Skip to main content

Resep simple buat yang sibuk buk..

Buat Mami, bunda, ibu, umi yang pengen masak bervariasi tapi waktunya terbatas...cobain deh resep yang ini, hemat waktu dan tenaga....

Nasi kuning simple

Bahan : beras, bubuk kunyit secukupnya, bumbu kari bubuk secukupnya, daun salam, santan (optional), garam secukupnya (bisa tambah wortel yang dipotong kecil2, kacang polong beku or kentang, tambah ayam cincang/dipotong dadu juga tambah gurih)

cara membuat :
1. beras dicuci bersih, masukan dalam panci rice cooker tambahkan air sesuai banyak beras (misalnya 4 cup jadi batas air 4 dst) tapi kalo tambah santan, santan dulu yang dimasukan, baru tambah air, biar ga kebanyakan air.
2. Masukan bubuk kunyit, bumbu kare, garam dan daun salam. aduk sampai rata.masukan tambahan sayuran jika memakai sayuran dan ayam.
3. masak dengan rice cooker sampai matang. Setelah matang aduk lagi supaya sayuran dan warna kuning rata.
4. Sajikan selagi hangat....makan pake lalab mentimun dan siraung tambah nikmat....


Nuget ayam hepi

Bahan : daging ayam cincang 250 gr, 1 butir telur ayam, tepung panir 5 sdm, bawang putih1 siung diparut halus, sedikit parutan pala, kaldu bubuk secukupnya, air 50 cc.

Cara membuat :
1. campur semua bahan, aduk rata.
2. Masukan adonan kedalam loyang yang sudah diolesi minyak dan di alasi kertas roti atau plastik yang aman tuk mengukus makanan
3. Kukus adonan nuget kira2 20 menit sejak air mendidih atau sampai matang.
4. setelah matang, angkat dan tiriskan, biarkan dingin dulu, baru dibentuk sesuai selera.
5. setelah dibentuk masukan dalam kocokan telur dan masukan dalam tepung panir, sampai adonan habis. bisa langsung di goreng atau simpan di dalam frezer tuk persediaan bahan makanan siap pakai...

Met mencoba....


Oya ko Donburi (4 porsi)

Bahan : 
jamur shitake (dipotong-potong), 
paha ayam 1 lembar dipotong kotak, 
telur 4 butir, 
daun bawang secukupnya, 
kombufondashi 2 cup (bisa diganti dengan buat dashi/kaldu ikan)

alat : penggorengan serabi

cara membuat: 
kaldu ikan/domburi dashi (untuk 2 porsi):
katsuo/ikan tongkol 10-15 gr, gula 2 sdm, soyu/kecap jepang 1/3 cup, air 1 1/3 cup, rebus, saring.

Cara buat oya ko donburi:
1. rebus ayam dengan 1/4 cup kombudashi/kaldu ikan sampai lembut/empuk
2. masukan bahan lainnya kecuali telur
3.kalo dah keliatan matang jamurnya, tuang telur yang sudah dikocok diatasnya kmdn tutup, tunggu 30 detik
4.tidak perlu diaduk2..tapi sono mama begitu saja, kalo sudah matang angkat taruh diatas nasi seperti toping nasi...
5. kemudian buat lagi...satu persatu mpe bahan habis dan semua kebagian...4 porsi loh bun...:)

Met nyoba juga...ini oleh2 dari temen yang bersuamikan orang jepang..thanks sis Ulfa...ilmunya ta sebarkan nih.....^-^

postingan tanggal 18 desember 2009

Comments

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…