan kepada bayi di bawah 6 bulan
2. Hindari penambahan gula
3. Variasikan rasa dan tekxture agar pengalaman makan buahnya si kecil setiap hari berbeda
4. Berikan pure tanpa pengawet dan penambah rasa

Ada 3 Varian Rasa Milna Nature Delight 

3 varian rasa Milna Nature Delight telah disesuaikan dengan kebutuhan buah Si Kecil yang terdiri dari varian Carrot Apple Pumpkin, varian Banana Strawberry Apple dan varian Apple Peach.

Apple and peach

Banana, strawberry and apple
Carrot, apple and pumpkin

Milna Nature Delight mengandung 100% buah asli dan diproses secara higienis dan alami. Tanpa bahan pengawet, Tanpa pewarna buatan dan Tanpa penambahan guladiproses melalui proses Advanced Pasteurization Technology. Milna Nature Delight ini adalah salah satu produk yang di produksi oleh KALBE NUTRITIONALS.


Dengan adanya Milna Nature Delight bekal untuk jalan jalan Saki jadi lebih simple dan tanpa mubazir. Ada banyak manfaat dari Milna Nature Delight ini bagi saya yang sering bepergian membawa bayi.

saki dengan cemilan kesukaannya
1. Milna Nature Delight terbuat dari 100% buah alami. 
2. Sebab terbuat dari 100% buah alami tentu saja Milna Nature Delight Mengandung segala kebaikan buah.
3. Dikemas dalam kemasan praktis, mudah dibawa dan dikonsumsi kapan pun dan dimana pun.
4. Aman dikonsumsi untuk si kecil karena sudah melalui proses pasteurisasi untuk membunuh semua mikroorganisme
5. Membantu saki dalam belajar makan buah sendiri
6. Milna Nature Delight aman dikonsumsi sebab tanpa penambahan gula, tanpa pengawet dan tanpa pewarna. Semua bahannya terbuat dari buah asli!

Berkat Milna Nature Delight setiap akan bepergian bersama Saki, saya bisa menghemat waktu. Biasanya rempong banget harus nyiapin makanan beratnya dan cemilan buah. Sekarang tidak lagi. Kan ada Milna Nature Delight. 

Cara Mengkonsumsi Milna Nature Delight

Caranya sangat mudah sekali. Ini caranya ya Mom. Eits jangan lupa cuci tangan atau lap pakai tisu basah dulu ya tangannya, ya Mom. Lalu ikuti cara di bawah ini: 

1. Kocok dahulu kemasan Milna Nature Delight Mom sebelum diberikan kepada si kecil.

2. Mom bisa menuang ke dalam sendok untuk disuapkan kepada si kecil atau dengan cara dituangkan dahulu ke dalam mangkok. Kemudian disuapkan kepada si kecil.

3. Milna Nature Delight juga bisa langsung dikonsumsi oleh si Kecil, Mom. Sebab dengan kemasan praktis, si kecil bisa menyedot dan memegang sendiri Milna Nature Delight. Ketika makan sendiri tetap didampingi ya Mom.

Moms juga bisa berkreasi membuat bekal untuk si kecil atau cemilan untuk si kecil dengan campuran Milna Nature Delight juga lho. misalnya untuk membuat puding buah, kue dengan toping pure Milna Nature delight, membuat campuran membuat smoothies, atau dibuat sorbet.

Cara Membuat Sorbet Milna Nature Delight

1. Cuci kemasan luar Milna Nature Delight, lalu masukkan Milna Nature Delight ke dalam frezzer.

Milna Nature Delight masukan ke dalam frezer

2. Setelah beku, gunting bagian kemasan, sorbet pun siap disantap. Tapi hati-hati ya, Moms, karena bagian luar kemasan tajam, jadi lebih baik untuk anak lebih kecil keluarkan sorbet buah Milna Nature Delight lalu sajikan ke dalam gelas/cup seperti makan es krim. Rasanya, segar banget. 

Sorbet Milna Nature Delight siap disajikan 
Sorbet buah ini juga disukai oleh Umi dan Abi dan juga kakak lho.

Kakak juga suka sorbet Milna Nature Delight

Cara Penyimpanan Milna Nature Delight?

Menurut Ibu Clarissa, setelah kemasan Milna Nature Delight dibuka dan dikonsumsi, simpan di dalam kulkas selama maksimal 2x24 jam

Milna Nature Delight dikonsumsi dingin tambah nikmat. Tapi Mom-say, ini untuk anak yang sudah toodler ya. Kalau masih bayi usia 6 bulan lebih baik yang suhu kamar.

Alhamdulillah, kini semakin mudah memberikan buah dengan cara yang asyik kepada Saki. Sehingga tidak ada drama lagi saat pemberian makanan tambahan. Saya sangat bahagia sekali dengan adanya Milna Nature Delight. Sebab memudahkan saya dalam memenuhi asupan nutrisi bagi Saki.
Nutrisi dan kandungan dari buah sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan Saki. 

Sekilas tentang Milna dan Kalbe Nutritionals

milna milik nasional
Milna singkatan dari Milik Nasional. Hayoo siapa yang baru tahu? Kata Ibu Clarissa Milna hadir sudah 30 tahun di Indonesia untuk memberikan makanan sehat untuk bayi. Milna juga memberikan makanan terbaik pada gigitan pertama bayi.

milna 30 tahun di indonesia
Pangsa pasar Milna tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di beberapa negara asia seperti Malaysia, Philipina, Kamboja,  Brunei, Myanmar, Yaman dan Papua. 

pasar global milna
Beberapa produk yang telah diproduksi oleh Milna bisa dilihat di bawah ini, ya, Moms. Ada makanan untuk bayi dan ada untuk toodler. 


Mom bisa mendapatkannya Milna Nature Delight di supermarket Alfamart, Carrefour, Hypermart, Lion Superindo, Yogya Group dan toko-toko terdekat lainnya.


Kalbe Nutrutionals

Kalbe Nutritionals adalah salah satu anak perusahaan sebuah perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk. Kalbe Nutritionals secara aktif melakukan pengembangan produk nutrisi sebagai komitmennya dibidang makanan dan minuman kesehatan. Misi Kalbe Nutritionals adalah ingin mewujudkan provide wellness to millions dengan menyediakan produk layanan kesehatan terbaik bagi jutaan masyarakat Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya.

logo kalbe nutritionals

Untuk informasi lebih lengkap Moms bisa mengklik website dan sosial media Milna dan hotline service CS Kalbe Nutritionals.

Website Milna: www.milna.com
Facebook : www.facebook.com/milnaID
Twitter: www.twitter.com/BundaMilna
Instagram: www.instagram.com/MilnaID
Costumer care Kalbe: 0800-140-2000
Atau home delivery: 500880

58 comments

lengkaapp banget ulasannya ,mbak. anakku tipe pemilih banget,, jadi banyajk buah yang dia ga mau makan, ehhmm. apa aku belikan milna ini aja ya? dibuat kaya es krim gitu kayaknya enak ya mbak

REPLY

kehadiran milna nature delight ini jadi semakin memudahkan orang tua ya dalam membuat mpasi buat anak anaknya, pas banget buat ibu ibu pekerja yang pengen anaknya ttp terjaga makannya tapi cuma punya waktu yang sedikit untuk nyiapin makannanya

REPLY

Kalo Milna ini memang dari dulu-dulu sudah terkenal ya kepiawaiannya dalam menyediakan makanan buat bayi dan balita yang aman dan enak. Andai dulu sudah ada Nature Delight ini, saya akan memberikannya pada anak-anak.

REPLY

Saki sukaaaakkk ya sama enaknya Milna Nature Delight.
Para balita juga demen nih Mak.
Hmmm, coba ahhh cari di supermarket
--bukanbocahbiasa(dot)com--

REPLY

mba lengkap banget ini cocok buat mama muda yang sedang dalam masa memberikan MPASI pada anaknya..baru tahu ada milna buah ini jadi pengen cobain deh :) pas buat aku sebagai working mom yang kadang ribet urusin mpasi hahaha

REPLY

milna nature delight ini sangat memudahkan ibu yang ga sempat membuat mpasi ya mbak, atau buat di bawa travelling jadi nggak usah repot membawa pure buah atau buah aslinya lagi hahahaa

REPLY

Senengnya sekarang tuh gak usah ribet bikin pure yah, karena ada pure aman dan praktis Milna Nature Delight yang rasanya enak.

REPLY

Paling susah mengkonsumsi buah itu saat traveling. Kalau ada Milna ini jadinya enak. Praktis untuk dibawa ke manapun

REPLY

asikkk saki dapat banyak milna nature delight. enak yaa ditaro di kulkas. mau coba juga ahhh

REPLY

enaknyaaa udah ada Milna Nature Delight yg jd bikin praktis kalau mau kasih buah di masa MP ASI. sebelumnya kan kudu cuci, kupas, kukus, penyek2in biar bs dimakan si kecil. sekarang mah langsung hap....yummy!

REPLY

Wow penjelasannya lengkap banget, iyesss...dulu juga MPASI pertama anakku, aku beri pure buah-buahan tapi zaman anakku belum ada kemasan praktis ini, jadi masih pake alat andalan, blander, terus kalau mau bepergiaan agak rempong juga karenanya dulu aku suka prepare banyak persiapan kalau udah niat mau keluar rumah agak lamaan atau nginap. Sekarang...berkat inovasi Milna jadi praktis yah, jadi ngak khawatir dengan nutrisi anak walaupun sedang bepergiaan.

REPLY

Kemasan dan isinya menarik ya. Bisa di sedot langsung dan bisa pula dibekukan. Anak-anak pasti suka ini. Anak pertama saya juga nggak suka makan buah, kayaknya mesti coba di kasih milna nature delight ini

REPLY

Alhamdulillaah...solusi banget khususnya buat working mom. Lebih simpel dan kemasannya juga menarik. Dan kabar baiknya, ada penyesuaian harga juga, yaaa. Hihihi.

REPLY

ga ada alasan lagi buat gak suka buah ya mom, sekarang mau sehat udah ga ribet

REPLY

Gen Bapur..unik nyebutnya, tapi pas nama ini ya.. Dan salut untuk Milna, merespon dengan baik kebutuhan para Bunda, sehingga harga pun disesuaikan jadi lebih terjangkau. Praktis dan ekonomis jadinya:)

REPLY

Wah, inovasi baru dari Milna. Aku beveraoa ku Ali lihat di Market deket rumah, praktis banget yabk. Packagingnya bagus banget, bisa langsung di sesruput anak, bisa juga jadi sorbet ya hehe

REPLY

Wah ide bagus itu Milna sorbet untuk anak-anak, pasti suka seperti ice cream tapi buah segar. MPASI emang penting banget buat anak apalagi yang sudah 1 tahun ke atas, bener-bener nutrisinya harus tercukupi dengan baik supaya aktifitas dan tumbuh kembangnya lancar

REPLY

Milna delight nature ini mempermudah mamak bgd deh ap lagi klo lagi traveling ga perlu pusinglagi

REPLY

Ini inovasi baguuus dari Milna yaa.. Idenya bagus bgt dan packagingnya pun praktis. Buibu ga perlu pusing2 lg deeeh hhi

REPLY

aku mau rekomendasiin milna ini ke temenku yang punya anak juga ah, jadi lebih mudah dan praktis jadinya yaa, ga perlu ribet lagi ehhehe

REPLY

Aku mau coba juga kasih anakku milna puree delight ini. Semoga suka ❤

REPLY

makan buah makin gampang, nutrisi anak makin lengkap terpenuhi deh. apalagi ada banyak varian rasa, anak gak bakal bosan

REPLY

langsung nostalgia nih mba ke masa - masa anakku dulu mulai MPASInya, milna membantu banget deh ...Tapi kayaknya varian ini baru ya mba

REPLY

Wah enak banget ini Milna sekarang udah ada purenya. Kalau Tio tau milna delight nature ini, bisa minta beli, hihihi. Milna ini snack anak-anakku saat masa Mpasi.

REPLY

Kalau jadi sorbet gitu enak ya kayak kerasa makan es krim tapi sehat karena buah...

REPLY

Senangnya Shaki kemana-mana bisa bawa bekal puree ya, mudah lagi cara maemnya. Tinggal buka tutupnya dan siap untuk dimakan. Anak pun jadi terpenuhi kebutuhan buah dan sayurnya ya mba.

REPLY

detail sekali mba infonya, bermanfaat buat saya nanti kalau jadi ibu buat perhatikan asupan gizi, wah kalau Kalbe yang ngeluarin percaya kualitasnya, selalu bagus

REPLY

Emang banyak anak2 yang ga suka makan buah ya, padahal buah itu rasanya enak. Keren banget inovasi nya ya, membantu ibu2 yang sedang mempersiapkan MPASI.

REPLY

produk dari Milna satu ini memang praktis sekali ya jadi jadi nggak repot lagi untuk membuat puree apalagi bisa langsung dibawa kemana mana nih

REPLY

Sekarang ada milna jd makin praktis buat ibu yg mau bawa cemilan buah buat anak nya ya.. apalagi nutrisi nya udh terjamin.

REPLY

Alhamdulilah makin inovasi ya mba Milna bikin pure buah begini btw aku dulu masih menganut gula garam dibeirkan setalah 1 tahun mba hahaha alhamdulilah tapi anakku ga GTM demen banget ngemil nih yang bungsu

REPLY

Praktis banget yah mbak, btw anakku juga suka banget loh makan Milna Fruit Pure ini apalagi kalau dimakan ketika keluar dari kulkas, dalam sekejap langsung abis

REPLY

Milna Nature Delight ini enak loh. Ponakanku suka banget.

REPLY

Banyak banget cemilan Saki bisa asyik dan seru itu ikut Umi banyak cemilan dengan berbagai variasi pasti makin sehat dan ceria

REPLY

Ada Fruit Puree dari Milna Nature Delight nih. Bisa lebih praktis buat ibu-ibu yang sibuk, yang nggak sempat menghaluskan buah buat MPASI anak-anak. Bisa buat camilan juga di perjalanan. Anak bisa tetap jajan sehat.

REPLY

kalo milna nature delight udah ada pas jaman anak2ku imut, pasti mereka bakal seneng dan doyan banget :)

REPLY

Lucunya dedek Saki 😘😘😘😘 Sehat2 yaa. Camilannya sekarang banyak macamnya dan enak2 :)

REPLY

cara makan buah jaman now niihh
emak2 juga doyan kayaknya :D
--bukanbocahbiasa(dot)com--

REPLY

Aku kebantu banget sama MIlna Nature Delight pas anakku susah makan, enaak inii

REPLY

anak anak jadi demen makan buah deh kalau kayak gini, mamanya enggak repot. Anaknya juga enak makannya fun dan enjoy

REPLY

Baca2 ini jd inget momen mpasi ketiga anakku dulu. Jaman dulu susah bener mencari pure buah kemasan gini, hiks.. jadi aku sering beli dari brand luar. Sekarang uda mudah banget ada milna ya

REPLY

Makin lengkap varian produk Milna sekarang ini. Zaman anakku kicik, aku kenalnya cuma bubur sama biskuit bayinya. Haha...zaman jadoel banget.

REPLY

Sudah praktis, travel friendly, bisa dibawa masuk tas back pack kalau lagi travelling bisa.langsing kasih milna ini ke anakku hehe

REPLY

Kenapa ya mitosnya masih ada yang jalanin anak usia belum 6 bulan udah dikasi MPASI dan pastinya pisang jadi menu utamanya hadeuh wkwkwk padahal zaman serba mudah googling langsung dapat info

btw ini praktis ya mba jadi pengen cobain

REPLY

Milna membantu banget utk emak dalam memberikan cemilan bergizi utk anak ya. Apalagi mereka jd bisa belajar membedakan rasa makanan tanpa emaknya harus kuatir, yg dimakan nih baik bagi kesehatan atau enggak buat anaknya

REPLY

Wuih, lengkap banget, makasih sharingnya ya... Asyik ya ada milna nature delight, praktis, enggak perlu ngelumatin sendiri buat bikin puree...

REPLY

Aih keren banget Milna, inovasi fruit pure gini sudah ada. Kedua anak saya itu selalu saya sediakan Milna sewaktu MPASI. Sekarang kita punya banyak pilihan ya untuk MPASI, apalagi saat anak tumbuh gigi, Milna delight ini bisa jadi solusi.

REPLY

Lengkap banget ulasannya, kak...
AKu jadi pengin ikutan makan buah pure.
Zamanku dulu, pure ga ada dalam kemasan praktis begini...Milna menyediakan apa yang dibutuhkan anak-anak.

REPLY

masya Allah lengkaaap banget artikelnya tentang MPASI. Jadi belajar lagi untuk persiapan adiknya SID (lahir aja belum, hahaha).
Btw, Kalau Milna Nature Delight, SID juga sukaaa. Dia tuh bisa habis 3 bungkus sekali makan. Kebanyakan gak ya?

REPLY

Wah Milna ngga hanya ada bubur dan biskuit ya, tapi ada puree buah juga, praktis untuk bepergian, bayi tetap makan makanan sehat .

REPLY

Waah lumayan ya sekarang kalo traveling udah ada pure yang halal dan terjamin kandungannya. Mudah didapat lagi ya di minimarket.

REPLY

Ada beberapa varian rasa ya, mba. Jadi anak bisa mencicipi semua rasa buah.

REPLY

Kemasan milna sekarang praktis banget ya mak. Memudahlan sekali untuk ibu yang bekerja yang ingin anaknya ttp tercukupi nutrisinya.

REPLY

Aku termasuk Gen Bapur mbak, karena memang praktis banget ya. Apalagi kalau disantap dengan keadaan dingin, anakku suka banget

REPLY

Wah keren nih inovasinya Milna. Semoga semakin banyak asupan sayur dan buah anak Indonesia ya. Semakin sehat semakin cerdas SDM bangsa. Aamiin

REPLY

Pas banget yang punya anak 6 bulan ke atas...mesti baca tulisan kak Sri mengenai Milna Nature Delight, biar gak bimbang mau kasih menu makanan pure yang alami.

REPLY

enaknyaaa ...praktis kasih buah di masa MP ASI. sebelumnya kan kudu cuci, kupas, kukus, penyek2in biar bs dimakan si kecil. sekarang mah langsung lahap habis

REPLY

Produk kalbe nih inovatif banget ya. Saya pas punya anak mau si abang atau adek, selalu menggunakan produk dr kalbe. Macam pure buah yg diberikan ke adek fi, dia mau ternyata, karena kemasannya seperti minuman kotak, jadi ya adek fi suka. ^_^

REPLY

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Sri Widiyastuti . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates