March 20, 2019

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

March 20, 2019 12 Comments

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...

Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal ini akan meningkatkan kemampuannya dalam belajar. Dannn ..anak-anak jadi makannya semangat dan banyak!

Seneng lihat anak-anak makannya banyak, ini waktu si kakak dan teteh kecil, makan di sushi-tei. Liat tuh makannya segut banget heuheu

Banyak faktor yang memengaruhi hilangnya tradisi baik ini, kesibukan kedua orang tua, peraturan yang longgar sehingga anak-anak bisa makan dimana-mana, di ruang tivi, di sofa ruang tamu, di lantai dll. Atau sebab lain, karena setiap keluarga tentu punya alasannya masing-masing ya.

Setelah saya renungkan, bener juga itu artikel, duh seperti sedang dijewer sayatu. Jadi sebelum semua menjadi kebiasaan buruk dan tidak bisa diperbaiki, mumpung anak-anak masih kecil, saya pun membuat peraturan di rumah. Makan harus di meja makan!

Makan di klinik saat uminya abis lahiran si abang. Semangat banget makan barengan di meja. Sambil cerita-cerita.
Sekarang saya mencoba menghidupkan kembali tradisi makan bersama di meja makan. Memang tidak mudah mendisiplinkan diri dan anak-anak, karena sebelumnya kita longgar dengan peraturan di rumah. Makan boleh dimana saja. Anak-anak pun mudah teralihkan fokusnya dengan hal lain. Misalnya, gadget, televisi, buku dan lain-lain. Hal ini bisa dilakukan dengan kesepakatan bersama. Jam makan, makan di meja makan.

Ada beberapa cara yang saya lakukan untuk membuat anak-anak taat pada peraturan makan di meja makan.

1. Saya mengubah tata letak meja makan di rumah saya.

Meja makan saya letakkan di ruangan yang sama dengan meja belajar mereka. Dimana di ruangan itu ada multimedia, anak-anak bisa menonton film kesukaannya juga di situ, selepas makan. Jadi pas jam makan, film dipause dulu. Kalau sudah makan dilanjutkan lagi.


pengen punya meja makan seperti ini dan rumah yang seluas dan sebersih ini, kapan yaaa?

2. Menyediakan makanan saat jam makan tiba.

Salah satu cara yang saya lakukan adalah dengan mencoba disiplin menyediakan makanan saat jam makan tiba. Jadi kan anak-anak semuanya ngumpul (karena udah kelaperan hihihi). Alhamdulillah, cara ini lumayan berhasil. Konsekuensinya, saya  harus teratur memasak untuk keluarga. Untuk ide masakan, saya kadang menu seingetnya, by request anak-anak atau mencarinya di buku masak. (lap kerimget hihihi)

Dalam kegiatan makan bersama di meja makan ini, banyak cerita yang saya dengar dari anak-anak. Atau saya yang menceritakan kisah masa kecil saya sampai mereka terpingkal-pingkal karena merasa lucu. Sebenernya saya ingin menyentuh hati mereka lewat storytelling, bagaimana anak anak zaman dahulu bermainnya asyik banget di luar rumah, tanpa gadget tapi mampu dan berhasil di masa depan.

makan bersama itu menyenagkan, bisa cerita apa saja saat ini
Diskusi paling menarik adalah menceritakan bagaimana bahan makanan sampai di rumah. Proses-proses yang begitu sangat menarik untuk dibahas. Dan saya selalu tertarik untuk menyadarkan anak-anak yang suka memilih-milih makanan atau enggan menghabiskan makanannya. Bersyukur dengan makanan yang ada dan memunculkan empati kepada orang-orang yang kekurangan makanan.

Lewat makan bersama banyak hal yang bisa dilakukan, dari mulai diskusi ringan sampai mendengarkan curhatan mereka. Eh kadang emaknya juga suka curhat sih ^_^

Pernah si sulung bertanya, "Umi katanya gak bisa masak, kok sekarang bisa masak?"

Saya sampaikan kepada si sulung, begini:"Kak, ini yang namanya kompetensi. Jika kita tidak memiliki potensi sebagai ahli masak, karena sudah menjadi tugas seorang ibu menyediakan masakan lezat bergizi kepada keluarga, maka Umi mengerahkan segala daya dan upaya untuk menjadi seorang ahli masak. Potensi yang tadinya tidak muncul, maka lambat laun akan muncul karena dilatih setiap hari. Begitulah jalan seseorang yang ingin meningkatkan kompetensinya. Ia melakukan latihan berulang-ulang hingga mendekati expert!"

