September 08, 2019


Hai, Moms, hari ini saya ingin sharing tentang topik yang menarik sekali. Pentingnya Pemenuhan Asupan Serat Sejak Dini

Suatu hari, di tahun 2017, saya dikejutkan oleh berita duka. Ibunda dari kakak kelas anak saya meninggal dunia setelah dilakukan operasi. Operasinya berjalan lancar, tetapi sel-sel kanker sudah merusak bagian organ dalam, sehingga akhirnya menyebabkan kematian. Ternyata ibunda kakak kelas anak saya itu menderita kanker kolon (Kanker Usus Besar). Innalillahi wa innailaihi rojiun.

Saya sedih sekali mendengar berita tersebut dan tidak menyangka penyebab kematiannya adalah kanker usus besar atau kanker kolon. Memang penyakit itu tidak banyak yang mengetahui, sehingga penanganannya pun terkadang terlambat karena dianggap sakit perut biasa.

Tahun lalu saya bertemu juga dengan survivor kanker kolon. Alhamdulillah beliau sehat hingga hari ini. Karena ketika diketahui sakit perut, dia langsung memeriksakan diri ke dokter dan dilakukan biopsi. Hasilnya ususnya harus dioperasi dan berhasil. Lalu dilakukan terapi setelahnya.

Salah satu penyebab penyakit kanker usus besar atau kanker kolon ini adalah kekurangan serat.

Sebuah penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada tahun 2018, menyebutkan bahwa 95,5% penduduk Indonesia kurang mengkonsumsi serat. Bahkan disinyalir 9 dari 10 anak kekurangan asupan serat.

Mengetahui hal ini, saya jadi semakin tak menentu. Takut banget, karena memiliki anak-anak yang susah banget makan sayur. Pilih-pilih gitu. Gak mau sayur bayam, gak mau kangkung, gak mau buncis, gak mau sayur sawi dll. 

credit: breakasgoumetdotcom


Beruntungnya mereka masih mau makan sayur sop. Isinya, kan lengkap tuh, ada kaldu ayam, wortel, brokoli, kol, brokoli, buncis, kentang, tomat, daun bawang dan seledri.

Beruntungnya lagi, masih mau makan buah-buahan. Tapi tertentu juga sih, apel yang dikupas (hadeuh, padahal kulitnya paling berkhasiat), jambu biji (dikupas juga), salak, pisang, mangga, melon, semangka, durian dan jeruk.

Alhamdulillah, pada tanggal 3 September 2019 lalu, saya dan momblogger lainnya mendapatkan kesempatan belajar hadir dalam Bebelac Gold Media and Blogger Gathering. Temanya menarik sekali, "Pentingnya Pemenuhan Asupan Serat Sejak Dini". Kegiatan gathering ini diadakan di Almond Zucchini Cooking Studio.


dari kiri: Chef Yuda, dr. Frieda, Bu Tiwi dan Mas Noval

Narasumber yang hadir adalah sebagai berikut:
1. dr. Frieda Handayani K., SpA(K), dokter spesialis anak dan konsultan Gastrohepatologi.
2. Pratiwi Rosalina dari Bebelac Gold.
3. Chef Yuda Bustara, Urban Cook Chef.

Pentingnya Pemenuhan Serat Sejak Dini

Dokter Frieda mengawali presentasinya dengan menyampaikan definisi dari serat pangan (dietary fiber). Ini menjadi penting sekali diketahui agar kita mengetahui dahulu, apa sih yang disebut serat pangan.

Serat Pangan (dietary fiber)

Ada dua definisi tentang serat pangan ini, masing-masing mengacu pada standar rujukan internasional.

Menurut British Nutrition Foundation (2018), serat pangan adalah bahan makanan yang berasal dari tumbuhan berupa selulosa, lignin dan pektin yang tidak dapat dicerna utuh oleh enzim pencernaan. 

Sementara itu, menurut American Association of Cereal Chemists (2001), serat pangan adalah bagian tumbuhan yang dapat dikonsumsi, difermentasi di kolon, berupa polisakarida, oligosakarida, lignin dan lainnya.

Serat Pangan ada jenis soluble dan insoluble.

Serat Pangan Soluble memiliki ciri-ciri:
  • Menyerap air. Bentuknya menjadi gel, serat pangan ini membuat rasa kenyang lebih lama.
  • Fermentasinya oleh bakteri usus SCFA
  • Melekat pada partikel kolesterol
  • Makanan yang termasuk dalam serat pangan soluble seperti, kacang, oat, polong, pektin (jeruk, apel, aprikot, wortel, bawang, pisang, psyllium.


Serat Pangan Insoluble, memiliki ciri-ciri:
  • Tidak larut di dalam air
  • Membentuk soft, bulky stool, mencegah konstipasi
  • jenis makanan yang termasuk dalam serat pangan insoluble seperti, biji-bijian, kulit buah, beras merah, gandum, whole grains, brokoli, sayuran hijau, bawang.


Nah, di dalam serat pangan juga ada yang namanya FOS, GOS dan Inulin.

FOS (Fruktooligosakarida)  dan Inulin (Polisakarida) adalah karbohidrat alami (soluble fiber). FOS merupakan degradasi dari inulin. FOS dan inulin terdapat di dalam bahan makanan gandum, pisang, bawang dan asparagus.

GOS (Galaktooligosakarida) adalah karbohidrat alami (soluble fiber). zat baik ini terdapat di dalam laktosa (karbohidrat susu).

Mengapa GOS, FOS dan Inulin menjadi sangat penting?

  • Karena ketiganya merupakan prebiotik. 
  • Memiliki ikatan glikosidik sehingga tidak dipecah oleh enzim di saliva (air liur) dan enzim pencernaan usus.
  • Difermentasi bakteri usus besar lalu menghasilkan asam lemak rantai pendek. Manfaatnya adalah meningkatkan bakteri baik disaluran cerna dan mempertahankan feses tetap lunak
Apa sih Manfaat Serat?

Serat sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Dari penjelasan di atas, serat besar sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh, baik itu kesehatan jangka pendek maupun kesehatan jangka panjang.

Akibat kekurangan serat jangka panjang akan mengakibatkan; Kanker Usus Besar, Penyakit Jantung Koroner, Diabetes Melitus Tipe 2 dan Obesitas.

Manfaat serat pada sistem pencernaan: membuat tinja menjadi lebih lunak dan BAB lebih teratur.
Mencegah dan mengatasi konstipasi (sembelit) dan hemoroid (wasir). Sementara itu manfaat sistemik, serat dapat menurunkan kadar kolesterol dan membantu mengontrol gula darah.


BRAIN and GUT

"Happy tummy happy brain." (dr. Frieda Handayani K, SpA(K)
Menurut dr. Frieda, hubungan antara perut dan otak sangat erat. Sehingga jika perut sakit, maka otak tidak akan bekerja secara optimal. Contoh ketika anak lapar, tentu aktifitasnya akan terganggu. Lemas dan tidak bertenaga. Ketika perut sakit karena konstipasi misalnya atau diare, otak pun tidak akan bekerja secara optimal karena tubuh dalam keadaan sakit.

Healtthy tummy, healthy brain. Happy tummy, happy brain. Dua analogi ini memberikan gambaran bahwa, pencernaan yang sehat akan memberikan dampak pada kecerdasan otak anak atau daya pikir anak. Anak yang sehat dan bahagia tanda bahwa dia anak yang cerdas. Sampai-sampai perut kita itu disebut sebagai second brain karena first brain adalah otak.

Oleh karena itu penting sekali memenuhi asupan serat sejak dini kepada anak-anak agar mereka terbiasa mengonsumsi serat sejak mereka kecil.

Berapa Banyak SERAT Harian yang harus dikonsumsi?

Kebutuhan asupan serat harian si kecil adalah 16 gram/hari. 16 gram serat sama dengan 2 kilogram wortel rebus dan 1,2 kilogram jeruk mandarin.

Asupan serat harian si kecil
Nah, Moms, setelah ikhtiar yang kita lakukan dengan memberikan asupan serat yang diperlukan si kecil, bagaimana cara mengecek kondisi saluran cerna si kecil?

Moms bisa menceknya di bebeclub.co.id/kalkulatorpencernaan 

Kalkulator pencernaan sebagai fitur baru yang dipersembahakan oleh Bebelac untuk membantu Moms dalam mengetahui kesehatan saluran pencernaan si kecil. Tak hanya itu saja, di dalam kalkulator pencernaan ini, moms juga jadi bertambah pengetahuannya dalam mengenali saluran cerna anak dan bermacam-macam bentuk feses (pup) anak.

Bagaimana jika anak tetap menolak sayuran dan buah?

Minum 3 gelas Bebelac GOLD Susu Tinggi Serat akan memenuhi kebutuhan serat harian si kecil (Pratiwi Rosalina)

Jangan cemas, Moms, menurut Ibu Pratiwi Rosalina,  dengan minum 3 gelas Bebelac Gold Susu Tinggi Serat akan memenuhi kebutuhan serat harian si kecil.

Bebelac Gold dengan advanfibre

Bebelac GOLD mengandung Advansfibre yang diperkaya dengan fish oil, corn starch FOS:GOS 1:9 dan 13 mineral & 7 mineral.

Cooking Class With Chef Yuda Bustara


chef Yuda dan mas Noval

Tak hanya memberikan edukasi secara teori, tetapi juga para mom diajak untuk praktik langsung membuat menu yang kaya serat untuk anak bersama Chef Yuda Bustara. Chef mengajari kami memasak 3 menu sekaligus. Lalu, setelah itu kami dibagi ke dalam beberapa tim, satu tim masak berisi 3-4 orang. Saya satu tim dengan mama Sagara dan Mama Siwi Ragil.

Menu yang kita masak ada tiga:

  1. Vegetable Lasagna
  2. Green Smoothie Bebelac Gold
  3. Overnight Oatmeal Mangga Bebelac


Ketiga menu ini enak semuanya dan cara membuatnya mudah sekali. Yakin sekali anak anak akan menyukainya, karena rasa vegetable atau sayurannya itu gak ada sama sekali. Serius!

Enyak semuanyaaa ^_^

Nanti resep dan cara membuatnya menyusul yaa dipostingan yang lain. Tunggu, ya, Moms!

Alhamdulillah selama umi belajar masak, Saki bermain ditemani oleh kakak-kakak di ruangan atas. Saki mewarnai dan mendengarkan cerita.

Terima kasih Bebeclub. Acaranya bagus banget sehigga membuat saya menjadi sadar akan pentingnya asupan serat bagi si kecil sejak dini dan juga jadi tahu cara mengolah sayuran dan buah menjadi menu yang lezat dan disukai si kecil.

Nah, Moms, punya pengalaman memberikan sayuran pada anak-anak? Ditunggu sharingnya ya, Moms.

49 comments

Bener, anak-anak emang sukanya biasanya cenderung ke karbo, lemak gitu ya. Padahal serat penting banget. Dan sebenernya yang perlu diingat juga jangan asal serat. Mesti juga pilih asal seratnya dan kondisi saat disajikan bagaimana.

REPLY

Saat hamil gini aq jd cemas kalau kalau anakku kelak ngikutin kebiasaanku wkt kecil gk suka makan sayur, pdhl kan sbnrnya itu kurang baik bagi pertumbuhan anak yah, alhamdulillah nemu solusinya di sini, thanks Bebelac

REPLY

Chef Yuda Bustara favoritkuuuuhhh!
Aku baru ngeh Mba kalo kurang serat itu bisa berpotensi jadi kanker usus
moga2 anak2 kita semua seneng makan serat yaaakk
--bukanbocahbiasa(dot)com--

REPLY

Tantangan kita banget ya Mbak untuk memenuhi gizi anak ini. Jangankan anak saya aja kadang lupa untuk mengkonsumsi sayur. Maunya makanan cepat dan siap saji.

REPLY

Alhamdullilah aku suka sayur dan buah sejak kecil..semoaga gak kekurangan serat dan terhindar dari penyakit. Aamiin

REPLY

Waktu anak-anak umur setahunan, rajin bikin sayur bening bayam atau sawi, tapi anak-anak cuma mau kuahnya aja, seger, sayurnya di singkirkan. Akhirnya emaknya ini lelah dan menyerah. Kini anak pertama masih susah makan sayur, anak kedua dan ketiga mulai mau makan sayur, tapi masih terbatas kangkung, sawi, toge dan wortel

REPLY

Duh beneran.. konsumsi serat harus diperhatikan sejak dini..sebisa mungkin dari bahan-bahan alami yang belum banyak melalui proses pengolahan ya...

REPLY

Perut lapar memang bisa mengganggu aktivitas fisik dan emosi. Makanya saya perhatian banget deh sama kesehatan perut anak-anak saya. Termasuk untuk asupan serat. Pokoknya harus dicari solusi supaya anak mau mengkonsumsi serat

REPLY

Waaah! Aku penasaran nih sama resepnya. Ditunggu ya Mom. Soalnya, anakku juga picky masalah sayur-sayuran nih.

REPLY

Baru tahu, mba, kalau kekurangan serat bisa memicu kanker kolon.
Untunglah ada solusi ya, mba
Terutama untuk pemenuhan serat sejak dini.
Bisa jadi bahan referensi ini!


REPLY

Duh anak kedua dan dan ketiga tuh dulu bermasalah banget sama kurang serat. Dikasih makanan yg berserat gak sanggup makan sesuai porsinya.
Jadi tetap kurang.

Akhirnya aku disarankan pakai Bebelac Gold yg advansvibre itu. Beruntung banget anak ketiga pencernaannya jadi lancar 😭

Btw seru banget ada cooking class bareng chef Yuda. Aku pengen Vegetables lasagna nya deh

REPLY

Acaranya sarat gizi ya mba, jadi ngajakin moms agar peduli kalo anak-anak harus makan serat tiap hari. alhamdulillah anakku yang bungsu dari kecil udah doyan sayur segala macam. Hanya si sulung yang pilih-pilih tapi dia doyan makan buah dan semua suka. Cuma begitu udah mahasiswa nih kalo makan di luar jarang dapat sayur karena di kantin kampus. Untungnya sih kalo makan malam tetep dapat sayur dari rumah

REPLY

Kekurangan serat memang bisa menjadi pencetus masalah kesehatan. Oleh karena itu sejak dini memang harus diusahakan terpenuhi kecukupan serat pada anak.

REPLY

Sehari 3 gelas susu untuk memenuhi kebutuhan serat si kecil...?
Ini untuk rentang usia berapa sampai berapa, kak...?

Aku menanti postingan resep menggunakan Bebelac doonk, kak...
Soalnya anakku termasuk yang picky eater juga niih...hiiks~

REPLY

Iya, serat ini memang penting banget ya mba. Aku jg masih peer nih soal asupan serat yg pas buat anakku. Soalnya ada makanan yg mengandung serat tinggi tp gak cocok buat pencernaannya. Heu

REPLY

Aku tuh kalau dengar tentang kanker apapun jenisnya selalu sedih. Serat memang penting banget makanya saya suka cerewet kalau anak-anak saya gak mau makan sayur.

REPLY

Bener y um klo kbutuhan nutrisi kidos lengkap dr karbohidrat protein smp serat Kita jd tenang y d tambah lg dng bantuan susu kyk Bebelac

REPLY

Senengnya kalo banyak sumber makanan yang kaya serat ya mbak. Apalagi kalo anak-anak doyan. Agak susah soalnya mengajak anak-anak doyan sayur

REPLY

Kalau susu pertumbuhan anak-anak kaya serat memudahkan para orang tua nih untuk memberikan makanan kaya serat ke anak-anak. Anak-anak ku ada yang agak susah makan sayur

REPLY

Acara yang bermanfaat jadi banyak nambah ilmu tentabg serat.

