Skip to main content

Mengenal Shahabiyah Lewat AL Quran For Woman

Ini adalah Al Quran For Woman saya. Versi lama dan versi baru.


Al Quran For Woman Syaamil (koleksi pribadi)

Spesifikasi Al Quran Syaamil For Woman
Ukuran: 10x15 cm
Harga: Rp,48.000 dan Rp, 98.000 (Madina)

Saya suka kedua Al Quran ini. Saya mememilikinya sejak tahun 2010. Saat saya baru saja tinggal di Johor. Sekarang anak saya yang membaca Al Quran yang cokelat, karena al Quran dengan pita itu hilang entah mungkin ketinggalan di sekolah atau di masjid. InsyaAllah ridlo. Karena insyaAllah Al Quran tersebut akan berguna bagi orang yang menemukannya.

Al Quran ini mudah dibawa ke mana saja karena ukurannya yang segenggaman tangan. Al Quran ini juga cantik. Terutama Al Quran Syaamil yang sudah mengalami transformasi ini, Al Quran for woman yang di distribusikan oleh Madina. Al Quran ini didisain  begitu "wanita" banget. Dengan warna cover soft, seperti kuning, purple, pink, merah, hijau dan lain-lain.

Al Quran ini dipersembahkan khusus untuk wanita. Covernya eksklusif, dipersembahkan untuk wanita eksklusif. Al Quran ini memiliki ciri dan indeks khusus pada ayat-ayat tentang wanita dan keluarga.

Dilengkapi pula dengan kisah Sahabiyah, kisah wanita-wanita yang diabadikan Al-Qur’an dan 3 pita pembatas 3 warna (merah, kuning dan biru), 3 lembar pembatas multiguna, suplemen doa. 

Perbedaan Al Quran versi baru dan versi lama hanya terletak pada cover yang semakin manis, dan pembatas buku yang semakin cantik, karena berwarna pelangi. 

Al Quran for woman dengan pembatas pelangi dan kertas yang dibuat berwarna warni ini meminjam dari keindahan pelangi. Agar para putri sholihat, istri sholihat, wanita shalihat lebih dekat kepada Al Quran. Agar Al Quran hanya menjadi satu-satunya pedoman hidup. Sehingga para wanita menjadi istimewa setiap perannya dan menjadi bidadari di Surga.

Wanita-wanita abadi yang diceritakan di dalam Al Qur'an. Seperti Aisyah binti Abu BAkar, yang diceritakan di dalam Al Quran di surat An Nur 11 - 17. Fathimah az Zahra ra. yang diceritakan di dalam Al Quran surat Al Ahzab ayat 33, dan 5 shahabiyah lainnya.

Dan di akhir halaman, ada catatan tentang adab dalam membaca Al Quran. Ini penting sekali untuk mengetahui adab-adab terhadap Al Quran, sehingga membaca Al Quran lebih khusyu dan lebih ihtimam kepada Al Quran. 





Kelengkapan Al-Qur’an For Woman yang lain adalah sebagai berikut:6


1. Khat Vector Tajwid  Rasm Usmani

Menggunakan khat yang tipis dan lancip sehingga nyaman ketika membacanya. Dengan penulisan yang stabil dan jelas, sehingga tidak akan melelahkan mata.


2. Standard Pewarnaan Terbaru Kementerian Agama RI

Mushaf yang mengacu kepada standar penulisan Kementerian Agama RI dan pewarnaannya


3. Tashih Kementerian Agama RI

Produk ini telah diperiksa dengan teliti oleh pihak lajnah pentashihan Mushaf Al Quran Kementerian Agama RI, dengan mengeluarkan surat tashih sesuai peruntukannya.


4. Ayat Pojok

Mushaf dengan 15 baris dengan penggalan akhir ayat yang setiap halamannya diakhiri ayat-ayat pojok, yang biasa digunakan sebagai standard untuk menghafal Al Quran.


5. Asbabun Nuzul

Penyusunan Asbabunnuzul ini mencakup hal-hal berikut.

  1. Penyusunan pada ayat-ayat yang memiliki sebab turun ayat yang telah disepakati oleh para ulama.
  2. Mengutamakan periwayatan sahih dan dengan memperhatikan matan dari kandungan riwayat-riwayat tersebut.
  3. Sumber rujukan utama penyusunan Asbabunnuzul ini adalah kitab Lubabun­nuqul Fi Asbabinnuzul karya Jalaluddin As-Suyuthi dan Kitab Asbabunnuzul karya Imam Al Wahidi. Dilengkapi pula dengan rujukan Asbabunnuzul (Studi Pendalaman Al Quran karya A Mujab Mahali.

6. Fadhilah Ayat

Keutamaan Amal Berdasar Referensi Sahih, dengan cara mengutip dari penggalan ayat yang menjadi pokok kaitan produk, kemudian ditopang dengan kaitan hadis tentang akhlak mulia tersebut.


Adapun isi ayat fadhilah mencakup beberapa pokok tinjauan berikut:


1. Keutamaan amal keseharian berdasar referensi yang sahih.

2. At-Targhib; Motivasi yang disampaikan Rasulullah saw. jika seorang hamba mengamalkan amalan terpuji yang mengakibatkannya dijanjikan masuk surga dan segala kebaikan di dalamnya.

3. At-Tarhib; Ancaman yang disampaikan Rasulullah saw. jika seorang hamba mengamalkan amalan jelek yang mengakibatkannya mendapat ancaman masuk neraka dan segala siksa di dalamnya.

4. Keutamaan surah; Mushaf ini juga menyampaikan keutamaan surah yang bisa diamalkan dan dibumikan di keseharian kita, dan tentunya berdasar kepada referensi yang bisa dipertanggung-jawabkan’

7. Penekanan pada ayat tentang keluarga. Di dalam Al Quran ini, setiap sampai kepada ayat tentang keluarga, ayat tersebut di highlight, sehingga memudahkan dalam mencari ayat tentang keluarga.

Misalnya di surat Ali Imran ayat 14, tentang dijadikannya terasa indah dalam pandangan manusia, cinta kepada apa yang diinginkannya, seperti cinta kepada perempuan, kepada anak, kepada harta benda.

Itulah sekelumit review Al Quran for women. Semoga bermanfaat. 

Comments

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…