Skip to main content

Ini 5 Isi Parcel Kue Lebaran 2017 Favorit Banyak Orang

Hari Raya Idul Fitri atau yang sering disebut dengan Lebaran hadir setiap tahun tepatnya pada 1 Syawal kalender Hijriyah. Hari raya lebaran juga disebut sebagai hari kemenangan yang menunjukkan semua orang berbahagia dan bersuka cita. Jadi saat menjelang lebaran, tidak mengherankan jika banyak orang yang menyiapkan segala sesuatunya untuk hari lebaran. Misalkan membeli kebutuhan seperti pakaian, kebutuhan rumah, dan makanan untuk lebaran. Salah satu menu lebaran yang tidak boleh ketinggalan dan harus ada di meja tamu adalah kue lebaran. Hal ini dikarenakan banyak tamu yang akan datang ke rumah untuk mempererat tali silaturahim. Penasaran apa saja kue lebaran favorit yang dibungkus parcel tahun 2017 ini? berikut ada 5 isi yang ada di dalam parcel kue lebaran 2017.

Kue Favorit 1; Nastar
Kue pertama yang hampir selalu ada pada setiap parcel adalah kue nastar. Kue bulat dengan bentuk kecil-kecil yang berisi selai nanas dengan rasa yang lezat. Kue  ini menjadi pilihan banyak orang ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kue nastar  biasanya berada di dalam toples yang unik untuk hari lebaran.

nastar buah


(Baca juga: Kue Keju Kastengel)

Kue Favorit 2; Putri Salju
Kue kedua yang menjadi pilihan saat merayakan hari lebaran adalah kue putri salju. Kue yang memiliki nama yang unik ini, penampilannya juga lucu karena ditaburi gula bubuk, dan rasanya dijamin enak di lidah. Jadi jangan ragu untuk menyediakan kue putri salju dalam kotak parcel.

Kue Favorit 3; Biji Ketapang
Kue favorit ketiga yang menjadi isi dari parcel lebaran ini berasal dari betawi yaitu kue biji ketapang. Konon, karena bentuk kue ini seperti biji ketapang atau kemiri, sehingga dinamakan biji ketapang. Kue yang satu ini juga wajib ada di isi parcel yang dipesan untuk lebaran.

(Baca juga: Spoon cake sederhana)

Kue Favorit 4; Gabus Keju
Kue berikutnya yang biasa disediakan pada meja tamu rumah adalah kue gabus keju. Kue yang terbuat dari tepung terigu yang dikombinasikan dengan keju ini menghasilkan rasa yang lezat dan renyah ketika dikunyah. Rasa keju pada kue ini juga sangat terasa di lidah.

Kue Favorit 5; Sagu Keju
Kalau sebelumnya ada kue dengan nama gabus keju, berikutnya ada kue yang juga menjadi favorit parcel lebaran yaitu kue sagu keju. Kue sagu keju ini bahan kuenya berasal dari tepung sagu, daun pandan, susu, dan keju yang dijamin akan membuat ketagihan saat suapan pertama.


Itulah 5 kue favorit yang ada pada isi parcel kue lebaran tahun ini. Bisa dipesan langsung kelima kue di atas untuk menambah kebahagiaan di hari lebaran.

Comments

  1. kaalo saya sukanya kastengel, tapi anak2 sukanya putri salju. terkadang suka dapat atau beli rasanya tidak sesuai dgn keinginan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak saya malah sukanya kastengel mbak. Kue putri salju kurang suka. Sama kayak saya hehhe

      Iya bener. Lebih enak buat sendiri kalau untuk konsumsi pribadi sih. Biar kata ukurannya ga seragam tapi puas buatan sendiri ❤

      Delete

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…