Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2015

[Resensi] Sayap-sayap Sakinah: Cintaku, Cintamu karena Cinta-Nya

Ikhtisar Buku:

Sayap-sayap Sakinah: Cintaku, Cintamu karena Cinta-Nya. Buku ini merupakan serial buku non fiksi yang berisi tentang segala hal yang harus diketahui oleh para calon pengantin yang hendak menyempurnakan setengah diennya. Para istri dan suami yang menginginkan pernikahan yang sakinah, mawadah dan penuh rahmah. Para pencari cinta yang menginginkan cinta sejati.

Jodoh dan perjodohan merupakan misteri Allah. Buku ini hadir untuk memenuhi pengetahuan calon pengantin  melaksanakan pernikahan dari mulai tahap persiapan, ketika menikah dan pasca menikah. Ibaratnya sebuah jalinan cinta yang sakral, maka cinta yang terikat dengan mitsaqun ghaliza ini mestilah tak luput dari berbagai ujian.

Buku ini memberikan tuntunan bagi calon pengantin maupun para pengantin yang sudah melayari bahtera kehidupan menuju cinta yang membahagiakan.

Resensi:

Sayap-sayap Sakinah: Cintaku, Cintamu karena Cinta-Nya. Sesorean tadi saya berusaha menghabiskan buku ini. Tak sengaja anak laki-laki saya membaca …

Life with XL: Bersamamu Kini dan Nanti

Saya mengenal XL setelah  menikah pada bulan Januari tahun 2001. Pada tahun itu, dua minggu setelah menikah, saya mengikuti sebuah aksi demontrasi mahasiswa. Saat itu saya pergi tidak ditemani suami, karena beliau  harus mengajar.

Saya pergi bersama dengan teman-teman. Selain membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, suami juga membekali saya sebuah handphone  dengan antena di kepala sebelah kirinya. Waktu itu handphone belum sebagus sekarang. Fiturnya pun tidak sebanyak sekarang. Dulu bisa menelpon dan menerima telepon serta sms di perjalanan saja sudah cukup senang.

Sehari sebelumnya suami telah mengisi pulsa agar saya bisa menghubunginya di kantor. Dia berlangganan kartu perdana ProXL. Selain biayanya murah setiap kali dipakai untuk melakukan percakapan lewat telpon, juga bisa saling berbagi pulsa,

Tak lupa saya pun mencatat nomor telepon kantor suami agar bisa dihubungi. Saat itu Jakarta mencekam. Mahasiswa dan masyarakat berkumpul di sekitar istana negara dan HI.

Pulang dari …

Tempat Makan yang Bikin Meletop

Saya baru mendengar nama restoran ini sepekan yang lalu, saat diskusi bersama adik-adik FLP. Diskusinya tentang rencana mengajak makan malam Manini Pipiet Senja yang akan datang silaturahim pada tanggal 5 dan 6 Oktober yang lalu (Nanti saya ceritakan deh yang ini, banyak kisah seru dan cukup membuat perut kejang denger cerita manini wkwkwk) Sebenarnya saya merekomendasikan sebuah resto BBQ dan Asam Pedas yang letaknya tak jauh dari rumah saya, tapi demi Rindu hihihi akhirnya saya setuju.



 Meletop. Cukup aneh kedengarannya di telinga saya.

Saya pun bertanya pada Rindu. "Emang enak, Ndu?" "Enak lah bu. Selain enak, murah pula. Kita bisa makan sekenyangnya hanya dengan bayar RM20."
Setelah diskusi diskusi diskusiiii .... saya pun setuju. Kebetulan anak anak saya memang suka kuliner steamboat. Mungkin samalah dengan apa yang sering saya buat di rumah. Odeng! Meletop .... berharap ga bener-bener meletop!
Oiya, mungkin teman-teman di Indonesia bingung. Meletop apaan sih?…