Si kakak mengangguk-angguk. Semoga ia mengerti, bahwa menjadi seorang ibu itu tugasnya banyak. Ratu keluarga, manajer keluarga, ahli keuangan, dokter keluarga, konsultan pendidikan dan ahli masak dong hehhee

Saya belum jadi ahli masak sih, masih terus belajar. Lagipula, sekarang apa-apa kan semakin mudah, ya. Bumbu masak juga banyak yang instan, jadi tidak perlu takut, mengalami kegagalan dalam memasak.

Saya paling suka masak Sup, anak-anak juga suka sup buatan saya. Saya mendapatkan resepnya dari mama saya. Tapi, ya gitu deh, sekarang saya mencari praktisnya saja. Meminimalisir mengulek bumbu, andalan saya adalah memberikan cita rasa kepada masakan yang saya buat dengan menambahkan bumbu masak instan yang beredar dipasaran.

Saya menambahkan Masako, bumbu penyedap masak pada masakan saya. Masako sekarang hadir dengan resep baru, menghasilkan kaldu yang lebih lezat dengan  rasa asin dan gurih yang pas. Masako dibuat dengan daging dan bahan alami pilihan. Banyak dijual di toko, di pasar atau warung dekat rumah. Harganya pun terjangkau, serencengan isi 12 sachet  ukuran 10 gram, hanya Rp5000.


Masako, bumbu penyedap masak, menambah rasa gurih yang pas dalam masakan saya ^_^
Mungkin ada yang penasaran dengan menu masakan yang sederhana di rumah saya. Boleh .. boleh .. saya share di sini yaa :-)

Anak-anak saya suka banget makan sup, baik itu sup ayam maupun sup daging. Tapi yang daging sapi memang gak sesering sup ayam. Alasan anak-anak karena males mengunyah daging sapi. Saya coba siasati dengan mengambil daging tetelan (daging yang ada lemaknya) dan dipotong kecil-kecil sebagai kaldu dikuahnya. Resep sup daging saya dapatkan dari almarhumah mama saya. Saya suka sup mama saya dan alhamdulillah anak saya juga suka sup buatan saya. Moga menjadi amal jariyah untuk mama karena saya share di sini. Ammin 

Fakta Kesehatan Daging Sapi

Daging sapi banyak manfaatnya untuk tubuh kita, apalagi bagi anak-anak dimasa pertumbuhan. Daging sapi mengandung lemak, zat besi, zinc dan vitamin B. Lemak berperan dalam melindungi organ-organ dalam tubuh. Zat besi berfungsi untuk perkembangan maksimal otak. Zinz atau seng diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara itu vitamin B untuk memperkuat fungsi syaraf, daya ingat dan konsentrasi. Ini yang sering saya sampaikan kepada anak-anak, agar mereka tidak memilih-milih makananan.


Resep Sup Daging Tetelan

Bahan:
250 gr daging sapi tetelan
1 genggam wortel, potong menurut selera
1 genggam buncis, potong menurut selera
1 buah kentang, potong dadu
bawang daun dan seledri secukupnya
5 buah bawang merah iris tipis, goreng menjadi bawang goreng.
2 sachet Masako bumbu penyedap masak rasa daging sapi





Cara membuatnya:
1. Rebus daging sapi tetelan dalam air yang mendidih sampai daging empuk.
2. Masukan wortel, masak sekitar 10 menit.
3. Masukan kentang, masak sekitar 7 menit.
4. Masukan bawang daun, seledri dan buncis, masak sekitar 1 menit.
5. Masukan Masako bumbu penyedap masak sebanyak 2 sachet. Aduk rata.
6. Matikan api, taburi dengan bawang goreng.
7. Sajikan selagi hangat.

sup daging tetalan dengan Masako bumbu penyedap masak yang menyelerakan rasa 

Nak, Moms, resep kedua ini, tumis daging sapi iris dengan sayur pokcoy. Anak-anak gak begitu suka sayuran kecuali brokoli, wortel, kentang, buncis yang dibuat sup. Nah, agar anak-anak juga merasakan enaknya makan daging sapi irish/filet dengan sayuran, maka saya perkenalkan pokcoy. Sayuran pokcoy ini masih saudaranya sawi putih dan sawi hijau, tapi rasanya lebih enak dibandingkan sawi hijau, tidak pahit.

Alhamdulillah masih ada yang suka ada yang enggak sih. Tapi Saki suka. Apalagi dengan ditambah dengan Masako, rasanya sedap dan gurihnya pas.

