Pengalaman Naik BisKita di Bogor

26 comments

Pengalaman naik BisKita Bogor. Berawal dari pengumuman sekolah, bahwa pada tahun ajaran baru 2022/2023 anak-anak mulai kembali ke sekolah 100% PTM (pertemuan tatap muka), akhirnya saya nekad dong mencari tahu apa dan bagaimana transportasi BisKita di Bogor. 

Pengalaman naik BisKita Bogor
Maklum anak saya kan ada 4 lagi yang masih sekolah dasar dan menengah, ya. Tidak mungkin ayahnya atau saya antar jemput mereka terus. Apalagi sekarang ada si bungsu yang sekolah TK. Otomatis saya jadi 'macan ternak' emak cantik anter anak hihihi jadi mahmud lagi deh, mamah muda... ihiyy

Sementara kakak dan teteh sudah mulai sibuk. Kakak KKN, jadi waktunya gak sefleksible sebelumnya yang hanya menunggu perkuliahan online. Mengabdi pada masyarakat pada program KKN ini perlu kekompakan dengan timnya. Jadi kakak harus pulang pergi ke tempat KKN pagi-pagi banget, sambil anter adiknya ke sekolah tapi sudah tidak bisa lagi menjemput tepat waktu.

Teteh juga sama posisinya. Sebagai mahasiswa baru, tugas dari event MPKMB (Masa pengenalan kampus mahasiswa baru) banyak banget. Dan itu tuh setiap hari ada aja. Apalagi teteh kan ambil Sekolah Vokasi yaa, kejuruan. Tugasnya macam-macam, jadi waktunya tidak fleksible lagi. 

Jadi mau tidak mau, saya harus memastikan anak-anak bisa bersekolah dengan aman dan nyaman menggunakan angkutan umum di dalam kota. Selain angkot, BisKita bisa menjadi andalan anak-anak ke sekolah jika trayeknya terlewati.

BisKita Trans Pakuan Busnya Orang Bogor 

Apa sih BisKita?  Mungkin Moms bertanya tanya,  ini ngomongin BisKita Bogor apaan sih? BisKita adalah layanan bus rapid transit di kota dan kabupaten di Bogor yang dikelola oleh pemerintah Kota Bogor melalui Perumda Trans Pakuan.

BisKita Trans Pakuan Bogor
Armada BisKita Trans Pakuan Bogor credit: kompas.com

BisKita Trans Pakuan Bogor dilaunching pada November tahun 2021 dengan uji coba gratis,  alias 0 rupiah. Kita hanya cukup mentap e-money pada tempat yang disediakan ketika kita naik bis, dan kita bisa menikmati perjalanan naik bus tanpa ditarik bayaran. BisKita ini mirip dengan Trans Jakarta yang hanya berhenti di halte tertentu yang telah disediakan.

Koridor dan Rute BisKita Trans Pakuan

 Alhamdulillah Moms, sekarang BisKita bisa dinikmati oleh warga Bogor dan sekitarnya dengan 4 koridor utama. Jadi kita tinggal mengingat nama koridornya saja dan di halte selalu ada informasi peta rute perjalanan atau jaringan BisKita. 

Jadi Moms, tidak akan tersesat jika mau melakukan perjalanan menggunakan BisKita.

peta rute jaringan BisKita
Peta jaringan rute BisKita

Dikutip dari Kumparan.com, BisKita memiliki 4 koridor aktif, yaitu:

  1. Koridor 1F: Terminal Bubulak – Cidangngiang (PP)
     Terminal Bubulak – Jl. Abdullah bin Nuh – Jl. Soleh Iskandar – Warung Jambu- Jl. Pajajaran – Jl. Cidangiang
  2. Koridor 2F: Cidangngiang – Ciawi (PP)
        Jl. Cidangiang – Jl. Pajajaran – Tajur – Ciawi – Rancamaya – Harjasari/Warung Nangka
  3. Koridor 5F: Ciparigi – Stasiun KA Bogor 1 (PP)
        Jl. Kedung Halang – Simpang Jambu Dua – Jl. Ahmad Yani – Air Mancur – Jl. RE Martadinata – Jl. Merdeka
  4. Koridor 6F: Parung Banteng – GOR 2 (PP)
        Parung Banteng 2 – Baranangsiang Indah 2 – Simpang Bogor Baru – Bratasena – Taman Corat Coret 1 – Jambu Dua 1 - SMPN 8 – BPJS – Dinkes – Air Mancur 1

Pengalaman Naik BisKita

Salah satu rute yang dilewati oleh BisKita ini adalah Koridor 6F Parung Banteng - GOR 2. Halte yang terdekat dengan sekolah anak saya adalah halte Baranangsiang Indah 2, daerah Bogor Timur di mana anak saya bersekolah di daerah itu,  yaitu SD Islam Terpadu Bening Bogor. 

