October 27, 2012

# curhat bunda # once upon in japan

Osie : Hiasan dinding style jepang

Kemarin, Bu Sugiyama dan Bu Komori datang mengunjungi saya dirumah. 
Mereka adalah  member assosiasi pemerhati Indonesia Jepang di Utsunomiya. Mereka adalah teman2 yang baik. Bu Komori malah sudah seperti ibu saya, karena perhatiannya yang besar kepada keluarga kami.

Mereka datang bukan tanpa maksud. Hari itu, saya dan Bu Arif (seorang tetangga dekat saya, orang Indonesia juga), diberi ketrampilan membuat sirop siso (http://ummusalma.multiply.com/journal/item/9) dan membuat osie, yaitu semacam hiasan dinding dengan style jepang.


Osie ini menarik sekali, karena selain diperlukan ketrampilan tangan, juga ketelitian. Osie ini bisa kita beli satu set untuk satu kali pembuatan hiasan dinding. Kemarin kami tidak membelinya, tapi diberi oleh Bu Sugiyama...sensei Osie kami...gratis...!

Satu set terdiri dari pola, instruksi pembuatan dan bahan hiasan baju dari kertas origami yang indah. Mirip benar dengan baju2 kimono yang sering dipakai oleh orang-orang jepang. Osie ini modelnya gambar anak2 jepang yang ditempel dikertas. Setiap bagian dari pola itu, kita bungkus dengan kertas origami, membentuk gambar yang akan jadi hiasan dinding yang kita buat.

Kemarin saya membuat gambar anak perempuan Jepang dengan tema Hina Matsuri. 
Memang agak sedikit sulit, karena banyak bagian2 yang kecil2 kemudian dibungkus dengan kertas origami. Tetapi setelah melihat hasilnya..puas sekali...bagus dan indah...dan yang terpenting buatan sendiri.....
Anak-anakku juga suka sekali..mereka memuji saya...umi..jouzo ne...osiete.....! begitu katanya.....
Bu Arif membuat gambar anak jepang dengan tema musim semi kalo gak salah....baju kimononya juga indah sekali....


Oh iya..kami juga masing-masing diberi satu set osie lagi untuk dikerjakan sendiri, tema yang ada di osie saya yang lain adalah anak laki-laki jepang sedang menarik kabuto (sejenis topi tentara jepang semasa edo jidai), jadi temanya : kabutohiki. Karena calon anak saya yang ketiga insyaAllah laki-laki..puresento datte..ureshii wa....



Silahkan dilihat osie hasil karya kami....
Bu Sugiyama dan Bu komori....itsumo arigatou gozaimasuuuu....




Utsunomiya,  27 Juli 06





anibowo wrote on Jul 28, '06
bagus banget....
jadi pengen nyoba bikin osie...berapa ya harga satu paketnya?

ummusalma wrote on Jul 28, '06
anibowo said
bagus banget....
jadi pengen nyoba bikin osie...berapa ya harga satu paketnya?
 
Wah..gomen bu Ani, saya gak nanya harganya berapa ....
insyaAllah saya tanyain deh ke Bu sugiyama nya yah.....

ummusalma wrote on Aug 1, '06, edited on Aug 1, '06
anibowo said
bagus banget....
jadi pengen nyoba bikin osie...berapa ya harga satu paketnya?
 
Teh Ani, harganya gak nyampe 1000 yen per-set dan kemungkinan jika tambah piguranya 1000-an yen. Tapi di Utsunomiya kebetulan(katanya sih) tidak ada, waktu itu beliau belinya di Tokyo dan dalam jumlah banyak kelihatannya sih...(lihat dari koleksinya yang dibawa saat ngasih pelajaran bikin osie). Mungkin di toko handicraft di Okayama ada Teh....
Jaa...gambarimashyou...:)

yosefitri wrote on Aug 7, '06
subhanallah..bagus banget mba hasil karyanya..seneng ya bisa belajar ilmu baru lagi :)

ummusalma wrote on Aug 8, '06
Eh ada Mbak Fitri juga...:) iya Alhamdulillah....orang-orang jepang memang kalau sudah jadi teman baik, baik banget loh...sensei osie ini selain pintar ketrampilan tangan juga trampil di pertanian ...didepan rumah saya juga ditanamin nasu dan kabocha hasil karyanya..sekarang sedang giliran panen nasu. kalo kabocha sih masih bunga aja..tapi seneng banget...jadi punya kebun sendiri...:)
Makasih dah mampir disini Mbak...:x

2 comments:

  1. kawaii.. itu washi ya mba?
    akhir2 ini sedang asik2nya buat washi doll. washi tak ada, kertas kado pun jadi..
    mbak apa ya bedanya washi doll ma osie?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama aja kayaknya ya kalau cara pembuatannya cmiiw

      Delete

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @ceritaummi

Follow Us @tutiarien