Fakta Kesehatan Sayur-sayuran Hijau

Sayuran merupakan salah satu bahan pokok makanan utama karena kandungan nutrisinya yang baik bagi tubuh. Manfaat sayuran hijau antara lain: kaya akan zat antioksidan, Klorofilnya mencegah kanker, sumber zat besi, sumber mineral, cara alami cuci darah, sumber vitamin, melancarkan pencernaan, menurunkan berat badan, dan mempercantik kulit.



Resep Tumis Daging Sapi Iris Pokcoy

Bahan:
250 gr daging sapi has dalam (filet)
1 butir putih telur
3 sdm aci atau tepung sagu
100 ml air
1 sdm kecap manis
2 sdm saus tiram
3 butir bawang putih, cincang halus
3 sdm minyak untuk menumis
3 ikat pokcoy
seledri secukupnya
1 sachet Masako rasa daging Sapi




Cara membuatnya:
1. Masukan daging filet ke dalam telur putih, lalu gulingkan tipis-tipis dalam tepung aci. sisihkan.
2. Panaskan wajan, masukan minyak goreng dan tumis bawang putih. Api kecil ya.
3. Masukan daging, masak hingga matang.
4. Masukan air, saus tiram, kecap manis dan Masako. Aduk rata, masak hingga daging lunak.
5. Tambahkan pokcoy dan seledri, masak sebentar sambil diaduk rata. Matikan kompor. Sajikan selagi hangat.




Sup cocok banget dimakan saat ini, musim hujan, udara dingin, makan yang cair dan hangat bisa menghangatkan badan. Apalagi yang lagi gak enak badan, hidung meler, makan sup bisa memberikan rasa hangat dan mempercepat recovery. Kadang saya tambahkan buah pala, tapi kemarin itu kelupaan hihihi tapi alhamdulillah dengan menambahkan Masako dalam sup, rasanya tetap sedap dan lezat!

Itulah Moms, cara yang saya lakukan agar tradisi makan di meja makan kembali lagi di rumah. Agar ikatan hati kami selalu bertaut dan makin sayang dan cinta karena ada cinta di setiap masakan uminya ^_^

Hm .. Moms, kalau di rumah moms, kira-kira menu andalan yang mengikat rasa di meja makan apa saja? Boleh dong share di sini. Terima kasih, yaa  ^_^

March 05, 2019

Pantaskan Diri Menjadi Tamu Allah dengan Al Quran Haji dan Umrah

March 05, 2019 61 Comments

"Orang yang mengerjakan haji dan umrah merupakan tamu Allah. 
Maka dari itu, jika mereka bermohon kepadaNya, pastilah dikabulkan-Nya. 
Jika mereka memohon ampunan, pasti diampuni-Nya." 
(HR. Ibnu Majah dan HR. Ibnu Hibban)

Demikianlah sabda Rasulullah SAW tentang keistimewaan orang yang mengerjakan haji dan umrah. Mereka adalah orang-orang yang menjadi tamu Allah. Doanya akan dikabulkan dan tobatnya akan diampuni. MasyaAllahhh ...

Sungguh hati ini selalu terpaut ingin beribadah ke tanah suci. Iri rasanya melihat teman, saudara dan handai taulan yang sudah pergi ibadah umrah dan haji. Sering terbersit dalam hati, ya, Allah, kapan hamba-Mu ini engkau panggil namanya untuk menjadi tamu-Mu.

Perjamuan yang diimpikan selama ini. Khusyuk masyuk, bersujud di tanah haram. Mendapatkan keutamaan dari Allah sebagai seorang tamu di tanah kelahiran Rasulullah SAW. Rindu... serindu-rindunya.

Dari sejak awal menikah, saya dan suami telah merencanakan pergi beribadah haji. Melihat panjangnya masa menunggu, kami mencoba bertanya-tanya, apakah bisa melaksanakan haji lewat Jepang. Waktu itu kebetulan kami sedang tinggal di Jepang, suami saya masih berstatus pelajar waktu itu, student S3 di Utsunomiya Daigaku. Alhamdulillah ternyata bisa. Namun, untuk berangkat haji lewat Jepang pun, dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Sementara suami tidak bekerja. Kehidupan kami bergantung pada dana beasiswa yang digelontorkan oleh pemerintah Jepang.

Akhirnya niat itu kami simpan rapi kembali di dalam dada kami. Sempat ada iri melihat teman-teman yang lain bisa melaksanakan ibadah haji tapi itu tidak lama. Kami pun meminta doa agar dimudahkan dalam melangkahkan haji ke baitullah.

Kemudian, pada tahun 2013, ketika itu suami sudah bekerja di Malaysia sebagai dosen di sebuah universitas Teknologi di Johor. Suami membulatkan tekad untuk mendaftarkan diri segera tahun itu. Karena menurut suami, semakin lama tidak mendaftar, semakin lama pula berangkat ibadah haji.

Akhirnya ketika libur bulan April 2013, kami sekeluarga pulang kampung. DI sela itu saya dan suami mendaftarkan diri menjadi calon jamaah haji di kota kelahiran kami, Bogor. Alhamdulillah prosesnya tidak lama dan tidak ribeut. Kami mengurus ini itu sekitar dua-tiga hari. Cukup mudah, asalkan sudah ada uang untuk mendaftarkan diri. Waktu itu kami menabung haji di Bank Syariah Mandiri. Setelah uang tabungan masuk. Kami diminta memeriksakan diri ke klinik untuk mendapatkan surat keterangan sehat, kemudian difoto di departemen agama, tempat kami mendaftarakan haji. Alhamdulillah prosesnya cepat banget. selepas dzuhur, semua sudah selesai.

Namun masih ada yang mengganjal di dalam hati saya, begitu melihat nomor porsi saya di aplikasi cek porsi dari kemenag, jadwal keberangkatan saya masih lama sekitar 8 tahun lagi. Ya Allah, lama sekali, hikss ...

Suami pun menghibur saya yang bersedih, "Mi, alhamdulillah sudah terdaftar dan punya nomor porsi. delapan tahun itu gak lama kok. Kita bisa belajar dulu tata cara ibadah haji," 

Benar juga apa yang dikatakan oleh suami saya. Alhamdulillah masih ada waktu untuk membekali diri dengan belajar tata cara ibadah haji, rukun sahnya, ibadah-ibadah di dalamnya dan sebagainya.

Dan sungguh tak disangka, beberapa waktu lalu, saya mengecek lagi nomor porsi saya dan suami, kata teman saya, kadang bisa dipercepat juga, sebab ada beberapa jamaah yang batal berangkat karena berbagai sebab, mungkin meninggal atau sakit. 

Saya pun mengecek, dan hasilnya masih sama, tetap tahun 2021 saya berangkat ke tanah suci.

Alhamdulillah ala kulli hal, sungguh saya tidak menyangka akan diundang oleh Syaamil Qur'an untuk menghadiri peluncuran perdana Al Quran Haji dan Umrah. Mungkin itu yang namanya "kereteg hate" ketika hati kita terpaut, Allah akan dekatkan kepada apa yang menjadi harapan dan impian kita.

Launching mushaf Haji dan Umrah 

Saya sungguh beruntung dapat menghadiri lauching Al Quran Haji dan Umrah Syaamil Quran. Saya jadi memiliki AL Quran khusus ibadah haji dan umrah, juga buku panduan Haji umrah dan Ziarah ke tanah suci yang ditulis oleh Prof. Dr. KH. Miftah Faridl.

Acara launching ini diselenggarakan di Islamic Book Fair 2019 Jakarta Convention Centre pada hari Sabtu, 2 Maret 2019, jam 14.30 - 16.00. Hadir dalam acara ini ustaz Syamsu Arramly, General Manager Sygma Innovation, ustaz Andre Raditya inisiator Patungan Sedekah Umrah dan dimoderatori oleh mas Febrianto Z.

Acara diawali dengan pembacaan kitab suci Al Quran, kemudian setelah itu pemaparan product knowledge oleh ustaz Syamsu Arramly.

Seperti yang kita ketahui, Syaamil Quran telah menerbitkan berbagai macam Al Quran, seperti Al Quran untuk wanita, Al Quran untuk penghafal Quran seperti Tikrar, Al Quran Hijaz, Al Quran Bukhara, Al Quran Azalia, Al Quran Yasmina dll.

Ustaz Syamsu memaparkan maksud dan tujuan dari Syaamil Al Quran meluncurkan Al Quran Haji dan Umrah ini sebagai bentuk komitmen Syaamil Quran dalam melayani ummat. Impian dari Syaamil Quran sendiri adalah untuk membumikan Al Quran dan Sirah Nabawiyyah.


Ustaz Syamsu  mengingatkan pentingnya ilmu dalam beribadah haji dan umrah. Menurut beliau ada tiga larangan dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Secara eksplisit, Al-Qur’an telah menjelaskan hal-hal yang tidak boleh dilakukan orang yang sedang berhaji dalam tiga hal: yakni rafats, fusuq, dan  jidal. Tiga hal ini termaktub dalam Al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 197:

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلا رَفَثَ وَلا فُسُوقَ وَلا جِدَالَ فِي الْحَجِّ

Artinya: “(Musim) haji adalah beberapa bulan yang diketahui, 
barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, 
maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berdebat di dalam masa mengerjakan haji.”

Yang dimaksud dengan rafats adalah berhubungan badan, dan hal ini merusak ibadah haji. Berbeda dari fusuq dan jidal yang tidak sampai merusak ibadah haji. Penjelasan ini ada di dalam Al Quran Haji dan Umrah dihalaman 618.

Nah, agar ibadah haji tidak menjadi sia-sia sebab terlanggar salah satu dari ketiga larangan itu, maka Syaamil Quran menerbitkan Al Quran Haji dan Umrah sebagai bekal menuju baitullah.

Apa saja sih spesifikasi Al Quran ini, hingga Al Quran ini menjadi sangat istimewa bagi pendamba pergi haji dan umrah? Yuk, kita teruskan membacanya hingga tuntas!

Spesifikasi Al Quran Haji dan Umrah

Al Qur'an yang ditangan saya itu adalah Al Qur'an Haji dan Umrah. Mushaf yang dirancang untuk menjadi pegangan para tamu Allah ketika menunaikan ibadah haji dan atau umrah.
Saya dan mushaf Haji Umrah Syaamil

Al Qur'an ini dilengkapi dengan QR code untuk membaca lebih jauh pengetahuan pengetahuan tentang ibadah haji umrah berupa teks dan video.

Caranya dengan mendownload aplikasinya di google play dengan nama "QR scanner Mushaf Haji Umrah Syaamil Quran".

QR untuk teks

Kalau sudah download terus gimana? Nah QR codenya yang sudah terinstall di smartphone, hubungkan ke code yang ada di Al Qur'an Haji Umrah.
Artinya, QR code ini akan berfungsi jika ada Al Qur'an Haji Umrah ini.  Harganya IDR120K sahaja.

QR untuk video


Kelebihan Al Qur'an Haji Umrah ini adalah:

✔️Khat vector Rasm Utsmani
✔️ Standar kemenag
✔️Tashih kemenag
✔️ Materi tambahan haji dan umrah tema terkait
✔️ Klasifikasi ayat Al Qur'an
✔️ Tanda baca Al Qur'an

Alhamdulillah sekarang makin banyak pilihan untuk membaca Al Qur'an. Apalagi dengan hadirnya Al Qur'an Haji Umrah ini semakin menambah semangat saya untuk membawa bekal sebanyak banyaknya memantaskan diri agar Allah segera memanggil saya beribadah ke tanah suci.

Di dalam Al Quran Haji dan Umrah ini di halaman 611 sampai halaman 629 terdapat materi tentang beribadah Haji dan Umrah. Isi dari materi tersebut adalah:    
  • Definisi tentang haji dan umrah
  • Perbedaan antara ibadah haji dan umrah
  • Syarat wajib Haji dan Umrah
  • Rukun serta wajib haji dan umrah
  • Ibadah yang berkaitan dengan haji dan umrah
  • Hikmah ibadah Haji dan Umrah
  • Larangan dalam Ibadah Haji dan Umrah
  • Tiga cara beribadah Haji dan Umrah
  • Pelaksanan Haji dan Umrah
  • Kafarat/DAM/ Sanksi Haji dan Umrah
  • Macam-macam Rukhsah dalam Ibadah Haji dan Umrah
Salah satu yang menarik lainnya dari #QuranHajiUmrah dari @Syaamil_Quran  adalah di dalam Al Quran Haji dan Umrah ini ada sisipan berupa booklet Rangkaian Tertib Ibadah Haji  Tamattu dan Himpunan doa saat ibadah haji dan umrah.

booklet yang berisi rangkaian pelaksanaan ibadah haji dan umrah, juga doa

Haji Tamattu, yaitu haji dengan mengerjakan umrah terlebih dahulu lalu mengerjakan ibadah haji. Cara ini biasanya dipakai oleh jamaah haji Indonesia. Jamaah yang melakukan cara ini wajib membayar dam. 

Dengan memiliki Al Quran Haji dan Umrah ini kita bisa belajar dahulu tata terbit melaksanakan ibadah Haji dan Umrah, insyaAllah memperoleh predikat hajjah mabruron. Amiin ...

Sedekah Patungan Umrah

Setelah memperkenalkan Al Quran Haji dan Umrah, berikutnya Ustaz Andre Raditya menceritakan tentang awal pertama munculnya gerakan "Patungan Sedekah Umrah".

Ustaz Andre sedang sharing 

"Waktu itu, saya bertemu dengan Pak Tarjo juru parkir yang tekun sekali membaca al Quran disela bekerja, ternyata aktifitasnya itu sudah dijalaninya sejak tahun 1996. Waktu itu pak Tarjo bekerja sebagai tukang becak. Setiap hari, Pak Tarjo bisa menyelesaikan membaca Al Quran 2 juz sehari." ustaz Andre mengawali ceritanya.

Terbersit dalam hatinya, ingin sekali menghadiahkan pak Tarjo ibadah umrah. Kemudian ia menyebarkan pertemuannya dengan Pak Tarjo di sosial media. Diakhir sharingnya, ia mengajak netizen patungan untuk biaya umrah pak Tarjo.

Takdisangka, tak sampai 24 jam, dana untuk mengumrahkan pak Tarjo pun cukup, malah bisa untuk umrah dua orang dan masih kelebihan uang sakunya. MasyaAllah. The power of sedekah itu, luar biasa!

Menurut ustaz Andre, Allah SWT telah menyampaikan kepada kita cara mencapai hajat kita baik di dunia maupun di akhirat. Beliau meminta kita semua untuk membuka surat Al Fatir (surat ke-35) ayat 30.

"Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka 
dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. 
(QS. 35:30)

Allah akan menyempurnakan dan menambah karunianya. Kepada siapa? Kepada:

  1. Orang yang membaca Al Quran
  2. Shalat
  3. Sedekah

Allah menjelaskannya dalam ayat sebelumnya, surat Al Fatir ayat ke-29, "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,".

MasyaAllah. Pak Tarjo adalah bukti dari firman Allah dalam kalamullah. Bahwa Allah akan menyempurnakan dan menambah karunia yang Allah berikan kepada orang-orang yang gemar membaca Al Quran, mendirikan shalat dan gemar bersedekah.

Pak Tarjo akhirnya dapat berangkat Umrah bersama dengan istrinya dengan fasilitas hotel bintang 5. MasyaAllah, nikmat Allah yang mana yang hendak kita dustakan? 

Menurut ustaz Andre, pergi haji atau umrah, bukan sekadar sebab ada uang saja, tetapi tentu saja harus ada KEMAUAN. Karena banyak yang memiliki harta, tapi tidak juga dipanggil oleh Allah menjadi tamu Allah. ATau yang berangkat berkali-kali ke baitullah, tapi tidak ada tersisa ketakwaan dan keimanan kepada Allah. Ibadah hajinya dan umrahnya menjadi sia-sia.

Dari sharing ustaz Andre, saya semakin yakin, semakin kita dekat dengan Allah, maka Allah akan semakin dekat dengan kita. Allah akan mudahkan semua urusan kita, baik yang masih ghaib maupun yang sudah dipelupuk mata. 

Ya Allah, semoga Allah berkenan menjemput saya dan suami juga anak-anak saya menjadi tamu Allah kelak, dengan sebaik-baik pertemuan. Begitu juga dengan pembaca artikel ini. semoga dimudahkan yaa.

Mari kita pantaskan diri kita agar ketika dipanggil Allah untuk menjadi tamuNya, kita sudah siap dan mendapatkan kenikmatan dalam beribadah di tanah suci. Aamiin ya Allah.
Hadiah untuk Koh Eka, moga berkah

Oiya, diakhir acara, Syaamil Qur'an memberikan hadiah Mushaf Haji dan Umrah kepada seorang Muslim keturunan. Dia adalah Koh Eka, warga Palmerah, Jakarta. Aktifitasnya sehari-hari adalah sebagai anggota ISYEF (Indonesia Islamic Youth Economic Forum) beliau membantu ISYEF dalam bidang onlinenya. ISYEF adalah organisasi remaja binaan dewan masjid Indonesia. ISYEF bergerak di pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, khususnya yang berkaitan dengan gerakan pemberdayaan ekonomi umat.

Koh Eka dari ISYEF

Moga berkah dan bermanfaat ya, Koh Eka Mushafnya dan berguna untuk memperluas wawasan keislaman Koh Eka. Mabruk!