Skip to main content

MATH MAGIC


Hari ini seperti hari-hari yang lain, umi mulai buka-buka toko online umi, hmmm..belum ada yang kelihatan meninggalkan jejak/ mereview pada jualan umi nih...sedih juga...tapi umi yakin..semua yang melihat isi toko umi pasti tertarik tapi tidak untuk pesan sekarang. Atau mungkin ga tau cara pembelian onlinenya gimana. Yah..namanya juga bisnis online..susah gampang katanya. Sama halnya dengan mancing, ada kalanya langsung dapet ikan, atau malah ga dapet ikan saat itu juga...

Suatu saat..umi iseng-iseng buka toko buku yang lain, umi dapet link ini nih setelah ditelusuri, dibaca dan difahami. Math magic, begitu tertulis di situs rumah akal, sperti dapet harta karun, umi baca testimoni beberapa orang, smeua merasa puas dengan kehadiran buku itu, baik dari orangtuanya maupun anak-anaknya. Umi akhirnya tertarik untuk memesan buku tersebut. Alhamdulillah karena Rumah Akal, dimana buku itu berada ada di Bogor, dekat pula dengan rumah umi. Akhirnya umi datengin kesana. Sebelum kesana umi janjian dulu tuh..


Akhirnya Sabtu kemarin umi datang ke Rumah Akal, rumahnya sederhana, di ruang depan merupakan perpustakaan kecil berisi buku2 yang menarik baik bagi orangtua maupun anak-anak...nyaman..begitu kesan pertama yang umi dapatkan...
Umi memngucapkan salam, tapi karena tidak ada yang menjawab, umi beranikan masuk kedalam, ternyata di dalam sedang ada kelas ( anak-anak yang belajar matematika), mereka sopan-sopan..mungkin sekitar kelas 4-6an SD. Ketika melihat saya, mereka mengangguk dengan gayanya yang sopan...olalala..baru pertama kali mulai jatuh cinta dengan pendidikan di tempat les ini. Akhirnya saya bertemu dengan Bu Ana (istri dari Pak Bekti..penulis buku 5 langkah rahasia berhitung mudah), masih muda...cantik...
Tak berapa lama kami asyik dengan segala macam cerita dan menyelesaikan urusan pembelian buku dan segala macam bonus promo yang diberikan oleh rumah akal. Ternyata dengan uang 220.000 kita tidak hanya membeli buku, tapi juga kita diberikan training se-keluarga (sekeluarga loh...saya bilang anak saya 4, suami saya ikut)...jadi training untuk ber 6 orang tuh...alhamdulillah karena itu adalah fasilitas yang diberikan oleh rumah akal kepada keluarga yang membeli buku 5 langkah rahasia menghitung nudah, itu semua gratis...
sampai dirumah..umi dah ga sabar untuk membaca dan mempraktekan kepada si sulung..alhamdulillah setelah dipaktekan..hasilnya memuaskan sekali...

Math magic...ternyata matematika mudah loh setelah membaca buku ini, karena umi tadinya ga suka banget namanya matematika..dari kecil umi tuh dah alergi banget ma math..Alhamdulillah...dengan math magic mudah2an anak-anak jadi lebih maju matematikanya dibandingkan uminya...:-)
Ga sabar nunggu jadwal training (pertengahan januari) math magic...praktek dulu sama si kakak ah....(kenapa cuman sama si kakak aja??? karena shafa belum bisa konsentrasi, abang banyak mainnya) kalo kakak dah mengerti tentang konsep...jadi lebih semangat gitu uminya....heheheh
Dah ah...mana bukunya yah.....hmm..itu dianya.....(offline mode)

Bogor, 22 des 2009
Tuk Ibu..SELAMAT HARI IBU...Aku sayang Ibu...

Comments

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…