Skip to main content

Cat's Giveaway: Lily chan, Kucing Sadar Kamera

Ini kucing anaknya Luna chan, kucing hitamku yang subur makmur. Namanya Lily. Lahir bulan Desember 2012, go neko kyoudai yang rada nakal dan sadar kamera banget ^_^

Ini dia penampakannya :-)

Lily chan dan saudaranya sedang mimi
Lucu banget ya ekspresinya, pengen tahuuuu aja ... sadar kamera bangettt sih Lily hihihi
Kucing yang lain asyik mimi dari mamanya, dia malah asyik liatin kamera ^_^

Lily dan saudara-saudaranya ini generasi ke 6 atau ke 7 gitu, karena selama tiga tahun aku tinggal di Malaysia, Luna kitty sudah melahirkan anak 30 :-)




Comments

  1. lucu kucingnya. sayang saya ndak punya kucing. dak bisa ikutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi ... iya ini kucing emang lucuu banget, ekspresinya itu loh hiihih,
      Sayang ya mbak :-( semoga di lomba yang lain bisa ikutan ya mbak, GAnya mbak Haya udah ikutan belum mbak, sepatu bisa ngomong hihihi

      Delete
  2. aih .. aya-aya wae, udah mau melahirkan masih menyusu sama ibunya heuheu,
    kucing emang gemesin banget :-)

    ReplyDelete
  3. terima kasih mbak sri. si lily emang lucu

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak Airin :-) semoga si Lily menang heuheu

      Delete
  4. Wow! banyak ya anak emaknya si Lily
    Lily mah mirip si Abhu, kknya si Tamtam kucing Dhe yang ikutan GiveAway ini juga mba Sri :D. Motifnya Tabby gt yah. Lucu... ^o^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, emaknya si Lily emang banyak anaknya ;-) Ngomongin kucing lucu emang engga ada abisnya ya, gemes :-)

      Delete
  5. meongnya lagi nyusu hihi biasanya batas usia kucing untuk menyusu berapa ya? tau gak :D *pertanyaan niat banget*
    soalnya induknya suka ada yang gak mau nyusuin lagi, padahal anaknya masih kecil ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya kurang tahu mbak Mita, harus ditanya ke dokter hewan kali hehhe *jawabnya niat nih :-)

      Delete

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…