Skip to main content

Petualangan Seru Mencicipi Kuliner di Djakarta


Hari Minggu yang lalu, saya dan tiga anak saya, anak pertama, anak kedua dan anak bungsu, jalan-jalan ke Jakarta. Tujuan kami adalah jalan-jalan di sekitar Mall Kota Kasablanca. Kenapa ke Mall ini? sebab Mall inilah yang paling saya paham jalannya. Maklum kan saya mah orang Bogor. Gak begitu faham jalan-jalan di Jakarta.

Nah, akhir-akhir ini saya sering jalan melewati daerah Kokas (Kota Kasablanca, red) setiap hari Selasa,  lumayan juga jadi daerah "jajahan" saya hehhe

Ada apa dengan Kota Kasablanca di hari Selasa? Kota ini ciee ... merupakan tempat di mana saya selalu melewatinya jika mau pergi ke Pusat Perfilman Usmar Ismail. Tempat saya belajar kelas Skenario bersama Kak Aditya Gumay. Tahu dong Kak Aditya Gumay itu siapa? beliau itu adalah seorang sutradara film dan pengasuh Sanggar Ananda. ehm .. belum ngeh juga? Kak Aditya Gumay ini pengasuh Lenong Bocah. Nah baru inget yaa hehhe Tempatnya juga mudah dicari sebab dekat dengan stasiun Tebet.

Baiklah, setelah saya menitipkan anak anak yang kecil ke Uwanya di daerah Ciomas, saya segera meluncur ke Stasiun Bogor. Untuk efektifitas waktu, Kakak dan Teteh, dua anak saya yang lebih besar sudah menunggu saya di stasiun Bogor.

Hari Minggu Stasiun Bogor rame banget. Kami mengantri di depan mesin pembelian tiket kereta api. Menyesal juga, selama menunggu saya, anak-anak tidak membeli tiket terlebih dahulu, hingga akhirnya tidak efektif dan efisien waktu, malah jadinya kesiangan. Pukul 11.00 kami segera naik kereta.

naik kereta nih kite hehhe

Pukul 12 kurang 5 menit kami sampai di Stasiun Tebet. Setelah itu berjalan ke luar stasiun menuju tempat perhentian feeder bis Transjakarta. Saya pemakai kartu Flazz dari BCA. Jadi ga perlu beli tiket lagi untuk 3 orang. Hanya  tiga halte dari stasiun Tebet, sampailah kami di halte Kota Kasablanca (Halte Sekolahan).

Karena Mall Kokas berada di kanan jalan, dari halte kokas kami naik jembatan penyebrangan. Dan ... Yeyyy, akhirnya sampai juga ke kokas. Anak anak saya senang banget. Secara jarang baget jalan jalan hehhee

Abis itu kita jalan ke dalam mall dan menemukan kedai Haagen Dazs, kedai yang sudah ditandai untuk dijelajahi. Sebab ada es krim enak diskon 50% hehhee

Di kedai Haagen Dazs kami disambut sama Mas Iyo, ramah banget. Saya dan anak anak memilih duduk di bangku dipojokan agar tidak mengganggu yang lain. 

Oiya, saya mendapat info es krim Haagen Dazs ada diskon 50%  dari web BambiDeal. BambiDeal ini adalah website daily deals yang menawarkan produk dan jasa dari toko offline dan online dengan harga spesial.

kakak dan teteh pesen dulu es krimnya 

Mudah banget mempergunakan website ini. Caranya kamu log-in dulu menjadi member Bambideal. Kemudian registrasi seperti biasanya. Tunggu email verifikasi. Setelah verifikasi kamu sudah sah menjadi member. Setelah itu masukan kredit kedalam BD wallet milik kamu. Setelah terisi, mulailah berbelanja.

Dengan berbelanja di Bambideal, kita menghemat waktu dan ga takut kelaparan saat dompet ketinggalan. Cara pemesannya juga mudah banget asalkan ada koneksi internet. Oiya, jangan lupa indent dulu makanan yang ingin kamu pesan, untuk memastikan ketersediaan item yang kita inginkan.

makan es krim dulu yuk :)

Setelah dari Kokas, kami berjalan-jalan ke daerah Tanjung Duren, untuk menikmati steak yang kami beli dengan kupon voucher dari BambiDeal. Lumayan jauh sih dari Kota Kasablanca, tapi anak-anak tetap semangat.

Alhamdulillah anak anak saya senang banget jalan jalan ke Djakarta. Meski hunting steaknya jauh banget. Kena macet juga. Gerimis mengundang heuheu akhirnya terhibur dengan pelayanan yang oke banget di Djakarta Steak.

Djakarta Steak. 

Ada cerita lucu dibalik makan steak di Djakarta Steak ini. Ceritanya, setelah makan es krim haagen dazs anak anak jalan jalan foto foto disekitar mal kokas. Sememtara saya duduk di dekat pintu masuk. Nah di sana saya bertemu dengan mbak Utie. Kita ngobrol tentang Bambideal. Ternyata mbak Utie dan putrinya juga mau makan es krim. Saya nanya, arah ke tanjung duren, sebab saya pesan steak lewat web Bambideal. Katanya deket kok di dekat tanjung barat. Saya seneng banget. Buru buru deh ke sana biar ga kesorean baliknya gitu. Eh ternyata kita salah jalan hihihi Tanjung Duren letaknya dekat Mall Taman Anggrek. Akhirnya kita sholat dulu. Setelah tenang, jalan lagi ke arah Cawang.

Dari cawang kita naik busway ke arah Grogol turun di S Parman Podomoro. Macett. Alhamdulillah demi makan steak, anak anak tabah banget hehhe Djakarta Steak ini sebelahan dengan What's up Cafe. Jadi kalau kamu mau makan di sini, cari by GMaps, What's Up Cafe. InsyaAllah gak bakalan kesasaran. Kalau mau jalan kaki dari Mall  Taman Anggrek sekitar 1 KM, deket banget. Daripada naik kendaraan, macettt ...  niatkan aja olahraga hehhe

Alhamdulillah berkat kesabarannya akhirnya sampai juga. Saya nyicipin steak tuna. Kakak steak sirloin dan teteh steak ayam. Selain steak kita dapat 2 cup eskrim. 4 gelas minuman dingin dan 3 buah mush potato. Alhamdulillah kenyang. Oiya ada steak yang dibawa pulang, jadi kita bayar 5K untuk packing, terus bayar pajak 10% jadi tambahannya 15K.

Mari menikmati Djakarta Steak

Oiya, ini saya share  cara berbelanja dengan menggunakan kupon voucher dari BambiDeal. Ini dia langkah-langkahnya: 

langkah pemesanan lewat bambideal. semoga bermanfaat :-)

Selamat berbelanja. Yuk jadikan website Bambideal sebagai pilihan dalam membeli voucher diskon dan jangan lupa, follow Instagram BambiDeal @bambideal. Semoga belanjanya semakin menyenangkan.

Comments

  1. Wah enak banget ini paketannya ya bikin mupeng deh, Ntar kalau ke Jakarta pengen nyoba ah xixiix...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Banyak pilihannya dan mudah mencairkannya juga.

      Saya masih ada yg blm.diambil. bentou khas jepang dan 1x es krim lagi. InsyaAllah sabtu ini kali jalan lagi.

      Delete
  2. Replies
    1. Engga kayaknya mbak. Karena harus makan di tempat

      Delete

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…