Skip to main content

Keseruan Event Baby Bash Kelima TheAsianparent Indonesia



Hari ini, TheAsianparent Indonesia menggelar event keren lagi untuk ayah bunda dan si kecil, yaitu Baby Bash ke-6. Wow cepatnya waktu berlalu ya. Pasti parent dan si kecil yang ikut akan mendapatkan keseruan yang bikin gagal move on, seperti saya ini.

Mumpung lagi hangat Baby Bash ke-6 saya mau cerita keseruan Baby Bash ke-5 yang saya ikuti pada tanggal 4 Maret 2018 yang lalu.

Bahagiaaa banget mendapat undangan dari TheAsianparent Indonesia menjadi salah satu peserta Baby Bash ke - 5.

Oiya, Baby Bash ini adalah event playdate seru untuk bayi dan keluarga. Namanya playdate tentu isinya bermain bersama ya. Antara anak dan orang tua. Asyilk banget dengan taburan ilmu dan hadiah tentunya.


Isi goodiebag baby bash 2018

Saya pelanggan newsletternya TheAsianparent Indonesia, sudah sejak.lama menunggu moment ikut baby bash ini. Alhamdulillah di awal tahun 2018, theAsianparent Indonesia menggelar lagi Baby Bash dan menjadi event pertama di tahun 2018.

Setelah sukses menggelar event playdate super duper keren ini selama 4 kali di tahun 2017. The Asianparent Indonesia menggelar lagi tahun 2018 dan di bulan Maret itulah event Baby Bash ke-5 yang saya ikuti.

Dr Tika dari Zwital

Eventnya lebih seru. Tempat bermain anaknya oke banget. Ilmu yang dishare bermanfaat banget dann hadiahnya buanyak. Isi goodiebagnya juga banyak banget sampai say bingung bawa pulangnya hihihi

Dari Bogor saya naik kereta paling pagi menuju tempat acara di Hotel Ambhara Jakarta. Hotel ini terletak di Jl. Iskandarsyah Raya No.1, RT.5/RW.2, Melawai, Kby. Baru, Jakarta Selatan. Awalnya bingung mencari letak hotel ini, secara saya orang Bogor hihi alhamdulillah berbekal Gmaps saya pun sampai di hotel 30 menit sebelum acara dimulai. 

Suasana pagi itu di hotel panitia masih beres beres mempersiapkan acara. Jam menunjukan pukul 9.30 pagi. Saya dan Saki berkeliling melihat lihat booth di luar hall. Saya berfoto di depan booth cake yang cantik sekali. Lalu saya datangi booth sleek. Kemudian ke booth Zwitsal. 



Saya dan Saki di depan cake decoration 

Ada lebih dari 40 sponsor yang telah bekerja sama dan 100 orang parent yang akan hadir dalam acara Baby Bash tanggal 4 Maret 2018 yang telah berlalu dan saya salah satunya .. Yeyey ..


Saya sedang mendengarkan pemaparan dr Tika dari Switzal 

Pokoknya Baby Bash ke-5 best banget. Bener bener gak bisa move on. Kebayang bayang terus keseruannya. Saya juga dapet doorprze dong dari event Baby Bash ini. Sebuah dispenser cantik dari Claris.


Saya dapat cabutan bertuah 

Oiya, ketika saya dan mama sagara sedang menunggu mobil carteran saya diundang oleh panitia untuk diwawancara sedikit mengenai event Baby Bash yangbbaru berlalu. Aihh seneng banget. Acara Baby Bash memang oke banget. Best lah pokoknya.


Mendadak arteess ^_^

Saya dan Mama Sagara pulang sengan wajah ceria. Meski pun bingung ini goodiebag banyak banget. Gimana cara bawanya hihi alhamdulillah selamat sampai di rumah.


Goodiebag yang bikin heboh emak emak 

Comments

  1. Unch unch, isi gudibegnya bikin ngiler looh. Acaranya seru ya Baby Bash. Aku belum beruntung dateng, pengen jugaak haha

    ReplyDelete
  2. Seru banget dedek Saki ya, goodie bag banyak banget bikin mupeng hahah

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…