Skip to main content

Pizza Rasa Original ala Ummu Salma

piza ukuran 40x30cm


Bahan-bahan:
500 gram tepung terigu
1 sachet yeast/ragi
2 butir telur
350 cc air hangat (kalau mau cepet fermentasinya, air hangat yag cenderung panas)
75 gram mentega
gulgar secukupnya (campur di dalam air dan aduk rata)




Untuk Topping:
1 botol saus tomat
pizza herb secukupnya
paprika merah dan kuning potong-potong menurut selera
1 buah ukuran besar bawang bombay
Optional bisa ditambahkan sosis ayam (potong menyerong atau bulat), daging asap, tuna mayo atau kani stick (crab stick), jamur kancing yang sudah diiris tipis.
Mayones
Keju Mozarella secukupnya (kalau saya untuk 1 loyang besar 200 gram keju)

Cara membuat adonan roti:
1. campur tepung terigu, yeast dan telur, aduk-aduk rata. uleni.
2. masukan air sedikit demi sedikit sambil diuleni.
3. sebelum habis airnya, masukan mentega, uleni lagi. masukan air sedikit-sedikit sampai habis, uleni sampai kalis.
4. Tutup adonan dengan kain basah dan diamkan sampai mengembang 2 kali. kurleb 1 jam-an ya.

Cara membuat pizza :
1. Siapkan oven dengan memanaskannya dalam suhu 200 derajat celcius. Adonan pizza yang sudah mengembang dua kali dikempeskan dengan cara meninju tengahnya. Bagi tiga adonan dan tipiskan dalam loyang yang sudah diolesi mentega. Tusuk-tusuk adonan dengan garpu, agar tidak melembung ketika dipanggang.
2. oleskan saus tomat dan taburi dengan pizza herb secara rata.
3. Taburi dengan bawang bombay yang sudah di iris-iris membulat (kalau saya dengan bantuan food prosesor manual).
4. Taburi dengan paprika merah dan kuning. Diamkan dulu selama 5 menit sebelum dipanggang.
5. Panggang dalam oven dengan suhu 200 - 230 derajat celcius selama 15 menit pertama (kalau loyang ukurana 30x 40 cm) kalau kecil (loyang bundar) kurleb 10 menit. Kalau sudah kelihata kuning sisi-sisinya, taburi keju mozarella dan panggang lagi selama 5 menit.
6. Siap dihidangkan.

satu resep bisa menghasilkan 2 loyang pizza ukuran 30 x 40 cm dan 1 loyang bulat ukuran 20x20 cm. Selamat mencoba ^_^



Ini penampakan loyang yang ukuran 30x40 cm

Pizza Mushroom cheese mayo loyang kecil diameter 20 cm

ini pizza rasa tuna mayo, oishikatta^_^
ini pizza herb, bisa dibeli di Giant atau Super Hero deh kalau engga salah ya. Kalau yang ini saya beli di jepang saat suami saya conference di sana, setelah itu saya beli di Jusco dekat rumah ada juga, cuma rasanya engga sespicy dari jepang :-p

Comments

  1. Replies
    1. pizza herb tuh bumbu pizza say hehe, isi dalam botol pizza herb itu thyme, oregano, basil dan kawan-kawannya :-D makasih sudah berkunjung ya mbak Niar ^_^

      Delete
  2. Eh, kayaknya Rizky beda dengan Ila ya? aduhhh maaf ya, saya kira orang ya sama :-p

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…