Alhamdulillah, sejak kecil anak-anakku enggak susah makan sayur dan buah, Mbak. Kalau di keluargaku tipsnya satu, teladan. Jadi mereka lihat saat makan bareng, terutama ngikiti Bapaknya..semua sayur dimakan, mateng maupun segar. Jadi anak-anak lihat dan mencontohnya

REPLY

Iyess, bener banget nih. Aku kaget juga sih ternyata kebutuhan serat anak seusia sakit tuh setara 2kg wortel kukus ya atau 1kg pepaya

REPLY

kalo kurang serat, aplagi pada anak telihat banget pas dia mau BAB, duha aksihan kalo sampai keras dan susah keluar. oleh karena itu penting banget serat ini

REPLY

Anak2ku juga susah banget nih, makan sayur. Untungnya masih mau susu. Jadi bisa dipilihin susu kaya serat kayak bebelac ini, ya

REPLY

Huhuhuu..aku banget ini kekurangan serat ma buah buahan, hiks PR yang terbesar dalam hidupku. Makanya akupun sekarang ke anak mulai mengenalkan asupan serat sedari kecil, tapi tetep udah gede makannya pilih2, hahhaa..

Emang ngeri banget, sekarang emang lagi marak kanker kolon nih, ku nanganin pasien kanker kolon, sedih banget hiks..
Semoga kita semua dijauhkan dari penyakit yang berbahaya yaa, sehat..sehat..

REPLY

Setuju banget, asupan serat emang harus dimulai sejak dini ya. Aku juga selalu berusaha mencukupi kebutuhan serat anakku.

REPLY

aku belum punya anak sih, tapi karena info dari kakak aku jadi lebih aware sama asupan gizi, semoga nanti kalau punya anak aku juga bisa kasih gizi terbaik sejak dini ^^

REPLY

Setuju banget nih, kebutuhan serat pada anak perlu banget dipenuhi. Apa lagi sering sekali anak yang susah untuk makan sayur atau buah. Kadang mau makan tergantung dengan mood mereka.
Untungnya adanya susu yang tinggi serat, sehingga kebutuhan serat pada anak dapat terpenuhi :)

REPLY

Serat penting banget untuk tubuh ya. Aku baru menyadarinya agak terlambat lho. Baru waktu tinggal di asrama pas SMA baru tahu pentingnya makan sayur dan buah. Waktu kecil karena mamaku tak bisa makan sayur dan tak suka buah, dia jadinya jarang kasih ke anak-anaknya. Pengaruh pola makan ibu juga berpengaruh juga dengan anak ternyata. Ini aku alami sendiri. Jadinya pas SMA baru belajar makan sayur dan buah akunya.

REPLY

pertama kali tahu tentang kanker kolon dari drama korea yang bercerita tentang dokter mbak dan kaget ada ya penyakit seperti itu, yang jarang terdeteksi tapi mematikan :(

REPLY

Innalilahi mba itu ibundanya temannya anaknya ngeri yah kena kanker kolon duh aku jadi mules deh
betul sekali anak-anak ya susah kalau disurh makan sayur-sayuran ya mba penting banget sih jaga asupan seratnya

REPLY

Kekurangan serat serem juga bisa sampai berefek sakit kanker usus. Anak-anak saya juga agak pemilih dalam hal makan sayur, tapi Alhamdulillah masih mau lah walau makan itu lagi itu lagi :D

REPLY

anak pertama saya juga susah makan sayur, mau makan sayur pilihannya cuma sayur sop, brokoli dan bunga kol tetapi doyan makan buah. Dulu sempat khawatir soalnya makannya suka yang keringan. Ditunggu postingan resep masakan yang didemokan ya mbak

REPLY

wah mantap sekali ya sista, bebelac bisa divariasikan untuk makanan anak. Sehingga gizi anak terpenuhi. Ya, untung saja anak aku suka makan sup. Setidaknya ada asupan sayur yang masuk ke tubuhnya

REPLY

Mengkonsumsi serat memang sangat penting ya agar proses pencernaan menjadi lancar dan hidup jadi lebih sehat

REPLY

Huhu, ngsig sayur dan buah ke anak-anak itu susaaaah banget. Kudu bener-bener nyumput sayurnya. Untungnya sekarang mah ada produk yang diperkaya serat kayak Bebelac AdvansFIbre. Kita jadi gak terlalu khawatir jadinya.

REPLY

alhamdulillah anak saya demen makan sayur dan buah. tapi kalau BAB masih agak susah. hiks. ganti susu pertumbuhan ajah kali ya

REPLY

peer kita banget sih ya buat kasih sayur ke anak, anakku juga termasuk tipe yang kurang suka sayuran soale kak, hiks

REPLY

Aduh ngeri banget ini mba sampe kena kanker kolon yah karena kekurangan asupan serat bahkan penyakit jantung koroner hingga diabetes bisa terjadi karena kurangnya serat :( semoga aku bisa penuhi asupan serat nih buat keluarga aamiin

REPLY

sejak dini kebutuhan serat memang harus dipenuhi ya mba dan kita pun juga perlu. karena kesehatan pencernaan perlu terus dijaga

REPLY

Bener banget mba pemenuhan serat itu penting karena nanti terjadi gangguan pencernaan, saat ini Kezia agak gimana sama sayuran tertentu dan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya ya minum susu.

REPLY

Kalo anak kurang serat tuh suka kasian, pup-nya keras, pencernaannya terganggu karena sembelit kan ya.. trus jadi gak aktif bermain deh huhuhu

REPLY

Ya ampun, karena kurang serat bisa sampai kanker usus yaa? dududuh, aku merasa memang pola makan zaman now kurang serat ya, mungkin karena pengaruh lifestyle juga. Padahal kalau dulu kan rata2 makanan banyak serat macam gado2, karedok, lalapan. Berarti kita sebagai ortu mesti pintar2 nih mengolah bahan pangan kaya serat supaya anak2 doyan dan asupannya tercukupi yaa.

REPLY

Serat emang gak dibutuhkan banyak oleh tubuh manusia namun kalau kekurangan serat maka berpengaruh banget sama kesehatan pencernaan ya mbak Sri. Susu zaman skrng juga katanya dilengkapi serat pangan jd gk khawatr anak sembelit kalau konsumsinya ya

REPLY

Duh ternyata kekurangan serat bs menjadi penyebab sakit kanker kolon ya..duh ngeri jg semoga semua sehat sehat deh..

REPLY

Aku pernah baca kalau kanker colon ini juga bisa menurun ya, jadi harus jaga pola hidup sehat juga ya selain mencukupi kebutuhan serat

REPLY

Duh serem banget kanker kolon. Serat memang penting ya tapi anak-anak gak suka sayur dan buah. Selain susu yang mengandung serat, aku juga kasih jus buah. Mereka suka.

REPLY

bukan hanya anak - anak yang perlu ya mba..tapi kita juga. Dan semakin banyak serat yang dikonsumi semakin balance asupan yang masuk ke tubuh

REPLY

Setuju banget kalau kesehatan pencernaan dan otak/ tubuh lainnya sangat erat. Biasanya anak yang pencernaanya bermasalah lbh susah distimulasi gtu. Makanya kalau mau anak sehat dan tumbangnya bagus jg harus diperhatikan kesehatan pencernaannya

REPLY

Alhamdulillah asupan yang dibutuhkan ada di Bebelac ya kak. Menyenangkan. Pemenuhan kebutuhan memang harus disadari sejak dini. Apalagi ak calon ibu. Harus belajar banyak.

REPLY

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Sri Widiyastuti . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates