Skip to main content

Doyan Belanja? Cek Harga Dulu, Yuk!

Setiap keluarga tentu mempunyai waktu-waktu khusus berbelanja kebutuhan keluarga. Baik itu dilakukan mingguan maupun bulanan. Dulu saya kerap berbelanja kebutuhan bulanan bersama keluarga. Iya  …  setiap suami habis gajian udah jadi waktu khusus kita belanja belanji hehhe. Berombongan dengan anak-anak. Secara anak saya ada lima orang. Rame banget. Memang moment belanja ini jadi ajang refresing juga bareng anak-anak. Abis belanja kita makan di food corner di dalam mall. Terkadang anak-anak juga sambil main di arena bermainnya.Seneng banget deh pokoknya mah. Tapi …  Itu waktu kita tinggal di Malaysia.

Sampai kemudian, bulan Mei 2016, tugas suami bekerja di Malaysia selesai. Kami pun kembali ke Indonesia, back for good ceunah. Kebiasaan baik kami (ceila kebiasaan baik) berbelanja bulanan pun jarang kami lakukan. Selain ribeut kalau bawa mobil berombongan sama anak-anak. Di sini belanjanya cuma sejam, perjalanan bisa dua jaman .. macet di mana-mana, hadeuh .. ga kuat deh. Jadi lebih simple dengan belanja berdua saja dengan pak suami. Belanja juga yang bisa diangkut dengan motor.

Dan akhir-akhir ini, setelah bayi keenam saya lahir, saya tambah malas belanja kebutuhan keluarga di pasar atau sekadar ke supermarket. Selain karena Bogor hujan terus sepanjang hari, saya engga tega membawa bayi kecil ke tempat-tempat umum. Jadilah saya belanja kebutuhan dapur ya menunggu si mamang sayur lewat. Atau terkadang suami saya dengan semangatnya ke pasar membeli sayuran dan lauk pauknya. Emang suami siaga doi, soalnya selain dia belanja, sekalian dia yang masak juga hehhe 

Sekarang saya lebih nyaman belanja kebutuhan keluarga lewat online, karena bisa dilakukan sambal leyeh leyeh. Apalagi sekarang ada adik bayi, saat memerlukan keperluan adik bayi tinggal melototin hape, belanja di olshop. Dan yang membuat sukaa belanja online, beberapa olshop punya opsi bayar di tempat, tambah kalaf dan tambah semangat belanjanya deh emak-emak heuheu Cuman capek dibandingin harga aja, sebab harus klik sana klik sini. Yah, namanya emak-emak belanja apalagi sih yang paling disukai? Barang bagus, harga murah. Dompet jadi enggak sering menjerit hehhe

Nah, baru-baru ini saya dikasih tau kawan baik saya. Ada aplikasi mudah  untuk membandingkan harga barang di kedai-kedai online. Jadi enggak usah ribeut lagi klik sana dan klik sini. Simpel banget deh. Jadi engga buang-buang waktu dan buang kuota data tentunya karena bisa dilakukan di satu tempat aja. Nama aplikasinya Priceza Indonesia.  



Aplikasi Priceza kini lebih baik! Priceza bisa dibuka lewat website atau lewat aplikasi di smartphone. Kebetulan smartphone saya memorinya sudah penuh, jadi saya buka priceza di laptop. Tinggal cari saja Priceza Indonesia lewat google search engine, ketemu deh webnya. Klik Priceza Indonesia, saya pun  langsung bisa mencari barang-barang yang saya butuhkan dari semua toko online. Nah, emak menjelajahi deh, semua kebutuhan kita ada di situ. Dari mulai barang rumah tangga, barang dapur, pakaian, peralatan kantor, sepatu, tas dll  Disitu kita bisa langsung lihat berapa harga kebutuhan kita yang paling pas dengan dompet. Asyik kannn…

Ini dia beberapa toko online yang bisa kamu jelajahi di Priceza Indonesia.



Kalau kita mau lebih mobile lagi, pas di jalan pengen belanja apa gitu, Priceza Indonesia bisa di Donlot  Aplikasi lewat App Store atau Donlot AplikasiVia Google Play.

Apa sih keuntungannya kita memakai aplikasi ini? Ini dia 5 keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan aplikasi Priceza Indonesia.


Jadi, tunggu apalagi? Download aplikasinya sekarang! 

Comments

  1. Bisa dicoba neh, belanja ke sini. Ketahigan nggak ya ... kira-kira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo buktikan cikgu hehhe makasih sudah mampir :-)

      Delete
  2. Hihi asyik ya mba, tinggal duduk manis klik klik, diantar barangnyaa..

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. asyik kan ga perlu wara wiri ke sana ke sini ya mbak :-)

      Delete
  4. Aku mau download juga ah.. Pecinta belanja online harus punya nih. Hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha sile sile mak .. puas puasin belanja deh abis donlot hihihi

      Delete
  5. banyak manfaat nih kalau pakai priceza ini, bisa milih" sesuai budget, heeee

    ReplyDelete
  6. Iya betul ... Salah satu manfaatnya ya itu. Bisa nyari barang sesuai bajet ��

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai, salam kenal. Terima kasih sudah membaca artikel di atas. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Meski demikian komentarnya yang bukan spam pasti muncul. sri.widiyastuti@gmail.com | IG: @tutiarien | twitter: @tutiarien

Popular posts from this blog

Haa...Hamil lagi?!!

Hamil dan melahirkan, merupakan anugerah terbesar dan terindah dari Allah bagi seorang wanita menikah. Semasa masih gadis dan menjelang menikah, aku merasa takut tidak bisa hamil dan memiliki anak. Rasanya aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan berumah tangga. Apalagi usiaku disaat menikah usia yang sudah hampir lewat masa subur, 27 tahun. Ketakutan yang sangat beralasan sekali menurutku.

Alhamdulillah ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Lepas pernikahan kami di bulan Januari 2001, bulan Februari aku dinyatakan positif hamil. “Alhamdulillah”. Itu kata pertama yang keluar dari mulutku saat itu ketika mengetahui test packmenunjukan 2 strip biru. Senang? Tentu saja!! Kalau tidak malu, mungkin saat itu aku akan meloncat-loncat seperti anak kecil mendapatkan balon. Begitu juga dengan suami, dia langsung mengabari kedua orangtuanya. Diusia pernikahan kami yang baru berumur sebulan, aku hamil. Dari mulai saat itu suamiku menjagaku bak seorang putri, bagaikan gelas yang mudah pecah. Rap…

Benarkah Ibu Rumah Tangga Rentan Stress?

Hai Moms, apa kabar? Apa benar Mom, ibu rumah tangga lebih rentan stress? Kalau menurut Moms bagaimana?

Pertanyaan ini menggelayut terus di dalam benak saya. Pasalnya, beberapa minggu yang lalu, ada seorang kawan curhat. Begini curhatnya.
"Temenku itu sudah sering banget aku bantuin, Umm. Dari mulai ngasih nasehat, ngasih pinjem uang, ngasih motivasi biar dia ada kegiatan, biar dia punya penghasilan tapi ya gitu, deh. Mana utang dia dimana-mana. Jadi pernah pinjam uang dari aku, untuk membayar utang di tempat lain. Bener-bener gali lobang tutup loban Gimana enggak nyesek, coba!" katanya dengan wajah hampir menangis.
Saya mencoba memahami perasaaannya, meskipun saya jadi gundah juga mendengar curhatannya.
"Temenku itu stress. Pernah juga dia mencoba bunuh diri. Alhamdulillah bisa digagalkan. Makanya, aku takut, kalau enggak bantuin dia, dia berbuat nekat lagi kayak waktu itu."
Oh, My God! sampai mau bunuh diri?!
"Terus gimana? kamu akhirnya bantu apa?"  &…

Cara Manis Menghidupkan Kembali Tradisi Makan Bersama Keluarga

Hai, Moms, apa kabar? Semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat yaa ...
Moms, beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa, sekarang, makan bersama keluarga di meja makan itu sudah semakin ditinggalkan. Paling banter, kalau makan bersama pas buka puasa bersama, itu pun awal-awal aja. Habis itu, makan se-enjoynya aja gitu. Dimana-mana. Di depan tivi, di ruang tamu. atau di tempat yang anak-anak suka.

Lah, kok bener juga ya itu artikel. Sebab saya juga meraasakannya akhir-akhir ini, anak -anak abis makan, udahlah gak disimpen lagi di tempat cuci piring, eh dimana-mana ada piring, pula! grrr ...

Menurut artikel itu, dewasa ini, makan di meja makan menjadi pemandangan langka di dalam rumah. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita bisa makan bersama di meja makan, salah satunya adalah mengeratkan hubungan antar anggota keluarga. Bagi anak, dia belajar memahami isyarat-isyarat sosial. Anak belajar melalui pengalaman makan bersama keluarga dan hal…