Lumayan jauh dari rumah saya,  makanya saya sangat bergembira karena hadirnya BisKita akan membantu sekali transportasi anak saya yang bersekolah jauh dari rumah dan relatif aman dan nyaman karena bis difasilitasi dengan pendingin dan perlindungan protokol kesehatan selama pandemi. 

BisKita bersih dan teratur,  wangi pula.  Tempat duduknya macam di Trans Jakarta lah ya.  Dan tidak terlalu berdesakan. 

Waktu itu, tanggal 8 Juli saya menghadiri pertemuan orang tua murid di sekolah anak saya. Nah,  saat awal naik Biskita ini saya yang zero pengalaman ini akhirnya mendapat banyak pengalaman, dari tidak tahu jadi tahu karena nekat naik Biskita  dari sekolah SD Bening. 

Pulang dari pertemuan orang tua,  saya nebeng naik motor bersama Mama Hilmi sampai di ujung jalan Baranangsiang Indah. Saya celingukan, di mana ya haltenya, alhamdulillah, ada halte yang disediakan khusus untuk BisKita. 

Tak menunggu lama, bus pun tiba. Sayangnya bus yang akan saya naiki itu bukan bus ke arah jalan pulang,  jadi saya diarahkan oleh supir BisKita untuk menyeberang jalan dan menunggu di halte BisKita yang ada persis di seberang jalan tempat saya menunggu. 

Baiklah,  mari kita kembali ke awal. Saya menunggu lagi,  karena bis yang sebelumnya sudah pergi bersamaan dengan bus yang saya salah naik itu. 

Lumayan menunggu lama juga, tapi tidak sampai berjam-jam sih. Saya menunggu kurang lebih 30 menitan sampai bus tiba lagi di halte. Akhirnya bus pun tiba. 

Cara Naik BisKita Trans Pakuan

Nah, moms bagaimana cara naik BisKita Trans Pakuan di Bogor? Dari pengalaman saya, begini caranya, ya, Moms.

1. Siapkan kartu e-money bersaldo ya, Moms. 

Meskipun bus ini gratis, namun tetap menggunakan e-money yang ada uangnya, hehe

Sebab saya pernah, kan pakai e-money yang sudah "cekak" banget isinya. Saldo awal ada 50 ribu, lalu saya pakai belanja es krim. Setelah itu saya coba tap di pengecekan bus di BisKita, masih bisa. Saya pikir, wah ternyata saldo 0 juga bisa dipakai nih kartu. Eh, yang kedua kalinya naik bus, karena udah 0 kali ya saldonya, kartu sudah tidak bisa dipergunakan. Alhamdulillah saya membawa beberapa e-money. Jadi tetap bisa naik BisKita tanpa rasa malu wkwkwk.

2. Tap atau tempelkan e-money ke perangkat pembaca tiet bus yang disediakan di bus. 

Biasanya ketika kita naik bus, ada tepat di samping Pak Supir. Gampang banget dinempelkannya, posisikan kartu di alat pemindai, sampai bunyi "pip" atau sampai ada tulisan pembayaran sukses, kalau gak salah, yaa. 

Tap e-money BisKita
Tempat menempelkan e-money di BisKita
 Setelah itu duduk manis deh.

Bagi pengguna Trans Jakarta, tentu sudah tidak asing lagi, yaa menaiki BisKita Trans Pakuan Bogor ini karena metode atau cara menggunakannya kurang lebih sama. 

Nanti diperjalanan, ada suara otomatis yang menginformasikan halte yang akan disinggahi oleh BisKita. Jadi tiap kali bus akan berhenti akan diumumkan oleh suara otomatis itu. 

Kita juga bisa membaca tulisan berjalan yang ada di dashboard depan di atas tempat duduk Pak Supir. Di sana diinformasikan halte selanjutnya di mana bus akan berhenti.

Jadi halte yang kita tuju tidak akan terlewat meskipun baru naik BisKita. 

Sayangnya di BisKita tidak diberi tombol bel seperti yang ada di Trans Jakarta. Jadi kita tidak bisa memberi tahu supir bahwa kita turun di halte berikutnya. Mungkin karena sudah otomatis berhenti kali ya, jadi tidak diperlukan penggunaan bel bagi pengguna bus.

Oiya, di dalam BisKita juga ada tempat duduk prioritas ya untuk lansia, ibu membawa anak, orang yang berkebutuhan khusus dan ibu hamil.

tempat duduk prioritas di BisKita
tempat duduk prioritas
 Di dalam BisKita dilarang merokok serta makan dan minum di dalam bus ya. Gambarnya ada di atas ini ya. Itu saya diphoto saat BisKita kosong. Jadi bisa berfoto di mana-mana hehe

Jika melanggar makan atau minum di dalam BisKita memang tidak ada yang menegur, namun sebagai warga negara yang baik dan paham tata aturan sopan santun dalam berkendaraan di fasilitas umum, tentu kita harus menaatinya yaa.

Yuk disiplin merawat BisKita yang bersih, cantik, dingin, nyaman dan wangi ini.

Oiya satu lagi, di masa pandemi ini jangan lupa protokol kesehatan tetap ditegakkan yaa. Pakai masker dan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer yaa.

Kalau batuk, jangan dibuka maskernya. Tapi batuk saja di dalam masker. Jangan dibuka, karena fungsi masker adalah membantu kita mencegah penularan virus.

Ini ada pengalaman saya waktu naik BisKita. Ada pemuda yang duduk agak jauh dari saya. Eh dia tiba-tiba batuk dan lantas membuka maskernya. Wah, ini benar-benar bikin gemas sekali. Apa tidak tahu masker itu untuk mencegah virus menyebar. Saya hanya bisa memelototinya dari jauh. Eh, dasar si dia. Malah cuek aja ada emak-emak jutek melihat kelakuannya.

Ini sama dengan seorang bapak yang pakai masker, lalu merokok di dalam angkot. Eh, saat mengeluarkan asapnya, dia buka masker. Duh ..duh.. Bapk bapak. plis deh, yaa. Jaga protokol kesehatan. Jangan mau sehat sendirian tapi membuat orang sakit. Harus digimanain nih bapack bapack kayak gini Moms?

Baiklah sekadar intermezo ajah itu mah. But kalau ada yang seperti itu, yuk speak up!

Nah, Moms, demikian pengalaman naik BisKita Bogor. Semoga dapat membantu Moms dan keluarga berwisata ke Bogor menggunakan BisKita di Bogor. Jangan ragu untuk datang ke Bogor ya, karena di Bogor juga ada wisata hutan kota yang indah seperti Kebun Raya Bogor dan Agrowisata Kuntum Farmfield.

Sri Widiyastuti
Saya ibu rumah tangga dengan 6 orang anak. Pernah tinggal di Jepang dan Malaysia. Isi blog ini sebagian besar bercerita tentang lifestyle, parenting (pengasuhan anak) dan segala sesuatu yang berkaitan dengan keluarga dan perempuan. Untuk kerjasama silakan hubungi saya melalui email: sri.widiyastuti@gmail.com

Related Posts

26 comments

  1. Versi Makassar dan sekitarnya bernama bus transmaminasata. Anakku yg taun lalu homeskuling, taun ini ini minta kembali sekolah formal. Bersyukur sekolah dan tempat tinggal kami terhubung bus meski harus ganti koridor. Kalau pas ayahnya ga bisa jemput, bisa naik bis sendiri deh (sudah SMP jadi berani sendiri. lagipula busnya aman dan nyaman ya kan mbak wid..jadi mantap-mantap saja melepas dia naik bus)

    ReplyDelete
  2. Wah alhamdulillah ada Biskita yang bisa membantu macan ternak seperti kita buat antar jemput anak yah mbaak.

    Itu aneh banget sih, pake masker tapi kalo pas batuk kok malah dibuka, ngeselin banget lah si masnya

    ReplyDelete
  3. Wah, aku belum pernah nih naik biskita di Bogor, menyenangkan pastinya ya pengalaman mencoba biskita

    ReplyDelete
  4. Bisnya cakep banget, kayak bis Damri. Wah asyik dong ya, Mba. Nganter jemput anak jadi gak repot, kalau ada biskita. Udah gitu ya termasuk aman dong. Bebas asap rokok ya, supirnya juga gak ngebut, dll.

    ReplyDelete
  5. Selamat jadi macan ternak Mba, hehe ... BisKita memudahkan transportasi orang Bogor ya. Alhamdulillah terbantu masalah transportasi anak sekolahan.

    ReplyDelete
  6. Seneng ya Teh kalau ada biskita kayak gini yang mempermudah transportasi. Di kotaku nih kecil, adapun sarana transportasi ya angkutan, itupun pake acara ngetem lamaaa pisan.

    ReplyDelete
  7. Kadang orang gak paham yaa, kak Sri mengenai adab di kendaraan umum.
    Karena aku sendiri sebagai yang jarang naik kendaraan umum, kaget banget ditegur Pak Penjaga MRT saat naik tapi sambil ngobrol. HUhu.. Shock~

    ReplyDelete
  8. Apalah dayaku yang tinggal agak jauh dari perkotaan huhuhu. Gampang banget ya cara naik bos kita trans pakuan ini tinggal siapin e-money tempel ke mesin pembacanya lalu duduk manis deh. Jadi pengen nyobain naik bisKita nih saya

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah, senaaanggg bgt kalo ada kendaraan umum yg sip markosip kyk giniii
    Aku juga mau kapan2 ke Bogor dan explore pakau Buskita

    ReplyDelete
  10. Biskita sangat memudahkan masyarakat Bogor ya mbak. Selain memudahkan, bisnya juga bersih dan nyaman. Jadi senang aja rasanya naik bis ya mbak

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah pelan tapi pasti moda transportasi umum di Indonesia mulai membaik, manusiawi ya maak...

    Ingetkan jaman duluu, bus tanpa AC penumpang bejubel dibiarin dkk.
    Aku pas pulang solo, transbus nya juga oke maakk

    ReplyDelete
  12. Di Solo udah ada nih kayaknya, tapi aku blom pernah naik. hehehe. Masih kebiasaan pakai kendaraan pribadi. Padahal nambahin macet ya. Kapan-kapan pengen nyoba deh naik biskita.

    ReplyDelete
  13. Wah asik ini, satu lagi transportasi umum yang bisa dinikmati masyarakat Bogor ya mbak
    Kalau di Surabaya ada Suroboyo bus

    ReplyDelete
  14. Nyimak semua cara dan suasananya jadi teringat naik bis dulu waktu masih di Hongkong dan Taiwan.
    Ah semoga ke Cianjur juga bisa segera ada nih. Masa sampai sekarang saja, ojek online saja belum ada masuk di tempat saya Cianjur Selatan ini

    ReplyDelete
  15. makasih infonya Mbaaa jadi sekarang keliling Bogor bisa naik biskita yah. Eh walau masih gratis, saldo e-money tetep harus ada, hahaha ... kirain aman aja pakai saldo 0.

    aku tuh kalau pergi juga bawa 4 e-money. Ga tau saldonya berapa aja, buat jaga-jaga.

    ReplyDelete
  16. Di Malang belum ada bus semacam Biskita ini mbak, adanya bis sekolah hehe, yang sudah ada bus semacam ini di Surabaya yang mungkin kotanya lebih gede ya

    ReplyDelete
  17. Wah busnya udah bisa dipakai lagi ya mbak? Dulu kyknya sempat terhenti bukan sih layanannya. Aku bbrp kali kyknya sebelum pindah tuh melihat bus ini seliweran depan transmart yasmin kalau gak salah. Blm berkesempatan naik. Moga ntr kalau ke Bogor bisa nyoba. Bayarnya pakai emoney yaa, noted.

    ReplyDelete
  18. Berharap biskita ini juga hadir di Jogja. Butuh banget angkutan publik ini untuk di Jogja. Agar anak-anak sekolah bisa berangkat sekolah dengan nyaman

    ReplyDelete
  19. Wah baru tahu aku ada BisKita padahal bulan lalu sempat ke Kebun Raya Bogor dan parkirnya agak jauh jadinya malah oper naik taksi online padahal bisa dipasin di halte yang dilewatin BisKita ya, sampe keluarnya pun aku juga begitu. Kapan-kapan boleh deh nyobain BisKita kalau pas main ke Bogor

    ReplyDelete
  20. Naik bus memang menyenangkan karena banyak yamg bisa diceritakan ke anak mengenai pengalamannya.
    Armada BisKita semoga delalu terjaga kebersihan dan masyarakat senang naik bis.

    ReplyDelete
  21. Keren nih di Bogor sudah ada fasilitas transportasi yang gratis. Yang penting secara bersama-sama menjaga kebersihan bus tersebut yaaa.. Perhatikan juga etika ketika sedang berada di sarana transportasi publik gini. Kesel juga klo ada yang batuk malah buka masker gitu, pengin nyubiiittt...

    ReplyDelete
  22. Waaah enak ya sekarang di Bogor ada Bis Kita. Semacam busway kalau di Jakarta ya mbak. Jadi pengin cobain bis kita nih kalau pas main ke Bogor. Mayan kan bisa keliling Bogor naik bis kita

    ReplyDelete
  23. Keberadaan Biskita sangat membantu yah terutama buat mamak-mamak yang anaknya lebih dari satu. istilahnya Mak Sri macan ternak hahaha.

    ReplyDelete
  24. seneng banget ada transportasi yang nyaman di kota nya mba, coba di surabaya ada trans yang senyaman trans jogja atau biskita bogor, org surabaya masih minim yang minat naik bis dalam kota e mbak

    ReplyDelete
  25. Wah, dekat rumah mamaku ada haltenya nih Teh tapi belum pernah cobain biskita tapi kata pamanku sih praktis banget dan murah meriah, happy katanya...nanti deh kalau ke Bogor lagi dicobain...

    ReplyDelete
  26. Kalau punya anak banyak, terbantu banget ya, Mbak. Bisa langsung gitu

    Di daerahku belum ada Trans. Jadi naiknya pas ke Semarang atau daerah lain. Terus kudu nanya karena emang gak tahu rutenya

    ReplyDelete

Post a Comment

iframe komentar