April 13, 2019


Ustaz Abdul Shomad anjurkan orang tua memasukan anak ke sekolah berbasis agama dan berkurikulum internasional. Wah, ada apa nih dengan Ustaz Abdul Shomad? Sekolah apa yang dimaksud oleh Ustaz? Kok tumben sekali Ustaz mengeluarkan anjuran seperti itu?

Mungkin, Moms dan Dads, bertanya-tanya, kenapa ustaz yang berperawakan langsing dan kharismatik ini menganjurkan anak bersekolah ke sekolah berkurikulum internasional? 
Enggak cukup apa, anak-anak sekolah di sekolah negeri atau sekolah berbasis agama dan kurikulum nasional? Ingin anak-anak menjadi sekuler? 
Sekolah Basis agama juga gak menjamin, kan, anak-anak akan mamiliki karakter yang baik, apalagi digandengkan dengan sekolah berkurikulum internasional! 

Hoo .. jangan marah-marah dulu yaa .. cooling down, Moms and Dads.

Jadi, Ustaz Abdul Shomad (UAS) mengajurkan anak-anak bersekolah di sekolah berbasis agama dan berkurikulum internasional ini ketika beliau menyampaikan tausiyahnya di depan orang tua yang mengikuti kegiatan Seminar dengan tema Islamic Parenting  yang diselenggarakan oleh Knowledge Link Intercultural School atau disingkat KLIS. Kok

majelis penuhh.. sampai ke bawah lapangan lho
Ustaz Abdul Shomad mengawali tausiyahnya dengan membeberkan fakta peradaban Islam yang mulia kemudian hancur karena negara memisahkan antara pendidikan dan agama. Ilmuwan memisahkan ilmu dengan agama dan lain sebagainya.

Ustaz Abdul Shomad mengatakan bahwa Syaikh Yusuf Qordlowi menentang keras sekularisme, menurut Syaikh Qordlowi paham sekularisme tidak pernah bisa diterima secara umum dalam sebuah masyarakat Islam. Islam adalah sistem ibadah yang komprehensif dan mengikuti syariah Islam. Menerima sekularisme itu artinya menginggalkan syariah. 

Paham sekularisme berkembang di Turki yang saat itu diperintah oleh Presiden Mustafa Kamal At Tatruk. Islam ada tapi terpenjara dalam hati. Tidak ada dalam hukum dan peraturan. 

Pada tahun 2024 nanti 1 abad proses sekularisme di Turki. Apakah berhasil? 

Turki saat ini dibawah Presiden Erdogan menjadi negara yang berhasil. Terutama di bidang pendidikan. Oleh sebab itu, sudah seharusnya negara memberikan perhatian yang besar kepada pendidikan.

Ada tiga hal diamanatkan oleh Ustaz Abdul Shomad dalam hal ini:

1. Manusia mati tidak membawa apa-apa kecuali amal sholeh, amal jariyah. 

Amal jariyah bisa diusahakan sebelum kita mati. Seperti yang dilakukan oleh Chairman K-LINK membuat sekolah KLIS, sekolah yang berbasis agama Islam dan berkurikulum internasional.

Sekolah yang memberikan anak-anak tempat yang baik, lingkungan yang baik, teman yang baik, guru yang baik dan ilmu yang baik. InsyaAllah lulusan KLIS Primary hafiz Qur'an minimal 2 juz. Oleh karena itu, ustaz menganjurkan orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah KLIS Primary. 

2. Manusia adalah makhluk Allah yang diciptakan dengan sempurna.

Manusia diberi Allah akal. Manusia hidup berproses. Tahapan perkembangan anak manusia itu dipengaruhi oleh peran orang tua, terutama ibu.

Oleh karena itu awal dari proses kelahiran anak adalah dengan cara mencari ibu yang baik untuk anak-anaknya kelak. Kemudian memberikan pendidikan yang baik dan sesuai sunnah Rasulullah.

7 hari pertama aqiqah
2 tahun pertama ASI
2 Tahun berikutnya ajarkan surat pendek
7 tahun pertama diperintahkan shalat, masih dengan cara bermain yang menyenangkan.
7 tahun berikutnya ajarkan serius
7 tahun berikutnya bersahabat dengan anak seperti halnya teman dekat.

3. Dahulukan Adab sebelum ilmu

Rasulullah saw pernah bertemu dengan seorang anak kecil. Kepada anak itu Rasululllah bertanya, apakah boleh menuangkan air kedalam gelasnya? anak itu menjawab, silakan.

Nabi selalu menganggap anak kecil itu ada. Diberi penghargaaan, penghormatan dan dianggap ada. Oleh karena itu, orang tua hendaklah menganggap anak-anak itu ada, dan memberikan yang terbaik untuk anakknya, mengikuti apa yang telah Rasulullah Saw contohkan.

Soft Launching Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Primary

Seminar pendidikan dengan tema Islamic Parenting ini diselenggarakan dalam rangka soft launching Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Primary, pada tanggal 10 April 2019 bertempat di sekolah KLIS Primary Jl. Pintu 3 Sentul Sirkuit, Bogor.


Datin Rozi, sedang menyampaikan kata sambutan.

Tujuan dari diselenggarakannya seminar parenting di soft launching sekolah KLIS Primary, pertama memberikan pelayanan kepada orang tua calon orang tua siswa sekolah KLIS Primary dengan seminar-seminar yang memberikan pemahaman yang benar terkait dengan parenting Islami dari ustaz-ustaz yang kredibel di bidangnya, seperti Ustaz Abdul Shomad, karena sebelum acara seminar ini pun, sudah diselenggarakan sebuah seminar pendidikan lainnya dan insyaAllah dalam waktu dekat akan diselenggarakan kembali sebuah seminar pendidikan yang tak kalah menariknya.

Kemudian tujuan yang kedua  adalah memberikan kesempatan kepada para orang tua untuk melihat secara langsung fasilitas sekolah KLIS Primary. KLIS Primary merupakan sekolah international tingkat pendidikan dasar yang berbasis kurikulum Cambridge dan berbasiskan pendidikan agama Islam. 


Free scholarship placement test

Dalam kata sambutannya, Ibu Datin Rozi Jamaludin, Chairman Sekolah KLIS Primary mengatakan bahwa ia bersyukur sekali karena pada hari itu KLIS Primary akhirnya launching di bulan April ini. Berawal dari sekolah inklusif untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus yang dilaksanakan selama hampir 5 tahun, akhirnya sekolah inklusif ini berkembang menjadi sekolah KLIS Primary. 

"Ini adalah anugerah dari Allah, kami minta sekolah yang kecil saja, Allah bagi kemampuan kami membuat sekolah yang lebih besar. Dulu sekolah ini adalah sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Kami ada yang namanya K-Link Care Centre. Kami mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Sekolah ini merupakan khidmat kami kepada anak-anak berkebutuhan khusus dari kalangan orang tua tak mampu, lewat program CSR kami. Alhamdulillah sudah berjalan 5 tahun. Kami pun mendirikan Pusat Terapi Anak Berkebutuhan Khusus di Jakarta pada tahun 2013 dan alhamdulillah pada tahun 2015 kami membuka cabang Terapi Anak Berkebutuhan Khusus di Malaysia." papar Datin Rozi Jamaludin.

Tujuan dari didirikannya sekolah KLIS Primary ini agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat bergaul dengan anak-anak sekolah rendah (SD) dengan pendidikan inklusinya dan vokasional dalam lingkungan interkultural dan basis agama Islam.  


Apa itu Sekolah KLIS Primary?

Sekolah KLIS Primary ini adalah salah satu sekolah berkurikulum International yang menitik beratkan pada pendidikan Islam yang dapat mengantarkan siswa didik pada lingkungan intercultural, berwawasan International dan menjadi cendekia yang memahami nilai-nilai ajaran Islam sejak dini. Pendidikan dasar merupakan elemen penting dari perjalanan belajar seorang siswa, pendidikan dasar yang baik akan memberikan fondasi yang kuat bagi siswa untuk pendidikan selanjutnya dan tentu saja akan ikut membentuk masa depan siswa didik.

Ada tiga komponen utama yang membentuk kurikulum KLIS Primary yaitu Cambridge Primary Framework sebagai dasar, pendidikan agama Islam dan kajian Al-Qu’ran yang dilakukan secara konsisten dan memberikan porsi-porsi pada pelajaran yang penting untuk ujian nasional. Sistem KLIS memungkinkan sekolah untuk secara terus menerus menilai performance siswa dan menyesuaikan dengan kebutuhan siswa didik.

Tingkat keberhasilan siswa dinilai secara progresif dengan tolak ukur penilaian: Progression Test (penilaian yang dilakukan oleh guru KLIS per mata pelajaran), Checkpoint Tests (penilaian yang dilakukan Cambridge international Examiners, KLIS akan melakukan Junior Al Hafeez Test (minimum 2 juz) dan UASBN - Ujian Nasional. Kerangka dasar yang membentuk proses belajar mengajar KLIS Primary yaitu :

1.      World Class Cambridge Primary Curriculum
2.      World Language Studies
3.      Islamic, Quranic Studies & Moral Education
4.      Young Scientist Program
5.      Social Studies & Life Skills
6.      Physical Education & Endurance Skills

KLIS Primary dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang akan memberikan siswa didik pengalaman langsung karena KLIS Primary mengutamakan proses belajar mengajar yang menyenangkan dan sesuai dengan karakter siswa, sekolah ini dilengkapi dengan perpustakaan, laboratorium komputer, kolam renang, area bermain outdoor, mini soccer field, musholla, ruang musik dengan alat musik yang lengkap, serta vocational area seperti dapur dan laundry, ruang kesehatan dan kantin.


Diskon 30% annual fee silakan ..

Untuk pendaftaran masuk ke sekolah KLIS Primary ini sudah dibuka. Ada diskon 30% annual fee untuk pendaftar pertama. Ada beasiswa juga untuk anak anak berprestasi. Hingga ke perguruan tinggi jika anak itu tetap bisa mempertahankan prestasinya, ia akan masuk ke perguruan tinggi atas sokongan atau dukungan USAS.

Jadi, bagaimana moms and Dads? Tertarik memasukkan anak anak ke sekolah KLIS seperti anjuran ustaz Abdul Shomad? 

Referensi: 
Press realese soft lauching Sekolah KLIS Premary
Website KLIS

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Sri Widiyastuti . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates