Skip to main content

Diet? Perlu juga lho buat si Kurus.

Aku diet sebetulnya bukan untuk langsing lho. Tapi untuk sehat. Siapa tahu dengan memperbaiki pola makan dengan memperbanyak asupan sayuran dan buah, aku bisa memiliki tubuh yang pas banget :-)

Nah sebetulnya, tanpa disadari, aku sendiri sudah menanamkan dalam diri lebih suka sayuran dan buah, tapi kesalahanku adalah tak diimbangi dengan makanan mengandung protein dan karbohidrat sesuai takarannya. Tapi, alhamdulillah, selama ini aku jarang sakit, cuman sering sakit kepala saja karena kurang minum air dan mungkin juga kurang zat besi ya.

Padahal sebetulnya vitamin dan mineral itu bisa juga lho diperoleh dari bahan makanan sayuran dan buah, kacang-kacangan dan lain-lain. Saya suka banget ngemil kacang almond, buah-buahan (dijadiin asinan atau buah segar begitu saja). Katanya lagi tahu tempe, asalkan pas dengan kebutuhan tubuh kita setiap harinya, bisa memenuhi kebutuhan protein kita kok.  Alhamdulillah banget, soalnya aku sendiri jarang banget makan-makanan yang berdaging dan berlemak-lemak, bisa diitung sama jari lah. Jadi engga kuatir lagi dengan pola makan saya yang menurut sebagian orang mah aneh dan kurang bergizi hehhe

Kemarin malem, abis mencit sapi, saya dan keluarga mampir dulu ke jusco. Tujuanku membeli sayuran dan buah-buahan yang aku butuhkan untuk dibuat raw juice.

Raw juice ini adalah diet sayuran mentah. Oiya, tadinya aku nyangka kalau diet itu gak makan sama sekali lho. Diet cuma khusus untuk orang-orang yang kegemukan atau obesitas. Tapi ternyata pandanganku salah. ya, itulah pentingnya ilmu ya.

Definisi diet dari hasil googling, Diet adalah mengatur pola makan kita agar senantiasa sehat dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Diet dengan raw juice dan raw food ini aku ketahui dari seorang teman yang berhasil sembuh dari penyakitnya dengan cara mengkonsumsi makanan sehat mentah, seperti sayuran dan buah setiap hari.
Raw itu sendiri berarti mentah, jadi semua yang dimakan adalah bahan makanan yang masih mentah.

Kemarin malam, aku mencoba menjuice 2 genggam daun bayam dan 1 buah jeruk sunkist. Hasilnya adalah 1 gelas kecil juice yang kental. Karena sayang, akhirnya aku tambahkan 1 gelas kecil air agar sisa di blender bisa kunikmati. Alhamdulillah meski rasanya aneh bin ajaib, juice itu masuk juga ke dalam tenggorokan. Nah tinggal yang segelas kecil lagi yang belum  di minum. Akhirnya aku saring agar daun engga terlalu terasa dan meminum setengah gelas kecil lagi. Rasanya benar-benar daun beraroma jeruk :-)

Malam itu aku tak makan apapun. Padahal sudah niat makan malam dengan soto daging buatan suami, sayangnya aku ketiduran ;-)

Pagi, tidak seperti biasanya aku BAB. Wow, engga biasanya nih :-) Prestasi banget!

Pagi tadi, saya dengan si Kakak, buat lagi raw juice kedua. Isinya untuk si kakak, 1 buah jeruk sunkist, 2 buah apel dan 1 buah tomat. Lumayan habis tuh. Untuk aku, sama menunya dengan si Kakak tapi aku tambahkan 1 genggam daun bayam. Aku juga tambahkan 1 gelas air untuk mengambil sisa buah yang masih diblender. Rasanya ajib!

Karena banyak, aku simpan di lemari pendingin dan sudah diminum pagi dan siang. Masih ada stok untuk sore. Jadi tak perlu membuat lagi :-)

Alhamdulillah, sudah hari kedua aku mencoba raw juice ini, belum keliatan sih efeknya, baru efek BAB aja lancar. Tapi itu prestasi banget, karena biasanya BABku engga setiap hari, kadang 2 hari sekali hihihi

Nah ini penampakan raw juice pertamaku, jus daun bayam plus jeruk sunkist

Raw juice yang ini pekat karena engga dikasih air sama sekali :-) Karena ampasnya banyak banget, aku saring biar bisa langsung ditelen tanpa kerasa daunnya :-p

Cara membuatnya: 2 genggam daun bayam (cuci bersih, dan beri cuka 2 sendok makan, rendam sebentar, cuci lagi di air yang mengalir), 1 jeruk sunkist kuliti. Blender sampai menjadi bubur. Kalau terlalu pekat katanya boleh kok di kasih air :-) Kalau saya kemarin engga dikasih air tapi saya saring biar engga terlalu enek, namanya lagi belajar kan, perlu penyesuaian diri hehehe

Nah, kalau yang ini penampakan raw juice hari kedua, jus daun bayam, jeruk sunkist, apel dan tomat.

Caranya: campur 1 genggam daun bayam, 1 buah jeruk sunkist, 2 buah apel dan 2 buah tomat. Blender sampai jadi bubur tanpa diberi air. Rasanya lebih sedap kalau dimasukan dahulu di dalam lemari pendingin.

Aku juga mau coba raw food, tapi sebelumnya mau mencari referensi sebanyak-banyaknya. Seperti halnya bayi yang baru bisa makan, pastikan makanan yang kita makan itu tak memiliki efek samping/ memicu alergi. Kebanyakan vitamin C juga kan engga baik untuk tubuh kita :-) Jangan abaikan faktor U juga hihihi

Semangat!

Comments

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…