May 26, 2018

Ini Dia 4 Trik Mudah Membuat Nastar yang Anti Gagal

May 26, 2018 3 Comments


Hai Mom, sudah mempersiapkan kue apa untuk lebaran? Upss .. puasa baru aja 10 malam pertama, sudah ribut kue lebaran. Gimana sih Mom? xixi 

Kenapa saya bertanya soalan ini? sebab kadang Mom tentu di dalam hati yang terdalam ingin dong membuat sendiri kue. Yah .. sekadar setoples atau dua toples gitu untuk orang-orang tercinta. Nah, agar membuat kue gak pake drama gagal, ini ada 4 trik dalam membuat kue nastar yang anti gagal.

Mom, semua orang tentu kenal dan juga menyukai kue kering bernama nastar, kan? karena memiliki cita rasa manis dan juga gurih. Kue kering satu ini sangat populer lebih-lebih di lebaran atau hari raya Idul Fitri yang dijamin setiap rumah akan menyediakannya di meja makan dan meja ruang tamu. Termasuk ke dalam kue kering klasik yang disukai oleh semua kalangan, sehingga banyak penjual kue yang menjajakannya di setiap Ramadhan.

Nastar, kue klasik yang enaknya everlasting (credit:selerasa.com)
Kue kering satu ini memiliki adonan yang sama persis dengan kue kering jenis lainnya hanya saja memiliki isian berupa selai nanas. Selai nanas inilah yang memberikan sensasi manis saat menggigitnya dan bercampur dengan rasa gurih dari keju di dalam adonan maupun sebagai taburanya. Beberapa ibu memilih membeli jadi di pasaran sehingga praktis tinggal disajikan saja kepada tamu. Namun beberapa ibu lainnya memilih membuatnya sendiri untuk bisa berhemat sekaligus memastikan kuenya sehat.

Trik Membuat Kue Kering Satu Ini

Bagi yang memilih membuatnya sendiri tentu perlu tahu trik sukses membuat kue kering ini, karena meski prosesnya simpel tetap saja banyak yang mengaku gagal. Trik berikut wajib Anda adopsi supaya tidak gagal lagi:

1.       1. Memakai selai nanas homemade,

Isian kue kering klasik ini adalah selai nanas dan menjadi kesalahan jika mempergunakan selai dalam kemasan yang dijual bebas di pasaran. Selai ini biasanya lebih banyak mengandung air dan gula sehingga terlalu manis dan encer. Supaya rasa kuenya nikmat baiknya meluangkan waktu membuat selai nanas sendiri, sehingga teksturnya pas begitupun dengan rasanya.

2       2. Mempergunakan gula halus,

Dalam pembuatan nastar yang enak dan sempurna Anda pun ternyata musti memperhatikan jenis gula yang dipakai. Disarankan untuk lebih memilih gula halus ketimbang gula pasir, karena meski sama-sama manis. Namun membuat adonan kue dengan gula pasir cenderung tidak larut dan tidak tercampur rata di dalam adonan. Maka ganti memakai gula halus supaya tercampur rata dan hasilnya lebih lembut.

3       3. Memakai mentega berkualitas,

Memakai bahan adonan kue yang berkualitas memang selalu menjadi kunci sukses membuat pastry, termasuk kue kering berisi selai nanas ini. meski tersedia di pasaran dan siap makan, namun kue buatan toko online bisa jadi lebih enak buatan tangan sendiri. Supaya semakin enak pastikan memakai mentega berkualitas, dan kombinasikan dengan margarin agar teksturnya lembut namun tetap renyah. Perbandingannya adalah margarin 1:1 jadi misalnya margarin 50gram maka menteganya pun 50gram.

4       4. Mengaduk adonan secukupnya saja,

Dalam pembuatan kue kering akan mampu menghasilkan kue yang renyah apabila adonan tidak diaduk secara berlebihan. Sewaktu membuat adonan usahakan untuk diaduk memakai spatula atau secara manual memakai pengocok telur. Bukannya memakai mixer, karena diaduk sebentar saja asal tercampur sudah pas dan kalau berlebihan nantinya malah bantet dan keras. Maka aduk sebentar saja dan kemudian langsung dicetak lalu dipanggang.

Kue kering berisi selai nanas ini memang terlihat simpel namun enak dan proses pembuatannya ternyata punya resiko gagal yang cukup tinggi. Selain isian yang terlalu banyak sehingga retak dan kurang memberi lapisan kuning telur sehingga tidak mengkilap. Bisa jadi kuenya akan keras dan tidak terasa nyaman ketika dikunyah maka perlu teliti saat membuat kue kering ini. 

Beberapa tips di atas insyaAllah membantu Mom membuat nastar yang anti gagal dan mengalahkan produk situs belanja online yang dikemas dengan cantik.

Jadi, sudah siap, kan, Mom membuat kue nastar? Jangan lupa bagikan pengalamannya kepada saya ya, dengan berkomentar di bawah ini. Salam hangat, sehangat kue nastar ^_^

May 25, 2018

Jangan Jadi Blogger, Kamu Gak Akan Kuat. Biar Saya Saja!

May 25, 2018 0 Comments

Hai, Mom, sedang apa nih? Pasti lagi mau menyiapkan makanan untuk ifthar nanti ya. Oke, sambil menunggu masakan mateng, kita ngobrol tentang blogger yuk.

Eh, itu, judulnya kok lebay amat sih. Emangnya cuman Dilan aja yang kuat jadi Blogger, gitu? Ngeblog kan cuman nulis-nulis, corat-coret di blog aja kali. Curhat-curcol. Masa ngeblog berat?

Nah, ini Mom yang mau saya obrolin. Menurut Mom berat atau ringan sih jadi blogger? Tuh, kan bingung, kan .. sama dong xixixi

Mungkin Mom akan bisa menjawabnya setelah saya paparkan beberapa fakta mengenai blogger ya.  Jadi jangan ditutup dulu... insyaAllah yang saya obrolin bermanfaat kok. Bukan sekadar rumpis apalagi ngomongin orang (gaya presenter siletttt ..)

Mom, kalau diitung-itung, saya lumayan lama juga ngeblog. Sejak tahun 2006. Berrati dah berapa tahun tuh? hmm .. sduah 12 tahun. Seumur anak saya yang cowok. Dia lahir di Jepang. Dan saya butuh pelampiasan dengan menulis segala unek-unek xixixi.

Saat itu, saya baru punya anak 3 orang, si Kakak, si Teteh dan si Abang. Anak baru tiga, tapi tinggal jauhh di kota kecil Utsunomiya, Jepang. Waktu itu saya bukan lagi gegayaan jalan-jalan ke Jepang ya, tapi mendampingi suami saya yang lagi sekolah. Biar enggak sepi (ih punya anak 3 sepi katanya .. bukan begitu, biar ada temen ngobrol yang lain gitu, biar bisa gaul meski di dunia maya heuheu), saya akhirnya ngeblog di Multiply. Tadinya sih buat curhat-curhat gitu aja sih, ngomongin keseharian di laman multiply. Syukur-syukur ada yang komentar, jadi kan ada bahan ngobrol.

Sebelum curat coret di Multiply, saya juga nulis di diary online. Tapi terus akhirnya enggak pernah lagi sejak pindah di multiply. Di Multiply saya banyak dapat teman. Rata-rata sih temen-temen yang tinggal di Jepang, Belanda dan sebagian kecil di Indonesia.

Seneng aja bisa membaca resep, ilmu parenting dan curhatan di multiply. Jadi punya temen ngobrol juga. Jadi lebih terbuka pikiran membaca artikel-artikel yang dishare sama emak-emak in the world.

Sejak tahun 2007, ketika saya kembali ke Indonesia, gak pake internet lagi, jadi multiply juga jarang ditengok. Bikin diary lagi di word, terus saya simpan dengan digembok xixixi emak perlu nulis unek-unek biar hati jadi legaaaa ...

Tahun 2009, saya akhirnya punya lama fesbuk. ALhamdulillah, terhubung lagi dengan teman-teman di Jepang, di Belanda dan teman-teman di Indonesia. Dari temen-temen fesbuk, saya belajar membuat blog. Waktu itu pertama kali membuat blog dipandu sama Mom Blogger Kumpulan Emak Blogger. Saya udah punya sih blog, tapi pengen dong, blognya tambah bagus dan cantik kayak blogger yang lain.

Dari mengikuti beberapa grup Mom Blogger, akhirnya saya ngeblog gak sekadar isinya curhat-curhat atau numpahin unek-unek doang. Saya mulai menata dan melakukan branding. Kira-kira yang paling cocok dengan blog saya ini apa ya? Karena isi blog saya kebanyakan cerita dari rumah tentang masakan yang saya sajikan untuk keluarga, tentang kesehatan anak-anak, tentang jalan-jalan saya bersama keluarga dan tentang tumbuh kembang anak-anak, akhirnya saya putuskan untuk melabel blog saya dengan blog lifestyle, parenting, traveling dan kuliner.

Seiring dengan perjalanan waktu, pada tahun 2016, ketika saya kembali dari merantau dari Malaysia, saya mengikuti jejak Mom Blogger yang sudah nge-hitzz, dengan mengikuti event-event sesuai dengan karakter blog saya.

Tahun 2016 inilah awal mula saya mendapatkan benefit lebih dari ngeblog. Dari sekadar menuangkan isi pikiran dan isi hati, akhirnya dari blog saya mendapatkan pendapatan, sebagai buzzer dan influencer.

eh .. bentar, mungkin Mom ada yang bertanya-tanya, apa sih buzzer atau apa sih influencer?

Blogger dulu deh ya. Apa sih Blogger itu?

Blogger adalah orang yang memiliki blog dan melakukan aktifitas ngeblog dengan menggunakan fasilitas internet.

Jadi kalau Mom punya blog dan melakukan aktitas ngeblog, maka sudah dipastikan Mom adalah seorang blogger.

Buzzer adalah orang yang membantu memprmosikan sebuah brand atau produk .

Influencer adalah orang-orang yang punya followers atau audience yang cukup banyak di social media dan mereka punya pengaruh yang kuat terhadap followers mereka, seperti artis, selebgram, blogger, youtuber, dan lain sebagainya.

Nah lalu, beratnya dimana?
nnati lanjut lagi yaa ...

May 22, 2018

(Review) Asyiknya Belanja Hemat di Tokopedia

May 22, 2018 9 Comments

Mom, hari ke-6 puasa masih semangat, kan? Samaaa .. alhamdulillah saya juga masih semangat dong. Entah kenapa, puasa Ramadhan tahun ini begitu cepat rasanya. Tahu-tahu sudah hari ke-6 aja ya. Mungkin seiring dengan kesibukan kita juga kali ya, jadi setiap hari itu rasanya cepat sekali. Entar tahu-tahu dah hampir lebaran aja ya, hihihi

Nah, ngomong-ngomong soal lebaran, biasanya Mom mempersiapkan apa saja untuk menyambut hari yang fitri? gak nyiapin apa-apa sebab mudik atau justru sibuk nyiapin ini itu sebab yang ketempatan? saya doakan semoga lancar yaa persiapannya, baik yang mau mudik atau pun yang menyambut tamu keluarga besar. Pastinya senang dong ya, bahagia lahir dan batin. 

Ya, momen lebaran ini, meskipun rempong tapi selalunya dinanti dan beneran bahagiaaa kalau sudah bertemu dengan keluarga. Tetangga yang gak pernah keluar rumah atau rumahnya selalu tertutup sebab sibuk banget, akhirnya ketemu dan bisa ngobrol. Keluarga jauh beda pulau, akhirnya ketemu dan saling temu kangen. Kakak dan adik setelah berkeluarga hidup berjauhan, akhirnya ngumpul rame-rame.  Precious moment banget.

Kalau saya, enggak mudik juga gak ketempatan, jadi saya hanya mempersiapkan untuk keluarga saja. Paling menyiapkan kue-kue request anak-anak. Abis shalat 'Id biasanya saya keliling ke tetangga dan ke rumah uwa (kakaknya mamah - orangtua saya dan orangtua suami sudah tiada) dan berkumpul di sana. Hari kedua kumpul adik kakak di rumah kakak yang paling tua.

Meski begitu, saya juga suka pengen beli sesuatu barang untuk mempercantik rumah. Untuk urusan beli beli, apalagi yang membutuhkan ketelitian (ceile) dan keindahan estetika, pasti saya pengen milih dong. Jadi saya mendingan nyari barang di toko online aja. Lagi hari biasa aja saya males ke pasar, apalagi puasa gini males buat pergi-pergi keluar rumah. Pasti kan nyari barang yang diinginkan dengan kualitas yang bagus dan harga miring butuh waktu lama. Biasanya saya bandingin harga dulu (maklum emak-emak hahaha yang paling murah, barang bagus itu yang dituju).

Jadi dari sekarang saya udah melirik-lirik pernak pernik buat menyambut tamu. Hmm ... setelah lirik sana lirik sini, pilihan saya tertuju ke halaman Tokopedia. Di Tokopedia lumayan lengkap segala macam kebutuhan emak-emak,  seperti toples kue, vas bunga cantik, gorden, taplak meja, piring dan gelas, keset, eehh .. pas lihat-lihat barang-barang itu, saya juga menemukan meja setrika yang cantik dan idaman emak-emak banget. Lihat deh, Mom, cantik kaannn ... ni gambar yang di bawah ini. Harganya emang lumayan, tapi emang barangnya bagus dan membantu emak enggak usah wara wiri nyimpen baju setrikaan.

meja setrikaan ini keren banget. mupeng ^_^ (credit: tokopedia)
Dibandingkan dengan harga toko sebelah, lebih hemat, lho. Apalagi sekarang ada promo cashback sampai dengan Rp100.000. Jadi kalau kita belanja Rp200.000 ada kembalian 7,5% sampai Rp100.000. Promo ini dari tanggal 21-23 Mei 2018. Asyik banget, kan! Emak-emak kayak saya jadi khilaf heuheu

credit: tokopedia
Saya juga jadi inget, kemarin itu dicolek sama mbak Wiwiek, bendahara FLP. Saya sebagai sekretaris FLP memang pernah bilang sama mbak Wiwiek pengen beli printer. Masa sih, sebuah organisasi yang sudah berdiri 21 tahun, gak punya asset hihihi iya, beneran FLP gak punya printer barang sebiji pun. Jadi pas kemarin ada tamu dari lembaga lain yang mau memberikan dana hibah kepada FLP, terus minta struktur oraganisasi FLP, kita gak bisa menuhin karena gak ada printer! 

Baca juga: About Me: It's Me

Jadilah saya colek mbak Bendahara dan kata mbak Bendahara. Silakan isi form dan sertakan beberapa opsi printer yang mau dibeli. Akhirnya saya carilah di tokopedia dan beberapa lapka lain sebagai perbandingan. Harganya emang lebih murah di Tokopedia. Karena saya bingung milih yang mana, akhirnya saya serahkan semuanya kepada Pak Sekjen. Biar jadi urusan beliau, kalau nunggu keputusan emak-emak enggak kelar-kelar heuheu galau kalau disuruh belanja hihihi Alhamdulillah urusan perprinteran sudah selesai, tinggal menunggu acc dari ketum.

Printer yang menurut saya pas buat sekretariat (credit: tokopedia)
Oiya, setelah saya berselancar di Tokopedia, ternyata Tokopedia kini sediakan layanan cek tagihan air

Selain itu pun ada Tokopedia tagihan listrik. Layanan ini sangat membantu sekali pengguna jasa online, jadi enggak usah kemana-mana lagi untuk membayar listrik dan air. Cukup klik Tokopedia saja lewat ponsel.

Dan canggihnnya sekarang, Tokopedia punya layanan TokoCash. Saya pernah menggunakan tokocash ini tapi produk lain. Tapi beneran deh, bagus banget layanan ini dan memudahkan kita dalam bertransaksi, apalagi pas tanggung bulan atau pas lupa bawa dompet atau pas buku tabungan nihil. Tokocash berguna banget.

TokoCash? TokoCash teh apaan sih? TokoCash itu adalah sistem dompet digital Tokopedia yang membuat belanja kita itu menjadi lebih mudah. Jadi kalau mau beli semua produk rumah tangga kek, atau produk elektonik, tiket dan pulsa bisa menggunakan TokoCash ini. Dengan TokoCash kita hanya tinggal top-up, nanti diaktivasi oleh Tokopedia. Belanja jadi tambah praktis. Saat dompet tongpes di akhir bulan, eh kan masih ada TokoCash. Gak jadi sedih deh hehehe

Untuk info TokoCash yang lebih detil lagi, bisa mengunjungi link ini ya, Mom, https://www.tokocash.com

Oiya, Mom, tanggal 25 Mei ada Flash Sale, Mom. Jadi tanggal ditanggal itu kita bisa belanja serba Rp25.000. Hayuk ah, kita lirik-lirik barang gebetan hihhi, Jangan sampai ketinggalan, ya, Mom!



Kalau sudah dapet barangnya, kabarin kita lagi dong dengan komen di postingan ini. Salam semangat selalu, Mom!

Anak Hebat dan Tanggap Lengkap Berawal dari Nutrisi yang Baik

May 22, 2018 75 Comments


Anak hebat tentu saja menjadi dambaan setiap orang tua. Apalagi jika anak hebat itu memiliki tanggap yang lengkap. Tanggap lengkap? Iya, tanggap atau merespons yang baik, baik itu tanggap intelektualnya, tanggap emosionalnya, dan tanggap sosialnya.

Tanggap yang lengkap ini merupakan parameter ciri-ciri anak hebat lho, Mom.

Pada saat ini, banyak orang tua yang keliru menanggapi kecerdasan anak. Orang tua pasti merasa bangga jika memiliki anak yang pintar, cerdas dan mudah tanggap intelektualnya. Padahal itu salah besar lho, Mom. Di zaman sekarang, anak-anak milenial itu kurang sekali unggah ungguh, sopan santun kepada orang tua, guru juga kepada sesama temannya. Mengapa bisa demikian, sementara ajaran di rumah tidak demikian? Banyak sebab yang menjadikan mereka demikian, misalnya sebab faktor lingkungan dan faktor stimulasi di dalam rumah yang berbeda dengan yang didapatkan dari luar.

Nah, bagaimana cara memiliki anak yang hebat dengan tanggap yang lengkap?

Menurut dr. Nur Aisiyah  Widjaja, Sp.A (K), beliau adalah konsultan nutrisi dan penyakit metabolik pada anak, untuk dapat memiliki anak yang hebat dan tanggap lengkap orang tua harus aware atau perhatian pada nutrisi otak yang diberikan kepada putra putri kita.

“Nutrisi itu penting untuk tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Masa emas anak itu membutuhkan nutrisi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan anak dan perkembangan anak.” Demikian yang disampaikan oleh dr. Nur dalam acara Bebelac Buzzer dan Blogger Gathering beberapa waktu lalu di Jakarta.

Mom, zaman sekarang, tidak cukup hanya mengembangkan kecerdasan intelektual anak saja, tetapi juga harus lengkap dengan mengembangkan kecerdasan emosional dan sosial. Inilah yang disebut cerdas yang lengkap atau tanggap yang lengkap. Contoh kecerdasan emosional, misalnya anak dapat mengendalikan emosi negatif menjadi emosi positif meskipun dalam keadaan sedih.

Nutrisi yang baik tentu harus kita siapkan untuk anak-anak kita dan tentu saja orang tua harus senantiasa meng-update ilmu pengetahuan di seputar ini karena ilmu pengetahuan itu penting untuk bekal membesarkan anak-anak kita hingga mereka menjadi generasi yang hebat.

Sejak kapan proses Anak hebat dengan tanggap lengkap ini dimulai?

Proses pertumbuhan itu bertahap dan tidak instan. Dan yang perlu diperhatikan, pertumbuhan itu bukan dihitung sejak bayi lahir, tetapi pertumbuhan itu justru dimulai sejak janin di dalam kandungan.

Mom harus bisa membedakan, arti pertumbuhan dan perkembangan.

perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan (credit.google)



Pertumbuhan artinya bertambah besar atau volumenya bertambah. Penambahan ini mencakup semua, seperti sel otak, organ-organ tubuh dan sel-sel otot. Nantinya, dari sel otak yang tumbuh tadi akan mendukung perkembangan yang baik.

Pertumbuhan itu dimulai sejak janin di dalam kandungan. Oleh karena itu, memberikan nutrisi yang baik di masa-masa awal ini penting sekali untuk pertumbuhan janin hingga ia lahir dan berkembang hingga usia 2  tahun.

Mom, setiap tahap pertumbuhan dan perkembangan anak adalah spesifik dan berbeda.Untuk mencapai optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak, maka pemenuhan nutrisi yang seimbang harus dipenuhi mulai tahun pertama kehidupannya (1000 hari pertama kehidupan anak) dimulai di dalam kandungan.

Apa yang harus diperhatikan dalam mendukung perkembangan otak si kecil agar tumbuh dan berkembang optimal?

Secara keseluruhan proses pertumbuhan dan perkembangan itu dipengaruhi oleh nutrisi, stimulasi dan genetik.

Genetik bermaksud bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi genetik dari kedua orang tuanya. Tetapi faktor genetik ini tidak banyak, sekitar 20% saja. Jadi tidak selalu benar jika ada anak yang pendek sebab kedua orang tua, ibu ayahnya berbadan pendek. Ada factor lain yang membuat anak menjadi pendek atau stunting, yaitu nutrisi yang tidak terpenuhi atau gizi buruk.

DI Indonesia, kasus orang pendek ini termasuk yang banyak dan nomor 5 di dunia. Agar kasus orang pendek atau stunting tidak terjadi lagi, maka kita sebagai orang tua harus memperhatikan asupan nutrisi bagi anak. Karena nutrisi ini penting untuk tumbuh dan kembang anak agar optimal.

Optimalisasi fungsi otak dapat dilakukan dengan memberikan kebutuhan keseimbangan energi berupa bahan makanan yang mengandung Makro Nutrien dan Mikrobiota Usus.

Usus mengapa bisa memengaruhi kecerdasan otak?

Tahukah Mom, bahwa di  dalam saluran pencernaan kita itu ada kuman baik dan kuman jahat. Jika kuman baik itu banyak dan berfungsi optimal, ini akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Selain itu juga akan memengaruhi fungsi emosional. Jika usus sehat, maka dampaknya akan berpengaruh pada fungsi otak akan menjadi normal. Otak itu kan berfungsi menggerakan semua fungsi organ tubuh ya mom, oleh karena itu harus senantiasa dijaga banget dari kerusakan.

Nah, kembali lagi kepada nutrisi, nutrisi penting yang bagaimana yang mendukung optimalisasi otak anak?

contoh sumber nutrisi otak (credit hallosehat.com)
Nutrisi yang kita makan sehari-hari ada yang dua, zat gizi makro dan zat gizi mikro.

Zat Gizi Makro terdiri dari Protein, karbohidrat dan lemak.Zat gizi makro ini yang berfungsi menghasilkan energi dan menghasilkan sel-sel tubuh.

Mom, bahan makan karbo itu tidak melulu nasi lho, kita bisa mendapatkannya dari roti, kentang, pasta dan lain-lain.

Protein yang paling baik itu protein dari hewani, seperti daging sapi, daging ayam, ikan, telur dan lain-lain.Lemak bisa didapatkan dari mentega, minyak, dan santan.

Zat Gizi Mikro   terdapat dalam Vitamin A, D, E, K, B, C dan mineral seprti Na, K, Cl, Ca, Fe, Zn, Mg dan lain-lain.

Bagaimana dengan sayur dan buah?

sayur dan buah segar (credit hellosehat.com)
Sayur dan buah diperkenalkan saat berusia 0-2 tahun dengan porsi yang sedikit. Karena sayur dan buah tidak ada protein, karbo dan lemak, ada karbo mungkin hanya sedikit dan karbonya juga jenis yang lain, bukan sumber tenaga. Perkenalkan sayur dan buah, tapi bukan menjadi pengganti zat gizi yang utama.

Zat gizi mikro juga bisa didapatkan dari sumber bahan makanan hewani, seperti daging sapi. Daging sapi mengandung vitamin A yang mudah diserap tubuh. Selain daging sapi, sumber vitamin A terdapat dalam daging yang berwarna merah karena mengandung retinoid acid yang bagus untuk pertumbuhan tubuh.

Apa yang terjadi pada anak jika nutrisi tidak tercukupi?

Ada dua dampak, dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang.

Dampak jangka pendek:

Pertumbuhan sel-sel otak yang tidak baik akan berpengaruh pada perkembangan otak. Oleh karena itu kita harus menjaga sekali, tumbuh dulu baru berkembang. Jika ingin perkembangan anak bagus, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah menjaga pertumbuhan anak yang bagus.
Dampak jangka pendek pada gangguan pertumbuhan:
Pada masa di dalam kandungan tidak terpenuhi sumber nutrisi yang baik makan bayi akan lahir BB lahir kurang dari 2,5 kg.

dampak gangguan gizi pada anak
Dampak Jangka panjangnya:

1. Stunting (anak bertumbuh pendek)

Target tinggi badan harus tercapai di usia 0-2 tahun.
Usia satu tahun: tumbuh optimal anak akan tumbuh sekira 25 cm
Usia dua tahun: tumbuh 12,5 cm
Usia di atas 2 tahun: 8 cm
Usia 3-4 tahun ke atas: tumbuh 4 cm

2. Gangguan fungsi kognisi

Hal ini akan menggangu dalam pencapaian cita-cita anak kelak.
Kasihan kan Mom kalau anak kita cita-citanya tidak tercapai jika asupan nutrisi di masa kecilnya tidak terpenuhi dengan baik. Banyak anak gagal mungkin itu ya, berawal dari nutris atau gizi buruk.

O, iya Mom, ada mitos bahwa sunat memengaruhi tinggi badan anak, enggaklah Mom. Tinggi badan anak laki-laki itu dipengaruhi proses hormonal. Biasanya setelah dia mencapai usia baligh, tubuh anak laki-laki akan melesat tinggi. Nah, yang bener adalah tinggi badan anak juga dipengaruhi oleh hormon. Penting juga memerhatikan makanan untuk hormon anak agar tumbuh dan berkembangnya optimal.

Nutrisi berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak

Jadi kembali lagi, bahwa faktor pemenuhan nutrisi yang baik itu amat sangat PENTING.

Dari sejak kapan? Dari sejak usia dari dalam kandungan hingga 2 tahun (1000 hari pertama kehidupan anak). Jika itu tidak terpenuhi maka akan berdampak pada gangguan kecerdasan.

Nah, Mom, untuk memiliki anak yang hebat dan tanggap yang lengkap itu dengan pemenuhan nutrisi yang baik juga stimulasi yang terus menerus dari ibu dan ayah. Insya Allah anak yang hebat dan lengkap tanggap itu akan menjadi milik anak-anak kita.

saya dan si kecil, Saki, tumbuh dengan sehat ya, Nak ^_^
Untuk menunjang aktivitas anak, saya sih memilih memberikan Bebelac karena kandungan nutrisinya sudah lengkap. Di dalamnya sudah mengandung Omega 3 & 6 sebagai nutrisi otak anak. Selain itu juga mengandung minyak ikan, FOS:GOS 1:9, dan diperkaya dengan 13 vitamin serta 9 mineral yang dibutuhkan anak-anak di usia emasnya.

Bagaimana dengan pilihan Mom untuk anak-anak? Semoga anak-anak tumbuh hebat dan Tanggap yang lengkap!

Salam sayang untuk semua anak Indonesia ^_^

May 19, 2018

Milna Nature Delight; Cara Asyik Si Kecil Makan Buah

May 19, 2018 7 Comments

Hai Mom, apa kabar? Saya ingin berbagi pengalaman saya dalam mengenalkan buah dan sayuran kepada anak saya, Saki.

Sebagai ibu saya ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anak saya. Baik itu, tempat tinggal yang layak, pakaian, tempat bermain yang nyaman dan juga makanan tambahan yang memenuhi nutrisinya agar ia tumbuh dan berkembang secara optimal. Saki, Putri saya yang saat ini berusia 15 bulan. Alhamdulillah dia tumbuh dengan sehat dan berkembang sesuai usianya. 

Sejak usia 6 bulan, Saki sudah mulai saya perkenalkan dengan makanan pendamping ASI. Dari mulai bahan makanan sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, lemak, sayuran dan buah-buahan. Saya mengenalkan makanan tambahan ini dengan cara bertahap.

Mom mungkin juga pernah mengalami masa-masa sulit dalam memberikan MPASI. Saat memberikan makanan tambahan ini merupakan salah satu ujian kesabaran bagi saya. Sebab adakalanya Saki menolak makanan yang saya berikan. Selain itu saya pun harus berhati hati dalam memberikan makanan tambahan baginya, sebab Saki, seperti anak anak saya yang lain.mengidap alergi protein hewani.

Beruntung Saki suka makan buah dan sayuran. Saki suka sekali makan buah pisang, pepaya dan jeruk. Sayuran yang dia sukai adalah wortel, brokoli dan sayuran hijau. Tapi kadang juga dia GTM, yah .. pada kenyataannya anak tetaplah anak anak, bukan orang dewasa berbentuk mini. Segigih apapun orang tua mengenalkan sayuran buah mereka adakalanya menolak buah atau sayuran yang kita sajikan.

Kadang saya menyerah, sudah cukup kali ah, makan buah dan sayur yang itu itu aja. yang penting cukup sayuran dan buah.

Jangan menyerah Mom. Sebab sekarang sudah ada solusinya.

Sejak saya mengenal Milna Nature Delight, Saki lebih asyik lagi makan buahnya. Tuh lihat saja cara dia makan buah, asyik yaa dan pastinya lebih praktis!
Saki asyikkk banget makan buah. Milna Nature Delight puree buah lezat kesukaan Saki ^_^

Kala saya mengajak Saki pergi keluar dalam jangka waktu lama pun tak lupa saya membawa bekal Milna Nature Delight.

Isi tas saya kala berjalan jalan bersama Saki

Iya Mom, setelah saya hadir dalam kampanye: MILNA NATURE DELIGHT " CARA MUDAH MAKAN BUAH untuk Si Kecil, pada Sabtu 5 Mei 2018 di Kaffeine Jakarta. Saya jadi merasa ada yang mensupport saya dalam berjuang mengenalkan buah kepada si kecil. Ilmu saya juga bertambah dan ingin saya bagikan kepada Mom semuanya.

Pagi itu, saya sangat bersemangat sekali hadir dalam acara kampanye Milna Nature Delight ini. Datang dari Bogor bersama Saki untuk mengarungi ilmu dari dokter Conny Tanjung. Acara ini gratis khusus untuk Mom Blogger. Alhamdulillah saya sangat beruntung sekali, karena bisa belajar langsung dari dokter Conny masalah yang penting ini, yaitu pentingnya mengenalkan sayuran dan buah pada si kecil. Menjadi ibu, harus senantiasa mengupgrade diri agar dapat mendampingi Saki aga rumbuh dan berkembang dengan baik dengan ilmu dari ahlinya langsung.


abadikan dulu Saki  di depan banner Milna, agar ingat terus ^_^
Saya hadir bersama Mom blogger lainnya untuk hadir memeriahkan kampanye ini sekaligus mendengarkan pemaparan dari DR. dr. Conny Tanjung, Sp.A(K) seorang dokter spesialis anak  tentang pentingnya mengenalkan sayur dan buah kepada si kecil.

mom blogger di acara kampanye Milna Nature Delight sedang mendengarkan penjelasan dokter Conny

Mom, dalam acara ini dokter Conny memaparkan akan pentingnya mengenalkan sayur dan buah kepada si kecil.

Sayur dan buah memang bukan makanan favorit anak-anak pada umumnya dimana secara statistik, perilaku ini tidak hanya menjadi fenomena di Indonesia, namun di negara lainnya juga. Salah satu alasannya adalah rasa pahit atau asam pada buah dan sayur yang disebabkan oleh kandungan vitamin C dan serat. Berbeda dengan orang dewasa, rasa pahit adalah rasa yang asing bagi anak-anak. Rasa manis dan asin lebih akrab karena demikianlah rasa ASI ataupun asupan MPASI. 

Masyarakat Indonesia tergolong kurang makan sayur dan buah. Data riset kesehatan dasar tahun 2013 menyebutkan 93,5% penduduk berusia di bawah 10 tahun, tidak mengonsumsi sayur dan buah sesuai anjuran yang disarankan.

kecenderungan masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi buah dan sayuran 

"Kekurangan asupan sayur dan buah dapat menyebabkan kematian akibat kanker saluran pencernaan, kematian akibat peyakit jantung koroner dan kematian akibat strok," demikian menurut dokter Conny. Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara umum menganjurkan anak balita dan anak usia sekolah untuk mengonsumsi sayur dan buah sebanyak 300-4000 gram per-orang per-hari dan remaja hingga dewasa sebanyak 400-600 dram per orang perhari. Sekitar dua pertiga dari jumlah anjuran konsumsi tersebut disarankan dalam porsi sayur.


hubungan asupan sayur dan buah kepada risiko kematian
“Mengenalkan buah dan sayur untuk Si Kecil perlu dilakukan, karena keduanya mengandung karbohidrat, vitamin, mineral dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Berbagai penelitian meta-analisis telah menunjukkan manfaat positif sayur dan buah untuk mencegah dan menurunkan insidens obesitas dan penyakit degeneratif kronis seperti penyakit jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain.  Meskipun sayur dan buah memliki peran yang cukup penting, tetapi untuk anak, khususnya di saat mulainya pemberian MPASI, perlu diketahui beberapa batasan pemberian sayur dan buah, karena di saat ini dibutuhkan makanan padat energi untuk menunjang pertumbuhan yang pesat.  Belum ada acuan kecukupan serat pada bayi di bawah usia 1 tahun, namun berbagai penelitian membuktikan bahwa paparan terhadap sayur dan buah secara berulang membuat penerimaan terhadap sayur dan buah menjadi lebih mudah di masa selanjutnya,” jelas Dr. dr. Conny Tanjung, Sp.A(K)

Ngeri banget ya, jika asupan buah kurang, bisa menimbulkan efek jangka panjang pada kesehatan si kecil. Oleh karena itu mengenalkan buah pada si kecil dari sejak dini menjadi sangat penting sekali.

Apa sih sebenarnya Manfaat Buah Bagi Si Kecil?

Di usia 6 bulan, Si Kecil sudah mulai dapat diberikan buah buahan. Buah buahan bisa diberikan dalam bentuk puree buah untuk si kecil yang masih belum bisa mengkonsumsi makanan bertekstur kasar. Cara membuat puree dengan cara buah buahan dikukus terlebih dahulu kemudian dilumatkan dengan sendok atau garpu. Pemberiannya bisa langsung diberikan dengan cara disuapkan begitu saja atau ditambah ASI agar tekstur agak encer.

Tapii jika puree buah ini beli yang instan. Disarankna untuk membeli puree buah yang sudah melalui proses pasteurisasi untuk memastikan puree buah aman dan tidak mengandung mikroorganisme.

Oiya Mom, karena memberikan buah dan sayuran ini dalam rangka mengenalkan sayur dan buah agar anak-anak tidak  mengalami kesulitan dalam mengkonsumsi sayur dan buah di masa dia besar nanti. Menurut dokter Conny berikan secara bertahap. Dan jangan lupakan pemberian makanan utama untuk membantu tumbuh kembang si kecil. Harus cukup makro dan mikro nutrien yang lengkap dan seimbang.

menu simbang yang harus dipernuhi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi


Apa saja manfaat buah bagi si kecil? Seperti pemaparan dokter Conny di atas, sayur dan buah perlu dikenalkan dari sejak dini agar anak menjadi terbiasa dengan rasa sayur dan buah.

Manfaat bagi si kecil adalah sebagai berikut:

1. Memiliki kandungan vitamin yang tinggi untuk meningkatkan kekebalan tubuh si kecil dan kesehatan gusi.
2. Memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah
3. Memiliki kandungan serat yang tinggi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan
4. Memiliki kandungan anti oksidan untuk mencegah penyakit degeneratif di masa yang akan datang.

Nah, mom, besar banget ya manfaat buah bagi si kecil. Jadi jangan pernah menyerah untuk terus mengenalkannya kepada si kecil.

Dalam puncak acara ini dikenalkan Milna Nature Delight, cara mudah makan buah untuk si kecil.

acara peluncuran Milna Nature Delight
Milna Nature Delight adalah sebuah produk makanan tambahan dari MILNA Ahlinya Makanan Bayi yang merupakan makanan pendamping ASI berupa puree buah yang dikemas di dalam wadah yang sudah mengalami.proses pasteurisasi. Sehingga puree buah yang ada di dalamnya aman dan tidak mengandung mikroorganisme.

logo Milna- jangan salah ya Mom :-)
Milna sebagai salah satu brand unggulan Kalbe Nutritionals, tahun ini meluncurkan Milna Nature Delight, sebagai solusi untuk cara mudah makan buah Si Kecil. 

Milna Nature Delight adalah fruit puree dalam kemasan pouch yang sangat ideal dalam memperkenalkan rasa buah, dengan mudah, kepada Si Kecil sejak dini. Terbuat dari 100% buah asli dengan 3 varian rasa yang akan digemari dengan ukuran dan bentuk kemasan yang nyaman untuk digenggam Si Kecil. Sangat praktis untuk dibawa serta tidak mengandung pengawet ataupun gula tambahan,” jelas Christofer Samuel Lesmana selaku Brand Manager Milna. 


dokter Conny dan bapak Christofer Samuel Lesmana, Brand Manager Milna
3 varian rasa Milna Nature Delight telah disesuaikan dengan kebutuhan buah Si Kecil yang terdiri dari varian Carrot Apple Pumpkin, varian Banana Strawberry Apple dan varian Apple Peach.


apple and peach
Banana, strawberry and apple
carrot, apple and pumpkin
Milna Nature Delight mengandung 100% buah asli dan diproses secara higienis dan alami. Tanpa bahan pengawet, Tanpa pewarna buatan dan Tanpa penambahan gula, diproses melalui proses Advanced Pasteurization Technology. Milna Nature Delight ini adalah salah satu produk yang di produksi oleh KALBE NUTRITIONALS.


logo Kalbe Nutritionals
Saya sangat bahagia dengan kehadiran Milna Nature Delight ini, sebab itu artinya saya jadi tidak perlu galau lagi dalam proses mengenalkan buah kepada Saki.

Dengan adanya Milna Nature Delight bekal untuk jalan jalan Saki jadi lebih simple dan tanpa mubazir. Ada banyak manfaat dari Milna Nature Delight ini bagi saya yang sering bepergian membawa bayi.

1. Milna Nature Delight terbuat dari 100% buah alami. 
2. Sebab terbuat dari 100% buah alami tentu saja Milna Nature Delight Mengandung segala kebaikan buah.
3. Dikemas dalam kemasan praktis, mudah dibawa dan dikonsumsi kapan pun dan dimana pun.
4. Aman dikonsumsi untuk si kecil karena sudah melalui proses pasteurisasi untuk membunuh semua mikroorganisme
5. Membantu saki dalam belajar makan buah sendiri
6. Milna Nature Delight aman dikonsumsi sebab tanpa penambahan gula, tanpa pengawet dan tanpa pewarna. Semua bahannya terbuat dari buah asli!

Berkat Milna Nature Delight setiap akan bepergian bersama Saki, saya bisa menghemat waktu. Biasanya rempong banget harus nyiapin makanan beratnya dan cemilan buah. Sekarang tidak lagi. Kan ada Milna Nature Delight. 

Awalnya Saki menolak puree buah Milna Nature Delight disangkanya apa gitu hihi Setelah sering dikenalkan dan dia mencoba sedikit sedikit, alhamdulillah sekarang dia suka dan bisa makan sendiri.

Saki mau buka sendiri Milna Nature Delightnya, ya? Sini umi bantu ^-^

Bagaimana Cara Mengkonsumsi Milna Nature Delight?

Caranya sangat mudah sekali. Ini caranya ya Mom. Eits jangan lupa cuci tangan atau lap pakai tisu basah dulu ya tangannya, ya Mom. Lalu ikuti cara di bawah ini: 

1. Kocok dahulu kemasan Milna Nature Delight Mom sebelum diberikan kepada si kecil.

2. Mom bisa menuang ke dalam sendok untuk disuapkan kepada si kecil atau dengan cara dituangkan dahulu ke dalam mangkok. Kemudian disuapkan kepada si kecil.

3. Milna Nature Delight juga bisa langsung dikonsumsi oleh si Kecil, Mom. Sebab dengan kemasan praktis, si kecil bisa menyedot dan memegang sendiri Milna Nature Delight. Ketika makan sendiri tetap didampingi ya Mom.


Cara mudah mengkonsumsi Milna Nature Delight

Saki sekarang bisa makan sendiri. Jadi dia sudah bisa memegang dan makan buah dengan asyik ala Milna Nature Delight.

Bagaimana Cara Penyimpanan Milna Nature Delight?

Setelah kemasan Milna Nature Delight dibuka dan dikonsumsi, simpan di dalam kulkas selama maksimal 2x24 jam.

Cara penyimpanan simpan dalam kulkas 2x24 jam 

Milna Nature Delight dikonsumsi dingin tambah nikmat. Tapi Mom-say, ini untuk anak yang sudah toodler ya. Kalau masih bayi usia 6 bulan lebih baik yang suhu kamar.

Alhamdulillah, kini semakin mudah memberikan buah dengan cara yang asyik kepada Saki. Sehingga tidak ada drama lagi saat pemberian makanan tambahan. Saya sangat bahagia sekali dengan adanya Milna Nature Delight. Sebab memudahkan saya dalam memenuhi asupan nutrisi bagi Saki.
Nutrisi dan kandungan dari buah sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan Saki. 

Oiya, untuk informasi lebih lengkap, Mom bisa mendapatkannya di 

Website Milna: www.milna.com
Facebook : www.facebook.com/milnaID
Twitter: www.twitter.com/BundaMilna
Instagram: www.instagram.com/MilnaID
Costumer care Kalbe: 0800-140-2000
Atau home delivery: 500880

Moga bermanfaat ya, Mom. 

Disiplin Positif; Menerapkan Disiplin Tanpa Kekerasan

May 19, 2018 6 Comments

Tahun 2013 dilakukan survey untuk mengetahui seberapa besar tindak kekerasan terhadap anak terjadi pada tahun itu. Survey yang dilakukan oleh linta lembaga/kementrian ini menemukan, bahwa 1 dari 3 anak laki-laki dan 1 dari 5 anak perempuan berusia 13-17 tahun mengalami satu dari bentuk kekerasan fisik/emosional/seksual dalam 12 bulan terakhir. 

Nah, belakangan ini, pemberitaan kekerasan terhadap anak di Indonesia kembali mencuat. Terutama tindak kekerasan dalam penerapan disiplin di bidang pendidikan formal yaitu di sekolah. Sebenarnya, kasus pendisiplinan dengan kekerasan ini sudah cukup lama dialami oleh anak-anak. 

Dulu, waktu saya duduk di bangku SMP. Saya juga pernah mendapat hukuman dari seorang guru. Sampai hari ini saya sedih sekali dan pernah membenci beliau. Gara-gara saya lupa enggak bawa PR, bukunya ketinggalan, kepala saya ditoyor sama bapak guru itu. Saya kesel banget. Ayah saya aja gak pernah melakukan hal itu. Saya hanya bisa menangis dalam hati. Malu banget sama temen-temen. Tapi waktu itu saya pendem aja dalam hati. Lagipula kalau lapor ke orang tua juga palingan saya dobel dimarahin sama mereka hihihi

Disiplin pada anak, saya setuju anak anak harus mengerti tentang kedisiplinan.  Tapi menerapkan dengan cara kekerasan, Oh No! Disiplin dengan cara kekerasan tidak akan meninggalkan kesan kebaikan sedikit pun, hanya dendam, benci dan kesel mungkin yang ada. Waktu saya dihukum demikian pun saya juga begitu. Saya enggak merasa salah, sebab saya sudah buat, hanya saja itu buku enggak kebawa! Pengen nangis, pengen enggak sekolah, pengen ... kesell aja bawaannya. Mana waktu itu kan aku anaknya pendiam ya, dan paling anteng deh di kelas. Eh digituin coba, rasanya pengen tenggelam aja dari kelas. Atau tiba-tiba bisa menghilang gitu dari pandangan temen-temen. 

Setelah kejadian itu, saya sangat berharap sekali guru dan orang tua bisa memahami anak. Bisa berbicara dengan lemah lembut ketika anak melakukan kesalahan. Mengajak belajar kedisiplinan dengan orang tua dan guru yang menjadi teladan terlebih dahulu.

Ini juga akhirnya menjadi PR saya sebagai orang tua, bagaimana menerapkan disiplin yang positif kepada anak, agar anak mengerti sebuah konsekuensi dari sebuah kedisiplinan. Bukan melakukan disiplin sebab takut kena hukuman.

Nah, alhamdulillah, saya beruntung sekali terpilih menjadi salah satu peserta dalam Peluncuran Gerakan Masyarakat Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) pada tanggal 14 Mei 2018 yang lalu. Acara ini dilaksanakan di Hotel Grand Sahid Jaya dari pukul 10 pagi hingga pukul 13 siang. Hadir dalam acara ini Ibu Yohana Yembesi, Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Juga 27 Aliansi PKTA yang merupakan 27 organisasi masyarakat sipil yang konsen kepada penghapusan kekerasan terhadap anak. Tema besar yang diusung pada hari itu adalah "Indonesia Tanpa Kekerasan Terhadap Anak 2030" ini semacam komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai target penghapusan kekerasan terhadap anak di tahun 2030.

saya dan ibu Yohana Yembesi
Saya hadir dalam acara tersebut mewakili Mom Blogger Community bersama dengan 5 mom blogger lainnya. Alhamdulillah, banyak ilmu yang bisa saya serap dari kegiatan ini.

Saya dan mom blogger community

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang membuat saya sangat sangat merinding. Sekarang kan nyanyi lagu kebangsaan kita ini harus lengkap, jadi saya benar-benar terharu dengan bait demi bait lagu Indonesia Raya. Ini bukan sekadar lagu, tetapi doa untuk rakyat, bangsa dan negara Indonesia. Coba deh dengarkan liriknya. Terharu, kann? Hikss .. 


Setelah lagu kebangsaan Indonesia, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Zubedy Koteng, Ketua Presidium Aliansi PKTA. Dalam kesempatan 7ini beliau menyampaikan bahwa peluncuran Gerakan Masyarakat PKTA ini merupakan momentum untuk membuka diri dan mengenalkan Aliansi PKTA. Aliansi PKTA juga terbuka kepada lembaga-lembaga lainnya untuk bergabung di dalam aliansi ini untuk bersama-sama melaksanakan program Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak yang ditargetkan selesai padata tahun 2030.

Aliansi PKTA terdiri dari 27 organisasi masyarakat sipil yang konsen kepada isu PKTA ini. 

Anggota aliansi PKTA
Setelah itu Ibu Yohana Yembesi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPPA)  membuka acara. Beliau menekankan kembali komitmen dan upaya pemerintah dalam mencapai target penghapusan kekerasan terhadap anak tahun 2030.

"Peran anak dan anak muda juga masyarakat sipil sangatlah berarti dalam mewujudkan Indonesia bebas kekerasan 2030. Adanya aliansi PKTA ini telah memberikan nilai tambah yang signifikan, tidak hanya memperkuat KPPA terkait strategi nasional PKTA tetapi juga posisi Indonesia di tingkat kemitraan global," tegas ibu Yohana.

Penyeraham secara simbolis buku referensi PKTA
Setelah itu acara diistirahatkan, karena ada konference press peluncuran PKTA. Acara dilanjutkan kembali berupa talkshow yang mengangkat tema, Sekolah Tanpa Kekerasan, dalam mendukung Sekolah Ramah Anak melalui pendekatan Disiplin Positif. 

Hadir di dalam talkshow tersebut, Ibu Lenny N. Rosalin Deputy Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Ibu Woro dari Dirjen Pendidikan Menengah dan Dasar  Kemendikbud, Ibu Laura Hokum dari Aliansi PKTA, Dimas dari Perwakilan Forum Anak, Ibu Ratna Budiati Kepala Sekolah SMA 3 Jakarta dan Bapak Subagyo Pengawas SMP Dinas Pendidikan di Semarang.

Talkshow ini dipandu oleh Ariyo Wahab, seorang musisi yang dikenal sebagai ayah penyayang, sehingga talkshow berlangsung dengan tanya jawab yang ringan dan cukup dinamis. 

Apa itu Disiplin Positif?

Disiplin Positif ini adalah suatu pendekatan yang memberikan alternatif pengganti hukuman fisik. Pendekatan yang dilakukan adalah menanamkan displin tanpa kekerasan dan penyelesaian masalah dengan cara persuasif.

Diharapkan dengan Disiplin Positif anak akan belajar bertanggungjawab dalam mengelola tindakan mereka sendiri, tidak tergantung pada guru, atau orang tua untuk mengatur tindakan mereka.

Efek jangka panjang dari kekerasan pada anak, bisa berupa; kontrol emosi yang buruk, ketidakmampuan menjalin hubungan dengan sesama, penyakit fisik dan risiko msalah kejiwaan sampai dorongan bunuh diri.

Hukuman fisik pada anak hanya akan melahirkan ketakutan dan gangguan mental. oleh karena itu Disiplin Positif harus diterapkan di sekolah dan di rumah. Melalui penerapan DP diharapkan kekerasan pada anak akan berkurang, perkembangan katakter pada anak pun akan semkin meningkat, berdampak positif pada hasi belajar, guru dan orang tua pun akan merasa bahagia karena memiliki cara mengajarkan displin dengan cara yang lebih baik.

Disiplin bisa dilakukan TANPA kekerasan, beberapa hal di bawah ini bisa dilakukan dalam rangka mendisiplinkan secara positif.

1. Memberi teladan yang baik.
2. Memberi pujian atas pencapaian yang dilakukan anak
3. Memberi pemahaman yang jelas atas apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.
4. Tidak mengungkit perilaku salah di masa lalu.

Dari talkshow ini saya mendapat pencerahan bahwa semua sepakat bahwa menghukum dengan cara kekerasan tidak ada dampak yang melekat pada anak anak kecuali kebencian dan ketidakpahaman anak terhadap hukuman yang didapatkan.

Sayangnya tidak ada kesempatan kepada audien untuk bertanya, sehingga saya pulang ke rumah dengan membawa pertanyaan. Tidak begitu puas, semoga bisa terpuaskan dengan membaca buku yang diberikan di dalam goodie bag.

Peserta berfoto bersama
Ada 3 buku yang menjadi oleh-oleh dari acara peluncuran tersebut

1. buku saku dengan judul Akhiri Kekerasan Terhadap Anak dimulai dari Saya. 
2. Disiplin Positif, yang dikeluarkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI
3. Stop Kekerasan Terhadap Anak, yang diterbitkan oleh Aliansi PKTA

Buku buku penunjang PKTA
Doa saya semoga target yang menjadi tujuan dari peluncuran Aliansi PKTA ini tercapai, sehingga di tahun 2030 anak-anak Indonesia benar-benar bebas dari kekerasan. Anak-anak adalah harta yang sangat berharga. Sehingga pemenuhan kebutuhan kasih sayang anak-anak sejak dari dalam kandungan adalah sebuah keniscayaan.

Jika anak anak tumbuh kuat, saya yakin, negara pun akan semakin maju dan menjadi negara yang kuat karena didukung oleh sumber daya manusia yang cerdas dan mumpuni di segala bidang.



Follow Us @tutiarien