January 10, 2020



Kapan waktu yang tepat untuk menyapih sang buah hati?

Beberapa hari ini, pikiran saya terus disibukkan dengan pertanyaan itu. Saki bulan depan 3 tahun usianya, tapi sampai detik ini Saki masih belum bisa berpisah dari makanan yang paling disukainya sejak dia dilahirkan ke dunia,  ASI.

Memang intensitas menyusu ASI sudah tidak sebanyak waktu dia berusia di bawah 2 tahun, karena sekarang sepertinya menyusu ASI hanya dilakukan saat mau tidur atau saat dia ingin menggoda saya heuheu Yap, saat saya harus mengetik makalah tugas kampus atau hal lain yang mendesak. Sepertinya dia paham banget, ketika uminya mulai membuka laptop, dia mulai rebahan di pangkuan dan mencari cari kesempatan untuk minta disusui. Ya, sudah, akhirnya saya yang kalah, menyusui dia dulu, kelonan duaan sampai saya akhirnya ikutan tidur 😁

Meskipun anak saya ada 6 dan Saki si bungsu, tetap saja saya masih menggalau. Dulu anak anak saya yang lain disapihnya kayak gampang gitu. Mungkin sebab tidak ada target apa apa ya. Mereka berhenti sendiri begitu usia 2 tahun dan 2,5 tahun. Tapi saki beda, mungkinkah sebab sayanya juga belum siap menyapihnya?

Menyapih memang butuh kesiapan lahir dan batin.  terutama kesiapan batin uminya. Kalau ga siap, ya gak akan berhasil.

Hayo umi, semangattt ❤️ (nyemangatin diri sendiri 😁)


Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Sri Widiyastuti . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates