Kumparan Aplikasi Berita Terbaik di Indonesia

by - May 29, 2020


Hai, Moms, assalamu'alaikum! Apa kabar semuanya? Semoga Moms dan seluruh keluarga di rumah selalu berbahagia dan sehat wal afiat. Oiya, selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H, mohon maaf lahir dan batin, ya, Moms. Meski lebaran tahun ini lebaran dalam keadaan pandemi yang membuat perasaan tak menentu, semoga, Moms dan keluarga menemukan makna terdalam dari didikan Ramadhan dan mendapatkan kemenangan di hari yang fitri.

Lebaran di Masa Pandemi

Lebaran masak apa, Moms? Saya memanggang sedikit kue Kastengel dan kue Lidah Kucing serta sedikit gulai kacang panjang. Ketupat dan rendang, alhamdulillah dikirimi adik ipar. Begitu juga dengan kue Nastar, kue Kastengel, kue Putri Salju dan kue Choco Chip, alhamdulillah adik ipar saya yang membuatkan. Wah, masih kurang yaa, kacang goreng buat gak? Enggak buat, tapi alhamdulillah dapat kiriman dari tempat kerja suami, selain kacang goreng, ada sirup coco pandan, kue kaleng, kopi instan, tepung terigu, gula dan minyak goreng. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Berkah Ramadan dan lebaran, dapat hampers lebaran.

kastengel home made 
Kue kering habis sebelum lebaran dan ketupat plus sayur dan rendangnya habis di pagi hari kedua. Cepet banget, ya hihi maklum deh, anak saya 6 orang dan saat di rumah ini saat pertumbuhan banget, jadi makannya banyak hehe alhamdulillah.

Silaturahim, alhamdulillah bisa dilakukan lewat aplikasi zoom. Meski terasa kurang hangat, sih, tapi bisa mengurai rindu selama hampir 3 bulan tidak berjumpa dan saling menguatkan satu sama lain. Betul, gak, moms?

Moms, bagaimana lebarannya di rumah?

Aplikasi Berita Terbaik di Indonesia

Sementara itu, selama masa di rumah saja, saya jadi lebih banyak membaca berita di  kumparan Aplikasi Berita Terbaik di Indonesia, agar tetap mendapatkan update berita, baik berita dari dalam negeri maupun dari luar negeri, terpenting lagi jadi mengetahui gaya hidup masyarakat masa pandemi covid-19 ini.


Mengapa Kumparan Terbaik?

Disclaimer: untuk yang satu ini, relatif ya. Bisa jadi, kan, menurut saya Kumparan terbaik, menurut moms enggak. Saya tidak akan memaksa moms harus setuju dengan pendapat saya. Jadi santai, aja, yaa.

Bagi saya, kenyamanan membaca itu penting banget. Apalagi jika sedang membaca artikel berita terus kepotong karena iklan, harus swipe up, atau apalah beneran mengganggu banget. Apalagi kalau sudah ada iklan yang ada ulet uletnya atau iklan rokok dan porno, aduhh, saya gak bakalan balik lagi ke portal berita itu.

Ada 3 alasan yang membuat saya memilih Kumparan sebagai aplikasi berita terbaik di Indonesia, selain beritanya yang up to date ada 3 hal yang membuat saya memilih Kumparan.

1. Berita habis dibaca dalam sekali duduk

Masa pandemi, masa prihatin ya, jadi membaca sebuah berita lewat internet itu beneran memperhitungkan kuota banget. Bener bener emak irit saya tu sekarang hihi

Jadi, paling sebel ketika membaca berita, eh disuruh swipe ke halaman berikutnya. olalala ...auto cabut saya dan ga akan balik lagi. Kesel haha

Alhamdulillah membaca artikel di kumparan, bisa sekali duduk tuntas, jadi ga penasaran endingnya hehe

2. Tidak ada pop up iklan

Ini juga penting banget. Sebel banget kalau buka aplikasi berita, lagi swipe mau baca apa, eh jeng jeng, iklan pop up lewat, kesel banget, mana susah lagi nyari tanda x nya. Ya udah kabur aja deh.

Kumparan ada sih iklannya, tapi di pinggir pinggir atau tengah dan tidak menggangu membaca artikel. Iklannya juga oke sih menurutku, sesuailah.

3. Lebih santai membacanya

Aplikasi berita kumparan ini banyak pilihan menunya, ada berita trending, biasanya saya memilih yang sedang jadi headline, karena tentu saja itu yang terbaru. Lalu ada News, Mom, Woman, Otomotif dan teknologi, Food and Traveling. Lengkap.

Artikel beritanya juga lebih enak dibaca karena mungkin ada sebagian yang kiriman dari netizen yaa. Sttt saya juga pernah lho mengirim artikel tentang finansial, eh sebenernya sih review pengalaman waktu ikutan Mom Mingle temanya Live Healthier Lives bersama kolaborasi Kumparan dan Sunlife. Ada mas Aidil Akbar, finansial planner sebagai narsum. Ah, seneng banget deh bisa ikutan acara ini bisa dibaca artikel saya di sini.

credit: instagram @tutiarien

Nah, itu alasan saya kenapa saya memilih kumparan sebagai Aplikasi Berita Terbaik di Indonesia. Alasannya receh banget yaa. Tapi kenyaman itu nomor satu menurut saya lho, kalau gak nyaman, mendingan putusin aja, eh.

Hikmah Membaca

Salah satu yang saya perhatikan pasca lebaran adalah membaca tips mengembalikan kebiasaan makan ke makanan yang sehat dan seimbang. Info seputar makanan yang mengandung serat membantu saya dalam mengelola menu yang akan disiapkan di rumah. ini penting sekali. Karena saya khawatir, setelah makan makanan yang berlemak, pencernaan kita terganggu.

Nah, jika itu terjadi, mungkin, Moms perlu membaca 6 Manfaat Daun Singkong Membantu Atasi Gangguan Pencernaan  saya sudah membacanya.

credit: kumparan
Daun singkong, selain murah meriah, juga bisa dibuat sebagai sayuran yang ditumis atau dibuat gulai/sayuran berkuah. Terlebih lagi, daun singkong ini mudah didapatkan di pasar dan bisa ditanam sendiri di pekarangan rumah. Daun singkong juga kaya nutrisi seperti vitamin, mineral, dan protein yang baik untuk tubuh kita. Sementara itu, manfaat daun yang bisa jadi sumber protein ini adalah bisa mengobati diare, meningkatkan imunitas tubuh, mencegah stroke, menambah energi dan mengembalikan nafsu makan.

Wah banyak sekali ya, manfaat daun singkong.

Ada banyak info lainnya seputar kuliner dan info terkini tentang dunia food dan traveling di KumparanFOOD. Masa pandemi ini tentu kita harus senantiasa update dengan keadaan di sekitar ya. Kayak saya sudah terkurung selama 3 bulan di rumah, gak pernah ke pasar, ke jalan depan rumah juga enggak, jadi saya berusaha update dengan membaca berita terkini dari aplikasi berita Kumparan.

Wacana New Normal

Di tengah pandemi Covid-19 ini, kita harus senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga, ya, Moms. Apalagi dengan wacana "New Normal" yang semakin sering dibahas oleh pemangku kebijakan. Di mana dua hari yang lalu, Pak Presiden mulai menginspeksi kesiapan mal-mal yang akan rencananya akan dibuka pada tanggal 1 Juni nanti. 

Di Jogja, hotel dan mal mulai mempersiapkan diri karena dalam waktu dekat mereka juga akan dibuka. Hotel di DIY  akan dibuka dengan protokol Covid-19 yang ketat

Sebenarnya, new normal itu apa sih? Saya coba ulik dari beberapa informasi berita terkini, new normal itu katanya begini:

New Normal adalah sebutan bagi tatanan kehidupan baru masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 ini. Menurut WHO skenario percepatan langkah penanganan virus Corona Covid-19 dengan beberapa syarat. 

Dan, New normal terus saja didengungkan oleh pemerintah Indonesia, padahal untuk menuju new normal menurut WHO harus mengantongi 3 syarat. Salah satunya adalah negara sudah dapat mengendalikan covid-19. Sementara ini, Indonesia  baru mampu melakukan 290 ribu tes PCR, dan membutuhkan 940 ribu tes PCR lagi untuk menuju New Normal

credit: Kumparan
Seperti berita yang dikutip dari kumparan, bahwa Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/ Bappenas, Subandi Sardjoko. Ia mengatakan bahwa Indonesia perlu mencapai 940 ribu tes corona untuk bisa memulai new normal.

Sementara saat ini jumlah tes corona di Indonesia baru menyentuh angka 289.906 ribu tes. Jumlah itu belum sepertiga dari jumlah minimal tes yang diperlukan. 

"WHO mengusulkan itu 1 dari 1000. Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk seperti Indonesia, yaitu adalah Brazil. Jadi kita 350.000 tes per 1 juta penduduk itu harus disediakan tesnya. Jadi kita butuhkan itu minimal 940 ribu tes. Kemarin itu kita baru 290 ribu, belum sepertiganya," ungkap Subandi di Graha BNPB, Jumat (29/5).


DKI Jakarta disebut sebagai provinsi yang paling siap mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan dapat menerapkan "new normal" pasalnya angka reproduktif efektif (Rt) Covid-19 di bawah 1 sejak 17 Mei lalu. Namun, sayangnya pada tanggal 25 Mei 2020, angka Reproduktif efektif (Rt) kembali naik di atas 1.  

credit: kumparan
Padahal, untuk menerapkan new normal, pemerintah mensyaratkan angka reproduksi efektif di sebuah wilayah harus di bawah 1 selama 14 hari berturut-turut. 

Metrik untuk melacak laju penyebaran virus corona secara real time itu juga menunjukkan angka Rt Jakarta yang konsisten terhitung sejak 17 Mei hingga 24 Mei 2020. Sayang, angka Rt di bawah 1 tidak bisa dipertahankan karena sejak 25 Mei, DKI Jakarta punya Rt di angka 1.00 kemudian naik lagi 28 Mei jadi 1.01. (Jangan ada yang nanya apa Rt itu yaa, saya juga ga paham huhuhu).

Dengan adanya kenaikan angka Rt ini, maka kemungkinan masa PSBB di DKI Jakarta bisa dilanjutkan. Itupun jika Gubernur Anies Baswedan masih mempertahankan kurva epidemiologi atau Rt ini untuk mengambil kebijakan.

Jadi, sekali lagi, Pandemi belum berakhir, Moms. Kita tetap harus waspada dan jika tidak ada kepentingan keluar rumah, lebih baik di rumah saja. Agar pandemi bisa diputus rantainya, maka kita harus disiplin sejak dari rumah, disiplin pada diri sendiri, disiplin pada keluarga dan disiplin pada masyarakat.

Jika tetap harus keluar karena tuntutan pekerjaan, jangan lupa menerapkan protokol covid-19, kapan saja dan di mana saja. Seperti memakai masker jika keluar rumah, social distancing dengan menjaga jarak, sering mencuci tangan, tidak menyentuh wajah, menerapkan etika batuk dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan. Gak kebayang anak-anak sekolah lagi di masa pandemi ini, huhu, gak tegaaa .. gak relaa! Kalau Moms gimana? Saya mendingan anak anak "gap year" dulu aja, atau homeschooling di rumah, daripada sakit. 

Menerapkan gaya hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi, tak perlu yang mahal, ya, moms, karena bahan pangan lokal kita juga banyak yang sarat dengan gizi. Usaha ini sekaligus kita bisa melakukan kemandirian pangan juga, masak sendiri dan menyenangkan keluarga dengan masakan hasil dapur sendiri. Saya juga sekarang gemar menanam apa saja yang bisa saya tanam, seperti biji cabe, biji tomat, agar ada yang bisa dipetik dari rumah. Memelihara ikan di kolam belakang rumah agar bisa makan ikan setiap hari. Membuat kue-kue cemilan sendiri.

Untuk dapat bertahan di masa pandemi ini, kita harus lebih kreatif, ya, Moms. Sepakat?

Salam Manis dan tetap waspada,
Uminya Saki

Tulisan ini saya ikutkan dalam lomba Marathon Blog Ramadhan 
#TenanguntukMenang #BerkahNulisdiRumah



You May Also Like

57 comments

  1. Aku juga sering baca berita di kumparan mbak, berita terkini, no hoax. Percaya kumparan lah pokoknya 😁

    ReplyDelete
  2. Aku juga pakai aplikasi Kumparan ini mbak dan memang jadi portal berita yang baik dan update. Wacana New Normal Life ini agak gimana ya mbak, tapi tetap jaga kesehatan kita semua mbak.

    ReplyDelete
  3. Suka dengan aplikasi kumparan menurutku yaa selain beritanya memang terpercaya dan update banget juga tampilan aplikasinya yang mobile friendly, jadi aku bacanya juga asyik.. bener kata mbak sri sambil duduk sudah kelar itu semua artikel dibaca hehe karena senyaman itu baca artikel di aplikasi kumparan

    ReplyDelete
  4. Cari berita harus pilih-pilih ya jangan yang hoax, makanya bacanya di kumparan aja ya biar nyaman, Aku juga suka baca di kumparan mbak

    ReplyDelete
  5. Bener2 informasi berita kudu di pilah, dan aku puun memilih sumber yan terpercaya.
    Salah satunya ya Kumparan

    ReplyDelete
  6. Hihi..sama mba.. aku juga paling kesel baca berita yg dibagi bbrp halaman atau dihadang iklan ��

    ReplyDelete
  7. saya termasuk salah satu orang yang menulis di kumparan mba :) media yang bisa dipertanggung jawabkan isi beritanya karena semua melalui moderasi dulu

    ReplyDelete
  8. memang saat ini kita harus lebih berhati-hati kalau baca berita, banyak banget hoax yang beredar soalnya. Aku juga betah baca-baca berita di Kumparan nih

    ReplyDelete
  9. Semoga New Normal bisa berjalan sesuai harapan. Oh ya.. saya juga suka baca berita di Kumparan, tapi ternyata ada aplikasinya to.. kebanyakan lewat browsing aja soalnya, kurang perhatian :D

    ReplyDelete
  10. memasuki era new normal, penting banget buat cari informasi valid terpercaya.
    salah satu yang bisa jadi andalan adalah kumparan. yey!

    ReplyDelete
  11. Aku juga suka banget baca kumparan, artikelnya ringan tapi cukup komplit. Dan update banget juga

    ReplyDelete
  12. Salut sih kalau ad portak news yang kredibel seperti kumparan tp q paling suka yang kolom kumparan mom

    ReplyDelete
  13. kalau baca kumparan tuh senengnya to the point, dan gak ada iklan yang mengganggu...

    ReplyDelete
  14. Kumparan ini makin hari makin keren ya. Pernah dengar bahwa orang-orang Kumparan adalah pecahan dari Detik yang akhirnya membuat perusahaan sendiri dan makin hari makin maju. Ini kayaknya didukung oleh tim yang solid dan kepemimpinan yang kuat.

    ReplyDelete
  15. Saya juga suka sama Kumparan. Di IG saya follow akun mereka dan suka sama infografis yg mereka buat. Dan yes, saya juga suka sama Kumparan karena pop up iklan yg muncul itu gak mengganggu saat kita baca berita mereka

    ReplyDelete
  16. Salah satu media rujukan yang selalu kubaca setiap hari untuk update situasi terkini. Udah instal aplikasinya juga dan jadi memudahkan banget ya dengan adanya aplikasi Kumparan ini

    ReplyDelete
  17. Agak sedih Ramadan dan Lebaran di masa pandemi, kita juga menghadapi new normal yang entah bisa siap menghadapi ini semua. Wah, Kumparan jadi situs dan aplikasi portal informasi dan berita yang sering aku baca.

    ReplyDelete
  18. Sedih ya mba angka kenaikan orang-orang yang terpapar Covid-19 tak juga menurun. Jakarta yang tadinya udah siap masuk New Normal kini ternyata malah naik lagi kurvanya. Semarang juga nih, pasca lebaran kemarin naik 2x lipat yang terpapar. :(

    ReplyDelete
  19. Kumparan beritanya lengkap banget ya sering seliweram di media sosialku juga. Klo ada yang ok langsung aku klik dan baca deh

    ReplyDelete
  20. aku juga suka membaca beberapa referensi yang ada di sini. Berita yang disajikan lumayan lengkap dan valid ya

    ReplyDelete
  21. KUMPARAN ini jadi andalanku banget Mba, apalagi kalo mau cari info update terkait covid-19. Artikel2 di kanal KPop juga favorit aku bangettt!

    ReplyDelete
  22. Salah satu sumber informasi soal Covid 19 yang kubaca juga kumparan mbak. Selain krn beritanya gak hoax juga krn apdetannya cepet.
    Ngikutin twitternya juga jd kenotice kalau ada berita2 baru soal pandemi ini.

    ReplyDelete
  23. aku kalo nyari berita akurat pasti mampirnya ke kumparan nih, apalagi kondisi pandemic kaya gini penting banget nyari berita yang bisa dipercaya yaaa

    ReplyDelete
  24. Wah iya enaknya ga ada iklan pop up di Kumparan ya hehehe. Tapi aku belum pernah nulis di sana. Di masa pandemi corona memang serba terbatas tapi demi kebaikan kita bersama. Selalu pakai masker, jaga gaya hidup dan tetap berada di rumah aja.

    ReplyDelete
  25. Kemarin grafik DKI Jakarta menurun karena warganya pada mudik. Dan menyebar ke seluruh wilayah Jawa (terutama) lainnya. Sekarang, uda pada balikan warganya, jadi meningkat lagi.
    Sedih yaa...kak, kalau pandemi ini belum tuntas, tapi orang-orang sudah pada new normal life.

    ReplyDelete
  26. Aku juga paling sebel kalau baca artikel harus swipe. Ini berita apa post ig? hahaha... Dan pop up iklan itu juga gengges. Lagi seru-serunya baca ketutup sama dia. Kayak jadi orang ketiga dalam relationship wkwkwkwk analogi lebay ya

    ReplyDelete
  27. Alhamdulillah aku pun suka baca di kumparan. Soalnya lengkap dan juga terpercaya. Tampilannya juga bagus mba dan sedap dibaca

    ReplyDelete
  28. Iya Teh kita harus cari sumber berita terpercaya ya biar ngga panik baca hoax..aku juga ngga siap kalau keadaan kayak gini sekolah kudu mulai...

    ReplyDelete
  29. Saya juga masih suka baca berita dari kumparan, padat berisi, tampilannya enak, gak ribet keselak iklan yg ampun-ampunan nyebelin

    ReplyDelete
  30. Iya mba, aku pembaca Kumparan jugaak

    Utk informasi seputar Corona kan ada kanal khusus di Kumparan mba
    Pusat informasi Corona
    Jd klo mau referensi ttg corona cuss ke sana aja
    Valid dan updated

    ReplyDelete
  31. Sejak awal kemunculannya aku sudah yakin sih, kalo kumparan bakal jadi sumber berita online terbaik di Indonesia, selain memang selalu menyajikan berita yang ter update, sekarang juga sudah ada dalam bentuk aplikasi ya... jadi lebih nyaman membaca beritanya

    ReplyDelete
  32. Aku memang jaraaaang deh baca info di Kumparan. Ternyata buanyaaak banget info2 terkini yang sepertinya wajib dibaca dan diperhatikan dengan baik ya terutama soal corona. Bahasan kuliner juga seru siapa tau makin wajin masaknya hehehe :D

    ReplyDelete
  33. Saya sesekali suka baca kumparan, tapi melalui chrome. Blm pernah nyobain pakai aplikasi, dan baru tau juga sih kl Kumparan ada aplikasinya ��, kudet amat ya saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ada mbak. Coba cari di app yaa. Free, secure dan no ads

      Delete
  34. Nah..aku sebel klo niatnya baca informasi, beritanya terpecah pecah ke banyak halaman...trus tubuh berita ketutup iklan.

    Aku lama nggak baca kumparan..coba ah.makasih infonya

    ReplyDelete
  35. Palembang juga sudah zona ungu penyebaran covid nih mbak. tapi bosen juga y lama2 di rumah aja

    ReplyDelete
  36. Mantap ini, di kumparan tidak ada pop up iklan. Suka gemes kalau lagi serius membaca berita kemduian tetiba mbejudul iklan. Apalagi kalau mau close iklannya meleset malah kebuka ke landing page iklan tuh, duuuh rasanya nano-nano deh

    ReplyDelete
  37. Cara terbaik terhindar dari hoaks yang mencari informasi dari sumber terpercaya seperti kumparan ini ya mba.. apalagi sekarang ada aplikasinya jadi bacanya lebih enak dari gadget ya..

    ReplyDelete
  38. Yang pertama nyari berita valid emang digugel. Lebih valid lagi kalau sudah masuk kumparan. Aku suka baca2 yang moms seneng banget rasanya baca-baca tentang ini

    ReplyDelete
  39. Bener banget mbak, dalam masa pandemi ini enggak boleh baca berita sembaranga... Kumparan nih terpercaya ya...

    ReplyDelete
  40. Aku juga seneng baca kumparan. salah satu alasannya ya karena nggak ada iklan pop up nya. Jadi enak nggak terganggu pas baca. Udah gitu bahasanya juga luwes.

    ReplyDelete
  41. Komplit banget ya mba info korona di kumparan dan yg penting trpercaya no hoax

    ReplyDelete
  42. kami juga pernah mampir ke Kumparan and they share a lot with us in Kemlu. memang banyak berita bagus yang menjadi referensi

    ReplyDelete
  43. Kumparan ini berkembang pesat banget ya portalnya. Aku sering baca juga berita di kumparan karena sering lewat seliweran link kumparan di berbagai media sosial

    ReplyDelete
  44. Kadang bingung lho mba kalau baca informasi di medsos, kebanyakan kok jadinya hoax. Makin parno lah kita baca berita menakutkan yang ternyata hoax. Mendingan bacanya di Kumparan saja yang udah terjamin kualitas beritanya.

    ReplyDelete
  45. duuu itu tumis daunn singkong, cabe rawitnya sungguh menggoda, btw di kumparan itu baca berita emang lebih enak, gak ribet sama pop up iklan

    ReplyDelete
  46. Kalau untuk info Corona aku memang lebih memilih baca di Kumparan, selain lebih up to date, berita-beritanya juga terpercaya.

    ReplyDelete
  47. Bener banget nih, kenyamanan baca itu penting banget.. Sama mba aku juga suka gemes kalo ada iklan pop up yang susah di-close ���� Buat kumparan selalu update di IG sama baru baca di web-nya aja.. Kayaknya perlu download apps-nya juga ya.. hehe..

    ReplyDelete
  48. aku juga sering baca berita di kumparan, senang ada juga teman yang kerja di sana hehe jadi tahu kinerjanya, suka kalau beritanya berimbang ya, enggak berita artis terus hehe

    ReplyDelete
  49. Link artikel kumparan banyak tersebar ke berbagai media, jadi aku sering banget klik buat baca klo ada berita yang kucari

    ReplyDelete
  50. Aku juga suka baca berita di Kumparan Mbak. No hoax. Beritanya terpercaya.

    ReplyDelete
  51. Aku juga setuju sih jika kumparan dinobatkan sebagai salah satu aplikasi berita terbaik, soalnya aku juga suka baca dari kumparan, hehehe. Semoga beruntung ya mbak ikut lombanya

    ReplyDelete
  52. Tulisan yang menarik, rinci dan padat. O ya aku malah belum pernah coba aplikasi kumparan.. nanti kulirik ya..

    ReplyDelete
  53. Dari ulasannya aja bagus, ngga salah kalau situs berita ini emang recommended banget sih

    ReplyDelete
  54. sejauh ini emang portal berita di Kumparan yang bisa aku percaya

    ReplyDelete
  55. Saya bukan pembaca setia kumparan sih, tapi emang situsnya bagus karena baca beritanya full, tidak seperti tetangga sebelah yang dipotong potong jadi empat atau lima halaman, mana iklan pop up nya nyebelin banget.

    ReplyDelete

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien