Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Mati Gaya gara-gara Pudel

Tulisan ini menjadi pemenang dalam Lomba Menulis 300 kata "Pengalaman bersama Dosen" yang diadakan oleh Penerbit Grafindo Salamadani dan Penulisnya, Mba Nurul Asmayani, Dkk. Terimakasih ya mba...:-) Alhamdulillah, berkah ngejemur pakaian hehhehe, akhirnya nemu ide setelah liat daster hihihihi.





Pernah mati gaya gara-gara ulah pudelnya sang Dosen? Aku pernah. Duhhh, kalau ingat itu rasanya ingin sekali aku ngejitak tuh dosen eh…pudel. Biar engga bikin orang panik!
Bu Tati, dosen pembimbing skripsiku. Orangnya cantik, menyenangkan dan blak-blakan. Setiap melihatku dengan jubah dan jilbab panjang, dia langsung komentar,

“Mbok ya ojo dasteran toh bimbingan skripsi. Kowe ayu, mbok lipstikan sitik ben ketok ayu ne.” omelnya nyinyir.Aku pun hanya nyengir dan berdoa semoga tidak banyak revisian.

Doaku terkabul.Tak ada revisi yang berarti dan aku harus menyelesaikan bab terakhir. Kami pun janjian di rumahnya.

“Horee…!” sorakku dalam hati. Bagaimana tidak girang, Bu Tati dosen yang sus…

Tampopo Mitai

Menjemur pakaian adalah pekerjaanku setiap hari. Banyak hal yang kadang berseliweran dalam benakku setiap kali melakukan aktifitas ini. Dari ide masak untuk hari ini, ide menulis atau yang hari ini mampir di  hidungku. Benih bunga Tampopo.

Tampopo (dalam bahasa Jepang) atau Dandelion (bahasa Inggris) atau Randa Tapak adalah bunga yang mengembangbiakan keturunannya dengan cara menyebarkan benih dengan bantuan angin.

Aku suka sekali bunga ini. Di masa kecil aku akan mencari bunga ini dan meniupnya dengan teman-teman dan mengejarnya samapi tidak kelihatan lagi di udara.

Sampai sekarang pun aku dan anak-anakku sering bermain dengan bunga ini. Aku akan meniupnya keras, dan anak-anak akan berlarian mengejar benih bunga sambil berteriak-teriak kegirangan.

Shofi, anak ke-4, karena belum sekolah, dialah yang kerap menghiburku dengan keruwetan setiap hari menghadapi pekerjaan rumah. Dia mengekorku menjemur baju dan menghadiahkanku bunga-bunga rumput dan Tampopo.

"Ini, untuk Ummi. Cantik k…